KASIH DALAM PERGAULAN
Minggu 3
2 KORINTUS 6:11–7:1
Kehidupan iman tidak dapat dipisahkan dari pergaulan sehari-hari. Paulus menekankan bahwa kasih harus nyata dalam relasi dengan orang lain, sekaligus menjaga kekudusan diri dari pengaruh dosa.
Hubungan dengan sesama tergambar dalam beberapa SIKAP berikut:
1
BERSIKAP TERBUKA DENGAN REKAN SEIMAN
7-1
Paulus membuka hati kepada jemaat Korintus dengan kasih. Hal ini menunjukkan hubungan yang erat diantara mereka.
2
BERSIKAP TERTUTUP DENGAN KEGELAPAN
6:14-16
Paulus menegaskan bahwa terang tidak dapat bersatu dengan gelap. Orang percaya harus tegas memutuskan untuk tidak kompromi dengan dosa.
Bukan berarti menjauhi orang berdosa, tetapi tidak mengikuti praktik dosa mereka (Ef 5:11: “Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan”).
Kita adalah bait Roh Kudus (1Kor 6:19), sehingga hidup kita tidak boleh bercampur dengan hal-hal yang menajiskan.
3
BERSIKAP HATI-HATI DENGAN PENCEMARAN
7:1
Paulus menegaskan perlunya membersihkan diri dari segala pencemaran tubuh dan roh.
Dosa sekecil apapun jika dibiarkan akan merusak kehidupan rohani. “Sedikit ragi membuat seluruh adonan mengembang” (Gal 5:9).
Hidup kudus bukan pilihan tambahan,
melainkan kehendak Allah bagi semua orang percaya (1Ptr 1:16).