1 of 22

BAB 14

SEJARAH PERTUMBUHAN ILMU PENGETAHUAN MASA BANI ABBASIYYAH

2 of 22

PETA KONSEP

Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Masa Bani Abbasiyyah

Sejarah Berdiriya Dinasti Bani Umayyah

Pekembangan Ilmu Pengetahuan Masa Dinasti Bani Abbasiyyah

Para Ilmuan Masa Dinasti Bani Abbasiyyah

Berakhirnya Dinasti Bani Abbasiyyah

3 of 22

Setiap peradaban bisa dipastikan pernah mencapai masa keemasan atau masa puncak kejayaan

Sumber: ok-bio-farma_pembuatan faksin

Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Masa

Bani Abbasiyyah

4 of 22

  • Dinasti Abbasiyyah dinisbatkan kepada Al-Abbas, paman Rasululah saw.
  • Dinasti Abbasiyyah didirikan oleh Abdullah As-Shaffah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib (Abu Al-Abbas Ash-Shaffah) pada 132 H/ 750 M
  • Berdirinya pemerintahan ini sebagai sebuah kemenangan pemikiran yang pernah dikumandangkan oleh Bani Hasyim
  • Sebelum Bani Abbasiyah terdapat 3 poros utama pusat kegiatan :
  • Humaimah; tempat aman dan tenteram
  • Kufah; wilayah yang penduduknya menganut aliran syiah
  • Khurasan; memiliki warga pemberani, kuat fisik

Sejarah Berdirinya Bani Abbasiyyah

5 of 22

  • Bani Abbas mewarisi imperium besar dari Bani Umayyah yang telah meletakkan landasan dasarnya dan Abbasiyyah sebagai pewaris utama dan memanfaatkannya dengan baik sehingga mampu mencapai puncak kejayaan dengan pusat pemerintahannya di Baghdad
  • Pergantian dinasti tersebut merupakan revolusi besar di dalam Islam, sebagaimana revolusi Perancis dan Rusia di dalam sejarah Eropa

Sejarah Berdirinya Bani Abbasiyyah

6 of 22

  1. Masa Abbasiyah I: sejak lahirnya daulah Abbasiyyah tahun 132 H/750 M sampai meninggalnya Khalifah Al-Watsiq tahun 232 H/ 847 M
  2. Masa Abbasiyyah II: mulai khalifah Al-Mutawakkil tahun 232 H/847 M sampai berdirinya daulah Abbasiyyah di Baghdad tahun 334 H/ 946
  3. Masa Abbasiyah III; sejak berdirinya daulah Abbasiyah di Bagdad tahu 334 H/ 946 M sampai masuknya kaum Saljuk ke Baghdad tahun 447 H/ 1055 M
  4. Masa Abbasiyyah IV; sejak masuknya Saljuk ke Bagdad tahun 447 H/ 1055 M sampai jatuhnya Bagdad ke bangsa Mongol yang dipimpin Hulagu Khan pada tahun 656 H/ 1258 M

Pola Pemerintahan Dinasti Abbasiyah

7 of 22

  • Baghdad didirikan oleh khalifah ke dua Dinasti Abbasiyah; Al-Mansyur dan menjadikannya sebagai ibu kota Negara
  • Al-Mansyur mendatangkan para ahli untuk mengecek lokasi ibu kota tersebut sebelum dijadikan Ibu Kota Negara
  • Dengan bantuan para ahli, kota Bagdad disulap menjadi kota yang indah dan megah
  • Kota Bagdad menjadi pusat peradaban Islam dan kebangitan ilmu pengetahuan Islam

Baghdad sebagi Pusat Peradaban

8 of 22

  • Di Bagdad berdiri megah perpustakaan, laboratorium, observatium, rumah sakit, perguruan tinggi: Nizamiyah, Mustanshiriyah yang menunjang berkembangnya ilmu pengetahuan
  • Kota Baghdad mencapai keemasannya pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid dan putrnya Al-Ma’mun
  • Banyak ilmu pengetahuan yang lahir dari kota di Baghdad

Baghdad sebagi Pusat Peradaban

9 of 22

  • Perkembangan ilmu pengetahuan pada Dinasti Abbasiyah dikelompokkan menjadi 2: ilmu naqli (bersumber dari Al-Quran dan Hadits) dan ilmu aqli (bersumber pada pemikiran/ rasio)

1. Perkembangan ilmu naqli

  1. Ilmu tafsir, yakni ilmu yang berusaha menjelaskan isi kandungan Al-Qur’an.
  2. Pada masa ini muncul Tafsir bil Ma’sur (Penafsiran Al-Qur'an dengan hadis nabi), dan Tafsir bil Ra'yi (Penafsiran Al-Qur'an dengan menggunalan akal pikiran).

