1 of 58

Bahasa Indonesia

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 5

2 of 58

KEBINEKAAN DI INDONESIA TERCINTA

BAB 6

TUJUAN PEMBELAJARAN:

2.13 menjelaskan kaidah penulisan huruf kapital, angka, dan bilangan (membaca dan memirsa);

1.9 menjelaskan informasi, ide pokok, dan makna kosakata dalam teks (menyimak);

3.11 menceritakan ringkasan dan simpulan isi teks (berbicara);

4.13 menulis teks tentang peristiwa sejarah dalam bentuk poster (menulis);

3.12 mengidentifikasi kalimat perintah, ajakan, harapan, dan larangan pada petunjuk di tempat umum dengan berdiskusi (berbicara);

2.14 menemukan informasi dalam brosur dengan teknik membaca tatap/memindai (membaca);

2.15 menjelaskan informasi dalam pengumuman dan surat undangan (membaca);

4.14 menulis pengumuman dan surat undangan (menulis).

3 of 58

Penulisan huruf kapital atau huruf besar diatur dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

A. Penulisan Huruf Kapital, Angka, dan Bilangan

4 of 58

Kaidah Penulisan Huruf Kapital

1

Huruf kapital pada awal kalimat

Contoh:

Acara ulang tahun dihadiri oleh teman-temannya.

2

Huruf kapital pada nama orang

Contoh:

Atlet bulu tangkis itu bernama Fajar Alfian.

5 of 58

Kaidah Penulisan Huruf Kapital

3

Huruf kapital untuk nama suku bangsa

Contoh:

Dinda berasal dari suku Sunda.

Contoh:

  • Rumahku berada di Jalan Semarang.
  • Kota Semarang berada di Provinsi Jawa Tengah.

4

Huruf kapital untuk nama geografi

6 of 58

Kaidah Penulisan Huruf Kapital

5

Huruf kapital untuk petikan langsung

Contoh:

Desi berkata, “Aku senang mengoleksi buku cerita.”

Contoh:

  • Kitab suci agama Islam adalah Al-Qur’an.
  • Kita harus senantiasa bersyukur kepada Sang Pencipta.

6

Huruf kapital untuk nama agama, kitab suci, dan kata ganti untuk nama Tuhan

7 of 58

Kaidah Penulisan Huruf Kapital

7

Huruf kapital untuk jabatan

Contoh:

Taman kota itu telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta.

Contoh:

Raden Ajeng Kartini, Sultan Hasanuddin

8

Huruf kapital untuk gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang

8 of 58

Kaidah Penulisan Huruf Kapital

9

Huruf kapital untuk nama hari dan bulan

Contoh:

Bagas lahir pada Minggu, 16 November 2019.

Contoh:

Setiap 28 Oktober bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda.

10

Huruf kapital untuk peristiwa sejarah

9 of 58

Kaidah Penulisan Huruf Kapital

11

Huruf kapital untuk nama negara, lembaga, dan dokumen

Contoh:

Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Contoh:

Dina membaca artikel “Manfaat Air Putih”.

12

Huruf kapital untuk judul

10 of 58

Kaidah Penulisan Huruf Kapital

13

Huruf kapital untuk singkatan gelar

Contoh:

Anastasia Resa Adriana, S.H.

Contoh:

Tolong bantu aku membawa buku-buku ini, Kak.

14

Huruf kapital untuk sapaan kekerabatan

11 of 58

Penulisan angka dan bilangan juga diatur dalam EYD.

12 of 58

Terdapat dua jenis angka dan bilangan yang biasa dipakai, yaitu angka arab dan angka romawi.

13 of 58

0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9

Angka Arab

Angka Romawi

I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X

14 of 58

Kaidah Penulisan Angka dan Bilangan

1

Bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu kata ditulis dengan huruf, kecuali jika dipakai secara berurutan seperti dalam perincian.

Contoh:

  • Jumlah anak ayamnya mencapai lima ekor.
  • Kelas kami berjumlah 40 siswa, 21 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan.

15 of 58

Kaidah Penulisan Angka dan Bilangan

2

Bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf.

Contoh:

  • Empat kursi dipindahkan ke ruang perpustakaan.

BUKAN

  • 4 kursi dipindahkan ke ruang perpustakaan.

16 of 58

Kaidah Penulisan Angka dan Bilangan

3

Bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu kata ditulis dengan huruf. Apabila bilangan pada awal kalimat tidak dapat dinyatakan dengan satu kata, susunan kalimatnya diubah atau didahului kata sebanyak, sejumlah, dan sebesar.

Contoh:

  • Sebanyak 1.500 orang menghadiri konser musik itu.

17 of 58

Kaidah Penulisan Angka dan Bilangan

4

Penulisan bilangan dapat ditulis dengan bilangan utuh dan bilangan pecahan.

  • Bilangan utuh

Contoh:

tiga puluh tujuh (37)

  • Bilangan pecahan

Contoh:

    • setengah (1/2)
    • empat dua pertiga (4 2/3)
    • delapan persen (8%)

18 of 58

Kaidah Penulisan Angka dan Bilangan

5

Penulisan bilangan dapat ditulis dengan angka romawi, angka arab, atau huruf.

