1 of 33

Sosialisasi

Learning Organization (LO)

Pontianak, 5 Agustus 2022

K E M E N T E R I A N K E U A N G A N R I - B A D A N P E N D I D I K A N D A N P E L A T I H A N K E U A N G A N

1

2 of 33

Daftar Isi

Aktivitas Implementasi LO

02|

03|

Implementasi LO di Unit DJKN

Gambaran Umum LO di Kementerian Keuangan

01|

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

2

3 of 33

Gambaran Umum LO

di Kementerian Keuangan

01

K E M E N T E R I A N K E U A N G A N R I - B A D A N P E N D I D I K A N D A N P E L A T I H A N K E U A N G A N

3

4 of 33

Peraturan terkait LO

KMK Nomor 283/KMK.011/2021 tentang Implementasi LO di Lingkungan Kemenkeu (KMK ILO)

KMK Nomor 1/KMK.11/2021 tentang Pedoman Teknis Implementasi LO di Lingkungan Kemenkeu (KMK PTILO)

Substansi: Memberikan panduan bagi pemelajar dan para pimpinan untuk mengoperasionalisasikan implementasi LO (turunan dari KMK ILO).

Isi:

    • Latar belakang
    • Teknis implementasi LO (deskripsi, ruang lingkup, tujuan, dan strategi implementasi setiap komponen) yang dijelaskan lebih lanjut dalam Lampiran.
    • Lampiran: Penjelasan skema dan konsep LO, serta teknis implementasi LO beserta contoh.

Substansi: Memberikan panduan penilaian tingkat implementasi LO di Kementerian Keuangan dan dasar pembentukan Komite LO.

Isi:

    • Metode penilaian LO
    • Kriteria unit sampel.
    • Penetapan Komite LO
    • Lampiran: Komposisi dan indikator penilaian

KMK Nomor 2/KMK.11/2021 tentang Penilaian Tingkat Implementasi Organisasi Pembelajar

(Learning Organization) dan Komite LO

di Lingkungan Kementerian Keuangan

Substansi: Memberikan panduan terhadap peran organisasi (UE-1 dan unit organisasi noneselon yang bertanggung jawab langsung kepada Menkeu) dalam mewujudkan LO.

Isi:

    • Definisi
    • Komponen dan subkomponen LO
    • Peran organisasi dalam mewujudkan LO

4

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

5 of 33

Pengertian dan Manfaat LO

Learning Organization adalah organisasi yang secara sistematis memfasilitasi pemelajar agar mampu berkembang dan bertransformasi secara berkesinambungan guna mendukung pencapaian kinerja Kementerian Keuangan.

Mengantisipasi perubahan yang semakin cepat, disrupsi dan ketidakpastian di tingkat nasional dan global dengan mewujudkan organisasi yang agile, adaptif, dan inovatif.

1

Meningkatkan budaya pembelajaran kolaboratif, digital, kreatif, dan mandiri bagi seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan.

2

Meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, akuntabel, dan kompeten, serta dapat menyelesaikan tugas dengan efektif dan efisien.

3

Meningkatkan kinerja individu, tim, dan organisasi dalam mencapai visi, misi, dan sasaran strategis Kementerian Keuangan.

4

Memelihara aset intelektual organisasi melalui manajemen pengetahuan.

5

Meningkatkan budaya berbagi pengetahuan baik di tingkat individu, tim, maupun organisasi.

