1 of 15

SELAMAT DATANG PESERTA ORIENTASI

TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK)

BAGI BIDAN, PKK DAN KADER KB

BERSAMA KITA BISA BERSINERGI BAGI BANGSA

BERENCANA ITU KEREN

2 of 15

OVERVIEW PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING

3 of 15

1.

KONSEP DASAR

STUNTING

150

140

130

120

110

100

90

80

70

60

50

40

30

20

10

0

4 of 15

STUNTING adalah

Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang , yang ditandai dengan Panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan

( Perpres No 72 Tahun 2021 tentang PPS)

Bayi Lahir Risiko Stunting, jika BB kurang dari 2500 gram TB/PB kurang dari 48 cm

5 of 15

CIRI-CIRI STUNTING

  1. Lebih pendek dari sepantarannya
  2. Pertumbuhan melambat
  3. Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya
  4. Pertumbuhan gigi terlambat
  5. Performa buruk pada kemampuan fokus dan memori belajarnya
  6. Usia 8-10 tahun anak menjadi lebih pendiam, tidak banyak melakukan kontak mata terhadap orang di sekitarnya
  7. BB Balita tidak naik bahkan cenderung menurun.
  8. Perkembangan tubuh anak terhambat, seperti telat menarche

(menstruasi pertama anak perempuan).

  1. Anak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.

RISIKO STUNTING

Dapat terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) seseorang, dari masa kehamilan sampai dengan usia dua tahun.

6 of 15

PENYEBAB STUNTING

1. Kurang asupan gizi selama hamil

FAKTOR PENDUKUNG PENYEBAB STUNTING LAINNYA:

Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi sebelum hamil,

saat hamil, dan setelah melahirkan.

Terbatasnya akses pelayanan kesehatan, termasuk layanan kehamilan dan postnatal (setelah melahirkan).

Kurangnya akses air bersih dan sanitasi.

Masih kurangnya akses makanan bergizi karena tergolong mahal.

2. Kebutuhan Gizi Anak Kurang tercukupi

7 of 15

APA DAMPAK STUNTING

DAMPAK JANGKA PENDEK

DAMPAK JANGKA PANJANG

Terganggunya perkembangan otak

Kecerdasan berkurang

Gangguan pertumbuhan fisik

Gangguan metabolisme dalam tubuh

Menurunnya kemampuan kognitif dan prestasti belajar

Menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah terpapar penyakit

Meningkatnya risiko memiliki penyakit diabetes, obesitas, penyakit jantung, pembuluh darah, kanker,, stroke dan disabilitas pada usia tua

8 of 15

2.

OVERVIEW PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING

9 of 15

Apa itu Pendampingan Keluarga ?

Siapa Sasaran Pendampingan Keluarga ?

Siapa Pendamping Keluarga ?

Apa Kriteria Pendamping Keluarga ?

OVERVIEW

PENDAMPINGAN KELUARGA

DALAM PPS

Apa Tugas dan Peran Pendamping Keluarga ?

Bagaimana Alur Pendampingan Keluarga Berkelanjutan ?

Bagaimana Pencatatan dan Pelaporannya ?

Apa Peran Penyuluh KB?

10 of 15

PENDAMPINGAN KELUARGA

Serangkaian kegiatan pendampingan yang dilakukan terhadap keluarga yang memiliki:

  1. Calon pengantin/calon pasangan usia subur,
  2. Ibu hamil,
  3. Ibu pasca persalinan,
  4. Anak usia 0-59 bulan.

Dalam rangka deteksi dini faktor risiko stunting dan melakukan upaya untuk meminimalisir atau pencegahan faktor risiko stunting

Ibu Hamil

Catin

Pasca Persalinan

Anak 0-5 Tahun

11 of 15

TIM PENDAMPING KELUARGA

Bidan

Kader PKK

Kader KB

Yang dilakukan TPK:

Melakukan Pelayanan:

  1. Identifikasi Faktor risiko stunting

(Surveilans/pengamatan berkelanjutan)

  1. KIE / Penyuluhan
  2. Fasilitasi pelayanan kesehatan dan rujukan
  3. Fasilitasi penerimaan bantuan sosial
  4. Pelayanan lainnya untuk melakukan pencegahan kepada keluarga dengan risiko melahirkan anak-anak stunting

