1 of 31

Game & 3D Modeling

Produk Kreatif dan Kewirausahaan

2 of 31

1

Perkembangan Game

2

Jenis-jenis Game

3

Tahapan Pengembangan Game

4

Pengertian Storyboard

5

Storyboard Game

6

Lembar Kerja 1

7

Lembar Kerja 2

8

Ulangan Harian 1

Agenda

3 of 31

Capaian Pembelajaran

    • Siswa mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip game design dan development dalam konteks pengembangan permainan komputer.
    • Siswa memiliki kemampuan untuk merancang dan membuat model 3D yang kompleks dan detail menggunakan perangkat lunak seperti Blender.
    • Siswa mampu membuat animasi 3D yang menghidupkan model-.model yang telah dibuat, serta memahami prinsip-prinsip dasar animasi
    • Siswa dapat mengembangkan ide-ide kreatif dalam pengembangan produk-produk digital, terutama dalam game dan 3D modeling.
    • Siswa mampu bekerja dalam tim untuk merancang, mengembangkan, dan menyelesaikan proyek-proyek game dan 3D modeling dengan efektif.
    • Siswa memahami konsep-konsep dasar kewirausahaan yang relevan dengan industri kreatif, termasuk pemasaran produk digital dan manajemen proyek.

4 of 31

Tujuan Pembelajaran

    • Meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan perangkat lunak dan teknik-teknik terkait game development dan 3D modeling.
    • Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan ide-ide baru dan kreatif dalam konteks pengembangan produk-produk digital.
    • Menyiapkan siswa untuk karir di bidang game development, animasi 3D, atau industri kreatif lainnya dengan memperkenalkan mereka pada keterampilan dan konsep-konsep yang relevan.
    • Mengajarkan siswa tentang tahapan-tahapan dalam pengembangan produk digital, termasuk perencanaan, desain, implementasi, dan pengujian.
    • Mengembangkan keterampilan seperti kerja sama tim, komunikasi, dan pemecahan masalah yang diperlukan dalam industri kreatif.

5 of 31

Perkembangan Game

Game berasal dari bahasa Inggris yang berarti permainan. Secara istilah pengertian game adalah permainan yang diprogram pada suatu perangkat yang dapat dijalankan secara offline maupun online

Berdasarkan cara bermainnya, game dapat dijalankan pada perangkat yang tidak terhubung ke internet dan harus terhubung ke internet (online) untuk dapat mengakses suatu server yang terpusat.

Jika menilik perkembangan game pada zaman sekarang tentunya sudah sangat mudah dijalankan oleh berbagai platform yang tersedia. Meskipun teknologi pada zaman dahulu dibandingkan dengan zaman sekarang jauh berbeda, ternyata game sudah ada sejak dulu. Berikut ini merupakan uraian mengenai sejarah game.

6 of 31

1

3

2

4

Game Generasi I (1952 - 1975)

Tic-Tac-Toe merupakan game generasi pertama yang dibuat di University of Cambridge sebagai tesis atas milik A.S. Dauglas tahun 1952. Pada awlanya game ini bernama OXO sesuai dengan animasi pada game tersebut.

Tahun 1961, lagi dan lagi game dibangun oleh mahasiswa bernama Steve Russell. Game tersebut kemudian diberi nama SpaceWar. Game ini pula kerap dikatakan sebagai video game komputer digital generasi pertama.

Tahun 1958 William Higinbotham membuat game bernama Tennis for Two. Ia sempat dibilang menjadi pencipta video game pertama serta salah satu game pertama yang menggunakan tampilan berupa grafis

Tahun 1966 muncul game yang bernama Chase yang dibangun oleh Ralph Baer.

7 of 31

5

7

6

8

Game Generasi I (1952 - 1975)

Tahun 1971, dunia kembali dikejutkan dengan gebrakan dari Nolan Bushnell dan Ted Dabney yang membuat game Arcade SpaceWar yang bernama Computer Space.

Tahun 1975 Nakamura Manufacturing (Namco) meluncurkan video game arcade bernama Pong.

