Mari sijaga kebadian ruang ibadahta, terlebih-lebih mari si mateken HPnta
2
2
GBKP RUNGGUN TEBING TINGGI
KEBAKTIAN BAHASA INDONESIA
PUKUL : 10.00 WIB
Yang Melayani :
Pdt. Emmy Sari Br. Tarigan, S.Th
Minggu advent iii
71 Desember 2023
S A M B U T A N
PENGANTAR IBADAH
KJ 017 : 1,3
1. | Tuhan Allah hadir, pada saat ini Hai sembah sujud disini Diam dengan hormat, tubuh serta jiwa, tunduklah menghadap Dia Marilah, umatNya, hati mu serahkan Dalam kerendahan |
Jemaat Berdiri
KJ 017 : 1,3
3. | Kami menanggalkan hasrat sia - sia, keinginan manusia; jiwa raga kami, hidup seluruhnya, Tuhan, kaulah yang empunya. Dikaulah, Yang Esa, patut dimuliakan seberhana alam. |
VOTUM & SALAM
Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
(Lukas 3 : 16)
PKJ 002 : 1
1. | Mulia, mulia namaNya. Bagi Yesus kemuliaan, puji, sembah! Mulia, kekuasaanNya Memb’ri berkat bagi jemaat, Bersyukurlah! Pujilah, tinggikanlah Rajamu Yesus. Dialah selamanya Sang Raja benar! Mulia, mulia namaNya! Sang Penebus, Mahakudus, Mahabesar. |
Jemaat Duduk
Pujian bagi keagungan allah
L | : | Allah adalah Tuhan yang Agung, yang penuh dengan kemuliaan di seluruh alam semesta |
J | : | Terpujilah Tuhan di seluruh alam semesta |
Pujian bagi keagungan allah
L | : | Tuhan Allah adalah pencipta alam semesta, Dia berkuasa atas seluruh ciptaanNya |
J | : | Kami memuji keagunganMu, sebab Engkaulah yang berkuasa atas seluruh ciptaanMu |
Pujian bagi keagungan allah
L | : | Janji Tuhan kekal untuk selama-lamanya |
J | : | Ya Tuhan, JanjiMu adalah pegangan bagi hidup kami. Ya Tuhan, hanya Engkau yang layak di puji dan di sembah di bumi dan di Sorga. |
KJ 014 : 1-2
1. | Muliakanlah Tuhan Allah, muliakan Tuhan Allah, muliakan pimpinanNya dalam kasih sayangNya. |
2. | Kami datang kepadaMu, kami datang kepadaMu, bersyukur sebulat hati, kar'na kasihMu besar. |
Kehidupan manusia yang menantikan kedatangan tuhan
L | : | Saat ini kita diberi kesempatan untuk menilik kembali pikiran dan perbuatan dalam hal kesiapan kita menyambut kedatangan Tuhan dan merenungkannya. |
SAAT TEDUH
Kehidupan manusia yang menantikan kedatangan tuhan
L | : | Tuhan berjanji untuk datang ke dunia dan memperlihatkan kemuliaanNya bagi kita. KedatanganNya membawa damai dan keselamatan. Sudahkah kita menyambut kedatangan Tuhan? |
J | : | … |
J | : | Ya Tuhan yang membawa damai bagi dunia, kami mengaku terkadang lupa untuk mempersiapkan diri menyambut kedatanganMu. Kami lebih tertarik atas kesenangan dunia dan lupa akan sukacita yang Tuhan bawa bagi kami. |
Kehidupan manusia yang menantikan kedatangan tuhan
KJ 026 : 1-3
1. | Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t'rus Reff: Yesus, Tuhan, dengar doaku; Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t'rus. |
KJ 026 : 1-3
2. | Di hadapan takhta rahmat aku menyembah tunduk dalam penyesalan. Tuhan tolonglah! Reff: Yesus, Tuhan, dengar doaku; Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t'rus. |
KJ 026 : 1-3
3. | Ini saja andalanku: jasa kurbanku Hatiku yang hancur luluh buatlah sembuh. Reff: Yesus, Tuhan, dengar doaku; Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t'rus. |
Janji tuhan bagi orang yang mengakui kelemahannya
L | : | “Karena itu saudara-saudara, bersabarlah sampai kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat” (Yakobus 5:7-8) |
Jemaat Berdiri
NKB 052 : 1,3
1. | Hai orang yang beriman, tetap waspadalah! Sebab t’lah larut malam kelam bertambahlah. Hai jagalah pelita dan janganlah cemas, berjaga dan berdoa, k’lak datang Pelepas. |
NKB 052 : 1,3
3. | ‘Kau yang dinanti-nanti, ya Yesus, datanglah. O Surya Kebenaran, terbit dan naiklah. Sambil tundukkan diri, jemaat berdoalah: Penghibur, Jurus’lamat, ya datanglah seg’ra! |
Firman Allah Yohanes 1 : 19 – 28
(Tunggal)
(Jemaat Duduk)
19. | Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" |
20. | Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." |
21. | Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" |
Yohanes 1 : 19 – 28
22. | Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" |
Yohanes 1 : 19 – 28
23. | Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." |
24. | Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. |
Yohanes 1 : 19 – 28
25. | Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?" |
Yohanes 1 : 19 – 28
26. | Yohanes menjawab mereka, katanya: "Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, |
27. | yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak." |
Yohanes 1 : 19 – 28
28. | Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis. |
Yohanes 1 : 19 – 28
Lit. | : | Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan, yang memelihara, serta melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, Maranatha. |
Jem. | : | (Dinyanyikan) Ma ra na tha, Ma ra na tha, Ma ra na … tha. |
Tema :
“Persiapkan Jalan Bagi Tuhan”
Yesaya 40 : 3 - 11
(Tunggal)
Pdt. Emmi Sari Br. Tarigan, S.Th
3. | Ada suara yang berseru-seru: "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! |
Yesaya 40 : 3 – 11
4. | Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; |
Yesaya 40 : 3 – 11
5. | maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya." |
Yesaya 40 : 3 – 11
6. | Ada suara yang berkata: "Berserulah!" Jawabku: "Apakah yang harus kuserukan?" "Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang. |
Yesaya 40 : 3 – 11
7. | Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, apabila TUHAN menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput. |
8. | Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya." |
Yesaya 40 : 3 – 11
9. | Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: "Lihat, itu Allahmu!" |
Yesaya 40 : 3 – 11
10. | Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. |
Yesaya 40 : 3 – 11
11. | Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati. |
Yesaya 40 : 3 – 11
Tema :
“Persiapkan Jalan Bagi Tuhan”
Yesaya 40 : 3 - 11
Pdt. Emmi Sari Br. Tarigan, S.Th
Pengakuan Iman
(Jemaat Berdiri)
Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi. Dan aku percaya kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan Am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging, dan hidup yang kekal. Amin.
Lit. | : | “Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya” |
(Jemaat Duduk)
PKJ 146 : 1-
1. | Bawa persembahanmu dalam rumah Tuhan dengan rela hatimu, janganlah jemu. Bawa persembahanmu, bawa dengan suka. Reff: Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu. Bawa persembahanmu, ucaplah syukur. |
PKJ 146 : 1-
2. | Rahmat Tuhan padamu tidak tertandingi oleh apa saja pun dalam dunia. Kasih dan karunia sudah kau terima. Reff: Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu. Bawa persembahanmu, ucaplah syukur. |
PKJ 146 : 1-
3. | Persembahkan dirimu untuk Tuhan pakai agar kerajaanNya makin nyatalah. Damai dan sejahtera diberikan Tuhan. Reff: Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu. Bawa persembahanmu, ucaplah syukur. |
L | : | Allah mempersiapkan segala kebaikan bagi kita, kedatanganNya ke dunia untuk membawa anak-anakNya ke dalam kemuliaanNya, oleh karena itu tetaplah sabar dalam penantian! |
J | : | Ya Tuhan, aku berjanji setia dalam menjalankan perintah Tuhan untuk mempersiapkan kedatanganMu. |
TEKAD
(Jemaat Berdiri)
L | : | Tuhan akan datang kembali, membawa hidup kita ke dalam kekekalan dan kedamaian. |
J | : | Ya Tuhan, aku senantiasa setia dalam pengharapan atas sukacita yang Engkau siapkan. Dan mau memberi hidupku untuk mempersiapkan jalan bagi kedatanganMu. |
TEKAD
NKB 188 : 1,3
1. | Tiap langkahku diatur oleh Tuhan dan tangan kasihNya memimpinku. Di tengah badai dunia menakutkan, hatiku tetap tenang teduh. Reff: Tiap langkahku ‘ku tahu yang Tuhan pimpin ke tempat tinggi ‘ku dihantarNya, hingga sekali nanti aku tiba di rumah Bapa sorga yang baka. |
NKB 188 : 1,3
3. | Di dalam Tuhan saja harapanku, sebab di tanganNya sejahtera; DibukaNya Yerusalem yang baru, kota Allah suci mulia. Reff: Tiap langkahku ‘ku tahu yang Tuhan pimpin ke tempat tinggi ‘ku dihantarNya, hingga sekali nanti aku tiba di rumah Bapa sorga yang baka. |
Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin
Kemurahan hati dari Yesus Kristus, Kasih Allah dan penyertaan Roh Kudus menyertai kita sekalian. Amin. Jemaat : A....min, A.......min, A......min |
Saat Teduh
Selamat Hari Minggu