1 of 59

Jaringan

Tumbuhan

2 of 59

Tumbuhan dapat bertumbuh tinggi dan besar. Tahukah kalian jaringan apa yang berperan di dalamnya?

3 of 59

Jaringan Tumbuhan

Jaringan Maristem

Jaringan Dewasa

4 of 59

Jaringan dasar

Meristem dasar

prokambium

protoderm

Epidermis

dan

derivatnya

Jaringan pembuluh primer

Dan

Meristem dasar

Jaringan dasar tanaman

(parenkim)

menjadi

menjadi

menjadi

5 of 59

Protoderm dan Prokambium

6 of 59

Jaringan

Meristem dasar

prokambium

protoderm

parenkim

kolenkim

klorenkim

aerenkim

sklerenkim

floem

xilem

trikomata

stomata

7 of 59

Meristem

Adalah jaringan embrionik yang terus aktif membelah

Sifat jaringan meristem :

  1. Dinding sel tipis
  2. Bentuk sel isodiametris
  3. Kaya protoplasma
  4. Protoplasma tidak mengandung cad. Makanan dan kristal
  5. Plastida berbentuk proplastida
  6. Vakuola kecil

8 of 59

Klasifikasi Meristem

Berdasarkan asal

Meristem primer

Meristem sekunder

Berdasarkan letak

Meristem apikal

Meristem Interkalar

Meristem lateral

9 of 59

Meristem berdasarkan asal

  • Meristem Primer :

Terdiri atas sel yang berasal dari jaringan embrionik.

  • Meristem Sekunder :

Meristem yang berasal dari jaringan dewasa yang menjadi jaringan embrional kembali.

Contoh : kambium dan kambium gabus.

10 of 59

Meristem berdasarkan letak

Meristem apikal

Letak : ujung akar, ujung batang

Meristem interkalar

Letak: ruas batang

Meristem lateral

Letak : cambium (Lingkaran tahun)

11 of 59

Meristem apikal

  • Fungsi : memperbanyak sel baru pada tumbuhan dewasa.
  • Pada ujung akar, M. Apikal membuat jalinan sehingga mengoptimalkan penyerapan air
  • Pada ujung batang, akan membentuk daun

12 of 59

Meristem interkalar

  • Adalah meristem yang melakukan pembelahan yang terpisah dari meristem apikal.
  • Fungsi : memperpanjang sumbu pucuk (internode) pada batang monokotil
  • Saat dewasa, meristem Interkalar akan saling terpisah oleh jaringan dewasa hingga mengalami deferensiasi dan menghilang.

13 of 59

Meristem lateral

  • Adalah jaringan dewasa yang kembali berubah menjadi jaringan embrionik.
  • Yang termasuk meristem lateral adalah kambium pembuluh dan kambium gabus.
  • Pada dikotil dan gymnosperemae, meristem lateral berasal dari prokambium.
  • Kambium gabus dibentuk pada pertumbuhan sekunder dan dibagian luar korteks.

14 of 59

15 of 59

Parenkim

  • Sering disebut jaringan dasar
  • Sel nya hidup, vakuola besar, berdinding tipis dan bentuk sel bermacam-macam.

16 of 59

Parenkim

  • Berfungsi sebagai tempat fotosintesis, penyimpan cadangan makanan, sekresi dan lain-lain
  • Sel parenkim sering mengandung kristal, lemak, minyak dan zat tepung

17 of 59

Kolenkim

  • Sel bersifat hidup, dinding sel mengandung selulosa, pektin dan hemiselulosa.
  • Berfungsi sebagai jaringan penyokong
  • Terletak pada perifer batang, tangkai daun, tangkai bunga dll.

18 of 59

Kolenkim dan Parenkim

Perbedaan parenkim dan kolenkim terletak pada penebalan dinding.

Sel kolenkim dinding sel nya lebih tebal dari parenkim.

19 of 59

Kolenkim sudut

Kolenkim lepeng

Kolenkim tubular

Kolenkim cincin

Tipe kolenkim

20 of 59

Tipe-tipe kolenkim

  • Kolenkim sudut

Penebalan terjadi pada sudut sel.

Contoh : daun seledri dan batang Dahlia

21 of 59

Tipe-tipe Kolenkim

  • Kolenkim lempeng

Penebalan terjadi pada dinding yang sejajar dengan permukaan organ.