Tahun 1972 Nolan Bushnell dan Ted Dabney juga merilis Magnavox Odyssey yang sempat meledak di pasar dunia.

Tahun-tahun inilah yang menggebrak dunia teknologi semakin menjadi raksasa dan memicu pertumbuhan games pada generasi kedua.

8 of 31

Game Generasi II (1976-1983)

Tahun 1976 dunia game digebrak lagi oleh Fairchild dengan membuat sebuah game bernama VES (Video Entertainment System). Pada tahun berikutnya, perusahaan Atari yang didirikan oleh Bushnell dan Dabney juga meluncurkan game konsol menggunakan catridge, yaitu VCS (Video Computer System) Atari 2600 yang sangat disambut antusias oleh dunia.

Tahun 1980 dunia dihebohkan kembali dengan game Arcade 3D yang lagi lagi dibuat oleh Atari, yaitu Battlezone. Selain itu, Namco mengejutkan dunia dengan merilis Pac-Man dan Nintendo yang merilis Game and Watch seri video game handheld.

1

2

3

Tahun 1983 ternyata eksistensi konsol menurun dengan hadirnya PC yang semakin canggih kala itu.

9 of 31

Game Generasi III (1983-1986)

dunia dikejutkan dengan konsol yang bernama SL/Nintendo yang menampilkan gambar dan animasi dengan resolusi yang cukup tinggi pada saat itu

Akhir tahun 1983

Namun, siapa sangka game yang sangat menjadi primadona hingga sekarang, yakni game Super Mario ini meluas ke seluruh dunia. Melihat DEDIyang sangat menguntungkan, SEGA juga turut memperkenalkan video game mereka yaitu Dragon’s Lair

Tahun 1984

Terjadinya persaingan antara konsol Nintendo dan SEGA

1

2

3

10 of 31

Game Generasi IV (1988-1993)

Perkembangan game semakin bagus, baik dari segi suara, tampilan, maupun grafik. Hal ini tentu saja karena didukung oleh prosesor dengan 16 bit. Lagi dan lagi Nintendo dan SEGA terus saling menghajar pasar dengan mengeluarkan jenis-jenis konsol lainnya.

Tahun 1990, keduanya sama-sama mengeluarkan konsol baru kembali. SNES (Super Nintendo Entertainment System) yang dikeluarkan oleh Nintendo dan Sega Megadrive yang dikeluarkan oleh SEGA.

Tahun 1991, SEGA mencuri perhatian gamer dengan merilis game Sonic the Hedgehog yang akhirnya dapat mengalahkan pesaingnya, yakni Super Mario dari Nintendo.

Tahun 1992 Nintendo kembali bangkit dengan game Donkey Kong Country dan lagi-lagi SEGA meluncurkan game Vectorman.

11 of 31

Pada generasi keempat ini merupakan game dengan prosesor 32 bit. Pada tahun 1994, Perusahaan Atari meluncurkan konsol Jaguar. Namun, dengan hadirnya konsol berbasis CD yang dikeluarkan oleh Sony pada saat itu membuat dunia konsol semakin tergantikan dengan adanya CD. Hal inilah yang membuat salah satu dunia game sempat jatuh. Meskipun begitu, pada tahun 1996 Nintendo kemudian merilis Nintendo 64 dengan game Super Mario 64, Tomb Raider, dan lainnya. Setahun setelahnya, Sony menggebrak dunia kembali dengan konsol game yang bernama playstation. Sudah bisa ditebak, konsol berbasis CD ini sukses menjadi konsol terlaris hingga kini.

Game Generasi V (1994-1999)

12 of 31

Game Generasi VI (2000-sekarang)

SEGA memperkenalkan konsol 128 bit pertama, yakni SEGA Dreamcast yang bekerja pada Microsoft Windows CE.

Tahun 2000, Sony merilis Playstation2 dengan video game 128 bit juga dengan DVD pemain. Tahun 2001, Microsoft tak mau kalah mengejar, ia meluncurkan konsol game baru yang bernama XBox.

