1 of 10

MVP

2 of 10

MVP

Minimum Viable Product (MVP) bukanlah produk yang belum jadi, melainkan produk jadi fungsional dengan fitur minimal dan dapat terus dikembangkan sesuai dengan feedback dari konsumen.

3 of 10

perbandingan antara prototipe dengan Minimum Viable Product (MVP)

4 of 10

perbandingan antara prototipe dengan Minimum Viable Product (MVP)

5 of 10

6 of 10

membuat Minimum Viable Product (MVP)

  • Mencari tahu masalah yang ingin dipecahkan dan untuk siapa. Langkah awal dalam membuat Minimum Viable Product (MVP) adalah dengan mengevaluasi ide bisnis kita. Ini dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan:
  • 1. Mengapa konsumen membutuhkan produk ini?
  • 2. Bagaimana produk ini dapat membantu konsumen?
  • 3. Bagaimana produk ini akan digunakan oleh konsumen?

7 of 10

membuat Minimum Viable Product (MVP)

  • Menganalisis kompetitor

8 of 10

membuat Minimum Viable Product (MVP)

  • Menentukan alur pengguna Menentukan alur pengguna akan memberikan bagaimana user menggunakan produk kita.

9 of 10

membuat Minimum Viable Product (MVP)

  • Membuat daftar fitur dan prioritasnya Setelah alur pengguna ditentukan, langkah berikutnya adalah melist fitur yang mungkin disediakan pada setiap tahapan. Setelah itu, membuat daftar prioritas dari setiap fitur. Langkah-langkah untuk membuat prioritas dari setiap fitur adalah:
  • 1. Tentukan apakah aktivitas yang paling penting yang kita ingin pengguna lakukan (ini akan menjadi fitur utama dari produk)
  • 2. Fitur lain apakah yang ingin ditawarkan ke pengguna
  • 3. Mengategorikan semua fitur lainya sebagai; harus dimiliki, baik jika dimiliki, tidak terlalu penting

10 of 10

Resources

Articles:

Books