TERMODINAMIKA
MULIADI
1
Selama perkuliahan dilarang membuka HP
2
POKOK BAHASAN
Pustaka Utama:
Sears dan Salinger, Thermodynamics, Kinetic Theory, and Statistical Thermodynamics
3
Komponen Penilaian
4
PENGANTAR TERMODINAMIKA
5
Siklus Air
6
Proses Termodinamika: Evaporasi, Kondensasi, dan Peleburan/Penguapan.
Evaporasi: Air di permukaan (laut, sungai, danau) menyerap panas dari matahari (kalor) dan berubah menjadi uap air (gas).
Ini adalah proses isobarik-isotermal karena terjadi pada tekanan atmosfer konstan dan membutuhkan energi panas.
Kondensasi: Uap air naik ke atmosfer, mendingin, dan melepaskan panas laten saat berubah menjadi titik-titik air (awan). Ini adalah proses eksotermik
Presipitasi: Ketika titik air cukup berat, jatuh sebagai hujan/salju. Perubahan fase ini melibatkan pertukaran energi termal.
Beberapa contoh peristiwa alam yang melibatkan proses termodinamika
Gunung Api
7
El Niño dan La Niña
8
Note: Jadi proses-proses ini menunjukkan bagaimana termodinamika mengatur keseimbangan energi di alam semesta
9
Embun di luar gelas yang berisi es
Termos
10
11
Sistem kerja AC
AC mengubah energi listrik menjadi energi kinetik pada kondensor (berfungsi untuk membuang panas refrigerant ke lingkungan), kemudian mengubahnya menjadi energi kinetik pada evaporator (berfungsi membuang udara dingin ke dalam ruangan dengan cara perpindahan panas ke ruangan), dan kemudian mengubah energi kinetic pada kompresor (berfungsi memberikan tekanan pada refrigerant).
PENGERTIAN TERMODINAMIKA
Thermos = Panas
Dynamic = Perubahan
12
Termodinamika merupakan cabang ilmu fisika yang mempelajari:
1. Pertukaran energi dalam bentuk:
- Kalor (panas)
- Kerja (proses perpindahan energi melalui cara-cara
mekanis)
2. Sistem
----------------Pembatas (boundary)
3. Lingkungan
13
Ruang Lingkup Termodinamika
14
15
Tujuan termodinamika
�Untuk dapat memahami bentuk-bentuk energi termodinamika dan mengetahui hukum-hukum dari Termodinamika.
16
BENTUK ENERGI
17
Makroskopik
Mikroskopik
Berhubungan dengan gerak dan pengaruh luar seperti gravitasi, magnetik, elektrik dan tegangan permukaan.
Energi makroskopik adalah keberadaan energi yang ditandai dari posisinya terhadap lingkungannya atau terhadap suatu referensi yang ditentukan. Contoh bentuk energi makroskopik adalah energi kinetik dan energi potensial.
Energi Mikroskopik:�Berhubungan dengan struktur molekul dan derajat aktivitas molekul. Jumlah total energi mikroskopik disebut energi dalam (internal energy).
Energi Mikroskopik:
�Energi Sensibel :
�Berhubungan dengan energi kinetik dan gerakan (translasi, rotasi, vibrasi) molekul sistem.�
Energi Laten :
� Berhubungan dengan fasa dari sistem, mencair, menguap dll.�
Energi Kimia :
�Berhubungan dengan ikatan atom-atom dalam sistem.
18
HUKUM-HUKUM TERMODINAMIKA
19
Hukum Temodinamika ke-Nol
“Dua sistem dalam keadaan setimbang dengan sistem ketiga, maka ketiganya dalam saling setimbang satu dengan lainnya”
20
KESETIMBANGAN TERMAL
21
Kopi panas yang telah didiamkan perlahan suhunya berubah hingga sama dengan suhu lingkungan
Hukum Termodinamika ke-Nol
“When any two bodies are separately in thermal equilibrium with a third, they are also in thermal equilibrium with each other”
22
Hukum Termodinamika I
Hukum Termodinamika I terkait dengan kekekalan energi.
“Perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem”.�
23
Hukum Termodinamika II
Hukum Termodinamika II terkait dengan entropi.
“Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya”
24
Hukum Termodinamika III
Hukum ketiga Termodinamika: Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut .
“Pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum”.
25
SISTEM TERMODINAMIKA
26
1. SISTEM TERBUKA:
Ada pertukaran massa dan energi sistem dengan lingkungannya.
Misal : lautan, tumbuh-tumbuhan
2. SISTEM TERTUTUP
Ada pertukaran energi tetapi TIDAK terjadi pertukaran massa sistem dengan lingkungannya.
Misalnya: Green House ada pertukaran kalor tetapi tidak terjadi pertukaran kerja dengan lingkungan.
3. SISTEM TERISOLASI :
TIDAK ADA pertukaran massa dan energi sistem dengan lingkungan.
Misalnya: Tabung gas yang terisolasi.
27
28
KEADAAN SISTEM (PROPERTI)
29
Properti sistem terdiri atas dua:
Sifat dari suatu materi yang tidak bergantung pada jumlah serta ukuran dari materi itu sendiri dan tidak dapat diakumulasikan
Contoh: Temperatur, tekanan, densitas, bau, rasa
Sifat dari suatu materi yang ditentukan oleh jumlah serta ukuran materi tersebut.
Contoh: massa, volume, energi, entalpi
Note: Specific values (per unit mass) of the extensive properties are intensive properties. For example, specific internal energy, specific entropy etc.
30
31
TEKANAN
32
Tekanan Termodinamika
33
PROSES
𝑃1---𝑃2
𝑉1--- 𝑉2
𝑇1--- 𝑇2
34
Proses Termodinamika
35
Proses Termodinamika
36
Proses Adiabatik:
Pada proses adiabatik, tidak terjadi pertukaran kalor antara sistem dan lingkungan. Proses adiabatik dapat terjadi jika sistem dan lingkungan dibatasi oleh sekat yang tidak dapat dilalui kalor. Cotoh sekat yang sulit dilewati kalor adalah dinding termos air panas
37
Proses diatermik :
38
Proses Kuasistatik
39
Proses Kuasistatik
40
41
Proses yang berlangsung pada gas diwakili oleh sebuah kurva
42
PROSES-PROSES KHUSUS
43
Proses Isokhorik
44
Proses Isobarik
45
46
47
48