1 of 19

METODE TRANSPORTASI

VAM (VOGEL’S APPROXIMATION METHOD)

METODE LINEAR PROGRAMING

2 of 19

VAM (VOGEL’S APPROXIMATION METHOD)

3 of 19

Kelebihan :

Metodenya mudah dihitung.

Kekurangannya :

Hasilnya kadang-kadang masih dapat dioptimalkan dengan

memakai metode lainnya, seperti Metode Simpleks.

  • Pembatasan pada aplikasi metode transportasi :
  1. Produk yang diperlukan oleh semua tempat tujuan harus dapat dipenuhi

  • Sumber (pabrik/gudang wilayah) tidak dapat memasok lebih besar dari kapasitas sumber yang bersangkutan, atau tidak boleh negatif.

4 of 19

Contoh :

Perusahaan industri memiliki pabrik di tiga lokasi, yaitu Kota W, H, dan P. Produk yang dihasilkan dipasarkan di tiga wilayah pemasaran, yaitu daerah A, B dan C. Kapasitas pabrik, biaya angkutan dan volume permintaan pasar setiap bulan disajikan berikut.

Kapasitas Pabrik, Permintaan Pasar dan Biaya Angkutan per Ton

Dari/Ke

A

B

C

Kapasitas Pabrik

(ton/bulan)

W

$20

$5

$8

90

H

15

20

10

60

P

25

10

19

50

Kapasitas Pasar

(ton/bulan)

50

110

40

200

5 of 19

Penyelesaian dengan Metode VAM (Vogel ‘s Approximity Method) :

1. Susunlah kebutuhan, kapasitas masing-masing sumber dan biaya pengangkutan

ke dalam matriks.

Ke

Dari

Gudang

A

Gudang

B

Gudang

C

Kapasitas

Pabrik

Pabrik

W

X11

X12

X13

90

Pabrik

H

X21

X22

X23

60

Pabrik

P

X31

X32

X33

50

Kebutuhan Gudang

50

110

40

200

20

5

8

15

20

10

25

10

19

6 of 19

2. Carilah perbedaan dari dua biaya terkecil (dalam nilai absolut), yaitu biaya

terkecil dan biaya terkecil kedua untuk setiap baris dan kolom pada matriks (Cij).

Misalkan pada baris W biaya angkut terkecil $5 dan terkecil kedua $8. Jadi nilai

baris W = 8 – 5 = 3. Demikian Seterusnya untuk nilai-nilai yang lainnya :

Baris H = 15 -10 = 5

Baris P = 19 -10 = 9

Kolom A = 20 -15 = 5

Kolom B = 10 -5 = 5

Kolom C = 10 -8 = 2

  1. Pilih satu nilai perbedaan yang terbesar diantara semua nilai perbedaan pada kolom dan baris. Dalam hal ini baris P mempunyai nilai perbedaan terbesar, yaitu 9.

7 of 19

Gudang

A

Gudang

B

Gudang

C

Kapasitas

Perbedaan Baris

Pabrik W

20

5

8

90

3

Pabrik H

15

20

10

60

5

Pabrik P

25

10

19

50

9

Kebutuhan

50

110

40

Pilihan PB = 50 Hilangkan baris P

Perbedaan Kolom

5

5

2

Feasible Solution Awal Metode VAM :

8 of 19

4. Isilah pada salah satu segiempat yang termasuk dalam kolom atau baris

terpilih (nilai perbedaan terbesar), yaitu segiempat yang biayanya terendah

diantara segiempat lain pada baris/kolom itu. Isilah sebanyak mungkin

yang bisa dilakukan namun tidak melebihi kapasitasnya.

Misalnya pada baris P, Biaya angkut untuk segiempat PA = 25, PB = 10

dan PC = 19. Yang terkecil adalah biaya segiempat PB, maka kita isi

segiempat PB dengan 50 satuan (lebih dari 50 satuan tidak mungkin karena

kapasitas pabrik P = 50).

9 of 19

  1. Hilangkan baris P karena baris tersebut sudah diisi sepenuhnya (kapasitas penuh) sehingga tidak mungkin diisi lagi. Kemudian perhatikan kolom dan baris yang belum terisi/teralokasi (baris W, H dan kolom A, B, C).

Gudang

A

Gudang

B

Gudang

C

Kapasitas

Perbedaan Baris

Pabrik W

20

5

8

90

3

Pabrik H

15

20

10

60

5

Kebutuhan

50

60

(110-50)

40

Pilihan WB = 60 Hilangkan kolom B

Perbedaan Kolom

5

15

2

Feasible Solution Lanjutan Metode VAM :

10 of 19

Gudang

A

Gudang

C

Kapasitas

Pabrik H

15

10

60

Kebutuhan

50

10

(40-30)

Pilihan HA = 50

Pilihan HC= 10

Gudang

A

Gudang

C

Kapasitas

Perbedaan Baris

Pabrik W

20

8

30

(90-60)

12

Pabrik H

15

10

60

5

Kebutuhan

50

40

Pilihan WB = 60 Hilangkan kolom B

Perbedaan Kolom

5

2

6. Tentukan kembali perbedaan (selisih) biaya pada langkah ke-2 untuk kolom dan baris yang belum terisi. Ulangi langkah ke-3 sampai ke-5, sampai semua baris dan kolom sepenuhnya teralokasi seperti pada tabel berikut.

