1 of 29

PERTEMUAN 7KONSEP just In time

Oleh Novira K

2 of 29

Pokok Bahasan

  1. PENGANTAR JIT
  2. KONSEP JIT
  3. TUJUAN JIT
  4. FAKTOR PENDUKUNG JIT
  5. SISTEM JIT
  6. PEMBELIAN JIT
  7. ELEMEN KUNCI JIT
  8. Ilustrasi Dunia Nyata
  9. Studi Kasus

3 of 29

FILOSOFI-JIT

Pengantar-JUST IN TIME

“The basic idea behind JIT is to make goods flow like water through the shop and not build up, or arrive eiither early or late.”

“JIT defined as an approach to achieving excellence in a manufacturing company 4 5 based on countinuing elimination of waste and consitent improvement in productivity

JIT kemudian berkembang menjadi filosofi manajemen dan terfokuskan pada waste reduction dan continuous improvemen.

4 of 29

Pengantar-JUST IN TIME�

  • JIT dapat diartikan sebagai sebuah konsep meminimalkan jumlah persediaan dan memastikan kelancaran aliran bahan baku sehingga sampai tepat ketika dibutuhkan.
  • suatu filosofi yang memusatkan pada eliminasi aktivitas pemborosan dengan cara momproduksi produk dengan upaya untuk mengurangi persediaan (biaya-biaya) yang tidak memiliki nilai tambah
  • Just in Time adalah suatu konsep dimana bahan baku yang digunakan untuk aktifitas produksi didatangkan dari pemasok (supplier) secara tepat pada waktu bahan itu dibutuhkan oleh bagian produksi, sehingga akanmenghemat bahkan meniadakan biaya persediaan barang, dan biaya penyimpanan barang digudang.

5 of 29

Pengantar-JUST IN TIME

  • Dapat digunakan untuk perusahaan dagang dan manufaktur
  • Sistem pengendalian persediaan bahan baku dan produksi
  • Persediaan sampai tingkat minimum (sampai 0)
  • Perusahaan membeli material dan memproduksi unit output sesuai dengan permintaan aktual dari konsumen
  • Contoh divisi produksi perusahaan Stolee, Sydney, Ohio dapat menurunkan persediaan dalam proses dari 10.000 unit menjadi hanya 250 unit dengan menerapkan JIT

Perusahaan manufaktur terdapat 3 kelas :

  • Persediaan bahan baku : bahan dasar
  • Persediaan barang dalam proses : selesai sebagian , butuh pekerjaan lanjutan sebelum siap dijual
  • Persediaan barang jadi : unit produk yang telah diproses secara penuh tetapi belum dijual ke konsumen

6 of 29

Pengantar-JUST IN TIME

  • Secara tradisional, perusahaan manufaktur harus mempunyai persediaan dalam jumlah besar sebagai penyangga agar operasi berjalan lancar
  • Bahan baku dalam jumlah yang besar untuk mengantisipasi pemasok terlambat
  • Barang dalam proses distok dalam jumlah yang besar/bertumpuk untuk mengantisipasi bila workstation ada gangguan dan antisipasi fluktuasi permintaan
  • DAMPAK dari persediaan adalah BIAYA (Inefisiensi dan pekerjaan yang berlebihan) AKIBATNYA banyak produk cacat, waktu berlebihan untuk menyelesaikan produk.
  • Pionner JIT ?????