6

*KMK Nomor 283/KMK.011/2021 tentang Implementasi Organisasi Pembelajar (Learning Organization) di Lingkungan Kementerian Keuangan

* KMK Nomor 1/KM.11/2021 tentang Pedoman Teknis Implementasi LO di Lingkungan Kementerian Keuangan

5

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

6 of 33

Komponen LO

KMK Nomor 283/KMK.011/2021 tentang Implementasi Organisasi Pembelajar (Learning Organization) di Lingkungan Kementerian Keuangan

Feedback

Learning Function Organization

Strategic Fit & Management Commitment

Learners

Leaders’ Participation in Learning Process

Learners’ Performance

Knowledge Management Implementation

Learning Solutions

Learning Space

Learning Value Chain

Alur Proses

Peran Leader

Pelaksanaan Pembelajaran

Ruang Lingkup Feedback

6

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

7 of 33

Implementasi LO Kementerian Keuangan (KMK Nomor 283/KMK.011/2021)

7

1

Strategic Fit and Management Commitment

3

Learners

5

Learning Value Chain

7

Learning Spaces

9

Leaders’ Participation in Learning Process

2

Learning Function Organization

4

Knowledge Management Implementation

6

Learning Solutions

8

Learners’ Performances

10

Feedback

Memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan SDM yang sejalan dengan pencapaian tujuan organisasi yang tercermin dalam visi, budaya, strategi dan struktur organisasinya

Memelihara dan meningkatkan komitmen belajar pemelajar (termasuk di dalamnya aspek fisik, motivasi, pemikiran, nilai, sikap dan mental, maupun inisiatif dalam upaya pengembangan diri, tim dan organisasi secara menyeluruh dan berkesinambungan) untuk mendukung kinerja organisasi

Berpartisipasi secara aktif dalam proses Learning Value Chain yang meliputi analisis kebutuhan pembelajaran, desain pembelajaran, penyelenggaraan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Menyediakan learning spaces yang berupa ruangan, peralatan, jaringan internet dan intranet, akses sumber belajar, kesempatan belajar, dan dukungan teknis

Mendorong Leaders agar mampu menjadi teladan dalam pembelajaran, menyelaraskan visi bersama (shared vision), membimbing dan mendorong seluruh elemen organisasi untuk senantiasa terus-menerus belajar dalam rangka mencapai tujuan organisasi

Mewujudkan organisasi yang akomodatif mendukung pembelajaran sehingga LO dapat terlaksana secara lebih

terarah, sistematis dan berkelanjutan

Menerapkan proses manajemen pengetahuan yang meliputi identifikasi, dokumentasi, pengorganisasian, penyebarluasan, penerapan, dan pemantauan

Mewujudkan organisasinya untuk memfasilitasi implementasi berbagai model pembelajaran demi mencapai tujuan organisasi yang direncanakan

Memastikan hasil pembelajaran Learners dimanfaatkan secara optimal

Membudayakan organisasinya untuk memberikan feedback sesuai dengan pengalaman, persepsi dan kondisi nyata saat pelaksanaan seluruh komponen dalam implementasi Learning Organization

7

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

8 of 33

Teknis Implementasi LO Kementerian Keuangan

(KMK Nomor 1/KMK.11/2021)

8

1

Strategic Fit and Management Commitment

3

Learners

5

Learning Value Chain

7

Learning Spaces

9

Leaders’ Participation in Learning Process

2

Learning Function Organization

4

Knowledge Management Implementation

6

Learning Solutions

8

Learners’ Performances

10

Feedback

Organisasi memiliki strategi yang mencakup rencana kebutuhan pengembangan, pola karier, standar kompetensi, dan learning journey bagi seluruh pegawai yang sejalan dengan target kinerja organisasi.

Pada tingkatan individu, ada aktivitas penyusunan rencana pengembangan individu yang dilakukan dengan cara menyusun dokumen tertulis minimal berisi rencana dan tujuan pengembangan diri.

Unit pengguna berpartisipasi secara aktif dalam AKP yang terdiri atas penyiapan landasan AKP, pertemuan learning council, pengumpulan data AKP, verifikasi Laporan Hasil Pengumpulan Data AKP, dan harmonisasi hasil AKP sesuai dengan ketentuan dalam peraturan yang berlaku.

Organisasi memastikan ketersediaan peralatan berupa computer atau laptop yang mendukung kegiatan belajar dan berbagi pengetahuan bagi seluruh pegawai

Leaders dalam berbagi pengetahuan dilakukan dengan cara menyusun dan membagikan pengetahuan yang diperoleh dari hasil pembelajaran (knowledge sharing).

