1 of 18

KONTRIBUSI ASN

UNTUK INDONESIA MAJU

23 Januari 2025

Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak.

Rektor

2 of 18

OUTLINE

KARAKTERTISTIK NEGARA MAJU DAN POSISI INDONESIA SERTA JAWA TIMU

KONDISI ASN

TANTANGAN PEMERINTAH

ASTA CITA DAN PERAN ASN

PENUTUP

Universitas Airlangga

3 of 18

KARAKTERISTIK NEGARA MAJU

1. PDB PER KAPITA

Minimal USD 13.000

3. DIVERSIFIED & KNOWLEDGE-BASED ECONOMIES

TFP level minimum 1,6%

2. KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (IPM)

Setidaknya 85

4. KETIMPANGAN PENDAPATAN YANG RENDAH

Tingkat Kemiskinan 2%

Untuk pencapaian growth sebesar 9% tidak dapat hanya bergantung pada keberadaan sumber daya alam, tetapi harus didukung dengan peningkatan kualitas SDM.

SEKTOR PENDIDIKAN SEBAGAI PRIME MOVER MENUJU KEMAJUAN & KESEJAHTERAAN INDONESIA

MINIMUM GROWTH 9%

Universitas Airlangga

4 of 18

POSISI INDONESIA DIBANDINGKAN NEGARA LAIN

Sumber Data: hdr.undp.org

Sumber data: World Bank

Sumber data: World Bank

Sumber data: World Bank

Sumber data: World Bank

Sumber data: OECD

Universitas Airlangga

5 of 18

POTRET KONDISI JAWA TIMUR

IPM: 73,38/#15

Sumber: bps.go.id1

IPM Jawa Timur (2023) berada pada peringkat 15 dari seluruh provinsi di Indonesia dan berada di bawah rata-rata nasional sebesar 73,55.

APK PT: 31,84%*/31,45%**

Sumber: bps2

APK SLTA: 89,26%*/86,34%**

Sumber: bps3

Tingkat Kemiskinan: 9,79%*/9,03%**

Sumber: bps4

Youth Unemployment: 17,27%*/16,85%**

Sumber: bps5

Infratruktur Sekolah Kejuruan: 25,84%*/30,88%**

Sumber: PDDIKTI

Angka Putus Kuliah: 5%*/4%**

Sumber: PDDIKTI

Keterangan: *)Data di Jawa Timur; **)Data Nasional.

Universitas Airlangga

6 of 18

PETA ASN DI INDONESIA (2024)

Sumber: Buku Statistik ASN, BKN

Universitas Airlangga

7 of 18

ASN BERDASARKAN JENIS JABATAN

Sumber: Buku Statistik ASN, BKN

Berdasarkan data, jumlah ASN yang memiliki jabatan fungsional lebih banyak dari pada jabatan yang lain.

Oleh sebab itu, perlunya optimalisasi ASN sesuai dengan fungsionalnya masing-masing agar bisa memberikan kontribusi maksimal baik untuk daerahnya maupun secara nasional.

Universitas Airlangga

8 of 18

TANTANGAN PEMERINTAH DAN ASN

UNTUK MENDUKUNG TRANSISI EKONOMI MENUJU NEGARA MAJU

Untuk mendukung transisi ekonomi menuju negara maju, sektor pemerintahan menghadapi sejumlah tantangan yang kompleks:

Tantangan Tata Kelola dan Birokrasi

Para ASN perlu didorong untuk memanfaatkan teknologi digital secara optimal dan juga mengedepankan pelayanan prima untuk menghindari proses yang tidak efisien.

Tantangan Global dan Geopolitik

Terdapat kebutuhan untuk memenuhi standar internasional seperti adanya kegiatan investasi dari asing. Oleh sebab itu sebagai SDM pemerintah perlunya peningkatan skill berstandar internasional.

Tantangan dalam Stabilitas Politik dan Hukum

Berbagai praktik korupsi dan hukum yang lemah menjadi kerentanan apabila ingin menjadi negara maju. Oleh sebab itu, sebagai aparat negara, integritas menjadi hal yang sangat penting.

