1 of 29

TINJAUAN INFLASI�AKHIR TAHUN

Jakarta, 5 Desember 2022

Disampaikan pada�Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah

Margo Yuwono

Kepala Badan Pusat Statistik

2 of 29

INFLASI NOVEMBER 2022

Tekanan inflasi melemah

2

Inflasi Tahun ke Tahun

5,42%

(November 2022 terhadap November 2021)

Series year-on-year

Inflasi Berdasarkan Kelompok (y-on-y, %)

Rincian

Inflasi

Andil Inflasi

INFLASI UMUM

5,42

5,42

1.

Makanan, Minuman, dan Tembakau

5,87

1,50

2.

Pakaian dan Alas Kaki

1,53

0,08

3.

Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga

3,24

0,64

4.

Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga

4,96

0,30

5.

Kesehatan

2,90

0,08

6.

Transportasi

15,45

1,86

7.

Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan

-0,40

-0,02

8.

Rekreasi, Olahraga, dan Budaya

2,90

0,06

9.

Pendidikan

2,76

0,16

10.

Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran

4,59

0,41

11.

Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya

5,48

0,35

Inflasi Tahun Kalender 2022

(November 2022 terhadap Desember 2021)

4,82%

Inflasi Bulan ke Bulan

(November 2022 terhadap Oktober 2022)

0,09%

2

3 of 29

SEBARAN INFLASI NOVEMBER 2022 MENURUT WILAYAH�(year-on-year)

3

Sumatera

Jawa

Kalimantan

Bali Nusra

Sulawesi

Maluku Papua

Inflasi November 2022 (y-on-y) sebesar 5,42%

Inflasi Tertinggi: �Jember (7,76%)

Inflasi Tertinggi: �Tanjung Selor (9,20%)

Inflasi Tertinggi: �Kota Parepare (7,11%)

Inflasi Tertinggi: �Kota Jayapura (6,81%)

Inflasi Terendah: �Kota Ternate (3,26%)

Inflasi Tertinggi: �Kota Kupang (7,30%)

Inflasi Tertinggi: �Kota Bukittinggi (7,01%)

Inflasi Tertinggi: Tanjung Selor (9,20%)

Inflasi Terendah: Kota Ternate (3,26%)

3

4 of 29

4

KONDISI GLOBAL SEPANJANG TAHUN 2022

Risiko baru dan respon terhadap ketidakpastian global memperberat pemulihan pasca pandemi*

Krisis Pangan �dan Energi

Kenaikan�Suku Bunga

Disrupsi pada rantai pasok global mendorong kenaikan harga pangan dan energi

Dapat menyebabkan capital outflow dari negara berkembang, meningkatkan biaya utang

Peningkatan�Utang Global

Banyak negara memiliki rasio utang sangat tinggi di saat biaya utang meningkat

Potensi Stagflasi

Pelemahan ekonomi global disertai inflasi tinggi merupakan kombinasi berbahaya

*) dirangkum dari Kementerian Keuangan (2022) dan berbagai sumber lainnya

Proyeksi Perekonomian Global (%)

Sumber: IMF, World Economic Outlook, Juli 2022

*) Proyeksi 2022; **) Proyeksi 2023;

Restriksi Bahan

Pangan dan Pupuk

Ketidakpastian geopolitik global direspon oleh berbagai kebijakan restriksi bahan pangan dan pupuk

Keterangan: EMDE (the Emerging Markets and Developing Economies)

Konflik Rusia-Ukraina

Perang antara Rusia vs Ukraina yang terjadi pada awal 2022 memperparah perekonomian yang belum pulih akibat Pandemi

Sepanjang tahun 2022, risiko ketidakpastian global yang memperberat pemulihan ekonomi pasca pandemi perlu direspon untuk menjaga pemulihan ekonomi dalam negeri.