Nintendo tetap tidak surut dengan merilis GameCub yang menggunakan cakram optis DVD mini. Nintendo juga merilis konsol genggam Gameboy Advance dan Nintendo DS.

Tahun 2004, Sony bersaing dengan Microsoft yang terus berkembang dan merilis PSP (PlayStation Portable).

Namun, tahun 2005 Microsoft terus berkembang dengan XBox360. Pada tahun berikutnya, Sony mengeluarkan Playstation3. Pada generasi inilah, pasar didominasi oleh Sony dan XBox

13 of 31

Jenis - Jenis Game

14 of 31

Game Berdasarkan Jenis / Platform

Console Games

Handheld Games

PC Games

Mobile Legends Games

Game jenis ini biasanya dimainkan menggunakan personal computer, PC Desktop atau Laptop.

Game sat ini bisa dimainkan di console game khusus yang mudah dibawa seperti Sony PSP atau Nintendo DS.

Game jenis ini bisa dimainkan menggunakan konsol game tertentu seperti Playstation hingga Xbox.

Game jenis ini hadir semenjak era ponsel atau perangkat mobile. Game ini memang dibuat khusus untuk dimainkan pada mobile phone.

15 of 31

Action Game

Fighting Game

First Person Shooter (FPS)

Berdasarkan Genre

Dalam action game, pemain harus memiliki ketrampilan dan reaksi yang cepat untuk melawan musuh dan menghindari rintangan. Jenis game ini merupakan jenis game paling awal sebelum hadirnya genre-genre lain seperti fighting game hingga first person shooter.

Game jenis ini berisi pertarungan, dalam game ini, pemain dapat memilih karakter dengan kemampuan berbeda-beda. Contoh game jenis ini yang cukup terkenal ialah Mortal Kombat, Street fighter, Shadow Fight 3

Game jenis ini berisi tembak-menembak. Namun, dalam game ini pengguna akan memainkan tokoh dengan cara pandang orang pertama. Contoh game jenis ini ialah Dead Effect, Counter Strike, Call of Duta.

16 of 31

Third Person Shooter (TPS)

Real Time Strategy (RTS)

Role Playing Game (RPG)

Berdasarkan Genre

Mirip dengan FPS. Game tembak menembak ini hanya berbeda pada sudut pandang pemain. Biasanya game ini akan menampilkan pemain tampak setengah badan atau sudut pandang orang ketiga. Contoh game ini ialah Splatoon 3, Midnight Ghost Hunt, dan sebagainya.

Game jenis ini menitikberatkan unsur strategi, memerlukan kemampuan pemain untuk memimpin sebuah pasukan, mengelola sumber daya hingga membangun peradaban. Contoh game ialah Dota, Age of Empires Clash Of Clans, Lord of The Rings: Battle of Middle Earth, Mobile Legend.

Game ini pemain akan bebas menjelajah dunia game dan mengandung unsur leveling. Game RPG terbagi menjadi dua jenis yakni Action RPG dan turn based RPG. Contoh game RPG yaitu Animus, Eternal City, Final Fantasy, Dragon Hunter.

17 of 31

Adventure

Simulasi

Sport Game

Berdasarkan Genre

Game jenis ini berisi tentang petualangan. Game ini akan menekankan jalur cerita dan kemampuan berpikir pemain untuk menemukan petunjuk berikutnya. Game jenis ini contohnya, Ninja Arashi, Ocean Horn, The First Tree.

Game dengan genre ini hadir dengan konsep yang mirip kenyataan. Dalam game ini semua keputusan pemain berpengaruh pada karakter yang dimainkan. Contoh game ini ialah Sim City, Farming Simulator, Two Point Hospital

Game ini memiliki gameplay berbagai jenis olahraga di dunia. Intinya, pemain akan melakukan pertandingan olahraga secara virtual. Contoh game jenis ini ialah Soccer, FIFA, Tennis 3D, Biiliard 3D.