Tantangan Lingkungan dan Keberlanjutan

Sumber daya alam memiliki keterbatasan sehingga perlu dikontrol. SDM kita perlu mendukung konsep keberlanjutan dan komitmen menjaga lingkungan.

Tantangan dalam Infrastruktur dan Digitalisasi

Pemerataan infrasturktur menjadi tugas pemerintah, namun secara pribadi, ASN perlu selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Universitas Airlangga

9 of 18

ASTA CITA DAN PERAN ASN

Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).

Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

APA PERAN ASN ?

1

Berorientasi pada Pelayanan Prima

Ikut dalam Pemberantasan Korupsi

Memiliki Keterampilan yang Kompeten

Menjadi Role Model, Berintegritas dan Disiplin Tinggi

Inovatif dan Memiliki Produktivitas yang Tinggi

5

2

3

4

Universitas Airlangga

10 of 18

Menjadi Role Model, Berintegritas dan Disiplin Tinggi

Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) menunjukkan penurunan dari tahun 2021-2023. Ini menjadi tantangan untuk meningkatkan integritas pejabat publik. (Sumber: KPK)

ASN harus konsisten menjaga sikap sopan, jujur, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas sehari-hari, baik di tempat kerja maupun dalam interaksi dengan masyarakat.

Mematuhi aturan jam kerja, menyelesaikan tugas tepat waktu, dan berkomitmen pada hasil kerja yang berkualitas adalah bentuk kedisiplinan yang harus dijaga oleh ASN.

Bertindak sesuai nilai moral, termasuk menolak gratifikasi dan praktik melanggar hukum, menjadi bagian penting dari integritas pribadi ASN.

Memperkuat hubungan baik dengan masyarakat melalui sikap ramah, empati, dan peduli terhadap kebutuhan publik merupakan tanggung jawab ASN.

Universitas Airlangga

11 of 18

Berorientasi pada Pelayanan yang Prima

Indeks Kepuasan Masyarakat

3,54 atau 88,38

(A atau Sangat Baik)

Beradasrkan Laporan Survei Kepuasan Masyarakat yang dilakukan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara tahun 2024, masyarakat merasa puas terhadap kinerja ASN.

Hal ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Selain meningkatkan kinerja, ASN perlu menjadi role model agar masyarakat di sekitarnya turut serta mensukseskan Asta Cita.

Mengembangkan kesadaran diri dengan mencerminkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik.

Berkomitmen pada etika kerja dan memegang teguh kode etik ASN.

Membangun kebiasaan transparansi dengan memberikan informasi yang benar dan tidak menyembunyikan informasi penting tanpa alasan yang jelas.

Mengembangkan komunikasi yang empatik, ramah, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Mendukung inovasi dan efisiensi serta mampu memanfaatkan teknologi digital.

Menjadi agen perubahan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas korupsi, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.

Universitas Airlangga

12 of 18

Peringkat Ease of Doing Business (EoDB)

73 dari 190 negara

Ease of Doing Business (EoDB) adalah indeks yang digunakan untuk menilai kemudahan berbisnis di suatu negara. Indeks ini diterbitkan oleh World Bank.

Rank EoDB Indonesia di peringkat 73 dari 190, yang mana ini menunjukkan bahwa kemudahan berbisnis di Indonesia masih menjadi tantangan bagi para pengusaha. ASN sebagai pelayan publik perlu mengoptimalkan pelayanan yang prima baik dari sisi individu maupun secara organisasi untuk mempermudah kegiatan bisnis di Indonesia.

Sumber: World Bank (2021)

Dari 10 Indikator EoDB, 5 Indikator berikut berada pada peringkat yang sangat perlu diperhatikan:

Starting a Business (140/190)

Enforcing Contracts (139/190)

Trading across Borders (116/190)

Dealing with Construction (110/190)

Registering Property (106/190)

Upaya ASN sebagai Bentuk Pelayanan Prima

Memanfaatkan teknologi dalam melakukan pelayanan

Memfasilitasi akses informasi yang mudah dan detail

Memberikan bimbingan kepada yang membutuhkan

Responsif terhadap pertanyaan dan aduan

Transparan terhadap proses-proses sesuai ketentuan

Universitas Airlangga

13 of 18

Ikut dalam

Pemberantasan Korupsi (1)

Indonesia berada di peringkat #115 dari 180 negara dengan skor 34 dalam CPI 2023, menunjukkan tantangan besar dalam pencegahan korupsi.