7 of 29

Konsep JIT

  • JIT manufakturan di dasarkan pada konsep :
  • a. Memproduksi produk bermutu tinggi
  • b. Memproduksi produk berbiaya remdah
  • c. Memproduksi produk berdaur waktu yang tepat
  • d. Mengirim produk pada konsumen tepat waktu

8 of 29

Konsep JIT

  • JIT mempunyai empat aspek pokok dalam konsep sebagai berikut :
  • Aktivitas yang tidak bernilai tambah terhadap produk atau kepuasan konsumen harus dieliminasi, komitmen ini di perlukan untuk memproduksi produk bermutu dengan biaya rendah.
  • Selalu di upayakan penyempurnaan berkesinambungan, Komitmen ini dalam rangka peningkatan efisiensi dan efektivitas aktivitas sehingga dapat di hasilakan produk yang bermutu tinggi dan berbiaya rendah
  • Menekankan pada penyerhanaan aktivitas dan peningkatan pemahaman terhadap aktivitas. Komitmen ini untuk mengetahui aktivitas bernilai tambah dan tidak bernilai bernilai tambah. aktivitas bernilai tambah sedapat mungkin diefisienkan melalui penyederhanaan aktivitas. pengidentifikasiaan aktivitas tidak bernilai tambah di perlukan agar aktivitas ini dapat di eliminasi

9 of 29

Konsep JIT

  • Konsep tidak bernilai tambah (no value-added) dapat secara mudah dilihat dalam aktivitas yang berhubungan dengan produksi (nilai hanya dapat di tambahkan kesuatu produk pada saat diproses).
  • Waktu tenggang proses (proses lead time) dapat di nyatakan sebagai berikut:
  • Waktu tenggang = waktu proses + waktu inspeksi + waktu gerak + waktu menunggu ( queue time )
  • Keempat waktu tenggang di atas di jelaskan lebih jauh sebagai berikut:
  • a. Waktu proses (proses time) adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengkonversikan bahan baku menjadi bahan mentah
  • b. Waktu inspeksi (inspection time) adalah lamanya waktu yang dihabiskanuntuk memastikan bahwa produk bermutu tinggi
  • c. Waktu gerak (move time) adalah waktu yang di butuhkan untuk memindahkan bahan baku atau produk yang sebagian rampung dari suatu stasiun kerja yang satu ke stasiun keerja yang lainnya.
  • d. Waktu menunggu (queue time) adalah lamanya waktu tunggu produk untuk di kerjakan, di pindahkan, atau dikirimkan dari gudang kepada pelanggang. Waktu inspeksi, waktu gerak, waktu menunggu merupakan waktu yang tidak bernilai tambah karena tidak diolah.

10 of 29

Konsep JIT

  • HUBUNGAN ANTARA JIT DENGAN KINERJA PRODUKTIVITAS
  • Dalam suatu manufacturing cycle, dikenal adanya istilah Manufacturing Cycle Efficiency (MCE).

  • MCE yang ideal dicapai jika sama dengan 1 atau mendekati angka 1, yang berarti bahwa perusahaan telah mampu menghilangkan waktu yang tidak bernilai tambah (non value added time) dengan memproduksi dalam jumlah yang diperlukan, dengan jumlah waktu yang tepat pada setiap tahap produksi.
  • JIT dapat memberikan kontribusi dalam menghilangkan waktu inspeksi (inspection time), waktu menunggu (waiting time) dan waktu memindahkan (moving Time) sehingga dapat meningkatkan produktivitas akibat hilangnya aktivitas tidak bernilai tambah (Tjahjadi, 2001)

11 of 29

Tujuan JIT

  • Tujuan umum : menghilangkan pemborosan melalui perbaikan terus-menerus. Melalui Just In Time, segala sesuatu material, mesin dan peralatan, sumber daya manusia, modal, informasi, manajerial, proses dan lainnya yang tidak memberikan nilai tambah pada produk disebut sebagai pemborosan.
  • Nilai tambah produk, merupakan kunci dalam Just In Time
  • Nilai tambah produk diperoleh dari aktivitas aktual yang dilakukan pada produk, tidak melalui pemindahan, penyimpanan, penghitungan dan penyortiran

12 of 29

Tujuan JIT

  1. Menciptakan fleksibilitas produk yang tinggi produksi, bersifat “Sistem Tarik” (pull system) memerlukan fleksibilitas tinggi untuk menanggapi tuntutan konsumen yang terus berkembang.
  2. Meningkatkan efisiensi proses produksi
  3. Meningkatkan mutu barang
  4. Mengurangi pemborosan. Pemborosan apa saja ????????????

