1 of 27

Seni Rupa

The Wishdome of

Sugandi, S.Pd., Gr.

2 of 27

Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.

(Q.S Al Asr Ayat 1-3)

3 of 27

Chapters

Seni

Rupa

1. Prolog

2. Rangkaian Materi Seni Rupa

3. Benang Merah

4. Metode dan Model Pembelajaran

5. Evaluasi Formatif dan Sumatif

6. Epilog

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

3

4 of 27

1. Prolog

Bismillahirrahmanirrahim, Pembelajaran seni rupa bertujuan mengembangkan kreativitas dan kepekaan terhadap estetika, logika dan etika untuk membantu peserta didik meningkatkan kualitas hidupnya. Di samping itu, kemampuan peserta didik dalam mengamati, mengenal, merasakan, memahami dan mengalami nilai-nilai keindahan, semakin terasah dalam merespon sebuah gagasan, peluang dan tantangan. Selain itu, Pembelajaran Seni Rupa dimaksudkan hadir sebagai sarana seorang muslim dalam mengembangkan segala kreativitas yang dimilikinya guna memaksimalkan waktu untuk menyampaikan kebaikan kepada sesamanya, sesuai dengan Quran Surah Al Ashr ayat 1-3; 

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya tetap di atas kesabaran.” (QS. Al-'Ashr[103]: 1-3)

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

4

5 of 27

Tujuan Seni Rupa/Seni Budaya

Tujuan Seni Rupa/Seni Budaya Secara Umum, diantarannya;

  • Mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai keindahan, kreativitas, serta apresiasai dalam dunia seni rupa untuk mentafakuri segala kebesaran Allah.
  • Mampu menuangkan pengalamannya secara visual sebagai ekspresi kreatif dengan rinci, ditandai penguasaan ruang, proporsi dan gestur, baik secara mandiri dan/atau berkelompok. (Pengalaman)
  • Mampu dalam berproses kreatif dan kegiatan apresiasi peserta didik telah mencerminkan penguasaan terhadap bahan, alat, teknik, teknologi dan prosedur yang mewakili perasaan dan empati peserta didik. (Proses kreasi)
  • Menyampaikan pesan secara lisan atau tertulis tentang karya seni rupa berdasarkan pada pengamatannya terhadap karya seni rupa tersebut. (Apresiasi)
  • Menjadi pribadi muslim kreatif dalam mengembangkan karya seni rupa sebagai media dakwah secara luas.

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

5

6 of 27

2. Rangkaian Materi Seni Rupa/Seni Budaya

Penjabaran materi seni rupa/seni budaya dalam kurun waktu satu tahun

7 of 27

Rangkaian Materi Seni Rupa/Seni Budaya

Gambaran Umum Berdasarkan Prota

Meteri pembelajaran Seni Rupa/Seni Budaya Sebagian besar mengacu pada kurikulum 13 (K13) dengan penyesuaian melalui kurikulum merderka dan kurikulum God Centered Educations.

Materi yang disampaikan pada pembelajaran Seni Rupa/Seni Budaya memiliki sifat berkesinambungan dan saling berurutan satu sama lainnya. Selain itu, materi pembelajaran Seni Rupa/Seni Budaya juga bersifat kontekstual yang diharapkan mampu menambah daya kreativitas siswa dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata (Contextual Learning, Real World Connections)

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

7

A

8 of 27

Materi dan TP Seni Rupa Kelas 7 (Seni Rupa Terapan/Kriya)

Seni Budaya, 22/23

8

Level 7

Gambar Flora, Fauna dan Alam Benda

Desain Ragam Hias

Hiasan Pada Permukaan Kayu

Batik Gutta (Hiasan pada Bahan Kain)

7.1.1 Peserta didik mampu memahami (C2) prosedur pembuatan gambar flora, fauna dan alam benda.

7.1.2 Peserta didik mampu menggunakan pewarna kering dan teknik arsir dalam proses pembuatan gambar flora, fauna dan alam benda.