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

10 of 22

  • Adapun para tokoh ilmuwan dalam bidang tafsir tersebut adalah:
    • Ahli Tafsir bil Ma'sur: Ibnu Jarir Al-Thabary, Al Hafidz Ibnu Katsir, Al-Mahdawy, Abil Fida' Ismail bin Katsir, Ma'uddin bin Muhammad Al-Baghdadi, Fahruz Razi, karyanya Ibnu Athiyah Al-Andalusy, As-Sudai, Muqatil bin Sulaiman.
    • Ahli Tafsir bil Ra'yi: Abu Bakar Asam, Abu Muslim Muhammad bin Bahr Isfahany (Mu'tazilah), Abu Jaru Al-Asady (Mu'tazilah), dan Abu Yunus Abdussalam(Mu'tazilah)

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

11 of 22

2. Ilmu Hadis. Hadis merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur'an.

  • Pada masa ini muncul para muhaddisin (ahli hadis) diantaranya: Imam Bukhari, Imam Muslim, Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majjah, Imam Ahmad, Imam Malik, dan Ad-Darimi.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

12 of 22

3. Ilmu Kalam, yakni ilmu yang membahas tentang keesaan Allah. ilmu kalam tokoh-tokohnya adalah: Washil bin Atha, Abu Huzail Al-Allaf, Ad-Dhaham, Abul Hasan Al-Asy'ary, Abu Mansur Al-Maturidi, dan Imam Ghazali

4. Ilmu Tasawuf. Ilmu ini berisi ajaran agar manusia lebih tekun beribadah dengan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, menjauhkan diri dari kesenangan dunia. Tokohnya adalah:Al-Qushairy, Imam Ghazali, Jalaludin Ar-Rumi, serta Muhyidin Ar-Rabi

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

13 of 22

5. Ilmu Bahasa. Ilmu ini terdiri dari nahwu, sharaf, bayan, badi', 'arudl,dan lain-lain. Tokoh ilmu bahasa arab misalnya; Imam Sibawaihin, Al-Kasai, Abu Usman Al-Maziny

6. Ilmu fikih, Ilmu yang membahas hukum islam seperti ibadah dan muamalah. Pada masa ini muncul para fuqaha atau imam mazhab diantaranya Imam Syafi'I dan Imam Hambal

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

14 of 22

2. Perkembangan ilmu Aqli (rasional)

1. Ilmu Filsafat. Induk Ilmu ‘Aqliyah. Tokohnya adalah: Al-Farabi, Al-Kindi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd

2. Ilmu kedokteran dengan cabangnya diantaranya ilmu farmasi, ilmu bedah, farmakologi, bahkan teori penggunaan obat-obatan kuratif. Tokohnya adalah: Ibnu Sina(Avicena), Abu Zakaria Al-Razy, Abu Bakar Al-Razy (Razes), Ibnu An-Nafis dan lain-lain.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

15 of 22

  1. Ilmu Geografi, Tokohnya yang terkenal adalah Al-Khawarizmi yang dijuluki sebagai kartografer (pembuat peta) tertua di dunia, tokoh-tokohnya adalah Ibnul Haik, Al-Yaqubi, Jaihani, Ibnu Zubair, Abu Zaid Balkhi , Mas'udi, Al-Biruni, Ibnu Jubair, dan Ibnu Batutah
  2. Ilmu matematika Pada masa itu Al-Khawarizmi menemukan angka nol, Tokoh muslim lain yang ahli dalam ilmu matematika yaitu: Umar Khayyam (persamaan kubik dan derajar), dan Al-Khawarizmi

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

16 of 22

5. Astronomi / ilmu falak. Tokoh ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang ini adalah: Al-Fazari, Al-Farghani, Al-Battani albategnius), Al-Biruni