Contoh : batang Sambucus.

22 of 59

Tipe-tipe Kolenkim

  • Kolenkim tubular

Penebalan terjadi pada bagian sel yang membatasi ruang antar sel atau 2 sel yang berdekatan.

Contoh : akar Monstera dan Lactuca

23 of 59

Tipe-tipe Kolenkim

  • Kolenkim cincin

Penebalan bersambung pada dinding sel sehingga saat dewasa bentuk lumen tidak menyudut.

Contoh : ibu tangkai daun Nerium oleander

24 of 59

Klorenkim

  • Terdapat pada bagian tubuh tumbuhan warna hijau, misalnya : daun dan batang muda.
  • Ada 2 macam bentuk klorenkim
  • Jaringan bunga karang
  • Jaringan tiang
  • Pada pinus, klorenkim melipat kearah dalam dan disebut parenkim lipatan.

25 of 59

Aerenkim

  • sel nya berbentuk bintang atau menjari dengan ruang antar sel yang besar.
  • Berfungsi sebagai tempat menyimpan udara pada ruang antar sel. Misalnya pada tangkai daun eceng gondok.
  • Terdapat pada alat pengapung.

26 of 59

Sklerenkim

  • Selnya bersifat mati, tebal, kuat dan mengandung lignin.
  • Terdapat pada tumbuhan dewasa.
  • Sel sklereid tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
  • Tersusun atas sklereid dan serat.

27 of 59

Sklereid

  • Dindingnya keras sehingga disebut sel batu
  • Terdapat pada :
  • berkas pengangkut
  • Sel parenkim
  • Korteks batang
  • Tangkai dan daging daun
  • Akar, buah dan biji

28 of 59

Tipe sklereid berdasarkan bentuk sel

Brakhisklereid

Makrosklereid

Osteosklereid

Asterosklereid

Trikosklereid

29 of 59

Tipe sklereid berdasarkan bentuk sel :

Brakhisklereid

Berbentuk seperti sel parenkim. Sering disebut sel batu.

Terdapat pada buah Pyrus.

30 of 59

Tipe sklereid berdasarkan bentuk sel :

Berbentuk seperti tiang panjang.

Terdapat pada buncis dan kedelai

Makrosklereid

Makrosklereid

31 of 59

Tipe sklereid berdasarkan bentuk sel :

Berbentuk seperti tiang pendek dengan ujung yang melebar seperti tulang.

Terdapat pada daun Hakea

Osteosklereid

32 of 59

Tipe sklereid berdasarkan bentuk sel :

Bentuk sel bercabang seperti bintang.

Terdapat pada daun teh, Trochodendron, Nymphaea.

Asterosklereid

33 of 59

Tipe sklereid berdasarkan bentuk sel :

Sklereid sel sangat panjang seperti rambut.

Terdapat pada akar udara monstera dan daun Olea.

Trikoslereid

34 of 59

Serat

  • Terdapat di berbagai tempat pada tubuh tumbuhan.
  • Bentuknya panjang, ujung meruncing, lumen sempit dan dinding sekunder tebal.
  • Letak serat dekat dengan berkas pengangkut seperti xilem dan floem.
  • Sering ditemukan pada daun, jaringan parenkim empulur dan korteks.

35 of 59

Serat Xilem

Serat yang terdapat pada xilem disebut serat xilem.

Serat xilem berasal dari prokambium.

Berdasarkan jumlah noktah dibedakan kembali menjadi :

  1. Serat libriform ↔ jumlah noktah sedikit
  2. Serat trakeid ↔ jumlah noktah banyak

36 of 59

  • Nama lain jaringan Pembuluh/Pengangkut adalah berkas vaskular.
  • Berfungsi mengangkut air dan unsur hara, serta mengedarkan zat makanan hasil fotosintesis dari satu bagian ke bagian lain tumbuhan.
  • Jaringan pengangkut pada tumbuhan di bagi menjadi dua kelompok berdasarkan fungsinya,

JARINGAN PEMBULUH

37 of 59

JARINGAN PEMBULUH ↔ xilem

Xilem

  • Xilem (pembuluh kayu) berfungsi untuk menyalurkan air dan unsur hara dari akar ke daun.
  • Xilem tersusun dari parenkim dan serabut, serta trakeid, dan komponen pembuluh (trakea).