7.1.3 Peserta didik mampu merumuskan (P4) ide dan gagasannya dalam pembuatan karya gambar flora, fauna dan alam benda berdasarkan ide dan gagasan dengan menggunakan pertimbanagan unsur dan prinsip proporsi seni rupa.

7.1.4 Peserta didik mampu menciptakan (P5) karya gambar flora, fauna dan alam benda pada bidang 2 dimensi dengan mempertimbangan prinsip proporsi dan unsur seni rupa berdasarkan ide dan gagasan yang dimiliki.

7.1.5 Peserta didik mampu memberikan evaluasi terhadap karya gambar yang dibuatnya dalam bentuk tulisan

7.4.1 Peserta didik mampu memahami (C2) definisi, fungsi dan teknik pembuatan karya seni rupa penerapan ragam hias pada bahan tekstil. Mengalami (Experiencing)

7.4.2 Peserta didik mampu menganalisis (C4) empat jenis karya penerapan ragam hias pada bahan tekstil berdasarkan asal daerah, keunikan corak visual, teknik dan komposisi warna yang digunakan. Merefleksikan (Reflecting)

7.4.3 Peserta didik mampu menyimpulkan (C5) hasil analisisi empat jenis karya penerapan ragam hias pada bahan tekstil berdasarkan teknik yang digunakan, cara pembuatan, dan keunikan yang terdapat pada karya yang ditampilkan. Merefleksikan (Reflecting)

7.4.4 Peserta didik mampu menampilkan (P4) presentasi hasil analisis empat jenis karya penerapan ragam hias pada bahan tekstil berdasarkan asal daerah, keunikan corak visual, teknik dan komposisi warna yang digunakan. Merefleksikan (Reflecting)

7.4.5 Peserta didik mampu merumuskan (P4) ide dan gagasannya dalam pembuatan karya seni rupa penerapan ragam hias pada bahan tekstil melalui teknik batik tulis malam dingin. Berfikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)

7.4.6 Peserta didik mampu mendesain (P5) karya seni rupa penerapan ragam hias pada bahan tekstil dengan pertimbangan corak visual dan harmonisasi warna. (Making/Creating), Bedampak (Impacting)

7.4.7 Peserta didik mampu menciptakan (P5) karya seni rupa penerapan ragam hias pada bahan tekstil melalui teknik batik tulis malam dingin berdasarkan pertimbangan corak visual dan harmonisasi warna. Menciptakan (Making/Creating)

7.2.1 Peserta didik mampu memahami (C2) definisi ragam hias, pola ragam hias, jenis ragam hias serta fungsi ragam hias dalam kehidupan manusia.

7.2.2 Peserta didik mampu menggunakan pewarna kering dan teknik arsir dalam proses pembuatan gambar ragam hias.

7.2.3 Peserta didik mampu menganalis (C4) 4 jenis karya ragam hias berdasarkan jenis, keunikan corak, serta makna yang terdapat pada karya tersebut.

7.2.4 Peserta didik mampu menganalis (C4) 4 jenis karya ragam hias berdasarkan jenis, keunikan corak, serta makna yang terdapat pada karya tersebut.

7.2.5 Peserta didik mampu menganalis (C4) 4 jenis karya ragam hias berdasarkan jenis, keunikan corak, serta makna yang terdapat pada karya tersebut.

7.2.6 Peserta didik mampu melakukan (P5) evaluasi terhadap 4 jenis karya ragam hias berdasarkan jenis, keunikan corak, serta makna yang terdapat pada karya tersebut.

7.2.7 Peserta didik mampu merumuskan (P4) ide dan gagasannya dalam pembuatan karya desain ragam hias berdasarkan refernsi terhadap lingkungan sekitar.

