1 of 31

Sebelum memulai Franchise

Mantapkan diri, mewujudkan impian…

MK, September 2025.

2 of 31

Bisnis Beton Precast �tidak untuk semua orang.

Dibutuhkan kerja keras dan komitmen dari pihak Rabanton dan Partnel lokal untuk bersama-sama mengembangkan.

Bisnis Beton Pracetak adalah Padat Modal dan Padat Karya.

3 of 31

PADAT MODAL

Membutuhkan biaya / investasi tertentu untuk memenuhi kebutuhan usaha / produksi. Meliputi Transport, Alat Berat, Tempat Produksi, Cetakan dan Laboratorium.

4 of 31

PADAT KARYA

Dalam proses produksi sampai dengan pengiriman, dibutuhkan team work dari setiap bagian. Meliputi : Administrasi, Tim Produksi, Tim Pembesian & Workshop, Operator Alat Berat, Tim Transport Pengiriman dan QC & Laboratorium.

5 of 31

YA!!! Saya Siap!!

Saya siap untuk kerja keras dan komitmen �untuk mengembangkan bisnis Beton Pracetak �Bersama RABANTON!

6 of 31

Agenda pertemuan hari ini…

  • Bagian 1 : Pengenalan dan Mengapa Bisnis Precast
  • Bagian 2 : Mengapa Harus Rabanton
  • Bagian 3 : Proyeksi Keuangan
  • Bagian 4 : Sistem Kerjasama
  • Bagian 5 : Mari kita mulai…

7 of 31

Agenda pertemuan hari ini…

  • Bagian 1 : Pengenalan dan Mengapa Bisnis Precast

  • Bagian 2 : Mengapa Harus Rabanton
  • Bagian 3 : Proyeksi Keuangan
  • Bagian 4 : Sistem Kerjasama
  • Bagian 5 : Mari kita mulai…

8 of 31

Definisi BETON PRECAST

  • Beton yang diproduksi dan dicetak terlebih dahulu di luar lokasi konstruksi, seperti di pabrik atau lokasi khusus, kemudian diangkut ke lokasi proyek untuk dipasang.

Dahulu : Batu Candi

Sekarang : Paving

Dahulu : Saluran Air Zaman Romawi

Sekarang : Saluran Drainase U-Ditch

9 of 31

Mengapa Beton Precast

Pembangunan adalah bagian peradaban

Peradaban : Sampai kapanpun, manusia akan membangun

10 of 31

Mengapa Beton Precast

Industri Precast tertinggal 40-80 tahun

11 of 31

Mengapa Beton Precast

Pembangunan tidak merata… (1)

Pembangunan masih terfokus ke Kota-Kota besar di Indonesia

12 of 31

Mengapa Beton Precast

Pembangunan tidak merata… (2)

Pembangunan di IKN : Menggunakan Material Precast

13 of 31

Mengapa Beton Precast

Himbauan dari Badan Pemeriksa Keuangan RI

… Sebaiknya, penggunaan Beton Precast diutamakan. Karena lebih terukur, lebih berkualitas dan tahan lama…

14 of 31

Mengapa Beton Precast

Lalu, mengapa pemakaian beton precast tidak merata?

  • Masih terpusat Jawa Sentris
  • Pembangunan IKN banyak menggunakan Precast.

Daerah lain �tidak ada anggaran?

BUKAN!!!

Tidak ada Industri �Beton Precast di Daerah

15 of 31

Agenda pertemuan hari ini…

  • Bagian 1 : Pengenalan dan Mengapa Bisnis Precast

  • Bagian 2 : Mengapa Harus Rabanton

  • Bagian 3 : Proyeksi Keuangan
  • Bagian 4 : Sistem Kerjasama
  • Bagian 5 : Mari kita mulai…

16 of 31

Konsep Dasar

GAJAH

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

SEMUT

Visi : Perusahaan Beton Pracetak yang terbesar di wilayah Indonesia dengan cara pengembangan yang tersebar merata untuk seluruh wilayah Indonesia.

Misi : Menjangkau seluruh wilayah Indonesia dengan cara bersinergi dengan pengusaha lokal di setiap daerah untuk menjadi produsen Beton Pracetak lokal.