12 of 15

ALUR PENDAMPINGAN KELUARGA

CALON PENGANTIN

1

PASANGAN USIA SUBUR

3

BALITA 0-23 BULAN

5

BALITA 24-59 BULAN

6

MASA KEHAMILAN

  1. Skrining kelayakan menikah 3 bulan sebelum hari H
  2. Pendampingan ketat bagi catin tidak lolos skrining
  1. Skrining kelayakan calon ibu hamil
  2. Pendampingan dan pelayanan kontrasepsi untuk menunda kehamilan
  3. Penajaman Promosi, KIE dan Komunikasi

Antar Pribadi/Konseling

  1. Pendampingan skrining awal
  2. Pendampingan ketat kehamilan risiko stunting dan patologis
  3. Pendampingan kehamilan sehat
  4. Pendampingan janin terindikasi risiko stunting
  5. Deteksi dini setiap penyulit
  1. Pengasuhan
  2. Pemantuan tumbuh kembang balita agar optimal

MASA NIFAS 4

  1. Memastikan KBPP, ASI ekslusif, imunisasi, asupan gizi busui, dan tidak ada komplikasi masa intes
  2. Memastikan kunjungan postnatal care (PNC)
  1. Skrining awal bayi baru lahir
  2. Pendampingan Tumbuh Kembang bayi lahir sehat
  3. Pendampingan dan pelayanan bayi 0-

23 dengan risiko stunting

13 of 15

PENCATATAN DAN PELAPORAN (R/R)

REGISTER R/R TPK

PENCATATAN KEGIATAN PENDAMPINGAN

1. Data TPK (Bidan, Kader PKK dan Kader Kab

2. K/0/TPK/221

3. Pemutakhiran Data

  1. Pencatatan kegiatan secara Real Time
  2. Sasaran Keluarga
  3. Detail aktivitas

Data sasaran : identitas sasaran, data antropometri/pengukuran tubuh;

hasil pemeriksaan Kesehatan status gizi; data Penapisan

Data Kegiatan Pendampingan: waktu, metode, fasilitas rujukan, fasilitas bansos

  1. Menginput aktivitas pada aplikasi pendampingan keluarga
  2. Sesuai Tanggal Pendampingan

INSTRUMEN R/R TPK ALUR PENCATATAN DAN PELAPORAN

Pelaporan Online Pelaporan Manual

Koordinasi

*) Catatan:

Jika sarana dan prasarana tidak terpenuhi (alat komunikasi dan jaringan), pelaporan dilakukan secara berjenjang dari Tim Pendamping Keluarga kepada TPPS Desa/Kelurahan

14 of 15

3. MONITORING DAN EVALUASI

MONITORING dan EVALUASI dilaksanakan untuk memperoleh informasi yang berkesinambungan pelaksanaan pendampingan keluarga serta untuk mengevaluasi sejauh mana pencapaian pelaksanaan pendampingan keluarga

Menentukan Sasaran

Menentukan Tim Pelaksana

PERSIAPAN

Menentukan metode monev

Menyusun jadwal kunjungan lapangan

Menyiapkan instrument monitoring an evaluasi

Pelaksanaan: observasi dan wawancara terhadap TPK

Dilakukan secara terpadu dan berjenjang:

Pusat: K/L terkait, organ. Profesional dan mitra Provinsi: TPPS Provinsi Kab/Kota: TPPS kab/kota

PELAKSANAAN

Monev dilakukan minimal dua kali dalam setahun atau sewaktu- waktu apabila diperlukan

Indikator input:

  • Ketersediaan tenaga pendamping keluarga (TPK)
  • Ketersediaan sarana dan prasarana

Indikator Proses:

  • Terlaksananya rapat koordinasi TPK dengan TPPS
  • Pelaksanaan program pendampingan oleh TPK

Indikator Output:

  • Persentase TPK berkinerja baik.

15 of 15

TERIMA KASIH

BERSAMA KITA BISA BERSINERGI BAGI BANGSA

BERENCANA ITU KEREN

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

Jl. Permata No. 1 Halim Perdana Kusuma, Jakarta