1 of 51

Bahasa Indonesia

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 6

2 of 51

MEWUJUDKAN LINGKUNGAN SEHAT

BAB 5

TUJUAN PEMBELAJARAN:

2.10 mengidentifikasi ide pokok dalam teks (membaca);

2.11 mengidentifikasi informasi dalam teks eksposisi, teks berita, blog, dan infografik (membaca dan memirsa);

1.7 menganalisis informasi berupa fakta dalam teks yang disimak (menyimak);

4.11 menulis rangkuman isi teks (menulis);

4.12 menuangkan hasil pengamatan atas perbandingan antara perkiraan informasi sebelum membaca atau menyimak dan informasi setelah membaca atau menyimak (menulis);

3.8 mempresentasikan pengalaman dengan logis berupa hasil perbandingan antara perkiraan informasi sebelum membaca atau menyimak dan informasi setelah membaca atau menyimak (mempresentasikan);

2.12 membandingkan pengetahuan lama yang dimiliki dan pengetahuan baru yang diperoleh dari teks (membaca);

4.13 menulis teks eksposisi persuasif dengan kalimat majemuk bertingkat, kalimat efektif, dan kosakata baku (menulis).

3 of 51

Rangkuman adalah hasil merangkai atau menyatukan pokok-pokok teks dalam bentuk yang ringkas.

A. Rangkuman Isi Teks

4 of 51

Ada beragam jenis teks. Contohnya, teks eksposisi, berita, blog, dan infografik.

5 of 51

Teks Eksposisi merupakan salah satu jenis teks nonfiksi, yaitu karangan yang berisi informasi berdasarkan fakta dan kenyataan.

6 of 51

Hipertensi menjadi tantangan besar dan masalah utama dalam bidang kesehatan yang sering ditemukan para tenaga medis. Adapun hipertensi adalah tekanan darah tinggi. Saat ini jumlah kasus hipertensi di dunia sedang mengalami peningkatan, termasuk di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, 26,5% penduduk Indonesia menderita hipertensi. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 3 dari 10 orang Indonesia menderita hipertensi.

Contoh teks eksposisi sebagai berikut.

Kalimat Fakta

7 of 51

Teks berita merupakan jenis teks yang melaporkan peristiwa atau informasi mengenai sesuatu yang telah atau sedang terjadi.

8 of 51

Kamu juga dapat melihat dan mendengar berita secara langsung melalui televisi.

Kamu dapat membaca berita secara tertulis melalui koran, majalah, dan sebagainya.

9 of 51

Orang yang melaporkan berita disebut reporter. 

10 of 51

Blitar-Dinkes Kabupaten Blitar mencatat 117 kasus demam berdarah dengue (DBD). Ratusan kasus DBD itu ditemukan selama Januari hingga minggu pertama Juli 2023. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan penyebaran nyamuk Aedes aegypti, khususnya saat cuaca ekstrem, dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tempat air.

Contoh teks berita sebagai berikut.

Dinkes Kabupaten Blitar Catat Ditemukan 117 Kasus DBD, Warga Diimbau Waspada

Teras berita yang berisi pokok berita.

Judul berita

11 of 51

“Data sementara, total temuan DBD yaitu 117 kasus. Untuk awal Juli ini sekitar 4 kasus DBD,” kata Subko Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinkes Kabupaten Blitar, Eko Wahyudi. Semua pasien dipastikan sembuh setelah mendapat perawatan di puskesmas. Kata Eko, usia penderita DBD bervariasi, mulai dari balita, anak-anak, dewasa, hingga lansia. Namun, yang paling mendominasi adalah usia anak dan dewasa.

Sumber: https://www.detik.com/jatim/berita/d-6817130/dinkes-kab-blitar-catat-ditemukan-117-kasus-dbd-warga-diimbau-waspada

Isi berita yang berisi uraian informasi tentang peristiwa yang diberitakan.

12 of 51

Blog merupakan salah satu dampak dari globalisasi di bidang teknologi komunikasi.

13 of 51

Dahulu, manusia menulis catatan pribadi menggunakan buku.

Zaman sekarang, manusia beralih menggunakan blog.

Blog menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan menulis seseorang sehingga dapat terkenal secara global atau internasional. 

14 of 51

Blog terdapat dalam situs web di internet.

15 of 51

Kamu dapat menceritakan pengalaman sehari-hari; menulis puisi, pantun, dan karya sastra lainnya yang menggambarkan suasana dirimu.

Penulis blog disebut bloger atau narablog.