Pimpinan organisasi menjalankan perannya dalam penyusunan kebijakan manajemen pengetahuan (knowledge management) di unit masing-masing, yang dikaitkan dengan arah strategi dan kebijakan Kementerian Keuangan.

Adanya dialog pimpinan dan bawahan dalam rangka memberikan arahan maupun diskusi antara pimpinan dengan bawahan terkait

kebutuhan pendokumentasian aset intelektual.

Pada tingkatan individu, pegawai bergabung dalam Community of Practices (CoP) dan berpartisipasi aktif.

pada tingkatan Individu, pemanfaatan hasil pembelajaran untuk perbaikan berkelanjutan dan/atau peningkatan kinerja dilakukan dengan cara pegawai menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat dari pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan.

pada tingkatan Individu, Pegawai melakukan pengisian survei dalam implementasi LO maupun pemberian feedback kepada tim maupun organisasi melalui saluran yang tersedia terkait seluruh komponen yang telah dilaksanakan dalam LO pada tahun sebelumnya.

8

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

9 of 33

Jadwal Penilaian LO

No.

Kegiatan

Mulai

1

Penyampaian Unit Sampel*

7 Jun

2

Entry Meeting LO

9 Jun

3

Asistensi Implementasi LO

Jun - Des

4

Sosialisasi instrumen penilaian LO 2022

Jul

5

Self Assessment

Agu

6

Pelaksanaan online survey (6 minggu)

Agu – Sep

7

Pengumpulan Data

Agu - Nov

8

Penilaian Komite

Nov

9

Penyampaian Laporan Substantif kepada Menteri Keuangan, Sekretariat Jenderal, dan Unit Eselon-1

28 Des

1. Unit Eselon II Pusat

2. Kanwil di Luar Jawa

3. Kanwil di Jawa

4. Kantor pelayanan/UPT di Jawa

5. Kantor pelayanan/UPT di luar Jawa

serta kriteria tambahan:

  1. Sekretariat Unit

* Sampel ditentukan oleh Komite LO berdasarkan Kriteria (KMK Nomor 2/KM.11/2021) :

9

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

10 of 33

Unit Sampel Penilaian Tingkat Implementasi LO (44 unit)

No

UE-1

2022

1

Setjen

  1. Biro Umum
  2. Biro Sumber Daya Manusia
  3. KPTIKBMN Semarang
  4. KPTIKBMN Medan

2

Itjen

  1. Sekretariat Inspektorat Jenderal
  2. Inspektorat I

3

DJA

  1. Sekretariat DJA
  2. Direktorat Harmonisasi Peraturan Penganggaran

4

DJP

  1. Sekretariat DJP
  2. Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Perpajakan
  3. Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus
  4. Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara
  5. KPP Pratama Pondok Aren
  6. KPP Madya Batam

5

DJBC

  1. Sekretariat DBC
  2. Direktorat Penerimaan dan Perencanaan Strategis
  3. Kantor Wilayah DJBC Banten
  4. Kanwil DJBC Aceh
  5. KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus
  6. KPPBC Tipe Madya Pabean C Mataram

6

LNSW

  1. Sekretariat LNSW
  2. Direktorat Penjaminan Mutu

No

UE-1

2022

7

DJPb

  1. Sekretariat DJPb
  2. Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
  3. Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur
  4. Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Selatan
  5. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Jakarta VI
  6. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Makassar II

8

DJKN

  1. Sekretariat DJKN
  2. Direktorat Kekayaan Negara Dipisahkan
  3. Kanwil DJKN Jawa Barat
  4. Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu
  5. KPKNL Madiun
  6. KPKNL Palangkaraya