7.3.1 Peserta didik mampu mengidentifikasi (C2) empat karya seni rupa penerapan ragam hias pada bahan kayu berdasarkan asal daerah, corak visual, dan teknik yang digunakan. Mengalami (Experiencing)

7.3.2 Peserta didik mampu menganalisis (C4) empat jenis karya penerapan ragam hias pada bahan kayu berdasarkan asal daerah, keunikan corak visual, teknik dan komposisi warna yang digunakan. Merefleksikan (Reflecting)

7.3.3 Peserta didik mampu menyimpulkan (C5) hasil analisisi empat jenis karya penerapan ragam hias pada bahan kayu berdasarkan asal daerah, keunikan corak visual, teknik dan komposisi warna yang digunakan. Merefleksikan (Reflecting)

7.3.4 Peserta didik mampu menampilkan (C6) presentasi hasil analisis empat jenis karya penerapan ragam hias pada bahan kayu berdasarkan asal daerah, keunikan corak visual, teknik dan komposisi warna yang digunakan. Merefleksikan (Reflecting)

7.3.5 Peserta didik mampu merumuskan (P4) ide dan gagasannya dalam pembuatan karya seni rupa penerapan ragam hias pada bahan kayu. Berfikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)

7.3.6 Peserta didik mampu menciptakan (P5) karya seni rupa penerapan ragam hias pada bahan kayu dengan pertimbangan corak visual dan harmonisasi warna. Menciptakan (Making/Creating), Bedampak (Impacting)

7.3.7 Peserta didik mampu melakukan (P5) evaluasi karya karya penerapan ragam hias pada bahan kayu berdasarkan asal daerah, keunikan corak visual, teknik dan komposisi warna yang digunakan. Merefleksikan (Reflecting)

“Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.” (Q.S. Fatir : 24)

9 of 27

Materi dan TP Seni Rupa Kelas 7 (Seni Rupa Terapan/Kriya)

Seni Budaya, 22/23

9

Level 8

Typographi

Ilustrasi

Poster

Komik

8.1.1 Peserta didik mampu memahami (C2) definisi serta fungsi typographi dalam sebuah produk desain komunikasi visual

8.1.2 Peserta didik mampu mengaplikasikan pewarna kering dan basah dalam membuat karya typographi

8.1.3 Peserta didik mampu menganalisis (C4) keunikan typhograpi berdasarkan bentuk, fungsi serta tujuan penggunaanya.

8.1.4 Peserta didik mampu mengemukakan (C3) ide dan gagasannya dalam pembuatan karya typhograpi yang dikembangkan dengan bentuk karya lain berdasarkan permasalahan lingkungan di sekitar.

8.1.5 Peserta didik mampu mendesain (P5) karya typhograpi yang dikembangkan dengan bentuk karya lain berdasarkan permasalahan lingkungan di sekitar.

8.1.6 Peserta didik mampu membuat (C6) karya typographi berdasarkan pertimbangan unsur dan prinsip seni rupa.

8.1.7 Peserta didik mampu mendesain (P5) karya typhograpi yang dikembangkan dengan bentuk karya lain berdasarkan permasalahan lingkungan di sekitar.

8.4.1 Peserta didik mampu Memahami (C2) pengertian komik, jenis komik, dan tujuan dalam menggambar komik.

8.4.2 Peserta didik mampu menerapkan teknik manual dan digital dalam proses pembuatan komik

8.4.3 Peserta didik mampu mengevaluasi karya komik yang dibuatnya berdasarkan teknik yang digunakan, tema dan cerita, serta visual karya yang ditampilkan.

8.4.4 Peserta didik mampu merumuskan (P4) ide dan gagasannya dalam pembuatan komik berdasarkan permasalahan yang ada dilingkungan sekitarnya.

8.4.5 Peserta didik mampu mendesain (P5) karya komik berkaitan dengan topik masalah yang ada lingkungan disekitar.

8.4.6 Peserta didik mampu membuat (P5) karya komik berkaitan dengan topik masalah yang ada lingkungan disekitar.

8.2.1 Peserta didik mampu Memahami (C2) pengertian, jenis dan fungsi gambar ilustrasi.

8.2.2 Peserta didik mampu menggunakan warna kering (pensil warna) dan pewarna pasah (cat air) dalam membuat gambar ilustrasi pada media 2 dimensi.

8.2.3 Peserta didik menganalisa (C4) gambar ilustrasi yang telah dibuat berdasarkan kesesuaian bentuk elemen ilustrasi penggunaan gestur dan perspektif, serta pesan yang akan disampaikan melalui lisan atau tulisan.

