1 of 32

HAKIKAT FISIKA dan PROSEDUR ILMIAH

2 of 32

K O M P E T I S I D A S A R

3.1 Menjelaskan hakikat ilmu Fisika dan perannya dalam kehidupan, metode ilmiah, dan keselamatan kerja di laboratorium

4.1 Membuat prosedur kerja ilmiah dan keselamatan kerja misalnya pada pengukuran kalor

ikut makna fisisnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

3 of 32

T U J U A N P E M B E L A J A R A N

  1. Menerapkan hakikat ilmu Fisika, metode ilmiah, dan keselamatan kerja di laboratorium serta peran Fisika dalam kehidupan
  2. Membuat prosedur kerja ilmiah dan keselamatan kerja misalnya pada pengukuran kalor.

4 of 32

  1. Pengertian dan Hakikat Ilmu Fisika
  1. Pengertian Fisika

Fisika adalah cabang Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA) yang mempelajari alam yang tidak hidup dalam lingkungan hidup ruang dan waktu dan semua interaksi yang menyertainya. Fisika juga disebut ilmu paling mendasar karena setiap ilmu alam lainnya

5 of 32

(biologi,kimia,geologi dan lainnya) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mmematuhi hukum fisika.

2. Hakikat Ilmu Fisika

Hakekat Ilmu Fisika adalah sebuah kumpulan pengetahuan dan jalan berpikir untuk mengadakan penyelidikan.

6 of 32

Hakikat Ilmu Fisika :

  1. Fisika Sebagai Produk
  2. Fisika Sebagai Proses
  3. Fisika Sebagai Sikap

7 of 32

B. Metode Ilmiah

Metode ilmiah adalah prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi, ilmu adalah pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi suatu pengetahuan dapat disebut ilmu dan dikatakan ilmiah adalah sebagai berikut :

8 of 32

  1. Obyektif , sesuaI dengan obyek bukan persepsi peneliti atau orang lain.
  2. Metodik , pengetahuan yang diperoleh melalui cara cara tertentu secara teratur dan terkontrol.
  3. Sistematik , yang tersusaun dalam sistem yang saling berkaitan dengan pengetahuan lain sehingga dapat menjelaskan sesuatu secara menyeluruh.

9 of 32

  1. Berlaku umum, pengetahuan tersebut berlaku untuk semua manuasia dan dapat dibuktikan dengan langkah langkah yang sama.

Metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip prinsip logis terhadap penemuan , pengesahan dan penjelasan tentang suatu kebenaran.

10 of 32

  1. Unsur Metode ilmiah
  2. Karakterisasi , pengamatan dan pengukuran
  3. Hipotesis
  4. Prediksi
  5. Eksperimen
  6. Evaluasi dan Pengulangan

11 of 32

2. Kriteria Metode Ilmiah

  1. Berdasarkan Fakta
  2. b.Bebas dari Prasangka
  3. Menggunakan Prinsip prinsip analis
  4. Perumusan Masalah
  5. Menggunakan Ukuran Obyektif
  6. Menggunakan teknik Kuantitatif dan Kualitatif

12 of 32

3. Karakteristik Metode Ilmiah

  1. Bersifat Kritis dan Analistis
  2. Bersifat Logis
  3. Bersifat Obyektif
  4. Bersifat Empiris
  5. Bersifat Konseptual.

13 of 32

4. Langkah-langkah Metode ilmiah

  1. Observasi awal

1. gunakan referensi

2. kumpulkan informasi dari ahli

3. lakukan eksplorasi

b. Mengidentifikasi Masalah

1. batasi permasalahan agar tidak meluas

2. pilih permasalahan yang penting

3. pilih masalah yang dapat diselesaikn secara eksperimen

14 of 32

c. Merumuskan Hipotesis

1. gunakan pengalaman dan pengamatan

2. rumuskan hipotesis sebelum memulai proyek eksperimen

d. Melakukan Eksperimen

1. dalam eksperimen usahakan menggunakan variabel bebas

2. Pertahankan kondisi yang tetap pada variabel variabel yang diasumsikan konstan

15 of 32

3. Lakukan eksperimen berkali kali untuk variasi hasil

4. Catat hasil Eksperimen secara lengkap.

e. Mengumpulkan Hasil Ekspeimen

1. Jangan ubah hipotesis

2. jangan abaikan hasil eksperimen

3. Berikan alasan yang masuk akal kenapa tidak sesuai

16 of 32

4. Berikan cara cara yang mungkin dilakukan selanjutnya.

5. Lakukan eksperimen sekali lagi atau susun ulang eksperimen

17 of 32

C. Keselamatan Laboratorium

  1. Jenis-jenis bahaya dalam laboratorium
  2. Kebakaran , akibat penggunaan bahan bahan kimia yang mudah terbakar
  3. Ledakan , akibat reaksi eksplosif dari bahan bahan reaktif (oksidator)
  4. Keracunan bahan kimia yang berbahaya
  5. Iritasi , peradangan pada kulit atau saluran pernafasan dan juga mata

