1 of 28

MONITORING PENGISIAN LAPORAN MINGGUAN DALAM APLIKASI SKDR

Substansi Surveilans �Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)

Bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota

Yogyakarta, 11-13 Januari 2022

2 of 28

LIA SEPTIANA

SUBSTANSI SURVEILANS DIT. SURKARKES

081219194832

liaseptiana80@gmail.com

Gugus Depan Matraman Jakarta Timur

3 of 28

3

Hasil

Pembelajaran

(TPU)

Peserta mampu melakukan monitoring pengisian laporan mingguan dalam aplikasi SKDR

4 of 28

4

Indikator Hasil

Belajar

(TPK)

Peserta mampu:

  1. Menjelaskan Indikator Laporan SKDR
  2. Melakukan penilaian indikator laporan SKDR

5 of 28

POKOK BAHASAN

Indikator Laporan SKDR

1

6 of 28

Pendahuluan

  • SKDR🡪 Tool yang digunakan untuk mendekteksi ancaman terhadap KLB yang dilaporkan secara mingguan oleh PKM, RS dan Laboratorium dalam Web Aplikasi SKDR
  • Pelaporan secara Short Message Service (SMS) ataupun Whats App (WA)
  • Kasus yang di laporkan adalah kasus baru
  • Sasaran populasi SKDR🡪 masyarakat di wilayah kerja PKM, RS dan Laboratorium
  • Populasi🡪wilayah administrasi mulai dari kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional

7 of 28

Indikator Surveilans�Terkait Renstra – IKK 20-24

Respons Peringatin Dini Kejadian Luar Biasa

Presentase Kabupaten/kota yang merespons peringatan dini KLB (alert sistem) minimal 80%

DO

2015

2016

2017

2018

2019

60%

80%

75%

70%

65%

Target Nasional Dan Provinsi

8 of 28

Penilaian Kinerja SKDR

Indikator SKDR

Ketepatan�(80%)

Respons Alert

(90%)

Kelengkapan

(90%)

9 of 28

Format Laporan Mingguan

Website SKDR

0818-0681-8190

SKDR(spasi)minggu#Tahun#datapelaporan

Manual#Minggu#data pelaporan

Minggu#Minggu#data pelaporan

10 of 28

11 of 28

�1. Laporan tidak boleh di rapel

2. Tidak menambahkan teks selain format laporan

3. Mengirim laporan tidak sesuai dengan teks

Jika ada pertanyaan�Format: laporspasipertanyaan

0818-0681-8190

12 of 28

�1. Laporan tidak boleh di rapel

2. Tidak menambahkan teks selain format laporan

3. Mengirim laporan tidak sesuai dengan teks

Jika ada pertanyaan�Format: laporspasipertanyaan

0818-0681-8190

13 of 28

Kelengkapan Laporan

  • Dihitung berdasarkan data mingguan yang dilaporkan satu minggu sebelumnya
  • Perhitungan dengan cara menilai jumlah laporan yang masuk dibagi dengan jumlah laporan yang harus masuk dikali 100%.

Contoh:

  1. Saat ini adalah minggu ke-26, Puskesmas A sampai minggu ke-26 hanya melaporkan 20 minggu, maka kelengkapan laporan Puskesmas A adalah 20/26x100% = 76,9%
  2. Kabupaten Rejo memiliki 12 puskesmas. Saat ini adalah minggu ke 25. Jumlah laporan yang masuk sebanyak 270 dari 12 puskesmas. Seharusnya laporan yang masuk dari 12 puskesmas adalah 300. Maka kelengkapan laporan SKDR Puskesmas di Kabupaten B adalah 270/300x100%= 90%

14 of 28

Ketepatan Laporan

  • Laporan dari unit pelapor yang masuk tepat waktu ke dalam web hari senin atau selasa pada minggu epidemiologi berikutnya
  • Minggu epidemiologi dimulai dari hari senin-minggu

Contoh:

Hari ini adalah hari Senin, minggu epid ke-25. Maka laporan yang harus dikirim adalah laporan minggu epid ke-24. Bila puskesmas lapor hari Senin atau Selasa pukul 23.59 WIB maka laporannya dihitung sebagai tepat waktu. Jika laporan minggu epidemiologi 24 baru dikirimkan pada minggu ke 27, maka laporan terhitung oleh sistem sebagai tidak tepat waktu.