4

5 of 29

5

PENYEBAB INFLASI SEPANJANG TAHUN 2022

Faktor global dan domestik berpengaruh terhadap inflasi sepanjang 2022

Imported Inflation

Gangguan rantai pasok komoditas pangan & energi yang dipicu oleh kondisi global serta konflik geopolitik Rusia-Ukraina

Faktor Musiman

  • Panen musiman pada komoditas pangan bergejolak (tanaman pangan dan hortikultura) yang menyebabkan penurunan suplai pada periode tertentu.

Penyesuaian Harga

Penyesuaian harga/tarif pada komoditas yang harganya diatur pemerintah: BBM, Gas, listrik, serta Tarif Angkutan Udara & Tarif Angkutan Umum

  • Peningkatan permintaan pada periode musiman: Ramadan & Idul Fitri, serta Tahun Ajaran Baru.

Secara umum, pendorong utama inflasi sepanjang tahun 2022 adalah peningkatan harga pada komoditas yang harganya diatur pemerintah dan komoditas pangan bergejolak.

5

6 of 29

TEKANAN INFLASI GLOBAL

6

AMERIKA SERIKAT

JEPANG

TURKI

INGGRIS

KOREA SELATAN

JERMAN

Sumber:

  • Proyeksi Inflasi Global: IMF
  • Inflasi 2022: OECD

Inflasi 2022 (y-on-y)

Inflasi 2022 (y-on-y)

Inflasi 2022 (y-on-y)

Inflasi 2022 (y-on-y)

Inflasi 2022 (y-on-y)

Inflasi 2022 (y-on-y)

Proyeksi Inflasi Global (%)

Inflasi Energi

Inflasi Makanan

Keterangan:

Inflasi Umum

Respon terhadap Inflasi Global:

  • Langkah negara maju menaikkan suku bunga dalam rangka meredam inflasi menyebabkan capital outflow dari negara berkembang, termasuk Indonesia.�Respon BI di antaranya dengan juga menaikkan suku bunga acuan total hingga 125 basis poin (bps) hingga Oktober 2022.
  • Dari sisi fiskal, pemerintah menambah dan memperluas bansos untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah pusat dan daerah juga berkolaborasi menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

6

7 of 29

Penjelasan Teknis dalam Membaca Kinerja Pemerintah

7

Interpretasi dan penggunaan 3 indikator dalam penghitungan inflasi:

  • Inflasi month to month (inflasi bulanan)

Inflasi m-to-m diperoleh dari hasil perbandingan indeks harga konsumen bulan n terhadap bulan sebelumnya.

Inflasi year to date (inflasi tahun kalender) Inflasi y-to-d diperoleh dari hasil perbandingan indeks harga konsumen bulan n terhadap Desember tahun sebelumnya.

Inflasi year on year (inflasi tahun ke tahun) Inflasi y-on-y diperoleh dari hasil perbandingan indeks harga konsumen bulan n terhadap tahun sebelumnya.

  • Inflasi tahun kalender merupakan agregasi kondisi inflasi selama tahun berjalan yang dapat menangkap fenomena dan gambaran perkembangan harga selama tahun berjalan. Sehingga  inflasi tahun kalender lebih tepat untuk dibandingkan dengan target inflasi pada tahun tersebut.
  • Pada Desember, ukuran inflasi tahun kalender sama dengan inflasi tahun ke tahun. Inflasi tahun kalender pada Desember menggambarkan inflasi selama satu tahun berjalan.
  • Inflasi tahun kalender November 2022 tepat digunakan untuk melihat seberapa jauh/dekat angka inflasi yang sudah dicapai saat ini dengan target. 

Inflasi tahun kalender lebih tepat digunakan untuk melihat capaian inflasi suatu wilayah:

7

8 of 29

REALISASI & SASARAN INFLASI, 2018-NOVEMBER 2022

8

* sesuai PMK No. 124/PMK.010/2017

** sesuai PMK No. 101/PMK.010/2021

Inflasi November 2022 �(Ytd, terhadap Desember 2021)

Angka sasaran inflasi

Perkembangan laju inflasi (%, Ytd)

Selama 5 tahun terakhir, realisasi inflasi selalu di bawah batas atas target pemerintah. Tahun 2022 angka inflasi kemungkinan besar di atas target pemerintah.