17 of 31

Tumbangnya Raksasa

Indomart

& Alfamart�Tetap Bertahan

18 of 31

Semua Orang bisa membuat Toko Kelontong

Tetapi kenapa Indomaret dan Alfamart yang bertahan?

19 of 31

Hubungan dengan Pemerintah Daerah

Sosok yang disegani, �dihormati dan dibutuhkan.

Mampu Bekerja-sama dengan �Profesional, hangat dan siap melayani

20 of 31

21 of 31

22 of 31

Mengapa Harus Rabanton?

Praktisi dalam Industri Beton Pracetak > 8 Tahun

  • SOP / Sistem Produksi yang sesuai dengan SNI dan ISO.
  • Terbiasa dalam TKDN.
  • Tidak membutuhkan Batching Plant (Investasi 1 - 1.5 M)
  • Sistem yang sederhana dengan investasi ringan :
      • Mixer buatan sendiri.
      • Hopper Bin + Conveyor penimbang.
  • Cetakan buatan sendiri dan teruji dalam kepraktisan pemakaian.
  • Lini produksi yang tertata dan memberi kemudahan untuk para pekerja.

23 of 31

Mengapa Harus Rabanton?

Sistem Marketing dengan Pendekatan Lokal

  • Wajib bekerja sama dengan Putra Daerah.
  • Nilai ekonomis dapat berputar di daerah tersebut.
  • Dekat dan memberi solusi nyata untuk Kabupaten / Kota (bersama membangun Bupati / Kepala Dinas PU PR setempat).
  • Armada Kecil - yang sanggup memberikan solusi untuk pemasangan di daerah / jalan kabupaten.
      • Armada rata-rata berupa Truk Crane Colt Diesel.

24 of 31

Agenda pertemuan hari ini…

  • Bagian 1 : Pengenalan dan Mengapa Bisnis Precast
  • Bagian 2 : Mengapa Harus Rabanton

  • Bagian 3 : Proyeksi Keuangan

  • Bagian 4 : Sistem Kerjasama
  • Bagian 5 : Mari kita mulai…

25 of 31

Bisnis pasti…?

RUGI!!!

Risiko Bisnis…?

PROFIT

26 of 31

Target Market

0,5 - 1% dari APBD

  • Banyuwangi : 3,473 T
        • Belanja Precast : 17 - 34 M / Tahun.
        • Pembelian Produk Precast : 50% dari Belanja Precast =�8,5 - 17 M / Tahun

27 of 31

Proyeksi Keuangan

Target Market

  • APBD Kabupaten / Kota : 70%
  • APBD Provinsi : 15%
  • Swasta : 15%

28 of 31

Investasi

Estimasi Nilai

Perizinan

50.000.000

Sewa Lahan 2 Tahun, Gudang, Tempat Produksi

500.000.000

Kendaraan : 1 Truk Losbak, 1 Truk Crane

500.000.000

Alat Berat : Forklift, Loader

200.000.000

Cetakan

200.000.000

Laboratorium

75.000.000

Alat Produksi : Mixer, Hooper, Conveyor, Mesin Las, Mesin Potong, Mesin Tekuk Besi

200.000.000

1.725.000.000

Pendapatan

Estimasi Nilai

Target Penjualan 1‰ APBD Banyuwangi x 2,29T

2.290.000.000

Profit Bersih 30%

687.000.000

Rata-rata Omzet Per Bulan

190.833.333

BEP

2,5

29 of 31

Agenda pertemuan hari ini…

  • Bagian 1 : Pengenalan dan Mengapa Bisnis Precast
  • Bagian 2 : Mengapa Harus Rabanton
  • Bagian 3 : Proyeksi Keuangan

  • Bagian 4 : Sistem Kerjasama

  • Bagian 5 : Mari kita mulai…

30 of 31

Untuk Skema Pembagian Hubungi Kami!

Telfon : +62 811-3781-378

Website : rabantonomega.com

31 of 31

Agenda pertemuan hari ini…

  • Bagian 1 : Pengenalan dan Mengapa Bisnis Precast
  • Bagian 2 : Mengapa Harus Rabanton
  • Bagian 3 : Proyeksi Keuangan
  • Bagian 4 : Sistem Kerjasama

  • Bagian 5 : Mari kita mulai…