Untuk meningkatkan skor CPI, Indonesia perlu memperkuat tata kelola pemerintahan dengan fokus pada transparansi, integritas, dan akuntabilitas.

ASN harus menjadi pelopor dalam pemberantasan korupsi melalui digitalisasi pelayanan publik, penguatan pengawasan internal, serta penerapan sistem pelaporan yang efektif dan aman.

Selain itu, edukasi anti-korupsi secara berkelanjutan kepada masyarakat dan kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci dalam memperbaiki persepsi publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Universitas Airlangga

14 of 18

Ikut dalam

Pemberantasan Korupsi (2)

Sumber: BPS

Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) Indonesia tahun 2024 sebesar 3,85 pada skala 0 sampai 5. Angka ini lebih rendah dibandingkan capaian 2023 sebesar 3,92.

Masih ada tantangan besar dalam membangun budaya anti-korupsi, baik di pemerintahan maupun di masyarakat. Sebagai ASN, setiap individu memiliki peran strategis dalam memperbaiki kondisi ini.

Komitmen pribadi terhadap integritas, transparansi, dan profesionalisme akan menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan terpercaya.

Universitas Airlangga

15 of 18

Memiliki Keterampilan yang Kompeten

Sumber: BKN

Sebagai upaya meningkatkan kompetensi ASN, Manajemen Talenta sebagai dasar regenerasi SDM ASN menjadi hal yang penting. Selain melalui Talent pool, ASN secara individu juga dapat meningkatkan kompetensinya dengan cara:

Mengambil Kursus Online Gratis atau Berbayar

Melibatkan Diri dalam Proyek Kolaboratif

Belajar dari Mentor atau Atasan

Meningkatkan Penguasaan Teknologi

Universitas Airlangga

16 of 18

Inovatif dan Memiliki Produktivitas yang Tinggi

Pada tahun 2019, TFP Indonesia berada sama dengan TFP Negara ASIA dengan karakteristik serupa seperti Malaysia, Vietnam, dan Korea Selatan. Indonesia pada tahun 2034 perlu mencapai TFP sebesar 1,6 agar berada lebih baik dari negara ASIA lainnya.

Sumber: Federal Reserve Economic Data | FRED | St. Louis Fed

https://fred.stlouisfed.org/ (06/05/2024)

ASN perlu juga didorong menjadi pribadi yang inovatif dan produktif

ASN perlu meningkatkan wawasan dan keterampilan melalui pembelajaran mandiri, seperti membaca, mengikuti workshop lintas sektor, dan mempelajari tren terbaru di bidangnya.

Membiasakan pola pikir kreatif dengan mencari cara baru dan efektif untuk menyelesaikan masalah di tempat kerja.

Membangun komunikasi aktif dengan rekan kerja lintas divisi untuk bertukar ide dan menciptakan solusi inovatif bersama.

Mencatat ide yang muncul dan membagikannya dengan rekan kerja untuk mendapatkan masukan serta mendorong pengembangan inovasi bersama.

Universitas Airlangga

17 of 18

PENUTUP

ASN

PELAYANAN

PRIMA

INTEGRITAS

ANTI KORUPSI

TRAMPIL

INOVATIF

PRODUKTIF

DISIPLIN

    • Indonesia menuju Negara Maju
    • Peran pemerintah dalam layanan public, penyelenggara birokrasi dan agent of development

ASTA CITA

    • Pemerintahan yang professional, adaptif, dan resilient
    • Membutuhkan ASN yang mampu mendorong tercapainya tujuan

PERUBAHAN MENYELURUH

Universitas Airlangga

18 of 18

© Universitas Airlangga