2.0

4.0

Inflasi di tahun ini kita harapkan �bisa dikendalikan �di bawah 5 persen.

—

arahan Presiden Jokowi terkait pengendalian inflasi kepada seluruh kepala daerah (12/9)

8

9 of 29

9

Inflasi November 2022 (YtD) sebesar 4,82%

SEBARAN INFLASI NOVEMBER 2022 MENURUT WILAYAH�(Tahun Kalender/Year to Date)

Komoditas Penyumbang Andil Inflasi

1. Kotabaru

Tarif Angkutan Udara

2,12%

Bensin

0,87%

Bahan Bakar Ruta

0,87%

Beras

0,44%

Telur Ayam Ras

0,43%

Diatur Pemerintah

Bergejolak

Keterangan:

Inti

2. Tanjung Selor

Tarif Angkutan Udara

1,81%

Bensin

1,25%

Bahan Bakar Ruta

0,84%

Sewa Rumah

0,33%

Bawang Merah

0,32%

3. Bukittinggi

Bensin

1,12%

Beras

0,80%

Rokok Kretek Filter

0,30%

Angkutan dalam Kota

0,24%

Sewa Rumah

0,20%

4. Jember

Bensin

1,32%

Tarif Air Minum PAM

0,43%

Beras

0,84%

Tempe

0,33%

Rokok Kretek Filter

0,32%

5. Serang

Bensin

1,14%

Bahan Bakar Ruta

0,77%

Angkutan dalam Kota

0,58%

Beras

0,40%

Rokok Kretek Filter

0,24%

Keterangan:

dibawah target (<2%)

dalam rentang  target (2-4%)

diatas target (>4%)

77 kab/kota diatas target inflasi

13 kab/kota dalam rentang target inflasi

Kotabaru (8,02%)

Tanjung Selor (7,78%)

Bukittinggi (7,06%)

Serang (6,77%)

Jember (6,79%)

5 kab/kota dengan inflasi tertinggi

10 of 29

WASPADA TREN INFLASI YANG SEMAKIN MENINGKAT PADA DESEMBER

sebelum pandemi

masa pandemi & pemulihan

Tingkat inflasi sepanjang 2019-2022 (m-to-m, %)

  • Cabai Merah (0,12%)
  • Telur Ayam Ras (0,06%)
  • Cabai Rawit (0,05%)
  • Tarif Angkutan Udara (0,05%)
  • Daging Ayam Ras (0,03%)

Komoditas Penyumbang Andil Inflasi Nasional

  • Cabai Rawit (0,11%)
  • Minyak Goreng (0,08%)
  • Tarif Angkutan Udara (0,06%)
  • Telur Ayam Ras (0,05%)
  • Daging Ayam Ras (0,03%)
  • Telur Ayam Ras (0,08%)
  • Tarif Angkutan Udara (0,06%)
  • Bawang Merah (0,05%)
  • Minyak Goreng (0,02%)
  • Tarif Kereta Api (0,01%)

Waspada kenaikan harga beberapa komoditas menjelang Natal dan tahun baru

10

11 of 29

RANGKUMAN PERKEMBANGAN INFLASI�MENJELANG AKHIR TAHUN 2022

Faktor global dan domestik berpengaruh terhadap inflasi hingga November 2022.

  • Global: disrupsi rantai pasok global akibat perang Rusia-Ukraina mendorong inflasi dalam negeri melalui kenaikan harga komoditas energi dan pangan yang diimpor;
  • Domestik: penyesuaian harga BBM per awal September menambah tekanan inflasi yang sudah naik karena gangguan suplai komoditas pangan bergejolak akibat cuaca buruk.

Selama 2018-2021, inflasi nasional selalu berada di bawah target inflasi pemerintah. Tetapi pada tahun 2022, inflasi sampai dengan November telah melampaui batas atas target inflasi pemerintah (4,82%, inflasi tahun kalender). Inflasi nasional sampai dengan akhir tahun 2022 kemungkinan besar akan tetap di atas target inflasi pemerintah.

