1 of 21

Etika dan Plagiasi

PERTEMUAN 11

BAHASA INDONESIA

Meiliza, S.Kom., M.T.I.

2 of 21

  • memahami pengertian etika, plagiat/ plagiarisme, plagiator
  • memahami prinsip etika penulisan karya ilmiah;
  • memahami kode etik penulis dan bentuk pelanggaran etika penulisan;
  • memahami jenis plagiat/plagiarisme;
  • memahami strategi menghindari plagiat/plagiarisme;
  • memahami hukum dan sanksi plagiat/plagiarisme

3 of 21

Etika

  • Etika adalah aturan, norma, atau prosedur yang biasanya digunakan sebagai pedoman atau prinsip untuk kinerja tindakan dan perilaku individu.
  • Penerapan standar ini erat kaitannya dengan baik buruknya karakter individu dalam masyarakat.
  • Jadi etika adalah ilmu yang mengkaji baik dan jahat serta tugas, hak dan tanggung jawab baik secara sosial maupun moral bagi setiap orang dalam kehidupan sosialnya.

4 of 21

Ciri/Sifat Etika

1. Sifat absolute atau mutlak

2. Etika untuk menilai apakah perbuatan manusia itu baik atau buruk.

3. Etika erat kaitannya dengan perbuatan atau tingkah laku manusia.

4. Etika juga berkaitan dengan cara pandang akal budi manusia.

5 of 21

Etika Penulisan

6 of 21

Mengapa Etika Penulisan Penting?

  1. Dalam proses menyusun Karya Tulis Ilmiah, memang setiap peneliti disebut punya kebebasan menuliskan apa yang ditemukannya. Hanya saja, proses penulisannya ternyata tidak bisa sembarangan.
  2. Adanya etika penulisan ilmiah adalah untuk mencegah atau mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindakan yang merugikan penulis lain. Misalnya mengambil tulisan ilmiah orang lain(Plagiarisme).
  3. Sehingga etika ini pada dasarnya melindungi setiap peneliti dan penulis KTI dari tindak kejahatan pihak tak bertanggung jawab yang memanfaatkan karyanya.

7 of 21

Sifat Etika Penulisan

1. Kejujuran

    • penulis diharapkan bersikap jujur dalam menuliskan isi KTI yang dibuat. Yakni disesuaikan dengan data di lapangan atau data yang didapatkan. 

2. Bebas Plagiarisme

    • Isi KTI diharapkan dan diwajibkan murni karya sendiri. Jika memang melakukan pengambilan suatu kalimat, misalnya definisi maka wajib mencantumkan sumber sesuai ketentuan. 

3. Menjunjung Hak Cipta

    • Penulis KTI wajib menghindari pelanggaran Hak Cipta�Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta

4. Keabsahan

    • Penulis wajib menjelaskan ide atau gagasan pokok dengan baik. Gagasan ini adalah hasil buah pikiran sendiri dan dijabarkan dengan jelas, sehingga mencegah plagiarisme sekaligus mencegah pembaca salah tafsir.

5. Keterandalan

    • KTI yang disusun harus menjelaskan suatu data atau informasi dengan baik dan benar sesuai data di lapangan dan dapat dijamin validasinya.

8 of 21

Kode Etik Penulis

Melahirkan karya orisinal

Menjaga kebenaran dan manfaat serta makna informasi yang disebarkan sehingga tidak menyesatkan

Menulis secara cermat, teliti, tepat

Bertanggung jawab secara akademis atas tulisannya

Memberi manfaat kepada masyarakat pengguna

9 of 21

Bentuk Pelanggaran Ilmiah

1. Fabrikasi

2. Falsifikasi

3. Plagiat

4. Kepengarangan Tidak Sah

5. Konflik Kepentingan

6. Pengajuan Jamak

10 of 21

Fabrikasi

  • Fabrikasi adalah menyampaikan hal yang tidak ada ke dalam tulisan, atau melakukan rekayasa. Misalnya hasil penelitian A akan tetapi dicantumkan di KTI adalah B. 

