Visualisasi Konsep
Simulasi digital adalah Upaya Mengomunikasikan Gagasan atau Konsep Melalui Presentasi Digital
Manfaat Media digital adalah untuk mengomunikasikan gagasan atau konsep, dipilih dari yang telah tersedia secara luas melalui aplikasi atau layanan dengan menggunakan peralatan elektronika atau peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang ada.
Tujuan mempelajari Visualisasi Konsep untuk:
Membuat presentasi video melalui cara video proses
Membuat presentasi video melalui simulasi visual
Visualisasi konsep adalah media siswa mengomunikasikan gagasan atau konsep�dengan mengekspresikan diri dalam bentuk visualisasi dinamis, bergerak dan diberi�audio.
“
”
Bentuk Visualisasi
A. Praproduksi Video
1. Sinopsis
Sinopsis merupakan alur cerita yang dijelaskan secara singkat. Dalam pembahasan ini, sinopsis mengarah pada alur cerita film atau animasi yang dijelaskan dalam tulisan singkat sehingga penonton mampu memahami isi cerita yang disampaikan dalam film. Dalam fungsi lain, sinopsis juga dapat digunakan sebagai ringkasan cerita untuk mengarahkan penulis naskah.
2. Naskah
Naskah adalah suatu teks yang berisi gambaran yang akan terlihat di layar. Naskah dibuat agar seluruh pedukung dalam pembuatan video paham secara rinci dari presentasi yang akan disampaikan. Penulisan naskah dapat disederhanakan sesuai keperluan, sepanjang dimengerti oleh pendukung yang akan memproduksi dalam pembuatan video.
3. Storyboard
Storyboard adalah sketsa gambar berbentuk thumbnail yang disusun berurutan sesuaidengan rangkaian jalan cerita. Melalui storyboard, seluruh pendukung produksi dapat melihat alur cerita dalam bentuk gambar.
Fungsi storyboard adalah sebagai ungkapan kreatif untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual. Pada storyboard, dapat ditambahkan arah gerak, yang memandu gerakan berikutnya, serta informasi lain berupa huruf, warna, dan tata letak sehingga pesan dan gagasan dapat diterima.
Contoh storyboard dengan model panel horizontal
Contoh storyboard dengan
model panel horizontal
Keterangan
SC = Adegan (Scene).
Cut = Nomor pengambilan gambar berdasar bidikan camera. Pada storyboard animasi cut disebut juga denga inisial PN= Panel yang mempunyai tujuan yang sama.
BG = Background.
Durasi = Perkiraan lama waktu dalam tiap adegan.
Dialog/Narasi = Berisi dialog tokoh/narasi adegan.
Efek = Memperjelas efek kamera / adegan.
Catatan = Catatan pengerjaan tiap adegan.
Layout = Petunjuk gerak tertentu sebagai rincian storyboard bila diperlukan.
B. Produksi Video
1. Pengertian Presentasi Video
Presentasi video adalah video untuk mengomunikasikan ide atau gagasan, yang digunakan untuk memperkenalkan produk atau cara kerja yang dibuat melalui proses merekam gambar dan suara, menata urutan dan menyambung atau memotong gambar dan menyatukannya menjadi kesatuan yang utuh.
2. Fungsi Presentasi Video
Presentasi video berfungsi sebagai sarana untuk mengomunikasikan ide atau gagasan melalui penyajian suatu produk yang telah dihasilkan.
3. Jenis Video
a. Cerita
Video yang bertujuan untuk memaparkan cerita.
b. Dokumenter
Video yang bertujuan merekam sebuah kejadian atau peristiwa dalam kehidupan nyata.
c. Berita
Video yang bertujuan memaparkan sebuah berita.
Berdasarkan tujuan pembuatannya, video dapat diperuntukan:
3. Jenis Video
d. Pembelajaran
Video yang bertujuan untuk memberikan materi pembelajaran agar mudah diserap dan dapat dimainkan ulang.
e. Presentasi
Video yang bertujuan untuk mengomunikasikan ide atau gagasan.
Berdasarkan tujuan pembuatannya, video dapat diperuntukan:
Ciri-ciri presentasi video adalah:
mengomunikasikan ide� menunjukkan solusi� mengomunikasikan produk dan jasa� menunjukkan cara kerja
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
1. Alat Perekam Gambar (Camcorder)
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
a. Menangkap Gambar Dengan Kamera Handycam
1) Teknik memegang kamera video
2) Zoom
3) Peraturan 5 detik
4) Fokus, Exposure and keseimbangan cerah putih (White Balance)
5) Tanggal dan Waktu
6) Gambar pengisi (Cutaways)
1. Alat Perekam Gambar (Camcorder)
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
b. Menangkap Gambar Dengan Telepon Genggam (Handphone)
1) Lebih dekat ke obyek
2) Hati-hati dengan cahaya
3) Keseimbangan
4) Hindari penggunaan digital zoom
1. Alat Perekam Gambar (Camcorder)
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
Proses Pengambilan Gambar
Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:
�
2. Istilah Ukuran Gambar
3. Gerakan Kamera
4. Tata Cahaya
Teknik tata cahaya tiga titik (Three Point Lighting) adalah metode standar yang digunakan dalam media visual seperti video, film dan fotografi.
5. Tata Suara
6. Screen Recording
Selain menggunakan kamera, gambar bergerak dapat juga direkam dengan merekam layar (screen recording). Screen recording adalah merekam tampilan yang tampak di layer atau piranti keluaran visual lainnya.
C. Pascaproduksi Video
1. Capturing/Importing
Proses memindahkan hasil rekaman gambar dari kamera ke perangkat editing dapat dilakukan dengan cara capturing/importing. Capturing dilakukan bila hasil rekaman tidak berupa file video, sedangkan importing dilakukan bila hasil rekaman berupa file video yang dapat dibaca oleh perangkat editing.
2. Pemotongan dan Pemaduan Gambar
Proses memotong hasil rekaman gambar untuk mendapatkan hasil potongan video yang lebih baik.
3. Pemaduan Suara
Pemaduan suara adalah proses memadukan suara latar ke dalam track audio dengan gambar yang sudah tersusun.
4. Rendering
Proses akhir penyatuan hasil editing menjadi satu kesatuan video yang utuh.
5. Editing
Untuk melakukan sebuah penyuntingan (editing) video diperlukan peralatan komputer/laptop dan menggunakan aplikasi editing video.