Menulis Opini,
Ubah Keluhan jadi Gagasan
Erry Trisna Nurhayana
Fakta atau Mitos
Menulis itu butuh bakat bawaan dari lahir
Faktanya:
Menulis adalah keterampilan yang bisa dilatih
Menulis hanya untuk orang pintar bahasa
Semua orang bisa mulai menulis dari pengalaman sehari-hari
Penulis hebat juga sering mengalami jalan buntu atau writer's block
J.K. Rowling pernah mengalami stuck (macet menulis atau writer's block) selama kariernya. Salah satu momen paling menonjol terjadi ketika ia menulis Harry Potter and the Goblet of Fire
Peran guru akan tergantikan oleh AI (ChatGPT/Gemini/AI lainnnya), bagaimana pendapat Ibu/Bapak? Setuju?
Verba volant, scripta manent
(Yang terucap akan menguap, yang tertulis akan abadi)
Mengapa kita perlu menulis?
Mengasah Empati dan Imajinasi:
Membantu memahami sudut pandang dan dunia emosional
Sarana Refleksi
menuangkan pengalaman mengajar
Branding
Dikenal dengan karya
Opportunity
peluang jadi penulis, content creator, blogger
Menulis Kreatif
proses menuangkan ide, emosi, gagasan, dan imajinasi ke dalam bentuk tulisan.
Contoh Tulisan Kreatif
Fiksi:
Cerita pendek (cerpen), dongeng edukatif, atau novel.
Puisi & Pantun:
Media puitis untuk melatih kepekaan bahasa siswa.
Non-Fiksi Kreatif: Artikel opini, esai reflektif, atau memoar pengalaman mengajar
Menulis Opini
“Setujukah Anda jika PR dihapuskan?"
“Setuju vs Tidak Setuju
Apa yang membuat Anda memilih itu?
Apa Solusi yang Anda tawarkan?
Struktur Opini
Sajikan Fenomena/Pembuka (Hook)
P – Pendapat/Gagasan: Tentukan posisi Anda (Setuju/Tidak) dan buat judul yang memicu rasa penasaran (clickbait yang elegan).
A – Argumen dan fakta: Berikan alasan kuat. Gabungkan data/fakta dengan pengalaman nyata di kelas agar tulisan terasa hidup (sisi kreatifnya di sini).
S – Solusi/ Pesan Kunci/Call to Action: Berikan saran konkret, jangan hanya mengkritik.
Opini saya,
Discussion Point
Discussion Point
Discussion Point
Discussion Point
Discussion Point
Discussion Point
Mari latihan
Tips menulis opini
Mulai dari pengalaman/profesi/kegemaran
Satu Paragraf, Satu Ide
Dukung Opini dengan Fakta di Lapangan
Tutup dengan kalimat yang membekas (CTA, renungan, atau harapan)
Tetaplah menulis
Terima Kasih