6. Ilmu Optik. Meliputi kajian visi (penglihatan) fisik maupun geometris. Tokohnya adalah Ibnu Haitam, Kamaludin Al-Farisy, dan Husain bin Ishaq dan lain-lain

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

17 of 22

  1. Ilmu Sejarah. Tokohnya adalah: Abu Ismail Al-Azdy, Al-Waqidy, Ibnu Sa'ad, Ibnu Hisyam, Ath-Thabari,
  2. Di bidang Kimia. Ahlinya adalah Jabir bin Hayyan yang menemukan istilah-istilah kimia serta menemukan campuran kimia antara berbagai materi, serta tokoh lainnya adalah Ibnu Baithar.
  3. Dalam bidang seni musik, tokohnya adalah: Yahya bin Abi Mansur Al-Maushily, Yunus bin Sulaiman Al-Kathib, Khalil bin Ahmad, Ishak bin Ibrahim Al-Mausuly,Hunain bin Ishak, Abu Hayyam at-Tauhidy serta Zaryab

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

18 of 22

  1. Bidang seni Sastra, tokohnya adalah: Abu Nuwas Al-Mutanaby, Al-Hariri, Omar Kayam, Abu Al-Faraj Al-Isfahani, Abdul Athiya, Ismail ibnu Qasim, Ahmad ibnu Husain, Abu Tamam, Da'bal Al-Khuza'I, Jalaludin Ar-Rumi, Abu Faras, dan Al-Mutanabbi'.
  2. Seni Rupa berkembang adalah kaligrafi, arsitektur, tekstil, logam, tembikar, kristal
  3. Mesin dan teknologi ilmu baru berupa ilmu teknik tokoh ilmuan adalah Al-Khazani Al-Jazari

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam

pada Masa Abbasiyah

19 of 22

  • Dinasti Abbasiyah berakhir ketika Baghdad diserang dan dihancurkan oleh pasukan Mongol yang dipimpin oleh Hulagu Khan tahun 656 H/ 1258 M
  • Khulagu Khan; saudara dari Kubilay Khan yang berkuasa di Cina hingga Asia Tenggara, setelah Baghdad ditaklukkan
  • Al-Mu’tashim Billah besera keluarganya dibunuh, buku-buku di Baitul Hikmah dibakar dan dibuang di sungai Tigris sehingga warna air sungai tersebut berubah warna menjadi hitam karena lunturan tinta

Akhir Kekuasaan Dinasti Abbasiyah

20 of 22

  • Harun Al-Rasyid lahir di Rayy tahun 158 H/776 M
  • Harun Al-Rasyid putra dari Khalifah ke tiga daulah Bani Abbasiyah (Muhammad Al-Mahdi)
  • Ibunya bernama Jurasyiyah dengan julukan Khayzuran dari Yaman
  • Harun Al-Rasyid dilantik pada 786 M di usianya yang ke 23
  • Harun Al-Rasyid berhasil menciptakan iklim pemerintahan yang cinta terhadap ilmu pengetahuan

Khalifah Harun Al-Rasyid sebagai Bapak Pustakawan Islam

21 of 22

  • Harun Al-Rasyid mendirikan perputakaan Baitul Hikmah
  • Masa keemasan Baitul hikmah terjadi pada era anaknya: Al-Makmun
  • Pada masa itu setiap karya ilmiah dihargai dengan emas seberat timbangan buku
  • Fungsi perpustakaan Baitul Hikmah; menyediakan buku-buku, pusat peradaban Islam, pusat penelitian, pusat penerjemahan, juga sebagai forum ulama

Khalifah Harun Al-Rasyid sebagai Bapak Pustakawan Islam

22 of 22

  • Dari perputakaan Baitul Hikmah lahir penemuan-penemuan ilmu baru dan muncul para ulama yang ahli di berbagai bidang
  • Khalifah Harun Al-Rasyid meninggal dunia pada tahun 193 H/ 809 M di Khurasan dalam usia 45 tahun
  • Harun Al-Rasyid menjabat khalifah selama 23 tahun

Khalifah Harun Al-Rasyid sebagai Bapak Pustakawan Islam