Jika dilihat secara kewilayahan (inflasi tahun kalender):

  • Kabupaten/kota: inflasi 77 dari 90 kabupaten/kota IHK telah di atas target pemerintah
  • Provinsi: inflasi gabungan kabupaten/kota IHK di 30 provinsi telah di atas target pemerintah

Perlu waspada terhadap peningkatan permintaan pada Natal dan Tahun Baru serta bencana alam di sentra produksi yang dapat mengganggu pasokan komoditas, sehingga menambah tekanan inflasi di akhir tahun.

1

2

3

4

11

12 of 29

www.bps.go.id

Terima Kasih

13 of 29

13

Komoditas Penyebab Inflasi

Di atas target

Di bawah target

Diatur Pemerintah

Bergejolak

Keterangan:

Inti

Bensin

Rokok Kretek Filter

Beras

Bahan Bakar Rumah Tangga

Bawang Merah

Tarif Angkutan Udara

Rokok Putih

Mobil

Rokok Kretek

Telur Ayam Ras

TINGKAT INFLASI MENURUT KABUPATEN/KOTA

Pulau Sumatera

Inflasi Tahun Kalender November 2022, Pulau Sumatera (%)

Target Inflasi*

4,00

*) Batas atas target inflasi berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021

13

14 of 29

14

Komoditas Penyebab Inflasi

Bensin

Rokok Kretek Filter

Bawang Merah

Beras

Telur Ayam Ras

Bahan Bakar Rumah Tangga

Mie Kering Instant

Kue Kering Berminyak

Sabun Detergen Bubuk/Cair

Tahu Mentah

Keterangan:

Diatur Pemerintah

Bergejolak

Inti

TINGKAT INFLASI MENURUT KABUPATEN/KOTA

Pulau Jawa

Inflasi Tahun Kalender November 2022, Pulau Jawa (%)

Target Inflasi*

4,00

Di atas target

Di bawah target

*) Batas atas target inflasi berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021

14

15 of 29

15

Komoditas Penyebab Inflasi

Bensin

Rokok Kretek Filter

Tarif Angkutan Udara

Bawang Merah

Beras

Rokok Putih

Sabun Detergen Bubuk/Cair

Mie Kering Instant

Mobil

Sabun Mandi

Keterangan:

Diatur Pemerintah

Bergejolak

Inti

TINGKAT INFLASI MENURUT KABUPATEN/KOTA

Pulau Bali Dan Nusa Tenggara

Inflasi Tahun Kalender November 2022, Pulau Bali dan Nusa Tenggara (%)

Di atas target

Di bawah target

*) Batas atas target inflasi berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021

Target Inflasi*

4,00

15

16 of 29

16

Komoditas Penyebab Inflasi

Bawang Merah

Bensin

Bahan Bakar Rumah Tangga

Rokok Kretek Filter

Mie Kering Instant

Shampo

Telur Ayam Ras

Daging Ayam Ras

Tarif Angkutan Udara

Mobil

Keterangan:

Diatur Pemerintah

Bergejolak

Inti

TINGKAT INFLASI MENURUT KABUPATEN/KOTA

Pulau Kalimantan

Inflasi Tahun Kalender November 2022, Pulau Kalimantan (%)

Di atas target

Di bawah target

*) Batas atas target inflasi berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021

Target Inflasi*

4,00

16

17 of 29

17

Komoditas Penyebab Inflasi

Bawang Merah

Bensin

Rokok Kretek Filter

Bahan Bakar Rumah Tangga

Rokok Putih

Angkutan Antar Kota

Mie Kering Instant

Tarif Angkutan Udara

Mobil

Telur Ayam Ras

Keterangan:

Diatur Pemerintah

Bergejolak

Inti

TINGKAT INFLASI MENURUT KABUPATEN/KOTA

Pulau Sulawesi

Inflasi Tahun Kalender November 2022, Pulau Sulawesi (%)