15 of 28

Sinyal/Alert di Respon

  • Alert/sinyal kewaspadaan yang muncul dalam web SKDR yang WAJIB di verifikasi
  • Alert yang muncul belum dapat di katakan KLB
  • Jumlah alert yang direspon oleh puskesmas atau kabupaten/kota dibagi jumlah alert yang muncul dalam sistem pada periode waktu tertentu
  • Respons dari sinyal/alert yang muncul:
  • Hasil verifikasi alert dan validasi data
  • Upaya yang telah di lakukan (PE dan hasil PE dan RTL)

16 of 28

1

2

3

Langkah-langkah dalam mengases fitur alert

  1. SKDR
  2. ANALISA DATA
  3. ALERT

17 of 28

18 of 28

POKOK BAHASAN

Penilaian indikator laporan SKDR

2

19 of 28

Validasi Data Unit Pelaporan

  1. Puskesmas
  2. Cek kasus yang dilaporkan sesuai dengan DO penyakit
  3. Sebelum dikirimkan cek kembali data apakah sudah divalidasi dan tercatat di unit pelapor
  4. Saat menerima data dari jejaring kerja:
  5. cek periode laporan,
  6. nomor urut form mingguan,
  7. periode laporan benar
  8. Pastikan jumlah kasus sesuai dengan laporan
  9. Kode penyakit sesuai dengan pedoman
  10. Cek kewajaran dari data yang dilaporkan

20 of 28

II. Kabupaten/Kota, RS dan Lab

  • Pastikan unit pelapor melaporkan data secara baik dan benar
  • Memastikan bahwa periode laporan adalah benar
  • Memastikan jumlah kasus yang dilaporkan untuk setiap penyakit
  • Cek kembali kewajaran data yang dilaporkan (contoh: kasus diare biasanya banyak tetapi hanya dilaporkan dalam jumlah kecil)
  • Lakukan verifikasi/perbaikan data jika diperlukan
  • Setelah menjalankan laporan mingguan, cek hasilnya (tabel, grafik dan peta) apakah ada kesalahan/ error

21 of 28

Penilaian Kelengkapan Laporan

  • Persentase penilaian dilakukan berdasrakan data yang dilaporkan
  • Kabupaten/kota harus menilai kelengkapan laporan dari masing-masing unit pelapor
  • Jika laporan tidak sesuai dengan jumlah minggu laporan makan kab/kota segera menghubungi petugas untuk mengirimkan laporan tersebut

22 of 28

Penilaian Ketepatan Laporan

  • Penilaian ketepatan laporan berdasarkan presentase laporan yang masuk dalam web SKDR
  • Laporan yang masuk dalam web SKDR akan dinilai oleh kab/kota
  • Jika laporan yang masuk dalam web SKDR tidak sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan maka kabupaten kota segera menghubungi petugas puskesmas untuk mengirimkan laporan SKDR sesuai dengan batas waktu pengiriman laporan yang tidak boleh lebih dari hari Senin atau Selasa pukul 23.59 WIB

23 of 28

Alert/Sinyal di Respons

  • Alert/sinyal yang dinilai dalam SKDR ditentukan berdasarkan jumlah alert yang muncul direspons dan diverifikasi oleh kab/kota
  • Alert akan muncul secara otomatis dalam web SKDR jika melebihi nilai ambang batas sesuai dengan masing-masing jenis penyakit
  • Alert yang muncul harus segera dilakukan verifikasi atau tindak lanjut

24 of 28

Rangkuman

  • Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) /Early Warning Alert Response and System (EWARS) merupakan sistem yang berfungsi dalam mendeteksi adanya ancaman indikasi KLB penyakit menular
  • Pelaporan dilakukan secara mingguan dan rutin oleh Puskesmas, RS dan Laboratorium ke dalam aplikasi SKDR.
  • Laporan dikirimkan melalui Short Message Service (SMS) atau layanan pesan digital Whats App (WA) dengan format laporan yang sudah dibuat ke dalam aplikasi web SKDR
  • Indikator yang dinilai dalam pelaporan SKDR adalah kelengkapan, ketepatan serta sinyal alert yang direspon oleh kabupaten kota

25 of 28

26 of 28

PENUGASAN �KELOMPOK

Monitoring Pengisian Laporan Mingguan Dalam Aplikasi SKDR

27 of 28

Pembagian Tugas

  1. Peserta di bagi dalam 5 kelompok
  2. Setiap Kelompok menunjuk Ketua Kelompoknya
  3. Setiap kelompok mendiskusikan tugas Kelompoknya:
  4. Menganalisa laporan yang ada di web SKDR untuk menentukan penilaian Indikator SKDR (kelengkapan, ketepatan dan alert yang direspon) berdasarkan instansi institusi
  5. Tuangkan hasil analisa dalam bentuk bulletin mingguan sebagai hasil dari capain indikator yg diperolah dari masing-masing kelompok
  6. Diskusi dilakukan selama 45 menit

4. Masing-masing kelompok melakukan presentasi selama 10 menit

##Selamat Bekerja##�

28 of 28