13 of 29

Faktor Pendukung JIT

  1. Faktor Supplier (Pemasok)
  2. Faktor Inventory (Persediaan)
  3. Faktor Scheduling (Penjadwalan)
  4. Faktor Layout (Tata Letak)
  5. Faktor Quality Management (Manajemen Kualitas)
  6. Faktor Preventive Maintenance (Pemeliharaan Pencegahan)
  7. Faktor EmployeeEmpowerment (Pemberdayaan Pekerja)

14 of 29

Konsep JIT – KONDISI IDEAL

  • PERUSAHAAN yang menjalankan JIT membeli material hanya untuk kebutuhan hari itu saja. Tidak ada persediaan barang dalam proses.
  • Barang diselesaikanhari itu juga langsung diantar ke konsumen
  • Meski sedikit perusahaan yang mencapai ideal, kebanyakan perusahaan dapat mengurangi tingkat persediaan
  • Hasilnya mampu mengurangi beban penyimpanan dan pemesanan serta meningkatkan efektivitas operasi.

15 of 29

Produksi dengan SISTEM JIT

  • Produksi dengan sistem JIT adalah sistem produksi berdasarkan tarikan permintaan sehingga produk dapat di produksi tepat waktu, tepat jumlah, bermutu tinggi, dan berbiaya rendah,
  • Dua hal yang berkaita dengan produksi berdasarkan sistem JIT yaitu :
  • Sistem Produksi
  • Pengiriman dengan JIT

16 of 29

Sistem JIT

  • Question :
  • Bagaimana menghindari penambahan partisi dan bahan-bahan pada setiap workstation dan arus barang tetap berjalan dengan baik bila menggunakan JIT ??????
  • Pendekatan pull : tidak akan memproduksi apapun berapapun dan untuk siapapun kecuali ada permintaan dari workstation final.
  • Pendekatan push (konvensional) : bila workstation telah selesai, barang stengah jadi dikirim ke WS berikutnya tanpa melakukan analisa apakah WS telah siap untuk menerima barang setengah jadi tersebut.
  • Dampak pengeluaran banyak dana, inefisiensi, karyawan nampak sibuk dan kelebihan persediaan.

17 of 29

SISTEM JIT-PULL APPROACH

18 of 29

Ilustrasi dunia Nyata

  • Sistem JIT yang baru dari McDonald disebut "Made For You" adalah "jawaban yang sederhana" untuk menyajikan makanan atas saingannya sepert Burger King dan rasa segar Wendy's. Franchisee McDonald selalu memasak burger dan makanan yang lain dalam jumlah yang besar dan ditaruh dalam tempat tertentu sehingga akan kehilangan rasa dan kesegaran. Tujuan dari sistem yang baru yang menelan biaya $25.000 tersebut adalah melayani setiap konsumen dengan makanan yang sesegar mungkin dalam waktu 90 detik. Untuk mendesain sistem "made For You", McDonald belajar sistem manufaktur JIT seperti Toyota.
  • "Pada saat Big Mac dipesan, layar komputer di dapur memberi tahu pekerja di sana untuk mulai meracik menu yang diminta. Sementara itu, dengan memonitor arus pesanan, komputer juga memperkirakan pesanan yang akan datang kemudian, menunjukkan kapan mulai memasak sesuatu yang harus segera diselesaikan dengan tidak boleh melebihi waktu 90 detik.
  • “ 'Made For You' membantu mengurangi biaya persediaan, dan juga memungkinkan untuk mengurangi jumlah staff. Seperti yang telah kami katakan, buktinya akan dapat dilihat dalam burger".