Di atas target

Di bawah target

*) Batas atas target inflasi berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021

Target Inflasi*

4,00

17

18 of 29

18

Komoditas Penyebab Inflasi

Bensin

Rokok Kretek Filter

Rokok Putih

Tarif Angkutan Udara

Bawang Merah

Angkutan Dalam Kota

Bahan Bakar Rumah Tangga

Daging Ayam Ras

Sabun Detergen Bubuk/Cair

Beras

Keterangan:

Diatur Pemerintah

Bergejolak

Inti

TINGKAT INFLASI MENURUT KABUPATEN/KOTA

Pulau Maluku Dan Papua

Inflasi Tahun Kalender November 2022, Pulau Maluku dan Papua (%)

Di atas target

Di bawah target

*) Batas atas target inflasi berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021

Target Inflasi*

4,00

18

19 of 29

INFLASI GABUNGAN KOTA-KOTA IHK DI PROVINSI YANG SAMA [1]

Inflasi Gabungan Kota IHK di Provinsi yang Sama

November 2022 (YtD, %)

30 provinsi dengan tingkat inflasi di atas inflasi nasional (4,82%)

  1. Sulawesi Tenggara (6,59%)
  2. Sumatera Barat (6,42%)
  3. Kalimantan Selatan (6,26%)
  4. Kalimantan Tengah (6,06%)
  5. NTB (5,95%)
  6. Jawa Timur (5,88%)
  7. Riau (5,84%)
  8. DI Yogyakarta (5,80%)
  9. NTT (5,80%)
  10. Kalimantan Barat (5,72%)
  11. Bali (5,69%)
  12. Maluku (5,69%)
  13. Bengkulu (5,68%)
  14. Jambi (5,53%)
  15. Sumatera Selatan (5,43%)

Target Inflasi*

4,00

*) Batas atas target inflasi berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021

Di atas target

Di bawah target

19

20 of 29

INFLASI GABUNGAN KOTA-KOTA IHK DI PROVINSI YANG SAMA [1]

Inflasi Gabungan Kota IHK di Provinsi yang Sama

November 2022 (YtD, %)

30 provinsi dengan tingkat inflasi di atas inflasi nasional (4,82%)

  1. Jawa Barat (5,26%)
  2. Jawa Tengah (5,14%)
  3. Sulawesi Tengah (5,12%)
  4. Kalimantan Timur (5,11%)
  5. Sulawesi Selatan (5,03%)
  6. Aceh (4,92%)
  7. Lampung (4,85%)
  8. Papua (4,69%)
  9. Kepulauan Riau (4,67%)
  10. Banten (4,61%)
  11. Sumatera Utara (4,55%)
  12. Gorontalo (4,44%)
  13. Sulawesi Barat (4,31%)
  14. Kalimantan Utara (4,21%)
  15. Kep. Bangka Belitung (4,18%)

Target Inflasi*

4,00

*) Batas atas target inflasi berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021

Di atas target

Di bawah target

20

21 of 29

IDENTIFIKASI POTENSI INFLASI DESEMBER 2022

Komoditas penyumbang andil inflasi secara historis (m-to-m, %) 

Periode

Komoditas Dominan Penyebab Inflasi

Kota Inflasi Tertinggi

Desember 2018

Tarif Angkutan Udara

Tual (83,11%), Baubau (68,67%), Bandung (61,88%), Sampit (58,96%), Manokwari (52,89%)

Telur Ayam Ras

Kediri (25,98%), Tasikmalaya (19,20%), Semarang (19,10%), Depok (18,66%), Probolinggo (18,55%)

Daging Ayam Ras

Kupang (39,88%), Parepare (17,53%), Palembang (17,44%), Jambi (15,81%), Lubuklinggau (13,61%)

Bawang Merah

Mataram (41,25%), Tanjung Pinang (37,90%), Parepare (37,57%), Singaraja (36,94%), Padangsidimpuan (36,04%)

Beras

Bima (5,04%), Mataram (3,98%), Madiun (3,32%), Tegal (2,99%), Purwokerto (2,73%)

