Bahasa Indonesia
MEDIA MENGAJAR
UNTUK SD/MI KELAS 6
MEWUJUDKAN LINGKUNGAN SEHAT
BAB 5
TUJUAN PEMBELAJARAN:
2.10 mengidentifikasi ide pokok dalam teks (membaca);
2.11 mengidentifikasi informasi dalam teks eksposisi, teks berita, blog, dan infografik (membaca dan memirsa);
1.7 menganalisis informasi berupa fakta dalam teks yang disimak (menyimak);
4.11 menulis rangkuman isi teks (menulis);
4.12 menuangkan hasil pengamatan atas perbandingan antara perkiraan informasi sebelum membaca atau menyimak dan informasi setelah membaca atau menyimak (menulis);
3.8 mempresentasikan pengalaman dengan logis berupa hasil perbandingan antara perkiraan informasi sebelum membaca atau menyimak dan informasi setelah membaca atau menyimak (mempresentasikan);
2.12 membandingkan pengetahuan lama yang dimiliki dan pengetahuan baru yang diperoleh dari teks (membaca);
4.13 menulis teks eksposisi persuasif dengan kalimat majemuk bertingkat, kalimat efektif, dan kosakata baku (menulis).
Rangkuman adalah hasil merangkai atau menyatukan pokok-pokok teks dalam bentuk yang ringkas.
A. Rangkuman Isi Teks
Ada beragam jenis teks. Contohnya, teks eksposisi, berita, blog, dan infografik.
Teks Eksposisi merupakan salah satu jenis teks nonfiksi, yaitu karangan yang berisi informasi berdasarkan fakta dan kenyataan.
Hipertensi menjadi tantangan besar dan masalah utama dalam bidang kesehatan yang sering ditemukan para tenaga medis. Adapun hipertensi adalah tekanan darah tinggi. Saat ini jumlah kasus hipertensi di dunia sedang mengalami peningkatan, termasuk di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, 26,5% penduduk Indonesia menderita hipertensi. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 3 dari 10 orang Indonesia menderita hipertensi.
Contoh teks eksposisi sebagai berikut.
Kalimat Fakta
Teks berita merupakan jenis teks yang melaporkan peristiwa atau informasi mengenai sesuatu yang telah atau sedang terjadi.
Kamu juga dapat melihat dan mendengar berita secara langsung melalui televisi.
Kamu dapat membaca berita secara tertulis melalui koran, majalah, dan sebagainya.
Orang yang melaporkan berita disebut reporter.
Blitar-Dinkes Kabupaten Blitar mencatat 117 kasus demam berdarah dengue (DBD). Ratusan kasus DBD itu ditemukan selama Januari hingga minggu pertama Juli 2023. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan penyebaran nyamuk Aedes aegypti, khususnya saat cuaca ekstrem, dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tempat air.
Contoh teks berita sebagai berikut.
Dinkes Kabupaten Blitar Catat Ditemukan 117 Kasus DBD, Warga Diimbau Waspada
Teras berita yang berisi pokok berita.
Judul berita
“Data sementara, total temuan DBD yaitu 117 kasus. Untuk awal Juli ini sekitar 4 kasus DBD,” kata Subko Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinkes Kabupaten Blitar, Eko Wahyudi. Semua pasien dipastikan sembuh setelah mendapat perawatan di puskesmas. Kata Eko, usia penderita DBD bervariasi, mulai dari balita, anak-anak, dewasa, hingga lansia. Namun, yang paling mendominasi adalah usia anak dan dewasa.
Sumber: https://www.detik.com/jatim/berita/d-6817130/dinkes-kab-blitar-catat-ditemukan-117-kasus-dbd-warga-diimbau-waspada
Isi berita yang berisi uraian informasi tentang peristiwa yang diberitakan.
Blog merupakan salah satu dampak dari globalisasi di bidang teknologi komunikasi.
Dahulu, manusia menulis catatan pribadi menggunakan buku.
Zaman sekarang, manusia beralih menggunakan blog.
Blog menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan menulis seseorang sehingga dapat terkenal secara global atau internasional.
Blog terdapat dalam situs web di internet.
Kamu dapat menceritakan pengalaman sehari-hari; menulis puisi, pantun, dan karya sastra lainnya yang menggambarkan suasana dirimu.
Penulis blog disebut bloger atau narablog.
Contoh tampilan blog
Di beberapa daerah di Indonesia sudah banyak yang pengelolaan sampahnya tersusun dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak yang merugikan. Sampah mempunyai dampak buruk jika tidak dikelola dengan baik, seperti banjir, sumber penyakit, lingkungan menjadi tidak sehat, dan lain sebagainya. Sebelumnya, masyarakat harus mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis sampah yaitu organik dan anorganik. Langkah selanjutnya kita hanya tinggal mengelolanya saja. �
MARI KELOLA SAMPAH DENGAN BIJAK MULAI HARI INI
Sumber: https://citarumharum.jabarprov.go.id/mari-kelola-sampah-dengan-bijak-mulai-hari-ini/
Infografik adalah penyajian informasi secara visual menggunakan gambar, grafik, dan unsur visual lainnya.
Perhatikan
infografik
berikut.
Sumber: https://tegalrejopusk.jogjakota.go.id/
Infografik tersebut bertema “Makanan Sehat” dengan judul “Tips Kuliner Sehat”. Berikut beberapa informasi dalam infografik tersebut.
Coba sebutkan informasi lain dari infografik tersebut.
Kamu dapat menulis rangkuman berdasarkan isi teks.