8.2.4 Peserta didik mampu merumuskan (P4) ide dan gagasannya dalam pembuatan ilustrasi berdasarkan permasalahan yang ada dilingkungan sekitarnya.

8.2.5 Peserta didik mampu mendesain (P5) karya gambar ilustrasi diatas media 2 dimensi berdasarkan permasalahan yang terdapat pada lingkungan sekitar.

8.2.6 Peserta didik mampu membuat gambar ilustrasi dengan menggunakan yang variatif (media pewarna kering atau pewarna basah)

8.3.1 Peserta didik mampu Memahami (C2) pengertian, syarat dan prinsip menggambar poster

8.3.2 Peserta didik mampu menggunakan pewaran basah dan pewarna kering dalam membuat poster pada media kertas.

8.3.3 Peserta didik mampu menganalisis (C4) jenis-jenis poster berdasarkan keunikan visual, tema dalam karya poster, komposisi gambar dan tulisan, serta harmonisasi warna yang digunakan.

8.3.4 Peserta didik mampu menampilkan hasil presentasi mengenai keunikan visual, tema dalam karya poster, komposisi gambar dan tulisan, serta harmonisasi warna yang digunakan.

8.3.5 Peserta didik mampu mengevaluasi (P5) karya desain poster yang telah dibuatnya secara lisan atau tulisan

8.3.6 Peserta didik mampu merumuskan (C3) ide dan gagasannya dalam pembuatan poster berdasarkan permasalahan yang ada dilingkungan sekitarnya.

8.3.7 Peserta didik mampu mendesain (P5) poster dengan menerapkan unsur dan prinsip seni rupa.

8.3.8 Peserta didik mampu membuat (P5) poster berkaitan dengan topik masalah yang ada lingkungan disekitar

“Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.” (Q.S. Fatir : 24)

10 of 27

Materi dan Indikator Seni Rupa Kelas 9 (Seni Rupa Murni)�

Seni Budaya, 22/23

10

Level 9

Seni Lukis

Seni Gravis

Recycle Toys

9.1.1 Peserta didik mampu memahami (C2) prosedur pembuatan gambar flora, fauna dan alam benda.

9.1.2 Peserta didik menganalisa karya seni lukis berdasarkan keunikan visual, teknik yang digunakan, serta pesan karya yang disampaikan, melalui tulisan.

9.1.3 Peserta didik mampu merumuskan ide dan gagasannya dalam berkarya seni lukis pada media goodiebag sebagai alternatif produk kreatif.

9.1.4 Peserta didik mampu membuat karya seni lukis dengan berbagai media berdasarkan ide dan gagasan yang dimilikinya.

9.1.5 Peserta didik mampu menggunakan teknik wet on dry, wet on wet, dan teknik lain (flick, blok) dalam proses berkarya seni lukis.

9.1.6 Peserta didik mampu membuat karya seni lukis berdasarkan pada ide dan gagasan yang dimilikinya.

9.3.1 Peserta didik mampu memahami seluk beluk seni patung dan recycle toys.

9.3.2 Peserta didik menganalisa karya seni patung/recycle toys berdasarkan keunikan visual, teknik yang digunakan, serta pesan karya yang disampaikan, melalui tulisan.

9.3.3 Peserta didik mampu memahami teknik substraktif dan addictif dalam proses pembuatan karya seni patung.

9.3.4 Peserta didik mampu merumuskan ide dan gagasannya dalam berkarya recycle toys sebagai bentuk kreatifitas dalam menghadapi permasalahan lingkungan.

9.3.4 Peserta didik mampu merumuskan ide dan gagasan yang dimilikinya untuk membuat karya recycle toys dengan memanfaatkan barang bekas (anorganik)

9.3.5 Peserta didik mampu mengeksploarasi alat dan bahan dalam proses pembuatan karya recycle toys cetak tinggi pada permukaan 2 dimensi.