  • Contoh:

abad II, abad ke-2, atau abad kedua

6

Penulisan bilangan digunakan sebagai unsur nama geografi ditulis dengan huruf.

  • Contoh:

Simpanglima

19 of 58

Kaidah Penulisan Angka dan Bilangan

7

Angka yang menunjukkan bilangan besar dapat ditulis sebagian dengan huruf agar lebih mudah dibaca.

  • Contoh:

Uang donasi korban kebakaran sudah terkumpul 87 juta.

8

Penulisan angka dipakai untuk menomori alamat, seperti jalan, rumah, apartemen, atau kamar.

  • Contoh:

Jalan Siak No. 4; Hotel Warna, Kamar 611; Gedung

Serba Guna Lantai 1

20 of 58

Kaidah Penulisan Angka dan Bilangan

9

Penulisan angka dipakai untuk menomori bagian karangan atau ayat kitab suci.

  • Contoh:

Bab I, Pasal 5, halaman 20

10

Penulisan angka yang mendapat akhiran -an 

dilakukan dengan cara berikut.

  • Contoh:

tiga lembar uang 5.000-an; tahun 2000-an

21 of 58

Kaidah Penulisan Angka dan Bilangan

11

Penulisan bilangan dengan angka dan huruf sekaligus dilakukan dalam peraturan perundang-undangan, akta, dan kuitansi.

  • Contoh:

Telah diterima uang sebanyak Rp500.000,00

(lima ratus ribu rupiah) untuk pembayaran

kursus piano.

22 of 58

B. Teks Narasi Sejarah dan Teks Deskripsi

  • Teks narasi sejarah adalah teks yang menceritakan sejarah.
  • Teks narasi sejarah dapat memuat banyak informasi penting tentang sejarah bangsa Indonesia.
  • Informasi penting suatu teks dapat ditemukan dengan cara membaca teks secara menyeluruh dan mengaitkan pengetahuan kita tentang topik yang dibahas pada teks.

23 of 58

Ayo, pindailah QR Code pada bukumu halaman 96 berjudul Teks “BPUPKI”.

24 of 58

Setelah mencermati teks tersebut, dapat diketahui bahwa teks tersebut berisi cerita tentang badan persiapan kemerdekaan Indonesia.

25 of 58

  1. Pemerintah Jepang membentuk BPUPKI.
  2. BPUPKI dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
  3. BPUPKI diketuai oleh Radjiman Wedyodiningrat.

Dalam teks tersebut terdapat informasi penting berupa:

26 of 58

  • Informasi penting juga dapat ditemukan dengan cara menemukan ide pokok terlebih dahulu.
  • Ide pokok adalah ide yang menjadi dasar dikembangkannya suatu paragraf.
  • Ide pokok terdapat pada kalimat utama.

27 of 58

Ide pokoknya terdapat pada awal paragraf, yaitu kemerdekaan Indonesia terjadi bukan karena kebetulan. Hal ini didukung oleh kalimat lainnya sebagai kalimat penjelas yang memuat ide pendukung.

Perhatikan contoh ide pokok pada paragraf pertama.

28 of 58

Dengan mengetahui informasi penting, ide pokok, dan ide pendukung, kamu dapat membuat ringkasan dan simpulan isi teks.

29 of 58

Teks deskripsi merupakan teks yang menggambarkan sesuatu secara terperinci sehingga pembaca seolah-olah dapat ikut melihat, mendengar, serta merasakan hal yang dideskripsikan.

30 of 58

Berikut ciri-ciri teks deskripsi.

  • Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
  • Penggambaran sesuatu tersebut dilakukan secara terperinci dengan melibatkan pancaindra.
  • Membuat pembaca seolah-olah ikut merasakan atau mengalami sesuatu hal yang dibicarakan.

31 of 58

C. Kalimat Perintah, Ajakan, Harapan, dan Larangan

1. Kalimat Perintah

  • Kalimat yang berisi permintaan atau menyuruh orang lain untuk melakukan sesuatu yang kita kehendaki.
  • Kalimat perintah memuat imbuhan -lah atau -kan.

32 of 58

Berikut contoh kalimat perintah.

33 of 58

2. Kalimat Ajakan

  • Kalimat yang berisi ajakan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu yang kita kehendaki.
  • Kalimat ajakan ditandai dengan kata ayo atau mari.

34 of 58

Berikut contoh kalimat ajakan.

35 of 58

3. Kalimat Harapan

  • Kalimat yang memuat permintaan atau keinginan kepada seseorang untuk melakukan sesuatu.
  • Kalimat harapan ditandai dengan kata tolong, harap, mohon, atau hendaknya.

36 of 58

Berikut contoh kalimat harapan.

37 of 58

4. Kalimat Larangan

  • Kalimat yang ditujukan untuk melarang seseorang berbuat sesuatu.
  • Kalimat larangan ditandai dengan kata jangan atau dilarang.

38 of 58

Berikut contoh kalimat larangan.