18 of 32

  1. Luka pada kulit atau mata akibat pecahan kaca , logam ,kayu dan lain lain.
  2. Sengatan Listrik.
  3. Usaha Pencegahan Kecelakaan di Laboratorium

Usaha atau tindakan pencegahan kecelakaan dilaboratorium yang paling baik adalah bersikap dan bertindak hati hati ,

19 of 32

bekerja dengan baik dan teliti, tidak ceroboh serta mentaati segala peraturan dan tata tertib yang berlaku.

  1. Penyediaan berbagai alat atau bahan ditempat yang mudah dicapai
  2. Ember berisi pasir untuk mencegah kebakaran kecil
  3. Alat pemadam kebakaran
  4. Kotak PPPK

20 of 32

  1. Tidak mengunci pintu saat laboratorium sedang dipakai
  2. Penyimpanan bahan bahan yang mudah terbakar dan berbahaya ditempat yang khusus.
  3. Pengadaan latihan latihan cara menanggulangi kebakaran
  4. Penggunaan tegangan listrik yang rendah

21 of 32

3. Aturan di Laboratorium

Aturan umum di laboratorium

  1. Siswa tidak diperbolehkan masuk tanpa seizin guru
  2. Memakai jas praktikum waktu mengadakan kegiatan dilaboratorium
  3. Baca semua petunjuk untuk melakukan eksperimen

22 of 32

  1. Dilarang makan atau minum saat ada kegiatan praktikum
  2. Dilarang menyalakan api
  3. Selesai kegiatan ,kembalikan alat alat seperti semula
  4. Cuci tangan setelah melakukan kegiatan
  5. Setelah selesai bersihkan meja kerja dan ruangan laboratorium
  6. Cek kembali semua peralatan dan pastikan semua dalam keadaan aman.

23 of 32

Aturan keselamatan terhadap listrik

  1. Pastikan tangan dan meja kerja dalam keadaan kering
  2. Pastikan keadaan listrik telah terputus dari sumber listrik saat melakukan pengubahan rangkaian listrik
  3. Jangan menggunakan steker yang bertumpuk tumpuk distopkontak karena dapat menyebabkan kelebihan beban yang dapat menimbulkan panas dan memicu kebakaran

24 of 32

4. Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium

  1. Pemadam kebakaran
  2. Eye washer
  3. Water shower
  4. Kotak P3K
  5. Jas Lab
  6. Peralatan Pembersih
  7. Obat-obatan
  8. Kapas
  9. Plater pembalut

25 of 32

Lambang-lambang Bahaya

26 of 32

Keterangan :

Animal Hazard adalah bahaya yang berasal dari hewan. Mungkin saja hewan itu beracun karena telah di suntik bermacam-macam zat hasil eksperimen atau dapat menggiigit dan mencakar.

Sharp Instrument Hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda tajam. Benda ini jika tidak dapat digunakan dengan benar makan dapat melukai.

27 of 32

Heat Hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang panas. Tangan anda akan kepanasan jika menyentuh benda tersebut dalam keadaan aktif atau menyala.

Glassware Hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah pecah biasanya berupa gelas kimia.

Chemical Hazard adalah bahaya yang berasal dari bahan kimia. Bisa saja bahan kimia itu dapat membuat kulit kita gatal dan iritasi

28 of 32

Electrical Hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda yang mengeluarkan listrik. Hati-hati dalam menggunakan supaya tidak tersengat listrik.

Eye and Face Hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda yang dapat membuat iritasi pada mata dan wajah. Gunakan masker atau pelinding wajah sebelum menggunakan bahan tersebut.

Fire Hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah terbakar. Contohnya korosin (minyak tanah) dan spirtus.

29 of 32

Biohazard adalah bahaya yang berasal dari bahan biologis. Bahan tersebut bisa dapat menyebabkan penyakit mematikan seperti AIDS.

LASER Radiation Hazard adalah bahaya yang berasal dari sinar laser.

Radioaktive Hazard adalah bahaya yang berasal dari benda radioaktif. Benda ini dapat mengeluarkan radiasi jika terpapar terlalu lama akan menyebabkan ledakan.

30 of 32

Explosive Hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah meledak. Jauhkan benda tersebut dari api.

31 of 32

  1. Buku Untuk Siswa Mapel Kimia Kelas XI
  2. Modul & Sumber Internet

32 of 32

Selamat Belajar