Desember 2019

Telur Ayam Ras

Jember (23,11%), Tasikmalaya (21,91%), Kediri (21,83%), Bandung (21,15%), Cilacap (21,15%)

Tarif Angkutan Udara

Sampit (36,62%), Sorong (35,69%), Bungo (22,89%), Palangka Raya (20,15%), Manado (18,99%)

Bawang Merah

Bima (64,42%), Bulukumba (48,58%), Sumenep (44,79%), Tanjung Pandan (36,36%), Banyuwangi (32,32%)

Minyak Goreng

Lhokseumawe (10,14%), Dumai (9,89%), Depok (9,04%), Purwokerto (9,02%), Medan (8,10%)

Tarif Kereta Api

Madiun (16,99%), Cirebon (15,67%), DKI Jakarta (14,31%), Semarang (13,94%), Yogyakarta (12,26%)

21

22 of 29

IDENTIFIKASI POTENSI INFLASI DESEMBER 2022

Komoditas penyumbang andil inflasi secara historis (m-to-m, %) 

Periode

Komoditas Dominan Penyebab Inflasi

Kota Inflasi Tertinggi

Desember 2020

Cabai Merah

Sumenep (85,95%), Tanjung (64,32%), Tegal (63,17%), Metro (62,31%), Semarang (62,22%)

Telur Ayam Ras

Banda Aceh (22,57%), Watampone (16,06%), Mamuju (14,82%), Cilegon (14,12%), Tanjung (14,12%)

Cabai Rawit

Mataram (97,70%), Pematang Siantar (94,39%), Jambi (89,00%), Dumai (84,72%), Sibolga (83,97%)

Tarif Angkutan Udara

Banjarmasin (38,17%), Batam (24,20%), Manokwari (19,52%), Palangka Raya (18,75%), Sorong (17,24%)

Daging Ayam Ras

Tarakan (22,59%), Maumere (16,52%), Sukabumi (14,44%), Kupang (12,05%), Gorontalo (11,75%)

Desember 2021

Cabai Rawit

Sumenep (322,50%), Watampone (262,32%), Makassar (220,34%), Malang (202,84%), Gorontalo (195,36%)

MInyak Goreng

Sorong (17,18%), Samarinda (13,85%), Gunungsitoli (13,49%), Tangerang (13,14%), Kotabaru (12,98%)

Tarif Angkutan Udara

Palangka Raya (36,63%), Jayapura (27,39%), Balikpapan (21,17%), Merauke (20,45%), Kendari (19,99%)

Telur Ayam Ras

Cilacap (18,30%), Bungo (17,01%), Singkawang (16,00%), Kotamobagu (15,75%), Waingapu (14,68%)

Daging Ayam Ras

Pematang Siantar (12,92%), Bandar Lampung (10,20%), Sukabumi (10,14%), Surakarta (9,11%), Jambi (8,71%)

22

23 of 29

Penjelasan Teknis dalam Membaca Kinerja Pemerintah

23

Interpretasi dan penggunaan 3 indikator dalam penghitungan inflasi:

  • Inflasi month to month (inflasi bulanan)

Inflasi m-to-m digunakan untuk menangkap fenomena dan gambaran perkembangan harga setiap bulannya. 

  • Inflasi year to date (inflasi tahun kalender) Inflasi y-to-d digunakan untuk menangkap fenomena dan gambaran perkembangan harga selama tahun berjalan 

  • Inflasi year on year (inflasi tahun ke tahun) Inflasi y-on-y digunakan untuk menangkap fenomena dan gambaran perkembangan harga selama setahun terakhir

  • Inflasi tahun kalender merupakan agregasi kondisi inflasi selama tahun berjalan, sehingga  lebih tepat untuk dibandingkan dengan target inflasi.
  • Pada Desember, ukuran inflasi tahun kalender sama dengan inflasi tahun ke tahun. Inflasi tahun kalender pada Desember menggambarkan inflasi selama satu tahun berjalan.
  • Inflasi tahun kalender November 2022 tepat digunakan untuk melihat seberapa jauh/dekat angka inflasi yang sudah dicapai saat ini dengan target. 

