1 of 20

BAB 1MENGGAMBAR MODEL

2 of 20

A. Konsep dan Prosedur Menggambar Model

  1. Prinsip-Prinsip Menggambar Model

a. Komposisi 🡪 simetris, asimetris, sentral

b. Proporsi

c. Keseimbangan

d. Kesatuan

2. Unsur-Unsur dalam Menggambar Model

3 of 20

a. Komposisi

  • Komposisi merupakan cara menyusun dan mengatur objek yang digunakan sebagai model gambar sehingga hasilnya tampak menarik dan indah.
  • Komposisi dapat dibuat melalui bentuk objek gambar, warna objek gambar, jenis objek gambar, dan latar belakang gambar.
  • Ada beberapa contoh komposisi :
  • Komposisi simetris
  • Komposisi asimetris
  • Komposisi sentral

4 of 20

1) Komposisi Simetris

  • Benda atau model yang menjadi objek gambar diletakkan pada posisi seimbang antara sebelah kiri dan sebelah kanan.
  • Komposisi simetris memiliki keseimbangan benda yang sama dalam bentuk dan ukurannya.

5 of 20

2) Komposisi Asimetris

  • Pada posisi asimetris, benda diletakkan dalam posisi tidak sama baik dalam posisi maupun ukurannya.
  • Namun demikian, dalam komposisi asimetris masih tetap memperhatikan proporsi, keseimbangan, dan kesatuan antarbenda atau objek gambar.

6 of 20

3) Komposisi Sentral

  • Pusat perhatian benda atau objek model gambar terletak di tengah- tengah bidang gambar.
  • Penempatan model diatur sesuai dengan proporsi bentuk model dan diatur seimbang.
  • Selain itu, penempatan benda memiliki kesatuan antarbenda.

7 of 20

b. Proporsi

  • Proporsi adalah perbandingan ideal dan harmonis antara bagian-bagian benda yang menjadi objek model gambar yang dapat diamati (contoh gambar).

8 of 20

c. Keseimbangan

  • Keseimbangan adalah keselarasan antara bidang gambar, objek gambar, dan gambar yang dihasilkan.
  • Keseimbangan hasil gambar model dapat diperoleh dengan cara membuat skala, memberi efek perspektif pada objek gambar dan sudut pandang penggambar.

9 of 20

d. Kesatuan

  • Kesatuan adalah keserasian dalam pengaturan objek gambar.
  • Benda-benda yang diatur memiliki kesan ruang, kedalaman, dan antarobjek gambar saling mendukung sehingga akan menghasilkan gambar yang baik.

10 of 20

2. Unsur-Unsur dalam Menggambar Model

  • Perlu juga diperhatikan bahwa menggambar model membutuhkan kemampuan dalam menggunakan unsur-unsur rupa seperti garis, bentuk, bidang, tekstur, gelap terang (pencahayaan).
  • Pemahaman terhadap unsur-unsur rupa tersebut sangat membantu dalam menggambar model.

11 of 20

B. Alat dan Bahan Menggambar Model

  • Beberapa alat dan bahan yang dapat digunakan dalam menggambar model dapat dijumpai dalam berbagai ukuran dan jenis barang seperti pensil, penghapus, kertas, dan sebuah papan gambar. Barang-barang ini memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing.

12 of 20

1. Pensil

  • Pilihlah pensil berukuran 2H-H (keras), HB (medium), dan B-2B (lunak). Gunakan peraut pensil untuk memperuncing ujung pensil. Kita juga bisa menggunakan sepotong kecil kertas amplas untuk mempermudah mengatur keruncingan pensil sesuai kebutuhan.

13 of 20

2. Penghapus

  • Pilihlah penghapus yang lunak dan lentur untuk membersihkan garis-garis pensil tanpa merusak kertas.

14 of 20

3. Kertas

  • Gunakan kertas gambar sesuai dengan kebutuhan.
  • Jangan terlalu tipis dan usahakan yang memiliki tekstur.
  • Beberapa jenis kertas dapat digunakan untuk menggambar model seperti kertas ukuran standar (A3, A4, dan kwarto).
  • Untuk latihan, bisa juga menggunakan kertas buram.

15 of 20

4. Pensil Warna

  • Penggunaan pensil warna dapat dilakukan dengan cara mengarsir atau memblok warna.
  • Tekanan pada penggunaan pensil sangat memengaruhi ketajaman warna.

16 of 20

5. Krayon

  • Bahan krayon terdiri atas dua macam, yaitu bahan berbasis kapur dan minyak (lilin).

17 of 20

6. Cat Air

  • Bentuk cat air terdiri atas bentuk tube dan batangan. Pada bentuk tube menggunakan palet sedangkan cat air dalam bentuk batangan dapat langsung digunakan di kemasannya.

18 of 20

C. Teknik Menggambar Model (Alam Benda)

  • Sebelum mulai menggambar, persiapkan terlebih dahulu model objek yang akan digambar.
  • Kemudian, siapkan juga papan atau meja gambar.
  • Aturlah sudut pandang, jangan terlalu jauh agar dapat mengamati dengan lebih jelas.
  • Biasakan selalu menggambar di atas permukaan miring, bukan permukaan datar.
  • Permukaan datar mengakibatkan gambar yang dibuat tidak proporsional (distorsi).
  • Gunakan pensil 2H atau H untuk membuat garis bantu.
  • Jenis pensil ini sangat membantu dalam menggambar model karena menghasilkan garis yang cukup tipis.
  • Dengan pensil 2H atau H kita tidak terganggu dengan garis maupun coretan tebal.
  • Kita juga tidak perlu membuang waktu untuk menghapus berulang-ulang coretan garis yang salah.
  • Biasakan memulai menggambar dengan membuat proporsi, bentuk dan gesture secara global menggunakan pensil 2H atau H.
  • Apabila sudah sesuai dengan model yang digambar, lanjutkan dengan menggambar bagian-bagian yang lebih detil.
  • Kemudian, gambar diperjelas dengan pensil Hb, B, atau 2B dan dapat juga menggunakan pensil warna, cat, maupun spidol.

19 of 20

20 of 20

Pada contoh menggambar model alam benda tersebut, coba kamu lakukan tahapan-tahapan dalam menggambar model alam benda sebagai berikut!

1. Mempersiapkan objek gambar model alam benda yang akan digambar.

2. Membuat sketsa, yaitu menggambar bentuk global dengan memperhatikan proporsi, bentuk, dan objek yang digambar.

3. Berikan kesan gelap terang pada setiap bagian objek dengan menggunakan arsiran sampai terlihat perbedaannya.

4. Buatlah detail pada setiap objek.

5. Perjelas setiap bagian objek dengan warna yang sesuai model.

6. Penyelesaian akhir gambar dilakukan dengan penjelasan gambar sesuai dengan karakter objek masing-masing benda yang digambar.