11 of 19

Matriks Hasil Alokasi dengan MEtode VAM

Ke

Dari

Gudang

A

Gudang

B

Gudang

C

Kapasitas

Pabrik

Pabrik

W

60

30

90

Pabrik

H

50

10

60

Pabrik

P

50

50

Kebutuhan Gudang

50

110

40

200

20

5

8

15

20

10

25

10

19

  1. Setelah terisi semua, maka biaya transportasinya yang harus dibayar adalah

TC = 60($5) + 30($8) + 50($15) + 10($10) + 50($10) = $1.890

12 of 19

  1. Jika nilai perbedaan biaya ada 2 yang sama besarnya, misalnya yang satu terletak pada kolom maka :

Lihatlah segiempat yang masuk kedalam kolom maupun baris yang mempunyai nilai terbesar. Bila segiempat ini mempunyai biaya terendah diantara segiempat pada baris atau kolomnya, maka isikan aloaksi maksimum pada segiempat ini. Bila biayanya tidak terendah, maka pilihlah segiempat yang akan diisi berdasarkan salah satu, baris terpilih atau kolom terpilih, seperti pada langkah 4 dan 5.

13 of 19

Kasus 1 :

Perusahaan industri memiliki pabrik di tiga lokasi, yaitu Kota A, B, dan C. Produk yang dihasilkan dipasarkan di tiga wilayah pemasaran, yaitu daerah X, Y dan Z. Kapasitas pabrik, biaya angkutan dan volume permintaan pasar setiap bulan disajikan berikut.

Kapasitas Pabrik, Permintaan Pasar dan Biaya Angkutan per Ton

Dari/Ke

X

Y

Z

Kapasitas Pabrik

(ton/bulan)

A

$200

$300

$200

300

B

100

100

300

400

C

300

200

100

200

Kapasitas Pasar

(ton/bulan)

200

300

400

900

14 of 19

Melalui keberhasilan di bidang pemasaran produk, maka perusahaan meningkatkan permintaan pasarnya, yaitu pasar X menjadi 500 ton, pasar Y 350 ton dan pasar Z

menjadi 450 ton sehingga total menjadi 1.300 ton.

Sehubungan dengan itu, perusahaan bermaksud mendirikan pabrik baru dengan pilihan kota D atau kota E; masing-masing kapasitas 400 ton. Biaya produksi di D sekitar $1000 per ton dan di E sekitar $1.100 per ton. Biaya distribusi untuk alternatif lokasi disajikan berikut.

Dari/Ke

X

Y

Z

Kapasitas

D

$150

$250

$100

400

E

$200

$150

$150

400

Biaya Distribusi per Ton dari Alternatif Lokasi

Pertanyaan :

Dimanakah pabrik baru tersebut sebaiknya berdiri agar biaya minimum.

15 of 19

METODE LINEAR PROGRAMING

16 of 19

a. Perumusan masalah jika kebutuhan sama dengan kapasitas :

Minimumkan TC

dimana :

Xij = jumlah produk yang dialokasikan dari sumber i ke tujuan j

Cij = biaya satuan angkutan produk atau bahan dari sumber i ke tujuan j.

Fungsi Tujuan :

Kendala :

(1)

(2)

(3)

Pada rumusan diatas semua kebutuhan dapat dipenuhi, semua kapasitas dialokasikan dan nilai alokasi harus positif.

17 of 19

Minimumkan TC

dimana :

Xij = jumlah produk yang dialokasikan dari sumber i ke tujuan j

Cij = biaya satuan angkutan produk atau bahan dari sumber i ke tujuan j.

Fungsi Tujuan :

b. Perumusan masalah jika kebutuhan lebih kecil dari kapasitas :

Kendala :

(1)

(2)

(3)

Pada rumusan diatas semua kebutuhan dapat dipenuhi, tetapi kapasitas sumber tidak bisa imanfaatkan sepenuhnya.

18 of 19

Minimumkan TC

dimana :

Xij = jumlah produk yang dialokasikan dari sumber i ke tujuan j

Cij = biaya satuan angkutan produk atau bahan dari sumber i ke tujuan j.

Fungsi Tujuan :

c. Perumusan masalah jika kebutuhan lebih besar dari kapasitas :

Kendala :

(1)

(2)

(3)

Pada rumusan diatas tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi meskipun kapasitas sumber telah digunakan sepenuhnya.

19 of 19

Kasus 2 :

Selesaikan masalah pada contoh sebelumnya, dengan formulasi :

Minimumkan Z = 20XWA + 15XHA + 25XPA + 5XWB +20XHB + 10XPB +8XWC +10XHC + 19XPC

Batasan (kendala) :

(1) XWA + XWB + XWC = 90

(2) XHA + XHB + XHCC = 60

(3) XPA + XPB + XPC = 50

(4) XWA + XHA + XPA = 50

(5) XWB + XHB + XPB = 110

(6) XWC + XHC + XPC = 40

(7) XWA , XWB ,... XPC ≥ 0