19 of 29

Pembelian JIT

  • SYARAT JIT : pemasok benar dapat dipercaya karena SISTEM JIT sangat rentan dengan gangguan suplai bahan.
  • IBM mnegurangi 95 % PEMASOK (dari 640 pemasok menjadi 32). Diikat kerjasama jangka panjang
  • Selama ini mengevaluasi pemasok setiap tahun mana saja yang kompetitif
  • Pemasok mengirimkan bahan yang diperlukan beberapa saat seelum barang tersebut digunakan.
  • Perusahaan harus mendapatkan pemasok potensial, :
  • bersedia mengirimkan barang berkali2 dalam sehari, dalam jumlah tepat sesuai spesfikasi yang diminta.
  • Mampu menyediakn barang berkualitas tanpa perlu inspeksi lagi

Khusus perusahaan retail tidak bisa kalau persediaan = 0

20 of 29

Ilustrasi dunia nyata

  • Perusahaan komputer Dell, telah melaksanakan sistem JIT dengan baik sehingga pesanan sebuah PC yang diterima melalui jaringan internet pada jam 9.00 sudah dapat diterima oleh konsumen jam 21.00 hari berikutnya. Selain itu, Dell mampu berproduksi dengan biaya lebih murah sekitar 10%- 15% dibandingkan dengan rivalnya. Kombinasi antara biaya murah dan penerapan JIT menimbulkan ancaman yang serius terhadap industri komputer dan mampu mendorong pertumbuhan perusahaan lima kali lipat dibandingkan dengan rata-rata industri.
  • Bagaimana perusahaan yang menerapkan JIT tersebut dapat memberikan harga yang lebih rendah? "Kalau perangkat dari Compaq dan IBM biasa dibiarkan bertumpuk di rak selama 2 bulan, Dell tidak akan melakukan pemesanan bahan baku dan memulai untuk merakit komputer sampai ada pesanan yang datang. Kenyataannya, dalam beberapa bulan harga bisa ditekan jauh lebih rendah. Dengan melakukan penyediaan bahan-bahan segera setelah ada pemesanan menjadikan komponen-komponen yang dimiliki oleh Dell lebih baru rata-rata 60 hari dibandingkan dengan komponen yang dimiliki oleh Compaq maupun IBM. Tindakan ini menghasilkan keuntungan 6% hanya untuk komponennya saja.

21 of 29

ELEMEN KUNCI JIT

  • A. memperbaiki layout produksi

Penerapam JIT yang tepat harus memperabiki alur produksi dalam pabrik

Rancangan alur produksi adalah tahap fisik suatu produk dalam proses manufaktur mulai bhan mentah samapi barang jadi.

Pendekatan konvensional : perancangan pabrik dengan mengelompokkan jenis dan tipenya. Dampaknya ????

Pendekatan JIT : seluruh mesin yang digunakan untuk memproses produksi tertentu disatukan dalam satu lokasi tertentu.

Semua mesin dalam satu lini produksi dikelompokkan menjadi satu, Barang setengah jadi tidak dipindahkan ke tempat lain.

22 of 29

ELEMEN KUNCI JIT

23 of 29

ELEMEN KUNCI JIT

  • Pendekatan JIT berdampak pada :
  • Karyawan lebih fokus dari permulaan hingga selesai
  • Peminimalkan penanganan dan pergerakan bahan
  • Hasil penelitian perusahaan melakukan perhitungan penangan produk dari 3 mil menjadi 300 kaki, waktu penyelesaian produk berkurang drastis
  • Lay out tersusun rapi
  • Memudahkan pemantauan masing-masing pekerjaan dalam proses produksi

24 of 29

Ilustrasi dunia nyata

American Standard menggunakan model sel untuk mengurangi jumlah persediaan dan waktu pengerjaan. Pabriknya yang ada di Leeds Inggris digunakan untuk memproduksi vacuum pump selama tiga minggu dan waktu lainnya untuk memproduksi barang pesanan yaitu kertas. Oleh karenanya, kosumen harus memesan terlebih dahulu sebulan sebelumnya. "Saat ini Leeds telah mengubah lay out produksi menjadi model sel yang dapat mengerjakan apapun mulai dari pembubutan sampai perakitan dalam waktu singkat. Hasilnya adalah perbaikan dalam kecepatan. Untuk memproduksi sebuah pompa hanya dibutuhkan waktu 6 menit saja."

