Sejarah Singkat Wanita Katolik RI
Pada tahun 1930 diselenggarakan konfrensi
pertama di Yogyakarta dengan keputusan:
1. Nama perkumpulan: POESARA WANITA KATOLIK
2. Mensahkan anggaran dasar (dalam Bahasa Jawa)
Konfrensi berikutnya di Solo pada tahun 1934 merubah nama organisasi menjadi PANGREH AGENG WANITA KATOLIK dan menyempurnakan anggaran dasar yang masih dalam Bahasa Jawa.
a). Mengembangkan kemampuan serta memberdayakan seluruh jajaran Wanita Katolik RI guna meningkatkan kualitas pengabdian dalam masyarakat.
b). Menghimpun aspirasi dan mengaktualisasikan potensi Wanit Katolik RI agar karya pengabdian terwujud secara optimal dan berkesinambungan
c). Memperjuangkan kesetaraan dan keadilan gender dalam seluruh dimensi kehidupan
d). Mengupayakan lingkungan hidup yang seimbang.
Wanita Katolik RI DPD DIY saat ini mempunyai anggota aktif sejumlah 1.434 anggota yang terdiri dari
Di bidang sosial.
1.Pernah melakukan kegiatan sosial dengan memberikan bingkisan sembako, dan pemeriksaan gratis di desa tertinggal daerah tebing breksi nglengkong perbatasan Sleman, Klaten dan Bantul.
2.Berjejaring dengan BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) memberikan bingkisan sembako untuk pemulung sampah di TPA Piyungan dan memberikan bantuan kepada Binasiwi pada tanggal 20 Agustus 2025 bakti sosial di panti asuhan Binasiwi bantul dengan memberikan bingkisan sembako, TV, dll
3.Mengunjungi Panti Asuhan, dengan memberikan sembako uang dan pakaian layak pakai. Dan juga hari sabtu, 21 Juni 2025 lalu kami juga mengunjungi Yayasan Eben Ezer dengan memberikan bantuan sembako, beras, minyak, gula, mie dll.
4.Pada saat gempa di Bantul, kami memberikan bantuan sembako.
5.Saat covid melanda, kami memberikan bantuan sembako di Kodran Bantul.
Di bidang Pendidikan.
Di bidang Ketahanan Pangan.
Di bidang Lingkungan
Kegiatan Bidang Humas:
Implementasi atas keberadaan Wanita Katolik RI.
Pengalaman yang bersinergi dengan Pemerintah.
Dari 17 kecamatan atau kapanewon yang sudah ada anggota Wanita Katolik RI 9 kapanewon/kecamatan dengan jumlah anggota sebagai berikut:
- Ranting Mlati : 27 anggota
- Ranting kalasan: 89 anggota
- Ranting Gamping : 61 anggota
- Ranting Moyudan: 23 anggota
- Ranting Ngemplak : 33 anggota
- Ranting Ngaglik: 61 anggota
- Ranting Pakem: 27 anggota
- Ranting Turi: 24 anggota
- Ranting Depok: 108 anggota
- Rp. 2000 - 50% untuk ranting
- 20% untuk DPD
- 20% untuk cabang
- 10% untuk DPP
- Rp. 1000 iuran solidaritas
- Rp. 2000 dana pendidikan - 40% untuk operasional YDI
- 60% dikelola DPD untuk beasiswa dll
- Rp. 5000 dana konggres /tahun untuk DPP
- Rp. 5000 dana konferda /tahun untuk DPD
TERIMA KASIH
Ketua Presidium Wanita Katolik RI DPD DIY
Dra. Restituta Sri Widiastuti SE.Ak,.CA
Selamat Bergabung Menjadi Anggota Wanita Katolik Republik Indonesia.