39 of 58

D. Informasi dalam Brosur

  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), brosur adalah ‘cetakan yang hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid’.
  • Brosur berisi informasi tentang produk, seperti makanan dan harga buku; bangunan, seperti sekolah, rumah sakit, universitas, dan tempat wisata; serta produk lain yang disertai gambar pendukung.

40 of 58

  • Brosur biasanya dibagikan secara gratis kepada masyarakat umum dengan tujuan mempromosikan atau sekadar memberikan informasi terkait produk yang dimaksud.

41 of 58

Perhatikan contoh brosur berikut.

42 of 58

  • Brosur tersebut memiliki beberapa informasi. Untuk mengetahui informasi-informasi tersebut, kamu dapat membacanya dengan cermat.
  • Ada salah satu teknik membaca, yaitu teknik membaca memindai.

43 of 58

  • Teknik membaca memindai merupakan teknik untuk mendapatkan informasi tanpa membaca yang lain-lain secara cepat dan tepat.
  • Teknik membaca memindai dapat dilakukan ketika kita membaca teks, seperti brosur, kamus, atau buku telepon.

44 of 58

Teknik Membaca Memindai

  1. Tentukan kata yang ingin dicari. Misalnya, pada brosur, kita akan mencari kata fasilitas.
  2. Bacalah teks dari atas ke bawah tanpa melihat kanan dan kiri.
  3. Jika sudah menentukan kata yang dicari, bacalah informasi keseluruhan dari kata tersebut.

45 of 58

E. Pengumuman dan Surat Undangan

.

1. Pengumuman

Pengumuman adalah pemberitahuan atau informasi yang ditujukan kepada orang banyak dan bersifat umum.

46 of 58

  1. Ditujukan untuk umum.
  2. Tidak bersifat rahasia.
  3. Disampaikan secara terbuka, baik secara lisan maupun tulisan.
  4. Isinya menyangkut keperluan orang banyak.
  5. Dapat menggunakan bahasa resmi dan tidak resmi, sesuai dengan isi pengumuman.

Berikut ciri-ciri pengumuman.

47 of 58

Pengumuman

Diumumkan kepada siswa yang akan mengikuti pawai budaya dalam rangka memperingati Hari Kartini dimohon hadir pada

hari, tanggal : Kamis, 21 April 2022

pukul : 06.00 WIB

tempat : Aula SD Erlangga

Siswa diharapkan hadir menggunakan pakaian adat yang sudah ditentukan sebelumnya.

Terima kasih atas perhatian para siswa.

Hormat saya,

Annisa Alfia, M.Pd.

Kepala SD Erlangga

Berikut contoh pengumuman resmi.

48 of 58

Pengumuman

Telah ditemukan dompet hilang berwarna hitam. Apabila ada yang merasa kehilangan, hubungi Wali Kelas V-A.

Terima kasih.

Berikut contoh pengumuman tidak resmi.

49 of 58

  • Surat undangan merupakan jenis surat yang digunakan untuk mengundang ke suatu keperluan.

  • Ada surat undangan resmi dan surat undangan tidak resmi.

2. Surat Undangan

50 of 58

Surat undangan resmi pada umumnya dikeluarkan oleh suatu lembaga atau instansi.

51 of 58

Surat undangan resmi memiliki sistematika dalam penyusunannya serta menggunakan kalimat efektif dan kosakata baku.

52 of 58

Contoh surat undangan resmi, yaitu undangan rapat guru, undangan orang tua murid, atau undangan dari instansi lainnya.

53 of 58

Ayo, perhatikan contoh surat undangan resmi berikut.

54 of 58

KARANG TARUNA GERBERA RT 05/020

Kop Surat

No. Surat : 003/VIII/KTG/2022

Jakarta, 8 Agustus 2022

Tanggal Pembuatan Surat

Perihal : Surat Undangan

Yth. Anggota Karang Taruna Gerbera RT 05/020

Penerima Surat

55 of 58

Isi Surat

Penutup Surat

Dengan hormat,

Salam Pembuka

Bersama dengan surat ini, kami mengharapkan kehadiran anggota karang taruna pada

hari, tanggal : Sabtu, 13 Agustus 2022

waktu : 19.00 s.d. selesai

tempat : Kantor RW 020

acara : Pertemuan Karang Taruna Gerbera RT 05/020

Demikian surat undangan ini dibuat. Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

Fahmi Ahmad

Ketua Karang Taruna Gerbera RT 05/020

Pengirim Surat

Salam Penutup

56 of 58

  • Surat undangan tidak resmi tidak memiliki bentuk atau sistematika tertentu.
  • Bahasa yang digunakan dalam surat undangan tidak resmi juga tidak harus bahasa baku.
  • Kita bisa menggunakan bahasa sehari-hari.
  • Contohnya, surat undangan ulang tahun dan undangan pengajian.

57 of 58

Ayo, perhatikan contoh surat undangan tidak resmi berikut.

58 of 58

Hai teman-teman!

Datang, ya, ke acara ulang tahunku yang ke-10. Acaranya akan dilaksanakan pada

hari, tanggal : Sabtu, 9 Juli 2022

tempat : di rumahku, Jl. Asri No. 3

pukul : 16.00 WIB

Jangan lupa datang, ya!

 

Temanmu,

Renata