1 of 28

SOSIALISASI PENILAIAN TENAGA PENDIDIKAN

Surabaya, 27 November 2025

2 of 28

Latar Belakang

  • Kebutuhan akreditasi Nasional maupun Internasional (AUN-QA)
  • Audit Internal / Eksternal (ISO)
  • Sebagai dasar untuk membuat keputusan bagi pengembangan SDM seperti promosi, rotasi (PA)

3 of 28

Dasar Kebijakan

  • SK Yayasan 372/Y-A/Og/XII/2022 tentang Kedudukan Tugas Pokok dan Fungsi Struktur Organisasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Bagian II-VII Tugas dan Fungsi Dekan dan Wakil Dekan

4 of 28

Proses Penilaian

  • Waktu Penilaian : �Penilaian Tendik dilakukan setiap 6 bulan atau 2 kali dalam 1 tahun.
  • Penilai :�Penilai 1 : Atasan Langsung

Penilai 2 : Atasan Tidak Langsung

  • Staf → dinilai oleh Kasubag/Koordinator Unit.
  • Kasubag → dinilai oleh KTU/Kabid.
  • KTU/Kabid → dinilai oleh Kepala Biro/Badan atau Dekan (untuk unit fakultas).
  • Kepala Biro/Badan → dinilai oleh pimpinan Universitas sesuai kewenangan.

5 of 28

Tahapan Penilaian

    • Pengumpulan data dan dokumen pendukung
    • Penilaian berdasarkan rubrik
    • Hasil penilai diunggah pada google formulir yang akan di sediakan oleh BPSDM
    • Rekapitulasi dan verifikasi oleh SDM
    • Umpan balik kepada tenaga kependidikan

6 of 28

Dokumen yang dilampirkan

    • Disimpan oleh Badan Pengembangan SDM Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan dapat digunakan untuk promosi, mutasi, insentif, atau pembinaan.
    • Pimpinan Fakultas atau Unit mengirimkan laporan hasil penilaian kepada Badan Pengembangan SDM yang tersusun dalam satu laporan dengan susunan :
      • Surat Pengantar dari Pimpinan Fakultas atau Unit
      • Form Penilaian Kinerja
      • Form Rekapitulasi Penilaian Kinerja
      • Rencana Tindak Lanjut

7 of 28

Form Penilaian Kinerja (1)

https://bit.ly/formPAtendikUntagsby

8 of 28

Form Penilaian Kinerja (2)

https://bit.ly/formPAtendikUntagsby

9 of 28

Bobot Penilaian

10 of 28

Bobot Penilaian

11 of 28

Bobot Penilaian

12 of 28

Aspek dan Rubrik Penilaian�Kinerja

13 of 28

  • Indikator Administrasi Perkantoran

  • Rubrik Penilaian Administrasi Perkantoran

Aspek

Indikator

Administrasi Perkantoran

Aktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan administrasi dan tata kelola dokumen, surat-menyurat, pengarsipan, penjadwalan, pengolahan data, dan pelaporan rutin di unit kerja. Kegiatan ini mencerminkan kemampuan dalam menjaga ketertiban administratif, efisiensi operasional, serta akurasi informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan.

Aspek yang Dinilai

Skor 1

(Sangat Kurang)

Skor 2

(Kurang)

Skor 3

(Cukup)

Skor 4

(Baik)

Skor 5

(Sangat Baik)

Administrasi Perkantoran

Tidak menyelesaikan administrasi sesuai tugas

Banyak kekurangan dan kesalahan administrasi

Administrasi pokok diselesaikan dengan beberapa koreksi

Administrasi diselesaikan lengkap dan tepat waktu

Administrasi lengkap, rapi, inisiatif tinggi, melebihi target

14 of 28

  • Indikator Pelayanan kepada Mahasiswa atau Stakeholder

  • Rubrik Penilaian Pelayanan kepada Mahasiswa atau Stakeholder

Aspek

Indikator

Pelayanan kepada Mahasiswa atau Stakeholder

Mencakup tugas yang berkaitan langsung dengan pelayanan informasi, administrasi akademik, kemahasiswaan, dan koordinasi dengan pihak luar atau mitra institusi. Fokus utama aspek ini adalah memberikan layanan yang responsif, ramah, dan solutif, baik secara langsung maupun melalui media daring.