9

DJPK

  1. Sekretariat DJPK
  2. Direktorat Dana Transfer Umum

10

DJPPR

  1. Sekretariat DJPPR
  2. Direktorat Surat Utang Negara

11

BKF

  1. Sekretariat BKF
  2. Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan�Belanja Negara

12

BPPK

  1. Sekretariat BPPK
  2. Pusdiklat AP
  3. BDK Cimahi
  4. BDK Balikpapan

10

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

11 of 33

Penilaian Komite

dilakukan oleh Komite LO dengan menggunakan data yang dikelola oleh BPPK

Self Assessment

Dilakukan oleh Unit yang membidangi Pengembangan Pegawai di setiap Eselon I dan/atau unit sampel dengan data yang dimiliki sendiri dan kertas kerja dari BPPK

Self Assessment Unit Eselon I

Dilakukan oleh Unit yang membidangi Pengembangan Pegawai di setiap Eselon I dengan lingkup Eselon I nya

Self Assessment Unit Sampel

Dilakukan oleh setiap Unit Sampel di setiap Eselon I termasuk Sekretariat dengan lingkup Satker Unit nya

Survey

Diisi oleh setiap pegawai pada unit sampel

Metode Penilaian LO

1

2

3

11

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

12 of 33

1

2

3

Penilaian Tingkat Implementasi LO

Pengembangan Instrumen Penilaian LO

    • Akan dilakukan pengembangan instrumen penilaian LO tahun 2022 untuk mendorong implementasi yang lebih substantif
    • Instrumen baru akan lebih mengakomodasi arah pengembangan pembelajaran Kementerian Keuangan di masa depan (terkait implementasi pembelajaran terintegrasi dan manajemen pengetahuan)

Skema Peer-Review

Penilaian akan dilakukan oleh tim dengan system silang

Learning Organization Award

    • Diberikan kepada tiga unit Eselon I dan/atau noneselon yang memiliki tingkat implementasi LO terbaik
    • Penghargaan akan diberikan dalam kegiatan LO Award pada Januari 2023
    • Hadiah tiga terbaik berupa plakat dan piagam bertanda tangan menteri keuangan.

12

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

13 of 33

Informasi tentang LO

  1. Flyer dan Booklet
  2. Landing Page
  3. FAQ
  4. PPT
  5. Video Sosialisasi LO
  6. LOKeR 1: Mengenal 10 Komponen LO dan Proses Penciptaan Pengetahuan dan LOKeR 18 - Sosialisasi Aturan dan Implementasi LO di Lingkungan Kementerian Keuangan
  7. Peraturan terkait LO

Akses lebih lanjut melalui

https://linktr.ee/kemenkeulo2022

13

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

14 of 33

Implementasi LO di DJKN

02

K E M E N T E R I A N K E U A N G A N R I - B A D A N P E N D I D I K A N D A N P E L A T I H A N K E U A N G A N

14

15 of 33

Timeline Penilaian LO DJKN 2022 (1)

No.

Kegiatan

Mulai

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

Permintaan Unit Sampel (ND-396/PP.1/ 2022 dan ND-196/PP.14/2022)

1 Feb – 7 Mar

2

Sosialisasi Aturan Implementasi LO pada LOKeR 18

25 Mar

3

Rapat Perdana Komite LO, Penentuan Unit Sampel, dan Rapat Koordinasi dengan Tim Asistensi

27 Apr

4

Pengembangan Instrumen Penilaian Tingkat Implementasi LO

Mei – Jun

5

Entry Meeting dengan Pengelola LO UE-1

9 Jun

6

Asistensi Implementasi LO

Jul – Des

7

Rapat Koordinasi Komite LO (Rutin Setiap 2 Minggu atau Sesuai Kebutuhan)

Jul - Des

8

FGD Pengembangan Instrumen Penilaian LO

20 Jun

9

Sosialisasi terpusat untuk menjelaskan instrumen penilaian

Jul

10

Laporan ke Tim Pengarah (Rutin Setiap 2 Bulan atau Sesuai Kebutuhan)

Jun - Des

Selesai dilaksanakan

Sedang dilaksanakan

Belum dilaksanakan

15

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

16 of 33

Timeline Penilaian LO DJKN 2022 (2)

No.