16 of 51

Contoh tampilan blog

17 of 51

Di beberapa daerah di Indonesia sudah banyak yang pengelolaan sampahnya tersusun dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak yang merugikan. Sampah mempunyai dampak buruk jika tidak dikelola dengan baik, seperti banjir, sumber penyakit, lingkungan menjadi tidak sehat, dan lain sebagainya. Sebelumnya, masyarakat harus mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis sampah yaitu organik dan anorganik. Langkah selanjutnya kita hanya tinggal mengelolanya saja. �

MARI KELOLA SAMPAH DENGAN BIJAK MULAI HARI INI

Sumber: https://citarumharum.jabarprov.go.id/mari-kelola-sampah-dengan-bijak-mulai-hari-ini/

18 of 51

Infografik adalah penyajian informasi secara visual menggunakan gambar, grafik, dan unsur visual lainnya.

19 of 51

Perhatikan

infografik

berikut.

Sumber: https://tegalrejopusk.jogjakota.go.id/

20 of 51

Infografik tersebut bertema “Makanan Sehat” dengan judul “Tips Kuliner Sehat”. Berikut beberapa informasi dalam infografik tersebut. 

  1. Dalam sehari, kebutuhan maksimal setiap orang setara gula 4 sendok makan, garam 1 sendok teh, dan lemak 5 sendok makan.
  2. Salah satu cara memilih kuliner sehat adalah memilih menu yang banyak mengandung sayuran atau buah.

21 of 51

Coba sebutkan informasi lain dari infografik tersebut.

22 of 51

Kamu dapat menulis rangkuman berdasarkan isi teks.

Sebelumnya, kamu perlu memahami keseluruhan isi teks dengan cara menggali informasi yang terkandung di dalamnya.

23 of 51

  1. Bacalah atau dengarkan teks dengan saksama. Pahamilah makna tiap kalimat pada teks.
  2. Carilah kalimat utama dalam tiap paragraf teks.
  3. Tentukan ide pokok dalam kalimat utama.
  4. Gunakan kata tanya apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana untuk menggali informasi penting dalam teks.

Berikut cara menggali informasi dalam teks eksposisi.

24 of 51

Cara Merangkum Isi Teks

Bacalah teks

dengan saksama.

Catatlah ide pokok

dan bagian teks yang

dianggap penting.

Susunlah kerangka

rangkuman.

Tulislah ulang ide pokok menggunakan bahasa sendiri.

Tulislah rangkuman

menggunakan ejaan dan

tanda baca yang tepat.

25 of 51

Seiring dengan perkembangan zaman, aktivitas industri dan transportasi mengalami peningkatan. Hal ini memicu polusi atau pencemaran udara yang berdampak buruk terhadap kesehatan, terutama di wilayah industri dan kota kota besar. Dampak buruk tersebut antara lain menyebabkan gangguan saluran pernapasan, penyakit jantung, kanker, dan hipertensi.

Bacalah penggalan teks berikut.

Dampak Polusi Udara bagi Penderita Hipertensi

26 of 51

Hipertensi menjadi tantangan besar dan masalah utama dalam bidang kesehatan yang sering ditemukan para tenaga medis. Adapun hipertensi adalah tekanan darah tinggi. Saat ini jumlah kasus hipertensi di dunia sedang mengalami peningkatan, termasuk di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, 26,5% penduduk Indonesia menderita hipertensi. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 3 dari 10 orang Indonesia menderita hipertensi.

27 of 51

Penyakit jantung, kanker, hipertensi, dan terganggunya saluran pernapasan merupakan dampak dari tingkat pencemaran udara yang tinggi. Hal ini lebih banyak terjadi di wilayah industri dan kota-kota besar. Tantangan besar dan masalah utama dalam bidang kesehatan yang sedang meningkat saat ini adalah hipertensi. Data pada tahun 2013 menunjukkan 26,5% atau sekitar 3 dari 10 orang Indonesia menderita hipertensi.

Berikut rangkuman penggalan teks “Dampak Polusi Udara bagi Penderita Hipertensi”.

28 of 51

B. Perbandingan Informasi

1. Perbandingan Perkiraan Informasi dan Isi Teks

  • Sebelum membaca keseluruhan isi teks, kamu pasti akan membaca judulnya terlebih dahulu.
  • Dengan membaca judul, kamu dapat memperkirakan informasi yang terdapat dalam teks tersebut.

29 of 51

Perhatikan judul teks berikut.

Melestarikan Lingkungan dengan 5R

Berikut contoh perkiraan informasinya.

  1. Pengertian 5R
  2. Manfaat melakukan 5R
  3. Cara melakukan 5R

30 of 51

Kamu dapat membandingkan perkiraan informasi tersebut dan informasi yang diperoleh setelah membaca keseluruhan isi teks.

31 of 51

Setiap teks memuat banyak informasi. Kamu pastinya sudah mendapatkan banyak informasi dari berbagai sumber bacaan.

2. Perbandingan Pengetahuan yang Dimiliki dan Pengetahuan Baru

32 of 51

Makin banyak teks yang dibaca, makin banyak juga pengetahuan baru yang didapatkan.