18 of 31

Racing Game

Multiplayer Game

Game Edukasi

Berdasarkan Genre

Game ini berisi game balapan atau kemampuan mengemudi baik motor dan mobil atau kendaraan lainnya. Game ini akan memacu adrenalin pemain untuk menjadi yang tercepat di sirkuit. Game jenis ini contohnya, cing game, Need for Speed, MotoGP 2022, Redout.

Game ini pemain akan bermain secara bersamaan dengan lebih dari 2 orang bahkan bisa ribuan orang bila memainkannya secara online. Rata-rata game ini menggunakan konsep strategi walaupun ada pula genre lainnya. Contoh game ini Ragnarok, Mobile Legend, Maple Story 2.

Game edukasi merupakan salah satu jenis game yang tidak hanya bersifat menghibur tetapi didalamnya mengandung pengetahuan yang disampaikan kepada penggunanya.

19 of 31

Tahapan Pengembangan Game

20 of 31

1. Pembuatan Konsep Game

Ada 2 tahapan pembuatan konsep game, yakni having idea dan shaping the idea. Tahap having idea meliputi :

(a) inspirasi, yakni mencari dan mengembangkan ide

(b) sintesis yakni mengkompilasi sebaran ide menjadi ide yang original

(c) resonansi, yakni brainstorming membangun sinergi dari komponen game yang lain

(d) sinergi, yakni 16 memilih alternatif yang paling optimal untuk dibawa ke tahap berikutnya.

Tahap shaping the idea adalah mengungkapkan ide ke dalam 5 komponen, yakni style,plot, setting, character, theme.

21 of 31

Style adalah adalah genre atau kombinasi genre yang digunakan di dalam game. Genre ditentukan oleh desain terkait pengalaman menarik apa yang ingin diberikan kepada player. Apakah akan bertarung dengan player, atau menguji intelektualitas player.

Style ATAU GAYA GAYAAN

Plot adalah rangkaian kejadian yang membangun story. Hubungan satu kejadian dengan kejadian lain bisa sebab akibat atau berbarengan atau acuan atau hanya sekedar urutan waktu (narasi). Plot ada yang dibangun oleh desainer dan ditambahkan ke dalam game (designer story), dan ada yang dibangkitkan oleh pilihan pemain (player story).

Plot

Setting

Setting mendefinisikan tentang latar tempat, latar waktu, latar lingkungan, latar suasana, termasuk siapa orang-orang yang tinggal pada latar tersebut. Misalnya space dari game tetris adalah kumpulan sel yang secara lojik memiliki aturan dan relasi tertentu.

Character

Karakter yang didefinisikan di konsep desain adalah karakter dari player. Bagi publisher, karakter adalah icon marketing. Sedangkan bagi desainer karakter berfungsi untuk memperkuat alur cerita game. Model interaksi karakter bisa sebagai first person atau third person.

Theme

Tema adalah ide filosofis dari game. Tema akan memberikan inside feeling bagi pemain dalam bermain, seperti menjadi pahlawan, menjadi anak yang berbakti dan sebagainya lainnya.

1

2

3

4

5

22 of 31

2. Perancangan Elemen Game

Elemen game bagi seorang desainer game adalah seperti warna bagi seorang pelukis. Elemen game adalah alat yang bisa digunakan untuk menciptakan permainan. Berikut ini klasifikasi elemen game menjadi tiga jenis (Rouse,2005).

Karakter

Karakter adalah personality yang terlibat di dalam game dan memungkinkan akan terjadi dialog diantara mereka. Ada 2 macam karakter, yakni pemain character (PC), non pemain character(NPC).

Item

Item adalah entitas yang bisa diambil, dibeli, didapat, dikumpulkan, dimiliki dan digunakan atau dimanipulasi dengan berbagai cara oleh pemain dalam menjalankan misinya berdasarkan kondisi tertentu. Semisal jenis senjata, jenis pesawat tempur dimulai dengan property dan 18 behavior yang sederhana hingga yang kompleks.

