1 of 6

Kewajiban seorang muslim terhadap jenazah

  1. Memandikan
  2. Mengakafani
  3. Menyalati
  4. Mengukuburkannya

(kifayatul akhyar jilid 1 hal 383)

2 of 6

Cara Memandikan jenazah

  1. Niat memandikan

نويت الغسل لرفع الحدث الأكبر لهذه الميتة كفاية لله تعالى

  1. Melepaskan pakaian jenazah dan meletakkan kain penutup pada aurotnya. Sabda rasulullah saw :

لاينظر الرجل الى عوراة الرجل ولاالمرأة الى عوراة المرأة

  1. Niat wudlu’ untuk jenazah

نويت الوضوء المسنون لله تعالى

  1. Memandikan jenazah dengan lembut

Berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

إن الرفق لايكون فى شىء إلاَّ زانه ولا ينزع من شىء إلاَّ شانه

sesungguhnya bersikap lembut tidak terjadi pada sesuatu kecuali dengan membaguskannya dan bersikap kasar tidak pula terjadi pada sesuatu kecuali membuatkannya jelek”.

3 of 6

  1. Memandikan jenazah dengan lembut

Berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

إن الرفق لايكون فى شىء إلاَّ زانه ولا ينزع من شىء إلاَّ شانه

“sesungguhnya bersikap lembut tidak terjadi pada sesuatu kecuali dengan membaguskannya dan bersikap kasar tidak pula terjadi pada sesuatu kecuali membuatkannya jelek”.

  1. Mengguyurkan air dengan bilangan ganjil (3,5,7, dst) sambil berdoa:

غُفرانك يا الله ربنا واليك المصير

غُفرانك يا رحمن ربنا واليك المصير

غُفرانك يا رحيم ربنا واليك المصير

4 of 6

  1. Membersihkan gigi, dua lubang, telinga, kuku, dll.
  2. Perut jenazah dipijit dengan tangan kiri secara perlahan, supaya sisa kotoran hilang
  3. Hendaknya memulai dari yang kanan dan anggota wudlu’ setelah niat dan basmalah
  4. Pada siraman yang pertama ini supaya memakai air yang sudah diberi daun bidara.
  5. Jenazah supaya di miringkan ke kanan dan sabunlah sambil siram dengan air kemudian dibalik miringkan ke kiri, juga disabun disiram air bersih yang tersedia. Sampai merata ke seluruh tubuhnya.

5 of 6

Cara mengkafani jenazah

  1. Di sunnahkan memakai kain kafan yang putih dan lebar(kurang lebih lengkuk 120cm) sebelum jenazah diangkat dari tempat pemandian.
  2. Kafan pertama digelar ditaburi minyak kayu cendana/kapurbarus yang telah dihaluskan
  3. Kafan kedua digelar ditaburi minyak kayu cendana/kapur barus yang telah dihaluskan
  4. Jenazah diletakkan pada lapisan ketiga dengan posisi membujur lurus.
  5. Sesudah itu bungkuslah baik-baik dengan kain kafan itu tadi sampai rapat, taburkan kapur barus atau wangi-wangian non alkohol untuk mengurangi bau tidak enak yang mungkin ada akibat penyakit yang semula diderita oleh jenazah

6 of 6

  1. Setelah dibungkus dengan baik, terus diikat, paling sedikit diikat pada ujung kepala, bagian perut, dan ujung kaki
  2. Setelah selesai mengkafani dengan sempurna, maka angkatlah jenazah dan di letakkan di tempat yang baik, bagian kepala di utara dan bagian kaki di selatan. Kemudian di tutup dengan kain yang rapi. Kemudian siap untuk di shalati.
  3. Do’a mengkafani jenazah

اللهم اجعل هذ الثوب لها رحمة ونورا وحجابا مستورا برحمتك يا ارحم الراحمين