38 of 59

JARINGAN PEMBULUH ↔ Floem

Floem

  • Berfungsi mengangkut lalu menyalurkan zat-zat makanan hasil fotosintesis berupa glukosa dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
  • Terdiri atas berbagai macam sel yang hidup maupun mati dengan susunan yang sangat rumit.

39 of 59

Komponen Floem

Ada 4 komponen floem, yaitu :

  • Parenkim floem

Fungsi : 1. Menyimpan cad. Makanan

2. Penyekat antar floem

  • Serabut floem

Merupakan jar. sklerenkim

Fungsi : memperkuat jar. pembuluh

  • Pembuluh tapis
  • Sel pengiring

40 of 59

Perbedaan�Pembuluh Xilem dan Floem

KARAKTERISTIK

1. Tersusun dari

2. Ketebalan dinding sel

3. Bahan Penyusun dinding sel

4. Permeabilitas dinding sel

5. Lubang antar sel

6. Sitoplasma

7. Fungsi

8. Bahan yg diangkut dibawa ke

9. Arah Pengangkutan

10. Jaringan memiliki

XILEM

1. Sel Mati

2. Tebal

3. Lignin

4. Impermeabel

5. Tidak ada

6. Tidak ada

7. Mengangkur air dan

garam mineral

8. Daun

9. Ke atas

10. Serabut (Fibre)

FLOEM

1. Sel Hidup

2. Tipis

3. Selulosa

4. Permeabel

5. Ada (Pmblh ayak/saringan)

6. Sel dibatasi dg Sitoplasma

7. Mengangkut makanan

8. Bagian yg sdg tumbuh &

organ penyimpanan cadangan

makanan

9. Ke atas & Ke bawah

10. Sel ganda/Pendamping

41 of 59

Jaringan Akar

Jaringan Batang

42 of 59

Jaringan Batang

43 of 59

Gambar:�Jaringan Pembuluh/Pengangkut

44 of 59

45 of 59

EPIDERMIS

  • Epidermis memiliki beberapa ciri antara lain:

- selalu terletak paling luar pada setiap organ tumbuhan;

- terdiri dari sel-sel hidup;

- berbentuk persegi panjang;

- Memiliki ukuran bervariasi;

- sel-selnya rapat tanpa ruang antarsel;

- tidak memiliki klorofil;

- mampu membentuk modifikasi jaringan epidermis.

- Vakuola besar, plasma sedikit melekat pada dinding sel.

- Ada leukoplas, kromoplas, antosiaim ≠ kloroplast

46 of 59

EPIDERMIS

  • FUNGSI :

- Pelindung jaringan dibawahnya

- Mencegah hilangnya air

- Penyimpan air

- Penyerap air => rhizodermis (pada akar)

- Kelenjar

  • Beberapa modifikasi epidermis antara lain adalah stomata, spina (duri), sel kipas, sel kersik, dan trikomata (rambut-rambut).

47 of 59

Gambar 1.3 Jaringan pada daun dengan sel-sel epidermis

Sumber : http://www.glogster.com/xr10050/plant-tissue

48 of 59

DERIVAT EPIDERMIS

Merupakan sel epidermis yg mengalami diferensiasi :

  • Stomata 🡪 2 sel penutup yg mengandung kloroplas & plasma banyak.

- Tersebar di permukaan daun (dikotil)

- Teratur (rumput )

  • Sel tetangga 🡪 epidermis yg berhubungan dengan sel penutup.

49 of 59

50 of 59

51 of 59

52 of 59

53 of 59

����������������Sel epidermis yg membentuk tonjolan dlm bentuk rambut.

  • Trikoma non glandular (≠ rambut kelenjar)

🡪 rambut sisik, rambut bintang (utk mengurangi transpirasi, efek radiasi, pelindung thd gangguan luar).

  • Trikoma glandular (rambut kelenjar)

🡪 mengeluarkan senyawa organik dan anorganik (garam, madu). Bentuknya khas.

TRIKOMA

54 of 59

55 of 59

56 of 59

57 of 59

58 of 59

59 of 59

(A)�Tiga sistem jaringan pada sayatan melintang daun tumbuhan dikotil���(B)Sayatan membujur memperlihatkan epidermis bawah dengan stomatanya