33 of 51

Contohnya, kamu ingin mendapatkan informasi tentang cara mengolah sampah yang bernilai jual. Kamu dapat mencari bacaan tentang hal tersebut dari berbagai sumber.

34 of 51

Contoh bacaan berupa koran (media cetak).

35 of 51

Contoh bacaan dari internet.

36 of 51

Cara Menyampaikan Perbandingan Pengetahuan Baru dan Lama

  1. Tulislah informasi yang kamu dapatkan dalam bentuk tabel atau diagram.
  1. Tulislah informasi tersebut dalam bentuk poin-poin singkat.
  1. Susunlah poin-poin tersebut menjadi kalimat-kalimat.

37 of 51

Cara Menyampaikan Perbandingan Pengetahuan Baru dan Lama

  1. Rangkailah kalimat-kalimat tersebut menjadi sebuah paragraf.
  1. Periksalah kembali tulisanmu sesuai KBBI dan EYD V.
  1. Sampaikan hasil perbandingan secara lisan atau kumpulkan hasil tulisanmu dengan rapi.

38 of 51

Coba bacalah kembali teks “Melestarikan Lingkungan dengan 5R” pada buku teksmu. Setelah itu, kamu dapat menyampaikan informasi secara lisan ataupun tertulis.

39 of 51

Pengetahuan lama

Pengetahuan baru

Membuang sampah pada tempatnya adalah cara melestarikan lingkungan yang paling baik.

 

Ada berbagai cara untuk mengelola sampah yang baik dan berkelanjutan untuk mencegah dampak buruk dari sampah.

Berikut contoh perbandingan pengetahuan lama dan baru dalam bentuk tabel.

40 of 51

Pengetahuan lama

Pengetahuan baru

Pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan melakukan 3R.

Pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan melakukan 5R.

Berikut contoh perbandingan pengetahuan lama dan baru dalam bentuk tabel.

41 of 51

4. Kembangkan menjadi sebuah teks yang padu.

1. Tentukan dahulu tema yang akan dipaparkan.

2. Kumpulkan bahan berupa data dan informasi terkait dengan tema tulisan.

3. Buatlah kerangka karangan dengan menentukan ide pokok dan informasi pendukung pada tiap paragraf.

5. Pastikan ejaan dalam tulisanmu sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar.

C. Teks Eksposisi dan Kalimat Majemuk Bertingkat

Berikut cara menulis teks eksposisi.

42 of 51

Saat menulis teks, kamu dapat menggunakan kalimat majemuk bertingkat.

43 of 51

Kalimat majemuk bertingkat merupakan gabungan dua kalimat yang tidak setara kedudukannya, yaitu induk kalimat (kalimat inti) dan anak kalimat (kalimat pendamping).

44 of 51

Berikut contoh kalimat majemuk bertingkat.

45 of 51

  1. Kalimat majemuk bertingkat hubungan sebab akibat yang ditandai konjungsi karena, sebab, sehingga, maka, dan sebagainya.

Tubuhku bugar karena rutin berolahraga.

Induk kalimat Anak kalimat

46 of 51

Sejak sungai bersih dari sampah, banjir tidak terjadi di desa kami.

Anak kalimat Induk kalimat

  1. Kalimat majemuk bertingkat hubungan waktu yang ditandai konjungsi sejak, semenjak, ketika, sebelum, setelah, begitu, dan sebagainya.

47 of 51

  1. Kalimat majemuk bertingkat hubungan syarat yang ditandai konjungsi jika, apabila, kalau, seandainya, dan sebagainya.

Jika seluruh siswa menjaga kebersihan kelas, kelas tidak akan kotor.

Anak kalimat Induk kalimat

48 of 51

  1. Kalimat majemuk bertingkat hubungan pembandingan yang ditandai konjungsi sebagaimana, daripada, ibarat, bagaikan, dan sebagainya.

Ia mendidik anaknya sebagaimana orang tua mendidik dirinya.

Induk kalimat Anak kalimat

49 of 51

  1. Kalimat majemuk bertingkat hubungan pertentangan yang ditandai konjungsi walaupun, meskipun, sekalipun, dan sebagainya.

Ia membuang sampah sembarangan walaupun sudah ada tempat sampah.

Induk kalimat Anak kalimat

50 of 51

  1. Kalimat majemuk bertingkat hubungan pelengkap yang ditandai konjungsi bahwa.

Pak RT berkata bahwa kerja bakti akan dilaksanakan besok.

Induk kalimat Anak kalimat

51 of 51

  1. Kalimat majemuk bertingkat hubungan tujuan yang ditandai konjungsi supaya, agar, dan sebagainya.

Penebangan liar tidak boleh dilakukan

Induk kalimat

supaya kelestarian hutan terjaga.

Anak kalimat