9.3.6 Peserta didik mampu membuat karya recycle toys berdasarkan pada ide dan gagasan yang dimilikinya.

9.2.1 Peserta didik mampu memahami sejarah, jenis, dan fungsi seni grafis dalam kehidupan manusia.

9.2.2 Peserta didik mampu merumuskan ide dan gagasan yang dimilikinya untuk membuat karya grafis cetak tinggi pada permukaan bahan 2 dimensi.

9.2.3 Peserta didik mampu merumuskan ide dan gagasannya dalam berkarya seni grafis pada media kertas dan tshirt sebagai bentuk alternatif produk kreatif.

9.2.4 Peserta didik mampu mengeksploarasi alat dan bahan dalam proses pembuatan karya grafis cetak tinggi pada permukaan 2 dimensi.

9.2.5 Peserta didik memahami penggunaan teknik cetak tinggi dalam membuat karya gravis pada permukaan bahan 2 dimensi.

9.2.6 Peserta didik mampu membuat karya seni grafis berdasarkan pada ide dan gagasan yang dimilikinya.

“Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.” (Q.S. Fatir : 24)

11 of 27

3. Benang Merah Materi dan Keterkaitannya dari Level 7 hingga 9

Keterkaitan materi seni rupa dengan kurikulum God Centered Educations

12 of 27

Benang Merah Materi dan Keterkaitannya dari Level 7 hingga 9

B

Gambaran Kegiatan

Meteri pembelajaran Seni Rupa/Seni Budaya Sebagian besar mengacu pada kurikulum 13 (K13) dengan penyesuaian melalui kurikulum merderka dan kurikulum God Centered Educations.

Materi yang disampaikan pada pembelajaran Seni Rupa/Seni Budaya memiliki sifat berkesinambungan dan saling berurutan satu sama lainnya. Selain itu, materi pembelajaran Seni Rupa/Seni Budaya juga bersifat kontekstual yang diharapkan mampu menambah daya kreativitas siswa dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata (Contextual Learning dan Real World Connections)

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

12

13 of 27

Materi Seni Rupa/Seni Budaya di SMP Islam Cendekia Muda

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

13

Seni Rupa/Seni Budaya

Level 7

Level 8

Level 9

  • Menggambar Flora, Fauna, Alam Benda.
  • Desain Ragam Hias
  • Ragam Hias pada Kayu
  • Ragam Hias pada Bahan Tekstil (Batik Gutta, Sibori)
  • Typografi
  • Menggambar Ilustrasi
  • Menggambar Poster
  • Menggambar Komik
  • Seni Lukis
  • Seni Grafis
  • Seni Patung/Recycle Toys
  • Pameran

Seni Rupa Terapan (Kriya)

Seni Rupa Media Baru dan DKV

Seni Rupa Murni

14 of 27

4. Metode dan Model Pembelajaran

Bentuk variasi metode dan model pembelajaran seni rupa/seni budaya

15 of 27

Metode dan Model Pembelajaran

C

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran yang digunakan selama satu tahun tahun kedepan, diantarannya;

  • Metode ceramah plus dan tanya jawab
  • Metode diskusi kelompok
  • Metode demonstrasi

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

15

Model Pembelajaran

Model pembelajaran yang digunakan selama satu tahun kedepan, diantarannya;

  • Model Contextual Teaching Learning, untuk level 7, 8, dan 9
  • Model Problem Based Learning (PBL) untuk level 7, 8, dan 9
  • Model Project Based Learning (PjBL) utnuk level 7, 8, dan 9

16 of 27

Gambaran Umum Penerapan Metode dan Model Pembelajaran

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

16

Metode pembelajaran; ceramah plus, diskusi,

Model pembelajaran; Contextual Teaching Learning

Pertemuan 1

Metode pembelajaran; ceramah plus, diskusi,

Model pembelajaran; Problem Based Learning (PBL)

Pertemuan 2

Metode pembelajaran; ceramah plus, diskusi, demonstrasi.

