1 of 14

Peristiwa-Peristiwa Penting Dalam Dakwah Rasulullah Saw Periode Madinah

Oleh : Sumiran, S. Pd

2 of 14

Peristiwa-peristiwa Penting Dalam Dakwah Rasulullah Saw Periode Madinah

Piagam Madinah (Mitsaq Madinah)

  1. Kaum Yahudi beserta kaum muslim wajib turut serta dalam peperangan
  2. Kaum Yahudi dari Bani Auf diperlakukan sama dengan kaum muslimin
  3. Kaum Yahudi tetap dengan agama Yahudi mereka, dan demikian pula dengan kaum muslimin.
  4. Semua kaum Yahudi dari semua suku dan kabilah di Madinah diperlakukan sama dengan kaum Yahudi bani Auf
  5. Kaum Yahudi dan muslimin harus tolong menolong dalam memerangi atau menghadapi musuh

3 of 14

Piagam Madinah (Mitsaq Madinah) (Lanjutan)�

  1. Kaum Yahudi dan muslimin harus senantiasa saling berbuat kebajikan dan saling mengingatkan ketika terjadi penganiayaan atau kedzaliman
  2. Kota Madinah dipertahankan bersama dari serangan pihak luar
  3. Semua penduduk Madinah dijamin keselamatannya kecuali bagi yang berbuat jahat
  4. Muhammad Rasulullah Saw adalah pemimpin umum untuk seluruh penduduk Madinah

4 of 14

Respon Nabi Terhadap Kaum Kafir Quraisy

وَقَاتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ الَّذِيْنَ يُقَاتِلُوْنَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوْا ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَ

  • “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al-Baqarah :190)
  • Setelah turunnya wahyu diperbolehkannya umat Islam berperang dalam rangka mempertahankan diri, umat Islam tidak lagi bersifat pasif dan mengalah terhadap tindakan semena-mena kaum kafir.

5 of 14

Dalam sejarah ada dua sebutan untuk perang pada masa Rasulullah Saw

Pertama ghazwah yaitu peperangan yang diikuti oleh Rasulullah Saw terjadi sebanyak 27 kali

Kedua sariyyah untuk peperangan yang tidak diikuti oleh Rasulullah Saw terjadi sebanyak 47 kali

6 of 14

1. Peristiwa Badar

  • Peristiwa Badar adalah perang pertama kali dalam sejarah Islam, terjadi pada tahun 2 H atau tahun 625 M di lembah Badar. Pasukan Muslimin kala itu berjumlah 313 orang dengan pasukan kafir Quraisy berjumlah 1000 orang
  • Allah Swt menurunkan sebuah hujan.
  • Hujan ini bagi kaum musyrikin terasa sangat lebat, sehingga mencegah mereka untuk maju, sementara bagi kaum Muslimin hujan ini terasa bagaikan gerimis yang dapat menyucikan mereka, menghilangkan gangguan setan dari diri mereka, mudah untuk menapaki bumi, mengeraskan pepasiran, memantapkan langkah menyiapkan posisi dan memantapkan hati mereka

7 of 14

2. Peristiwa Uhud

Pasukan Quraisy Makkah berhenti di dekat Gunung Uhud di sebuah tempat bernama Ainun di tanah tandus utara Madinah di samping gunung Uhud.

Rasulullah Saw beserta pasukan Muslimin Madinah keluar dari kota Madinah. Tepat disebuah tempat bernama Syauth beliau melaksanakan sholat subuh.

Abdullah bin Ubay beserta 300 pasukan membelot dan kembali ke Madinah

Perang Uhud telah menorehkan kesedihan dalam hati Rasulullah Saw karena paman beliau, Hamzah bin Abdul Mutholib wafat di tangan Wahsy bin Harb yang merupakan suruhan dari Hindun istri Abu Sufyan.

8 of 14

Hadits Nabi Terkait Niat

  • Ketika kaum muslimin sudah mendapatkan kemenangan, tiba-tiba pasukan muslimin yang berada di bukit Uhud tergiur harta rampasan perang (ghanimah) sehingga pasukan pemanah itu menuruni bukit dan akhirnya berhasil diserang kembali oleh kaum kafir Quraisy

عَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى

اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

  • Dari Umar, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan." (HR. Bukhari) [ No. 54 Fathul Bari] Shahih

9 of 14

3. Peristiwa Ahzab

Peristiwa Ahzab atau perang Khandak terjadi pada bulan Syawal tahun ke 5 Hijriyah disekitar kota Madinah bagian utara. Rasulullah Saw bermusyawarah dengan para sahabat tentang strategi dan taktik yang digunakan.

Salah seorang sahabat bernama Salman Al-Farisi berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya dulu ketika kami di Negeri Persia, apabila kami dikepung (musuh), maka kami membuat parit di sekitar kami” (dan itu merupakan strategi yang sangat jitu dan belum dikenal oleh bangsa Arab sebelumnya)

10 of 14

Perjanjian Hudaibiyah

  • Rasulullah saw dan kaum muslimin sudah merindukan untuk menunaikan ibadah haji. Pada tahun 6 H Rasulullah saw dan kaum muslimin berangkat ke Makkah. Jumlah mereka sebanyak 1.000 orang
  • Beliau mengutus Usman bin Affan untuk menjelaskan kepada kaum kafir Quraisy tujuan kaum muslimin ke Makkah, yaitu untuk beribadah haji dan menengok saudara-saudaranya
  • Utusan kaum kafir Quraisy bernama Suhail bin Amr

11 of 14

Isi perjanjian Hudaibiyah

  • Umat Islam tidak boleh menjalankan ibadah umrah tahun ini. Tahun depan baru diperbolehkan dan tidak boleh berada di Makkah lebih dari tiga hari.
  • Keduanya tidak saling menyerang selama 10 tahun.
  • Orang Islam yang lari ke Makkah (murtad) diperbolehkan, sedangkan orang kafir (Makkah) yang lari ke Madinah (masuk Islam) harus ditolak.
  • Suku Arab yang lain, bebas memilih bergabung dengan Rasulullah ke Madinah atau mengikuti kafir Quraisy ke Makkah.
  • Kaum muslimin tidak jadi melaksanakan ibadah Umrah tahun ini, tetapi ditangguhkan sampai tahun depan

12 of 14

Hikmah Pembelajaran

  • Hijrah berarti berpindahnya seseorang dari satu tempat yang tidak kondusif ke tempat yang lebih kondusif, hijrah yang dilakukan oleh Rasulullah dari Makkah ke Madinah menjadikan Islam semakin berkembang.
  • Hendaknya selalu sabar dan berpikir jernih dalam menghadapi segala keadaan.
  • Rasulullah Saw adalah suri tauladan bagi pengikutnya, beliau selalu menunjukan sikap toleransi, cinta damai, melindungi kaum yang lemah, murah hati dan rela berkorban.
  • Kehidupan masyarakat Madinah yang sangat plural menjadikan mereka memiliki toleransi yang tinggi terhadap kehidupan keberagamaannya.

13 of 14

Materi Selanjutnya

PENAKLUKAN KOTA MAKKAH (FATHU MAKKAH)

14 of 14

TERIMAKASIH

TERIMAKASIH

PPTAndikabm