1 of 12

KEANEKARAGAMAN HAYATI

2 of 12

Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati berarti keberagaman yang ada pada mahkluk hidup. Keberagaman dapat ditemukan pada tingkatan gen, spesies dan ekosistem. Keanekaragaman pada mahkluk hidup ini terjadi akibat adanya faktor genetik atau keturunan dan perbedaan faktor lingkungan.

3 of 12

Indonesia dikenal dengan sebutan megadiversity country”, Selain Brazil dan Zaire, karena mempunyai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dengan keunikan tersendiri

4 of 12

Masih ingatkah Kalian buah sejenis yang Kalian temukan pada tempat tinggal kalian. Mungkin diantara Kalian menemukan bahwa ada banyak varietas mangga yang Kalian lihat, seperti manga udang dan mangga harum manis. Meskipun sama-sama merupakan mangga, tetapi bentuk, ukuran dan rasa mangga-mangga tersebut beranekaragam. Inilah yang disebut dengan keanekaragaman hayati tingkat gen. Keanekaragaman hayati tingkat gen adalah keanekaragaman yang ada dalam satu spesies.

Tingkat Keanekaragaman Hayati

2. Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen

5 of 12

Sebelumnya Kalian telah menemukan bahwa buah mangga dalam satu spesies dapat beranekaragam karena adanya variasi gen. Buah mangga pun sesungguhnya memiliki keanekaragaman tingkat jenis. Keanekaragaman hayati tingkat jenis adalah keanekaragaman hayati yang terjadi antar spesies. Coba Kalian perhatikan mangga udang, mangga kelapa, dan manga harum manis. Meskipun ketiga-tiganya merupakan tanaman mangga, akan tetapi mereka berasal dari spesies yang berbeda. Masing-masing spesies mangga tersebut memiliki perbedaan bentuk buah, ukuran buah dan rasa buah.

Tingkat Keanekaragaman Hayati

2. Keanekaragaman Hayati Tingkat Spesies

6 of 12

Indonesia dengan bentang alamnya yang luas, memiliki beberapa ekosistem, seperti hutan hujan tropis, hutan bakau dan sabana. Hutan hujan tropis dihuni oleh tumbuhan yang beranekaragam mulai dari yang berukuran kecil hingga pohon besar. Selain itu di hutan hujan tropis juga hidup beranekaragam hewan. Hutan bakau terletak di rawa atau pinggir pantai dan hanya ditumbuhi oleh tanaman mangrove.

Ketiga ekosistem tersebut memiliki perbedaan yang dapat dilihat dari jenis tanaman, jenis binatang, keadaan tanah, intensitas cahaya matahari dan curah hujan pada ketiga hutan tersebut. Perbedaan yang terjadi pada ketiga daerah ini disebut dengan keanekaragaman hayati tingkat ekosistem. Keanekaragaman hayati tingkat ekosistem adalah keanekaragaman hayati yang terjadi antar ekosistem.

Tingkat Keanekaragaman Hayati

3. Keanekaragaman Hayati Tingkat Spesies

7 of 12

Keanegaragaman Hayati Indonesia

1. Orientalis (Asia),

2. Peralihan,

3. Australis

8 of 12

    • Keanekaragaman hayati bukan hanya memberikan manfaat langsung kepada manusia namum juga sangat penting dalam mempertahankan keberlangsungan ekosistem. Sebagai contoh hutan hujan tropis dengan keanekaragaman hayatinya yang tinggi, lebih mendukung untuk kelestarian ekosistem dibandingkan dengan ekosistem pertanian yang monokultur.
    • Seringkali kita mendengar hahwa ada hama tertentu yang menyerang padi misalnya wereng. Hal ini terjadi karena hanya ada satu jenis tanaman di sana yaitu padi. Ketiadaan predator alami wereng menyebabkan terjadinya ledakan populasi wereng sehingga populasi wereng meningkat tinggi. Selain itu, petani juga harus menambahkan pupuk pada lahan agar tanaman padi dapat tumbuh dengan subur.

Manfaat Keanekaragaman Hayati

9 of 12

Berbagai upaya dapat dilakukan untuk tetap menjaga kelestarian keanekaragaman hayatı seperti hutan lindung, cagar alam dan taman nasional. Untuk mengatasi kelangkaan tanaman dapat dilakukan perbanyakan dengan kultur jaringan sedangkan untuk mengatasi kelangkaan hewan dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi kloning.

Pelestarian Keanekaragaman Hayati

10 of 12

Konservasi Keanekaragaman Hayati

A. Pelestarian in situ : melakukan perlindungan terhadap tumbuhan dan hewan agar dapat hidup sesuai dengan habitat aslinya. Contohnya pelestarian komodo di Pulau Komodo, badak jawa di Ujung Kulon, dan bunga bangkai (Rafflesia arnoldi) di Bengkulu.

11 of 12

B.Pelestarian ex situ adalah melakukan perlindungan dan pemeliharaan hewan dan tumbuhan di luar habitat aslinya. Antara lain dengan cara:

    • Kebun botani, yaitu kebun yang mengoleksi berbagai jenis tumbuhan yang hidup. Seperti Kebun Raya Bogor

    • Kebun koleksi, kebun yang berisi berbagai jenis tumbuhan yang akan dikembangkan dan dipertahankan dalam bentuk hidup. Seperti koleksi kelapa di Bone-Bone

12 of 12

TERIMA KASIH