Sebelumnya, kamu perlu memahami keseluruhan isi teks dengan cara menggali informasi yang terkandung di dalamnya.
Berikut cara menggali informasi dalam teks eksposisi.
Cara Merangkum Isi Teks
Bacalah teks
dengan saksama.
Catatlah ide pokok
dan bagian teks yang
dianggap penting.
Susunlah kerangka
rangkuman.
Tulislah ulang ide pokok menggunakan bahasa sendiri.
Tulislah rangkuman
menggunakan ejaan dan
tanda baca yang tepat.
Seiring dengan perkembangan zaman, aktivitas industri dan transportasi mengalami peningkatan. Hal ini memicu polusi atau pencemaran udara yang berdampak buruk terhadap kesehatan, terutama di wilayah industri dan kota kota besar. Dampak buruk tersebut antara lain menyebabkan gangguan saluran pernapasan, penyakit jantung, kanker, dan hipertensi.
�
Bacalah penggalan teks berikut.
Dampak Polusi Udara bagi Penderita Hipertensi
Hipertensi menjadi tantangan besar dan masalah utama dalam bidang kesehatan yang sering ditemukan para tenaga medis. Adapun hipertensi adalah tekanan darah tinggi. Saat ini jumlah kasus hipertensi di dunia sedang mengalami peningkatan, termasuk di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, 26,5% penduduk Indonesia menderita hipertensi. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 3 dari 10 orang Indonesia menderita hipertensi.
Penyakit jantung, kanker, hipertensi, dan terganggunya saluran pernapasan merupakan dampak dari tingkat pencemaran udara yang tinggi. Hal ini lebih banyak terjadi di wilayah industri dan kota-kota besar. Tantangan besar dan masalah utama dalam bidang kesehatan yang sedang meningkat saat ini adalah hipertensi. Data pada tahun 2013 menunjukkan 26,5% atau sekitar 3 dari 10 orang Indonesia menderita hipertensi.
�
Berikut rangkuman penggalan teks “Dampak Polusi Udara bagi Penderita Hipertensi”.
B. Perbandingan Informasi
1. Perbandingan Perkiraan Informasi dan Isi Teks
Perhatikan judul teks berikut.
Melestarikan Lingkungan dengan 5R
Berikut contoh perkiraan informasinya.
Kamu dapat membandingkan perkiraan informasi tersebut dan informasi yang diperoleh setelah membaca keseluruhan isi teks.
Setiap teks memuat banyak informasi. Kamu pastinya sudah mendapatkan banyak informasi dari berbagai sumber bacaan.
2. Perbandingan Pengetahuan yang Dimiliki dan Pengetahuan Baru
Makin banyak teks yang dibaca, makin banyak juga pengetahuan baru yang didapatkan.
Contohnya, kamu ingin mendapatkan informasi tentang cara mengolah sampah yang bernilai jual. Kamu dapat mencari bacaan tentang hal tersebut dari berbagai sumber.
Contoh bacaan berupa koran (media cetak).
Contoh bacaan dari internet.
Cara Menyampaikan Perbandingan Pengetahuan Baru dan Lama
Cara Menyampaikan Perbandingan Pengetahuan Baru dan Lama
Coba bacalah kembali teks “Melestarikan Lingkungan dengan 5R” pada buku teksmu. Setelah itu, kamu dapat menyampaikan informasi secara lisan ataupun tertulis.
Pengetahuan lama | Pengetahuan baru |
Membuang sampah pada tempatnya adalah cara melestarikan lingkungan yang paling baik.
| Ada berbagai cara untuk mengelola sampah yang baik dan berkelanjutan untuk mencegah dampak buruk dari sampah. |
Berikut contoh perbandingan pengetahuan lama dan baru dalam bentuk tabel.
Pengetahuan lama | Pengetahuan baru |
Pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan melakukan 3R. | Pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan melakukan 5R. |
Berikut contoh perbandingan pengetahuan lama dan baru dalam bentuk tabel.
4. Kembangkan menjadi sebuah teks yang padu.
1. Tentukan dahulu tema yang akan dipaparkan.
2. Kumpulkan bahan berupa data dan informasi terkait dengan tema tulisan.
3. Buatlah kerangka karangan dengan menentukan ide pokok dan informasi pendukung pada tiap paragraf.
5. Pastikan ejaan dalam tulisanmu sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar.
C. Teks Eksposisi dan Kalimat Majemuk Bertingkat
Berikut cara menulis teks eksposisi.
Saat menulis teks, kamu dapat menggunakan kalimat majemuk bertingkat.
Kalimat majemuk bertingkat merupakan gabungan dua kalimat yang tidak setara kedudukannya, yaitu induk kalimat (kalimat inti) dan anak kalimat (kalimat pendamping).
Berikut contoh kalimat majemuk bertingkat.
Tubuhku bugar karena rutin berolahraga.
Induk kalimat Anak kalimat
Sejak sungai bersih dari sampah, banjir tidak terjadi di desa kami.
Anak kalimat Induk kalimat
Jika seluruh siswa menjaga kebersihan kelas, kelas tidak akan kotor.
Anak kalimat Induk kalimat
Ia mendidik anaknya sebagaimana orang tua mendidik dirinya.
Induk kalimat Anak kalimat
Ia membuang sampah sembarangan walaupun sudah ada tempat sampah.
Induk kalimat Anak kalimat
Pak RT berkata bahwa kerja bakti akan dilaksanakan besok.
Induk kalimat Anak kalimat
Penebangan liar tidak boleh dilakukan
Induk kalimat
supaya kelestarian hutan terjaga.
Anak kalimat