Bentuk Pelanggaran Ilmiah

11 of 21

Falsifikasi

  • Falsifikasi adalah tindakan memalsukan data atau informasi dalam kegiatan penelitian. Misalnya, peneliti kesulitan menemukan referensi maka digunakan referensi A yang sebenarnya isinya tidak sesuai. 

Bentuk Pelanggaran Ilmiah

12 of 21

Plagiat

  • Plagiat atau plagiarisme adalah tindakan menjiplak atau mengambil karya orang lain yang diakui karya sendiri. Misalnya copy paste KTI milik penulis A untuk efisiensi waktu tanpa mencantumkan sumber. 

Bentuk Pelanggaran Ilmiah

13 of 21

Kepengarangan Tidak Sah

  • Kepengarangan tidak sah adalah tindakan mencantumkan maupun menghapus nama penulis dalam KTI yang ditulis bersama-sama. Misalnya KTI A ditulis 3 Peneliti, akan tetapi salah satunya tidak dicantumkan padahal punya kontribusi. 

Bentuk Pelanggaran Ilmiah

14 of 21

Konflik Kepentingan

  • Konflik kepentingan adalah penulisan KTI dengan tujuan mengikuti kepentingan pihak tertentu. Misalnya penelitian Penulis didanai perusahaan X, perusahaan ingin namanya disebut dalam KTI secara positif. Penulis kemudian menyajikan data penelitian yang rekayasa untuk memenuhi perspektif tersebut yang menjadi permintaan perusahaan X. 

Bentuk Pelanggaran Ilmiah

15 of 21

Pengajuan Jamak

  • Pengajuan jamak adalah mempublikasikan satu naskah ke beberapa pihak publikasi baik jurnal maupun penerbit. Misalnya, karya judul X dikirimkan ke jurnal A dan jurnal B padahal isinya sama sehingga pengajuan ke lebih dari satu tempat. Jika terbit bersamaan maka termasuk kedalam self plagiarism

Bentuk Pelanggaran Ilmiah

16 of 21

Plagiarisme

17 of 21

Pengertian Plagiarisme

  • Menurut KBBI, Plagiat atau Plagiarisme merupakan aktivitas pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah milik sendiri atau karangan sendiri.
    • Sederhananya, plagiat adalah aktivitas menjiplak karangan orang lain dan mengakuinya sebagai karangan sendiri tanpa seizin pembuatnya.
  • Plagiat termasuk dalam tindakan kejahatan yang melanggar hak cipta dan pelaku yang melakukan plagiat disebut sebagai plagiator.

18 of 21

Tipe-tipe Plagiarisme

  • 1. Plagiarisme Kata demi Kata (Word for word Plagiarism), Plagiator menggunakan kata-kata penulis lain (persis) tanpa menyebutkan sumbernya.
  • 2. Plagiarisme atas sumber (Plagiarism of Source), Plagiator menggunakan gagasan orang lain tanpa memberikan pengakuan yang cukup (tanpa menyebutkan sumbernya secara jelas).
  • 3. Plagiarisme Kepengarangan (Plagiarism of Authorship), Plagiator mengaku sebagai pengarang karya tulis dari karya orang lain.
  • 4. Self Plagiarism, Termasuk dalam tipe ini adalah penulis mempublikasikan satu artikel pada lebih dari satu redaksi publikasi. Dan mendaur ulang karya tulis/ karya ilmiah.

19 of 21

Sources

20 of 21

Tugas Besar

    • Buatlah sebuah karya ilmiah tentang Bahasa Indonesia dalam dunia Pendidikan dan teknologi informasi

    • Struktur penulisan :
  • Halaman Judul
  • Daftar Isi
  • Pendahuluan
  • Pembahasan
  • Kesimpulan
  • Daftar Pustaka

21 of 21

Thank You…