Inflasi tahun kalender lebih tepat digunakan untuk melihat capaian inflasi suatu wilayah:

23

24 of 29

24

Kotabaru (8,02%)

Inflasi November 2022 (Ytd) sebesar 4,82%

Tanjung Selor (7,78%)

Bukittinggi (7,06%)

Serang (6,77%)

Jember (6,79%)

SEBARAN INFLASI NOVEMBER 2022 MENURUT WILAYAH�(Tahun Kalender/Year to Date)

Komoditas Penyumbang Andil Inflasi

1. Kotabaru

Tarif Angkutan Udara

2,12%

Bensin

0,87%

Bahan Bakar Ruta

0,87%

Beras

0,44%

Terlur Ayam Ras

0,43%

Diatur Pemerintah

Bergejolak

Keterangan:

Inti

2. Tanjung Selor

Tarif Angkutan Udara

1,81%

Bensin

1,25%

Bahan Bakar Ruta

0,84%

Sewa Rumah

0,33%

Bawang Merah

0,32%

3. Bukittinggi

Bensin

1,12%

Beras

0,80%

Rokok Kretek Filter

0,30%

Angkutan dalam Kota

0,24%

Sewa Rumah

0,20%

4. Jember

Bensin

1,32%

Tarif Air Minum PAM

0,43%

Beras

0,84%

Tempe

0,33%

Rokok Kretek Filter

0,32%

5. Serang

Bensin

1,14%

Bahan Bakar Ruta

0,77%

Angkutan dalam Kota

0,58%

Beras

0,40%

Rokok Kretek Filter

0,24%

≥ 5%

Keterangan:

< 5%

25 of 29

Penjelasan Teknis

25

Terdapat 3 indikator dalam penghitungan inflasi:

  1. Inflasi month to month (inflasi bulanan)
  2. nilai inflasi hasil perbandingan indeks harga konsumen pada periode amatan dengan periode sebelumnya

2. Inflasi year to date (inflasi tahun kalender)

🡪 nilai inflasi hasil perbandingan indeks harga konsumen pada periode amatan dengan periode desember tahun sebelumnya. Bulan Desember tahun sebelumnya dijadikan sebagai acuan

3. Inflasi year on yar (inflasi tahun ke tahun)

nilai inflasi hasil perbandingan indeks harga konsumen pada periode amatan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya

Interpretasi dan Penggunaan

Inflasi m-to-m digunakan untuk menangkap fenomena dan gambaran perkembangan harga setiap bulannya.

Inflasi y-to-d digunakan untuk menangkap fenomena dan gambaran perkembangan harga selama tahun berjalan

Inflasi y-on-y digunakan untuk menangkap fenomena dan gambaran perkembangan harga selama setahun terakhir

Inflasi tahun kalender lebih tepat digunakan untuk melihat capaian inflasi suatu wilayah, karena:

1. inflasi tahun kalender merupakan agregasi kondisi inflasi selama tahun berjalan, sehingga lebih tepat untuk dibandingkan dengan target inflasi

2. Pada Desember, ukuran inflasi tahun kalender sama dengan inflasi tahun ke tahun. Inflasi tahun kalender pada Desember menggambarkan inflasi selama satu tahun berjalan

3. Inflasi tahun kalender November 2022 tepat digunakan untuk melihat sebarapa jauh/dekat angka inflasi yang sudah dicapai saat ini dengan target