Aspek yang Dinilai

Skor 1

(Sangat Kurang)

Skor 2

(Kurang)

Skor 3

(Cukup)

Skor 4

(Baik)

Skor 5

(Sangat Baik)

Pelayanan kepada Mahasiswa atau Stakeholder

Tidak responsif, sering menolak bantuan

Respons lambat dan kurang ramah

Memberikan pelayanan dasar yang memadai

Responsif, sopan, dan membantu sesuai prosedur

Sangat membantu, proaktif, memberi solusi, sangat memuaskan

15 of 28

  • Indikator Tugas Lain di Fakultas/Unit

  • Rubrik Tugas Lain di Fakultas/Unit

Aspek

Indikator

Tugas Lain di Fakultas/Unit

Kegiatan tambahan di luar tugas pokok harian, namun masih berada di dalam lingkup unit kerja atau fakultas. Tugas ini bersifat ad hoc atau insidentil, namun mendukung operasional dan program kerja fakultas/unit secara keseluruhan.

Aspek yang Dinilai

Skor 1

(Sangat Kurang)

Skor 2

(Kurang)

Skor 3

(Cukup)

Skor 4

(Baik)

Skor 5

(Sangat Baik)

Tugas Lain di Fakultas/Unit

Tidak pernah terlibat dalam tugas tambahan

Terlibat tetapi hasil kurang baik

Terlibat dan menyelesaikan dengan standar minimum

Aktif menyelesaikan tugas tambahan dengan baik

Proaktif, menyelesaikan tugas tambahan dengan kualitas tinggi

16 of 28

  • Indikator Tugas di Tingkat Universitas/YPTA (di luar tugas pokok)

  • Rubrik Tugas di Tingkat Universitas/YPTA (di luar tugas pokok)

Aspek

Indikator

Tugas di Tingkat Universitas/YPTA (di luar tugas pokok)

Tugas ini meliputi penugasan tambahan dari universitas atau yayasan, yang tidak termasuk dalam deskripsi pekerjaan utama, tetapi menunjang kegiatan kelembagaan secara umum dan sering bersifat lintas-unit. Pelaksanaan tugas ini menunjukkan partisipasi aktif dalam pengembangan institusi secara luas.

Aspek yang Dinilai

Skor 1

(Sangat Kurang)

Skor 2

(Kurang)

Skor 3

(Cukup)

Skor 4

(Baik)

Skor 5

(Sangat Baik)

Tugas di Tingkat Universitas/YPTA (di luar tugas pokok)

Tidak pernah terlibat

Terlibat sekali, kontribusi minimal

Terlibat dalam beberapa kegiatan

Aktif dan bertanggung jawab dalam kegiatan universitas

Sangat aktif, kontribusi besar, jadi panitia/pelaksana utama

17 of 28

Aspek dan Rubrik Penilaian�Integritas

18 of 28

  • Indikator Integritas

  • Rubrik Penilaian Integritas

Aspek

Indikator

Integritas

Kemampuan individu untuk bertindak secara konsisten dengan nilai, norma, dan etika organisasi. Integritas mencakup kejujuran, tanggung jawab, keteladanan, serta kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Individu dengan integritas tinggi tidak menyalahgunakan wewenang, tidak melakukan manipulasi data, dan tetap menjunjung etika meskipun dalam tekanan.

Aspek

Sangat Baik (5)

Baik (4)

Cukup (3)

Kurang (2)

Sangat Kurang (1)

Integritas

Selalu menunjukkan kejujuran, bertindak sesuai etika dan menjunjung tinggi nilai-nilai institusi tanpa kompromi

Menunjukkan perilaku jujur dan etis, hanya sesekali melakukan pelanggaran kecil

Kadang kurang konsisten dalam bersikap jujur atau mematuhi nilai institusi

Sering bertindak tidak jujur atau tidak mematuhi etika kerja

Tidak menunjukkan sikap jujur dan tidak peduli terhadap nilai institusi

19 of 28

  • Indikator Berorientasi pada Pelayanan

  • Rubrik Penilaian Berorientasi pada Layanan

Aspek

Indikator

Berorientasi pada Pelayanan

Sikap dan perilaku yang menunjukkan komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna layanan (mahasiswa, dosen, rekan kerja, mitra eksternal) secara cepat, tepat, ramah, dan solutif. Individu yang berorientasi pada pelayanan akan mendahulukan kepentingan pengguna, bersikap empatik, serta berusaha terus meningkatkan kualitas interaksi dan kepuasan layanan.