Objek / Entitas

Objek/Entitas adalah objek yang muncul di dalam game namun tidak memiliki kecerdasan. Entitas ini ada yang bisa dipilih oleh pemain, ada yang tidak bisa dipilih , ada yang tidak bisa dioperasikan, ada juga yang bisa dioperasikan dengan cara tertentu saja. Contoh entitas yang termasuk klasifikasi ini adalah pintu yang bisa dibuka dan ditutup, elemen puzzle, lapangan tempat bermain, lingkungan sekolah.

23 of 31

3. Perancangan Gameplay

Core design dari game terletak pada gameplay (Rolling,2004). Gameplay akan mengatur gerakan elemen dan aspek dramatik lain di dalam game ketika merespon aksi dari player, termasuk ketika player tidak melakukan aksi apa-apa. Gameplay adalah pola, aturan, atau mekanisme yang mengatur bagaimana proses interaksi pemain dengan game yang diciptakan.

Gameplay dibagi menjadi goal, mechanic, game balance, dan level. Gameplay yang ideal dari aspek non linierity mampu memberikan rangkaian pengalaman yang berbeda ketika seorang player mengulang kembali bermain game dari awal. Pengalaman seorang player melalui level 1 pada kali pertama berbeda ketika melalui level yang sama pada kali kedua.

24 of 31

25 of 31

4. Game Production

Pada tahap ini seluruh desain yang telah dibuat sebelumnya berupa semua elemen game (asset dan karakter), gameplay, semua dipadukan menggunakan game engine tertentu, sehingga menjadi sebuah game utuh. Selanjutnya dilakukan game testing, untuk mengetahui apakah semua komponen game telah memberikan user experience sesuai yang diharapkan, sekaligus juga mendeteksi jika ada permasalahan teknis mencakup fungsionalitas game dan performance game.

26 of 31

Diskusikan dalam kelompok masing-masing, tentang analisis sebuah game, dengan

ketentuan seperti berikut ini.

    • Kelompok 1 menganalisis game Genshin Impact
    • Kelompok 2 menganalisis game Subway Surfers
    • Kelompok 3 menganalisis game Fast Street
    • Kelompok 4 menganalisis game Yoshi Crafted World
    • Kelompok 5 menganalisis game Mobile Legend
    • Kelompok 6 menganalisis game Minecraft

Beberapa hal yang perlu dianalisa yaitu:

    • Konsep game (termasuk alur cerita game)
    • Jenis game
    • Elemen game (game asset mencakup karakter (PC dan NPC), lingkungan, kendaraan, serta objek lain dalam game)
    • Gameplay, te rmasuk misi/tujuan yang harus dicapai pengguna

Lembar Kerja 1

27 of 31

Perancangan Game

28 of 31

Storyboard

Misalnya untuk jenis game RTS, maka ada strategi tertentu yang dapat dilakukan pemain untuk mencapai tujuan sehingga dapat memenangkan game. Storyboard bisa dibuat dalam berbagai bentuk, bisa dalam bentuk sketsa gambar, tabel, dan sebagainya. Berikut ini adalah beberapa contoh storyboard sebuah game.

storyboard secara umum yaitu sketsa yang menggambarkan alur cerita. Storyboard pada game sedikit berbeda dari storyboard animasi, dimana pada storyboard game bukan hanya menampilkan alur cerita, tetapi juga alur permainan serta tujuan atau misi yang harus dicapai oleh pemain/pengguna untuk memenangkan game , sesuai jenis game tersebut.

29 of 31

30 of 31

31 of 31

Membuatan storyboard game dengan ketentuan seperti berikut ini.

    • Dibuat secara individu
    • Menentukan judul game dan jenis game
    • Identifikasi semua elemen game yang dibutuhkan (mencakup karakter, lingkungan, dan objek lain dalam game).
    • Buatlah storyboard untuk game tersebut mencakup alur cerita, gambar karakter dan lingkungan game, serta gameplay (bisa dalam bentuk tabel, sketsa, atau dalam bentuk uraian seperti contoh dalam modul ini)

Lembar Kerja 2