Kegiatan

Mulai

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

11

Self Assessment

Agu

12

Pelaksanaan online survey (6 minggu)

Agu – Sep

13

Pengumpulan Data

Agu - Nov

14

Integrasi, Kalibrasi, dan Analisis Data

Sep - Nov

15

Penilaian Komite

Nov

16

Penyusunan Laporan

Okt – 27 Des

17

Penyampaian Laporan Substantif kepada Menkeu, Setjen, dan UE-1

28 Des

18

Penyusunan KC dan Laporan Pelaksanaan Komite LO 2022 beserta lesson learned ke Kepala Badan oleh Tim Sekretariat.

Apr - Des

19

After Action Review

Apr - Des

20

LO Award

Jan 2023

Selesai dilaksanakan

Sedang dilaksanakan

Belum dilaksanakan

16

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

17 of 33

Hasil Pengukuran Tingkat Implementasi LO Tahun 2021

17

NILAI LO UNIT ESELON I

NILAI LO

KEMENKEU

93,20

Survey

90,20

Self-assessment

93,86

Penilaian

94,95

No

UE-1

Nilai

1

Setjen

92,28

2

Itjen

88,38

3

DJA

95,14

4

DJP

92,47

5

DJBC

93,73

6

DJPb

98,36

7

DJKN

94,74

8

DJPK

94,41

9

DJPPR

93,28

10

BKF

88,84

11

BPPK

94,15

12

LNSW

90,61

Kemenkeu

93,20

17

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

18 of 33

Rekomendasi Implementasi LO DJKN (1)

No

Komponen

Rekomendasi

1

LEARNING SOLUTIONS

  • DJKN perlu meningkatkan kegiatan sharing knowledge terkait peningkatan kompetensi baik teknis maupun manajerial kepada para pegawainya sehingga peningkatan kompetensi pegawai tidak hanya melalui structured learning saja.
  • Pada sub komponen Learning from Experiences/Learning while Working dengan meningkatkan kegiatan pembelajaran terintegrasi seperti aktivitas pembelajaran terintegrasi ditempat kerja melalui praktik langsung seperti magang/praktik kerja, detasering (secondment), action learning, gugus tugas, tugas tambahan, pertukaran antar pegawai negeri sipil dengan pegawai swasta/badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah.
  • DJKN dapat memanfaatkan model pembelajaran terintegrasi yang dapat mengukur output/outcome pembelajaran terhadap peningkatan kinerja alumni pembelajaran.
  • DJKN dan Pusdiklat KNPK bersama-sama dapat menyusun program pelatihan yang dapat diukur sampai dengan evaluasi pasca pembelajaran sampai dengan level 4 (result).

18

K E M E N T E R I A N K E U A N G A N R I - B A D A N P E N D I D I K A N D A N P E L A T I H A N K E U A N G A N

19 of 33

Rekomendasi Implementasi LO DJKN (2)

No

Komponen

Rekomendasi

2

LEARNERS’ PERFORMANCE

  • Sub komponen individual performance memiliki nilai lebih rendah dari nilai agregat Kemenkeu sehingga perlu diukur apakah organisasi memastikan hasil pembelajaran diimplementasikan oleh individu dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya serta memanfaatkan hasil pembelajaran untuk melakukan perbaikan berkelanjutan atau tidak.
  • Untuk dapat memastikan keberhasilan dari suatu pembelajaran, DJKN perlu memastikan keterkaitan antara kebutuhan pembelajaran dengan tugas dan fungsi pegawai yang mengikuti pembelajaran, sehingga pada saat pengukuran evaluasi pasca pembelajaran menghasilkan link and match antara pembelajaran dengan pemenuhan kebutuhan kompetensi pegawai.
  • Penempatan pegawai sesuai dengan pembelajaran yang ikuti juga dapat menjadi alternatif memastikan hasil pembelajaran diimplementasikan oleh pegawai.
  • DJKN juga dapat memanfaatkan model pembelajaran terintegrasi yang dapat mengukur output/outcome pembelajaran terhadap peningkatan kinerja alumni pembelajaran.
  • DJKN dan Pusdiklat mitra utamanya bersama-sama dapat menyusun program pelatihan yang dapat diukur sampai dengan evaluasi pasca pembelajaran Level 3 (behavior) maupun pengukuran evaluasi pasca pembelajaran sampai level 4 (result).