Aspek

Sangat Baik (5)

Baik (4)

Cukup (3)

Kurang (2)

Sangat Kurang (1)

Berorientasi pada Pelayanan

Responsif, ramah, dan sigap dalam memberikan pelayanan yang melebihi harapan pengguna layanan

Melayani dengan baik dan sopan, responsif terhadap permintaan sesuai standar kerja

Memberikan pelayanan yang cukup, namun kadang kurang responsif

Pelayanan kurang ramah, tidak sigap dalam menangani kebutuhan pengguna layanan

Tidak peduli terhadap kebutuhan pengguna layanan, cenderung menghindar atau menolak

20 of 28

  • Indikator Kerjasama

  • Rubrik Penilaian Kerjasama

Aspek

Indikator

Kerjasama

Kemampuan untuk bekerja sama secara efektif dalam tim, berbagi informasi, mendukung rekan kerja, serta mengedepankan kepentingan bersama. Individu yang memiliki kerjasama baik mampu menghargai perbedaan, menjaga komunikasi yang sehat, dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Ia tidak mementingkan diri sendiri dan aktif membangun sinergi untuk mencapai tujuan organisasi.

Aspek

Sangat Baik (5)

Baik (4)

Cukup (3)

Kurang (2)

Sangat Kurang (1)

Kerjasama

Sangat kooperatif, aktif berkontribusi dan membangun hubungan kerja yang harmonis

Bekerja sama dengan baik, mendukung tim, dan terbuka terhadap masukan

Cukup bekerja sama, namun partisipasi dalam tim terbatas

Kurang kooperatif, lebih sering bekerja sendiri, tidak mau menerima masukan

Tidak mau bekerja sama, menyebabkan konflik atau hambatan dalam tim kerja

21 of 28

  • Indikator Inisiatif

  • Rubrik Inisiatif

Aspek

Indikator

Inisiatif

Kemauan untuk bertindak lebih dari yang diminta, termasuk mengusulkan perbaikan, menyelesaikan masalah tanpa menunggu perintah, serta mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan kinerja unit kerja. Individu dengan inisiatif tinggi mampu mengenali peluang dan risiko, serta tidak pasif dalam menghadapi tantangan kerja.

Aspek

Sangat Baik (5)

Baik (4)

Cukup (3)

Kurang (2)

Sangat Kurang (1)

Inisiatif

Selalu proaktif, berani mengambil langkah baru tanpa disuruh, dan mampu memberi solusi atas masalah kerja

Mampu menunjukkan inisiatif dalam situasi tertentu, meskipun kadang masih menunggu instruksi

Terkadang menunjukkan inisiatif, namun terbatas pada rutinitas

Jarang menunjukkan inisiatif, hanya bergerak atas perintah

Tidak menunjukkan inisiatif, pasif dan menunggu tanpa menyelesaikan masalah

22 of 28

  • Indikator Beriorientasi pada Kualitas

  • Rubrik Penilaian Berorientasi pada Kualitas

Aspek

Indikator

Berorientasi pada Kualitas

Komitmen untuk menghasilkan pekerjaan yang tepat waktu, rapi, teliti, dan sesuai standar mutu yang ditetapkan. Individu yang berorientasi pada kualitas menunjukkan perhatian terhadap detail, terus mencari cara untuk meningkatkan efisiensi, serta terbuka terhadap masukan untuk perbaikan. Ia tidak sekadar menyelesaikan tugas, tapi juga memastikan hasilnya optimal.