Model pembelajaran; Project Based Learning (PjBL) dengan melaui sintak ke 1, 2, dan 3

Pertemuan 3

Metode pembelajaran; diskusi kelompok, demonstrasi

Model pembelajaran; Project Based Learning (PjBL) dengan melaui sintak ke 4

Pertemuan 4

Metode pembelajaran; diskusi kelompok, presentasi

Model pembelajaran; Project Based Learning (PjBL) dengan melaui sintak ke 5 dan 6

Pertemuan 5

17 of 27

5. Evaluasi Formatif dan Sumatif

Bentuk variasi penilaian pembelajaran seni rupa/seni budaya

18 of 27

Evaluasi Formatif dan Sumatif

D

Gambaran Umum

Proses penilaian atau evaluasi dalam pembelajaran Seni Rupa/Seni Budaya dilakukan selama pembelajaran berlangsung dan setelah pembelajaran selesai dilakukan.

Bentuk penilaian atau evaluasi formatif yang dilakukan selama pembelajaran dilaksanakan diantaranya adalah penilaian sikap, jurnal pembelajaran.

Bentuk penilaian atau evaluasi sumatif yang dilakukan setelah pembelajaran berlangsung atau setelah materi/sub materi selesai disampaikan, diantaranya adalah evaluasi harian, penilaian harian (PH), Asesmen sumatif akhir semester (ASAS), dan Asesmen sumatif akhir tahun (ASAT)

Selain itu, pengambilan nilai keterampilan dilakukan melalui proyek yang dilakukan siswa dengan mengacu kepada rubrik karya sesuai dengan karya yang dibuat.

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

18

19 of 27

Bentuk Evaluasi dalam Pelajaran Seni Rupa

Penilaian Sikap (Fomatif)

  • Penilaian sikap dan jurnal pembelajaran (berdasarkan rubrik sikap siswa) selama pembelajaran berlangsung.
  • Penilaian Best Practice; soal yang diberikan bersifat reflektif berkaitan dengan pemahaman siswa terhadap materi, dan evaluasi pembelajaran bagi guru.

Penilaian Pengetahuan (Sumatif)

  • Evaluasi harian; berdasarkan soal melalui google form, Quizziz, Ect)
  • Ulangan harian; berisi materi pada bab yang telah dipelajaran dan diberikan melalui aplikasi google form.
  • Asasment Sumatif Akhir Semester (ASAS); berisi materi kolaborasi dalam bentuk soal AKM.
  • Asasment Sumatif Akhir Tahun (ASAT); berisi materi subjek pelajaran seni rupa/seni budaya

Penilaian Keterampilan

  • Rubrik karya; penilaian keterampilan berdasarkan rubrik karya yang telah disusun guna memudahkan guru dalam menilai kualitas karya yang dihasilkan peserta didik.

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

19

20 of 27

Format Penilaian Sikap (Formatif)

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

20

No.

Nama Siswa

Kriteria Penilaian Sikap Karakter Pelajar Pancasila (disinergikan dengan Sirah Nabawiyyah pada fase berdagang)

Nilai

Disiplin dan Tanggung jawab

Gotong Royong (Bekerjasama)

Keaktifan (Ulet/gigih)

Mandiri

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah Total : 16x100 = Nilai

Keterangan predikat dan angka

1 = Kurang (D) < 70

2 = Cukup Baik (C) 70-79

3 = Baik (B) 80-89

4 = Sangat Baik (A) 90-100

21 of 27

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

21

No

Kriteria Penilaian

1 (Kurang)

2 (Cukup)

3 (Baik)

4 (Sangat Baik)

1.

Tanggung jawab

Peserta didik belum melaksanakan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

Peserta didik kadang-kadang melaksanakan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

Peserta didik sudah melaksanakan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

Peserta didik selalu melaksanakan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan dengan sangat baik

2.

Bekerjasama

Peserta didik kurang mampu bekerjasama dengan baik dalam menyelesaikan pada kelompoknya.

Peserta didik cukup mampu bekerjasama dengan baik dalam menyelesaikan pada kelompoknya.

Peserta didik mampu bekerjasama dengan baik dalam menyelesaikan pada kelompoknya dengan baik.

