ROKOK GERBANG NARKOBA
TOPIK 6
ROKOK
Rokok adalah pintu gerbang bagi narkoba. Lebih spesifik lagi, rokok itu sendiri sebenarnya termasuk ke dalam definisi narkoba. Di tengah maraknya kampanye anti-narkoba di masyarakat, ternyata tidak banyak yang menyadari hal ini. Merokok kini tidak lagi merupakan masalah kesehatan melulu, tetapi sudah memiliki kompleksitas tersendiri. Di dalam pengertian Narkoba termuat 3 kelompok zat aktif yaitu Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya. Rokok bersama dengan alkohol termasuk ke dalam kelompok yang terakhir.
Nikotin yang merupakan salah satu komponen dari rokok merupakan zat psikotropika stimulan. Jadi sesungguhnya rokok itu adalah narkoba juga. Oleh karena itu, rokok pun memiliki sifat-sifat utama layaknya narkoba lain yaitu habituasi, adiksi dan toleransi. Habituasi adalah suatu perasaan rindu, terus menerus melintas di pikiran untuk menggunaan zat, sehingga seseorang akan terus berkeinginan menggunakan zat tersebut saat berkumpul dengan sesama teman pemakai. Sedangkan adiksi merupakan dorongan kompulsif untuk menggunakan suatu zat diserta tanda-tanda ketergantungan. . Toleransi adalah contoh bentuk ketergantungan fisiologis, yaitu seiring bertambahnya waktu penggunaan maka pemakaian zat berikutnya diperlukan dosis yang lebih besar dari sebelumnya untuk mencapai efek kenikmatan yang sama.
ROKOK
Rokok atau kata lainnya adalah tembakau. Ini merupakan zat yang tembakau yang dikemas sedemikian rupa pada bentuk seperti batangan memanjang denga saca mngkosumsi adalah melaui hisapan. Rokok adalah pintu pertama ke Narkotika. Rokok merupakan pembunuh nomor tiga setelah jantung koroner dan kanker 1 batang rokok untuk kerugiannya adalah umur memendek 12 menit. Rokok atau tembakau merupakan bagian dari zat adiktif Rokok adalah racun yang menular. 10.000 orang perhari mati karena merokok (dunia) 57.000 orang per tahun mati karena merokok (Indonesia) Kenaikan konsumsi rokok Indonesia 44% (tertinggi di dunia).
GEJALA PUTUS ZAT TEMBAKAU ATAU ROKOK, YAITU APABILA KONSUMSI DIHENTIKAN
Ketagihan (craving)
01
Mudah tersinggung dan marah
02
Cemas dan gelisah
03
Gangguan konsentrasi
04
Tidak dapat diam, tidak tenang
05
Nyeri kepala
06
Mengantuk
07
Gangguan pencernaan
08
Rokok merupakan narkoba termurah dan dijual bebas. Dengan selembar uang Rp 1.000,00 seseorang sudah mampu mendapatkan sebatang rokok yang mengandung 4.000 macam zat kimia. Tidak ada satupun produk farmasi yang berisikan 4.000 macam zat kimia dapat dibeli dengan harga sedemikian murah. Oleh karena itu, siapapun mudah memperoleh sebatang rokok, dari mereka yang usia tua maupun anak sekolah dasar
TAHAPAN YANG DIALAMI SEORANG PEROKOK HINGGA MENJADI TAHAP KETERGANTUNGAN
Tahap Eksperimental atau coba-coba
Tahap Penggunaan Rutin
Tahap Ketergantungan
TAHAPAN KETERGANTUNGAN ROKOK
Menilik bahwa rokok berawal dari coba-coba, rasa ingin tahu maupun rasa setia kawan, maka tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa pribadi perokok adalah rentan juga terhadap narkoba lainnya. Rokok adalah pintu gerbang kepada narkoba lainnya. Kematian dikarenakan penyakit-penyakit terkait rokok adalah lebih besar daripada kematian karena narkoba jenis lainnya. Biaya negara untuk merawat penduduknya yang menderita penyakit-penyakit terkait dengan rokok juga lebih besar dibandingkan pendapatan dari pajak rokok.Celakanya rokok adalah satu-satunya narkoba yang dapat menyerang orang yang tidak turut menggunakannya
BAHAYA MEROKOK
KANKER PARU-PARU
SERANGAN JANTUNG
PENYAKIT ASAM LAMBUNG
ANEURISMA OTAK
PENYAKIT MATA
PENYAKTI GIGI DAN MULUT
GANGGUAN KESUBURAN
PENYAKIT DIABETES
KOMPLIKASI KEHAMILAN
MASALAH KULIT DAN KUKU
OSTEOPOROSIS
TERGANGGUNYA SISTEM KEKEBALAN TUBUH
MASALAH PSIKOLOGIS
LEMBARAN KERJA ( LK)
1. Apa kandungan yang terdapat dalam rokok sehingga menyebabkan kecanduan?
2. Mengapa rokok di sebut gerbang Narkoba?
3. Menurut pendapat kalian “jelaskan bahaya rokok bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat?
4. Sebutkan gejala yang terjadi apabila rokok berhenti di konsumsi oleh perokok aktif!
THANK YOU