25 of 29

ELEMEN KUNCI JIT

  • B. Mengurangi waktu set up
  • Set up : menyiapkan bahan, mengubah setting mesin, mempersiapkan peralatan dan melakukan pengujian
  • Set up perlu dilakukan bila beralih dari pemrosesan unit produk ttt ke jenis produk lain
  • Hal ini perlu waktu dan biaya sehingga set up perlu dihindari sehingga jumlah produksi harus dihasilkan dalam jumlah besar
  • Contoh
  • 1 batch 400 unit butuh 1 kali set up,
  • 4 batch masing2 100 unit butuh 4 kali set up
  • Jika peralatan dirancang 1 jenis produk, set up tidak dilakukan berulang2 dan jumlah produksi dapat dipenuhi berpapun diinginkan
  • Semakin kecil batch mengurangi persediaan: lebih mudah dan cepat merespon kebutuhan pasar, mengurangi konsumsi waktu, mendeteksi kesalahan seawal mungkin

26 of 29

ELEMEN KUNCI JIT

  • C. Zero defect dan JIT
  • Barang cacat tidak akan ditolirir dalam JIT
  • Perusahaan yang masih tradisional bahan material yang dipasok harus di inspeksi lagi kualitasnya sepanjang lini produksi, tugas karyawan diganti dengan bertanggung jawab atas barang cacat
  • Dalam JIT supplier bertanggungjawab pada kualitas barang yang dikirmkan
  • Karyawan yang menemukan barang cacat harus menekan tombol knop alarm memberikan petunjuk agar menghentikan alur produksi. Karyawan langsung mengecek ke workstasion penyebab produk cacat kemudian langsung memperbaiki peroduk cacat tersebut sebelum berlarut2 diproduksi lebih banyak

27 of 29

ELEMEN KUNCI JIT

  • D. Karyawan yang fleksibel

Karyawan dalam JIT harus memiliki kemampuan ganda dan fleksibel

Karyawan harus bisa mengoperasikan seluruh peralatan yang ada dalam jalur produksi JIT

Harus bisa perbaikan alat

Bila konvensional: karyawan melaksanakan pekerjaan tunggal yang dikerjakan sepanjang hari dan pemeliharaan dilakukan pegawai khusus

28 of 29

Ilustrasi dunia nyata

Sistem JIT memiliki beberapa keunggulan, tetapi sangat rentan terhadap gangguan supplay bahan. Lini produksi akan mengalami kemandegan begitu ada komponen penting yang tidak tersedia. Toyota yang menjadi pioner sistem JIT juga mengalami bahwa ini adalah hal yang sangat sulit. Pada hari Sabtu, Aisin Seiki Company yang berlokasi di Aichi Prefecture yang menjadi pemasok rem bagi Toyota terbakar sehingga pasokan bagi Toyota terhenti. Pada hari Selasa, Toyota terpaksa harus menghentikan seluruh aktivitas perakitannya. Toyota harus kehilangan 15 milyar dollar‍penjualan sampai menunggu pasokan siap seperti sedia kala.

29 of 29

Studi Kasus

  • PENERAPAN JUST IN TIME (JIT) SEBAGAI SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN DALAM PENINGKATAN KEUNTUNGAN PERUSAHAAN
  • PENERAPAN SISTEM JUST IN TIME PERSEDIAAN DI PRODUKSI (SISTEM KANBAN)
  • ANALISIS MANUFACTURING CYCLE EFFECTIVENESS (MCE)UNTUK MENINGKATKAN COST EFFECTIVE DAN MENGURANGI NON VALUE ADDED