Peserta didik mampu bekerjasama dengan baik dalam menyelesaikan pada kelompoknya dengan sangat baik.

3.

Keaktifan

Peserta didik kurang aktif dalam menyelesaikan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

Peserta didik cukup aktif dalam menyelesaikan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

Peserta didik sudah aktif dalam menyelesaikan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

Peserta didik sangat aktif dalam menyelesaikan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

4

Disiplin

Peserta didik membuat laporan diskusi setelah lebih dari 3 menit waktu yang ditentukan.

Peserta didik membuat laporan diskusi setelah 1-2 menit dari waktu yang ditentukan.

Peserta didik membuat laporan diskusi pada waktu yang ditentukan.

Peserta didik membuat laporan diskusi sebelum waktu yang ditentukan.

22 of 27

Format Penilaian Sikap Berkelompok (Formatif)

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

22

Jumlah Total : 16x100 = Nilai

Keterangan predikat dan angka

1 = Kurang (D) < 70

2 = Cukup Baik (C) 70-79

3 = Baik (B) 80-89

4 = Sangat Baik (A) 90-100

No.

Kriteria Penilaian Kelompok

Skor

Nilai

1

2

3

1.

Berkomitmen menyelesaikan tugas kelompok dengan maksimal

 

 

 

 

2.

Saling bekerjasama antar anggota kelompok

 

 

 

 

3.

Pembagian tugas didalam kelompok

 

 

 

 

4.

Menyelesaikan tugas dengan tepat waktu

23 of 27

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

23

No

Kriteria Penilaian

1 (Cukup)

2 (Baik)

3 (Sangat Baik)

1.

Menyelesaikan tugas kelompok

Seluruh anggota kelompok menyelesaikan tugas dengan kurang baik

Seluruh anggota kelompok menyelesaikan tugas dengan cukup baik

Seluruh anggota kelompok menyelesaikan tugas dengan sangat baik

2.

Kerjasama antar kelompok

Sebagian anggota kelompok kurang terlibat dalam berkerjasama untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

Seluruh anggota kelompok terlibat dan saling berkerjasama dengan baik dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

Seluruh anggota kelompok terlibat dan saling berkerjasama dengan sangat baik dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

3.

Pembagian tugas didalam kelompok

Sebagian anggota kelompok kurang berperan aktif dengan baik dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

Seluruh anggota kelompok berperan aktif dengan baik dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

Seluruh anggota kelompok berperan aktif dengan sangat baik dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

24 of 27

Gambaran Umum Penilaian Formatif dan Sumatif

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

24

Penilaian Formatif; Tes diagnostik, Sikap belajar

Penilaian Sumatif; Evaluasi Harian

Pertemuan 1

Penilaian Formatif; Sikap belajar

Pertemuan 2

Penilaian Formatif; Sikap belajar dan Kerjasama kelompok

Pertemuan 3

Penilaian Formatif; Sikap belajar dan Kerjasama kelompok

Penilain karya/praktikum

Pertemuan 4

Penilaian Formatif; Sikap belajar dan Kerjasama kelompok, Presentasi, Best Practice

Penilain Sumatif; Penilaian Harian

Penilaian karya/praktikum

Pertemuan 5

25 of 27

6. Epilog

Materi seni rupa memiliki keunikannya masing-masing. Kenunikan ini tercermin dengan sifat seni budaya khususnya seni rupa sebagai subjek pembelajaran yang multidimensional, meliputi wawasan dasar atau pengetahuan akan dunia seni, keterampilan dalam mengolah bahan, media serta teknik, juga kepekaan rasa yang dimilikinya. Peran multidimensional juga tercatat dalam bingkai kurikulum satuan Pendidikan SMP Islam Cendekia Muda yang menerapkan prinsip God Centered Education yang mendorong seni rupa menjadi subject perantara peserta didik dalam menemukan perannya sebagai makhluk ciptaan Allah.

Seni Rupa/Seni Budaya, 23/24

25

26 of 27

Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.

(Q.S. Fatir : 24)

27 of 27

Alhamdulillah