19

K E M E N T E R I A N K E U A N G A N R I - B A D A N P E N D I D I K A N D A N P E L A T I H A N K E U A N G A N

20 of 33

Rekomendasi Implementasi LO DJKN (3)

No

Komponen

Rekomendasi

3

LEADERS’ PARTICIPATION IN LEARNING PROCESS

  • Sub komponen Forward-thinking Leadership pada komponen Leaders' Participation in learning Process juga merupakan sub komponen dengan nilai terendah pada penilaian LO DJKN tahun 2021.
  • Dari hasil survey diperoleh informasi bahwa organisasi pada dasarnya mendorong untuk selalu belajar dalam rangka pencapaian tujuan organisasi akan tetapi dalam pelaksanaannya selama ini pegawai yang mendapatkan tugas mengikuti pembelajaran tidak secara penuh bebas tugas dari pekerjaannya.
  • Diperlukan komitmen dari para pimpinan/atasan untuk membebastugaskan pegawainya selama mengikuti pembelajaran, agar pembelajaran yang diperoleh pegawai dapat optimal sehingga hasil pembelajaran dapat diimplementasikan dengan baik dalam rangka mendukung pencapaian organisasi.

20

K E M E N T E R I A N K E U A N G A N R I - B A D A N P E N D I D I K A N D A N P E L A T I H A N K E U A N G A N

21 of 33

Asistensi Penilaian LO

Melaksanakan sosialisasi terkait LO kepada seluruh Unit Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan dan Unit non-Eselon yang bertanggung jawab secara langsung kepada Menteri Keuangan;

Melaksanakan fasilitasi dan asistensi implementasi LO kepada seluruh Unit Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan dan Unit non-Eselon yang bertanggung jawab secara langsung kepada Menteri Keuangan; dan

Melaksanakan pemantauan rutin implementasi LO di lingkungan Kementerian Keuangan.

21

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

22 of 33

No

Unit Tim Asistensi

Unit

1

Pusdiklat Pengembangan Sumber Daya Manusia

  1. Sekretariat Jenderal
  2. Inspektorat Jenderal

2

Pusdiklat Bea dan Cukai

  1. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
  2. Lembaga National Single Window

3

Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan

  1. Direktorat Jenderal Anggaran
  2. Direktorat Jenderal Perbendaharaan

4

Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan

  1. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
  2. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara

5

Pusdiklat Pajak

  1. Direktorat Jenderal Pajak

6

Pusdiklat Keuangan Umum

  1. Badan Kebijakan Fiskal
  2. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
  3. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan

Pembagian Tim Asistensi

Koordinasi formal (pertemuan periodik bulanan) dan informal (melalui grup whatsapp)

22

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

23 of 33

Aktivitas Implementasi LO

03

K E M E N T E R I A N K E U A N G A N R I - B A D A N P E N D I D I K A N D A N P E L A T I H A N K E U A N G A N

23

24 of 33

STRATEGIC FIT AND MANAGEMENT COMMITMENT

Melengkapi Standar kompetensi teknis/jabatan untuk seluruh jabatan yang ada.