25

26 of 29

RANGKUMAN

26

  • Selama tahun 2022, inflasi disebabkan oleh sejumlah faktor, baik global maupun domestik.
    • Secara global inflasi Indonesia dipengaruhi oleh konflik Geopolitik Rusia-Ukraina yang menggangu rantai pasok komoditas pangan dan energi global.
    • Secara domestik, inflasi dipengaruhi oleh faktor musiman pada komoditas pangan bergejolak, penyesuaian harga BBM & gas, kenaikan tarif dasar listrik, dan event musiman seperti bulan Ramadhan & Idul Fitri
  • Dalam lima tahun terakhir, inflasi Indonesia ralatif terkendali dan berada di bawah batas atas target inflasi pemerintah. Namun, hingga November 2022, inflasi sudah berada di atas batas atas target Pemerintah. Hingga akhir tahun, inflasi kemungkinan besar akan melampuai terget pemerintah.
  • Hingga November 2022, inflasi gabungan (ytd) di 30 provinsi telah melampaui batas atas terget Pemerintah. Selain itu, sebanyak 77 kota dari 90 kota inflasi memiliki tingkat inflasi yang telah melampaui target batas atas inflasi pemerintah.
  • Komoditas penyumbang utama inflasi sepanjang tahun 2022 adalah komoditas pangan bergejolak (beras, bawang merah, telur ayam ras, daging ayam ras, dll) dan komoditas yang harganya diatur pemerintah (bensin, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan kota dan Udara, dll)

26

27 of 29

27

FAKTOR PENYEBAB INFLASI SEPANJANG TAHUN 2022

Penyumbang utama inflasi: kenaikan harga pada komoditas pangan bergejolak dan harga diatur pemerintah

  • Gangguan rantai pasok komoditas pangan & energi global yang dipicu oleh konflik geopolitik Rusia-Ukraina🡪imported inflation 
  • Faktor musiman pada komoditas pangan bergejolak (tanaman pangan dan hortikultura) yang menyebabkan penurunan suplai pada periode tertentu.
  • Penyesuaian harga/tarif pada komoditas yang harganya diatur pemerintah
    • BBM: ….kapan/persen kenaikan
    • Gas: ….kapan/persen kenaikan
    • TDL: … kapan.persen kenaikan
    • Tarif Angkutan Udara & Tarif angkutan umum
  • Event musiman yang mendorong peningkatan konsumsi masyarakat, seperti Ramadhan & Idul Fitri dan Tahun Ajaran Baru.�

27

28 of 29

28

RESPON EKONOMI GLOBAL PASCA PANDEMI

AMERIKA SERIKAT

JEPANG

TIONGKOK

INGGRIS

KOREA SELATAN

SINGAPURA

Sumber:

  • Pertumbuhan Ekonomi: IMF
  • Inflasi 2022: OECD

Proyeksi

Proyeksi

Proyeksi

Proyeksi

Proyeksi

Proyeksi

28

29 of 29

Faktor global dan domestik berpengaruh terhadap inflasi hingga November 2022.�Disrupsi rantai pasok global akibat perang Rusia-Ukraina mendorong inflasi dalam negeri melalui kenaikan harga komoditas energi dan pangan yang diimpor.�Sementara dari domestik, penyesuaian harga BBM per awal September menambah tekanan terhadap inflasi yang sudah naik karena faktor musiman komoditas pangan bergejolak.

RANGKUMAN PERKEMBANGAN INFLASI�MENJELANG AKHIR TAHUN 2022

Selama periode 2018—2021, laju inflasi tahunan nasional selalu berada di bawah target inflasi pemerintah, tetapi hingga November 2022 (YtD) sudah mencapai 4,82%, atau melampaui batas atas target inflasi pemerintah. Pendorong utama inflasi sepanjang 2022 adalah Komoditas yang Harganya Diatur Pemerintah (2,21%), Harga Bergejolak (0,56%), dan Inti (2,05%). Hingga akhir tahun, inflasi nasional kemungkinan besar akan tetap di atas target inflasi pemerintah. Selain mewaspadai peningkatan permintaan Natal dan Tahun Baru, bencana alam di sentra produksi juga dapat mengganggu pasokan komoditas dan menambah tekanan inflasi akhir tahun

Secara kewilayahan, tingkat inflasi tahun kalender di 77 dari 90 kabupaten/kota IHK telah berada di atas target pemerintah, sementara untuk inflasi gabungan kab/kota IHK, sebanyak 30 provinsi sudah di atas target pemerintah.

29