Teori – teori proses masuknya agama dan kebudayaan Hindu Buddha di Indonesia
KD 3.3 Menganalisis berbagai teori tentang proses masuknya agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha serta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat Indonesia (pemerintahan, budaya)�
KD 4.3 Mengolah informasi tentang berbagai teori masuknya agama dan Buddha serta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat Indonesia (pemerintahan, budaya
Tri Murti
Siddharta Gautama
Perkembangan Hindu di Indonesia
1. Golongan Pertama : Golongan Brahmana ( pendeta/pemuka agama)
2. Golongan Kedua : Golongan Ksatria (bangsawan & prajurit)
3. Golongan Ketiga : Golongan Waisya (pedagang & petani)
4. Golongan keempat : Golongan Sudra (rakyat biasa) terendah
5. Golongan kelima : Golongan Paria (Pengemis & Gelandangan) terendah
Teori - teori masuknya agama dan kebudaayan Hindu Buddha
Teori Ksatria
Teori Waisya
Teori Brahmana
Teori Arus Balik
Pengaruh Agama & Kebudayaan Hindu-Budha bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia
Buddha sebenarnya sebutan bagi seseorang yang telah memperoleh Pencerahan. Hal ini sesuai dengan asal kata Buddha yang berasal dari bahasa India berarti sejati. Awalnya, Buddha bukan agama, melainkan ajaran dari seseorang yang bernama Siddartha Gautama seorang yang telah mencapai pencerahan.
Pencerahan dalam ajaran Buddha
Tugas pertemuan ke II
Tugas dibuat dalam bentuk PPT dan kirim melalui Whattsup Group Sejarah
Pertemuan ke 3
Kerajaan Tulang Bawang
Semasa kehidupan politiknya, kerajaan ini berbentuk pemerintahan yang demokratis dengan sebutan Marga. Marga dalam bahasa lampung disebut Mego/Mego-lo yang berbakna marga utama.
Dalam segi kebudayaan, penduduknya sehari – hari bersifat tradisonal namun sudah mampu membuat kerajinan tangan dan logam besi. Warganya juga mampu membuat gula aren.
- Buai Bulan
- Buai Tegamoan
- Buai Umpu
- Buai Aji
Dimana yang tertua adalah Buai Bulan. Skala Brak merupakan keturunan dari dari Putri Buai bulan yang melakukan migrasi ke daerah tulang bawang bersama dua marga lainnya Buai Umpu dan Buai Aji
Kerajaan Kota Kapur