Aspek

Sangat Baik (5)

Baik (4)

Cukup (3)

Kurang (2)

Sangat Kurang (1)

Berorientasi pada Kualitas

Selalu mengutamakan hasil kerja terbaik, memperhatikan detail dan mutu secara konsisten

Menjaga kualitas pekerjaan sesuai standar, memperhatikan detail penting

Kualitas pekerjaan cukup baik, namun masih perlu perbaikan dalam konsistensi

Hasil kerja kurang rapi atau sering tidak sesuai standar

Tidak peduli terhadap kualitas pekerjaan, banyak kesalahan, dan tidak ada perbaikan

23 of 28

Aspek dan Rubrik Penilaian�Kepemimpinan

24 of 28

  • Indikator Kepemimpinan

  • Rubrik Penilaian Kepemimpinan

Aspek

Indikator

Kepemimpinan

Kemampuan untuk mempengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi individu maupun tim dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan mencakup keberanian mengambil keputusan, memberikan keteladanan, membangun kepercayaan, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif. Seorang pemimpin yang efektif tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada pengembangan tim dan pembentukan budaya kerja yang positif.

Aspek

Sangat Baik (5)

Baik (4)

Cukup (3)

Kurang (2)

Sangat Kurang (1)

Kepemimpinan

Mampu memimpin dengan visi yang jelas, memberi inspirasi, memberdayakan tim, serta menyelesaikan konflik secara efektif

Menunjukkan kepemimpinan yang baik, mampu mengarahkan tim dan menyelesaikan tugas dengan dukungan yang cukup

Kadang mampu mengarahkan, namun kurang konsisten dalam memberi motivasi atau menyelesaikan masalah tim

Kurang mampu memimpin tim, sering menghindari tanggung jawab atau keputusan penting

Tidak menunjukkan kemampuan kepemimpinan sama sekali, cenderung pasif dan tidak memberi arahan

25 of 28

  • Indikator Berpikir Analitis

  • Rubrik Penilaian Berpikir Analitis

Aspek

Indikator

Berpikir Analitis

Kemampuan untuk mengurai permasalahan secara sistematis, mengidentifikasi akar penyebab, dan menyusun solusi berdasarkan bukti dan data. Aspek ini mencerminkan cara berpikir yang logis, kritis, dan terstruktur dalam menghadapi tantangan kerja. Berpikir analitis diperlukan untuk menyusun strategi, membuat rekomendasi kebijakan, maupun melakukan evaluasi kinerja.

Aspek

Sangat Baik (5)

Baik (4)

Cukup (3)

Kurang (2)

Sangat Kurang (1)

Berpikir Analitis

Mampu menganalisis situasi kompleks dengan akurat, mengidentifikasi akar masalah, serta memberikan solusi inovatif dan strategis

Mampu menganalisis masalah dengan baik dan mengusulkan solusi yang rasional

Dapat mengenali masalah umum, namun solusi yang ditawarkan masih bersifat normatif atau tidak mendalam

Sulit mengidentifikasi masalah secara menyeluruh, solusi kurang tepat dan tidak efektif

Tidak mampu menganalisis masalah, keputusan dibuat tanpa pertimbangan atau data

26 of 28

  • Indikator Perencanaan dan Pengorganisasian

  • Rubrik Penilaian Perencanaan dan Pengorganisasian

Aspek

Indikator

Perencanaan dan Pengorganisasian

Kemampuan untuk menyusun rencana kerja yang realistis dan terukur, serta mengatur sumber daya (manusia, waktu, dan anggaran) secara efisien. Perencanaan dan pengorganisasian yang baik terlihat dari adanya target kerja yang jelas, alur kerja yang tertata, dan kemampuan dalam menyesuaikan rencana saat terjadi perubahan atau kendala.

Aspek

Sangat Baik (5)

Baik (4)

Cukup (3)

Kurang (2)

Sangat Kurang (1)

Perencanaan dan Pengorganisasian

Mampu menyusun rencana kerja strategis dan terukur, mengelola sumber daya secara efisien, serta mengatur prioritas dengan baik

Menyusun rencana kerja yang realistis dan menjalankan tugas dengan pengaturan waktu dan sumber daya yang cukup efektif

Perencanaan ada namun kurang detail, pengorganisasian masih memerlukan banyak arahan dan supervisi

Perencanaan tidak terstruktur, pengelolaan waktu dan sumber daya tidak efisien

Tidak mampu merencanakan atau mengatur pekerjaan, sering menunda dan bekerja tanpa arah

27 of 28

INTERPRETASI NILAI AKHIR

28 of 28

Pengurangan Nilai