Memastikan Learning Journey/KLDP 2022

tetap tersedia

Membudayakan setiap pegawai melakukan e-learning open access pada KMS

24

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

25 of 33

LEARNING FUNCTION ORGANIZATION

Melakukan sosialisasi kepada semua pegawai terkait budaya organisasi, dan mendapatkan feedback atas sosialisasinya melalui kegiatan2 seperti Townhall, ataupun media lainnya

Mengusulkan ada satu wadah sharing di unit kerja, seperti ODOI atau sharing di tim terkecil (eselon 4)

Melakukan pendekatan gamification dalam pembangunan budaya belajar di unit kerja dengan memberikan misi bulanan kepada pegawai terkait pembelajaran

Membangun tim squad lintas bidang dalam menyelesaikan pekerjaan atau menciptakan inovasi di unit kerja

Membangun komunitas belajar dimana ada fasilitator volunteer terkait teknis

25

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

26 of 33

LEARNERS

Mengusulkan untuk menyusun IDP (Individual Development Plan)/Learning Diary masing-masing pegawai terkait pembelajaran mandiri yang akan dipelajari pegawai/semester (materi sesuai dgn Knowledge Mapping unit) serta pegawai menyusun leason learn dari pembelajaran mandiri tersebut yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai Knowledge Capture

Membangun komunitas belajar antar bidang atau unit

Mendorong pegawai untuk melakukan pengembangan diri dengan melakukan free access micro learning/e learning

26

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

27 of 33

27

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

28 of 33

KNOWLEDGE MANAGEMENT IMPLEMENTATION

  • Melakukan dokumentasi pengetahuan (knowledge capture)
  • Dokumentasi dari tacit knowledge yang ada dalam pikiran pegawai
  • Unit kerja mendorong dan memfasilitasi pegawai untuk melakukan dokumentasi pengetahuan
  • Berpartisipasi dalam menyebarluaskan pengetahuan
  • Setiap individu terlibat dalam aktivitas berbagi pengetahuan
  • Pengetahuan yang didokumentasikan dapat didiseminasikan secara luas melalui aplikasi manajemen pengetahuan
  • Identifikasi Pengetahuan

Unit kerja melakukan identifikasi kebutuhan aset intelektual untuk setiap rumpun dan jenjang jabatan pada unit kerja,

28

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

29 of 33

LEARNING SOLUTIONS

  • IDP/learning diary sebagai salah satu tools
  • Mendorong pegawai untuk akses KLC dan Aplikasi MP lainnya
  • Unit kerja menyusun pedoman dan melakukan sosialisasi mengenai self-learning. Unit kerja memberikan informasi mengenai sumber-sumber belajar yang relevan untuk dapat dipelajari secara mandiri.
  • Penyediaan repositori pembelajaran (materi-materi yang bisa diakses oleh pegawai/list open access course).

29

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

30 of 33

LEARNING SPACES

Optimalisasi SDM dalam rangka memberikan dukungan teknis serta memastikan:

1) kelancaran jaringan internet dan intranet sebagai pendukung kegiatan belajar serta berbagi pengetahuan bagi seluruh pegawai;

2) ketersediaan akses terhadap sumber belajar sebagai pendukung kegiatan belajar dan berbagi pengetahuan bagi seluruh pegawai;

3) kelancaran pelaksanaan dokumentasi pengetahuan.

30

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

31 of 33

LEARNERS’ PERFORMANCE

Memanfaatkan hasil diklat atau seminar untuk memperbaiki prosedur kerja

Tim melakukan diskusi untuk mereviu suatu kegiatan tim untuk mengetahui penyebab keberhasiln/kegagalan sebagai bentuk pembelajaran.

Unit kerja mempertimbangkan pegawai dengan hasil pembelajaran terbaik dalam pelatihan untuk ditempatkan pada tugas dan fungsi yang sesuai.

31

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

32 of 33

LEADERS’ PARTICIPATION IN LEARNING PROCESS

Optimalisasi pelaksanaan AAR disetiap lini/kegiatan, menyediakan sarana untuk upload hasil AAR sehingga bisa diakses oleh semua unit

Pimpinan menyediakan waktu untuk mengadakan coaching dan mentoring kepada pegawai 🡪 mungkin 2x dalam sebulan

32

KEMENTERIAN KEUANGAN RI - BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

33 of 33

TERIMA KASIH

K E M E N T E R I A N K E U A N G A N R I - B A D A N P E N D I D I K A N D A N P E L A T I H A N K E U A N G A N

33