1 of 21

HAK-HAK PEREMPUAN

Oleh :

Prof. Dr. Uswatun Hasanah

Dr. Mutiara Hikmah

2 of 21

PEREMPUAN ��ADALAH �TIANG NEGARA

3 of 21

Gender: �pembagian peran serta tanggung jawab baik lelaki maupun perempuan yang ditetapkan masyarakat maupun budaya.

Gender bukanlah KODRAT,

atau

KETENTUAN TUHAN

4 of 21

Ada beberapa bentuk ketidak adilan gender, seperti :

  • Penomorduaan ( Subordinasi ),
  • Pemiskinan ( Marginalisasi ),
  • Anggapan negatif ( Stereotip )
  • Beban Kerja ( Burden ).
  • Kekerasan ( Violence ).

5 of 21

Prinsip non diskriminasi adalah konsep sentral dalam hukum dan hak asasi manusia.

Diskriminasi terhadap perempuan berarti pembedaan, pengesampingan atau pelarangan

6 of 21

INDONESIA

masyarakat yang patriarkhal

7 of 21

Kontribusi Perempuan

Tidak pernah dihitung secara ekonomis , sosial dan politis

8 of 21

Konferensi Hak Asasi Manusia

Hak-Hak Perempuan

Kewajiban Negara

9 of 21

Convention On The Elimination Of All Forms Of Discrimination Against Women , 1979

Undang-undang Republik Indonesia

Nomor 7 Tahun 1984

10 of 21

INSTRUMEN-INSTRUMEN HUKUM�

  • Universal Declaration of Human Right, 1948/ DUHAM
  • Vienna Declaration 1986
  • Convention On The Elimination Of All Forms Of Discrimination Against Women (1979)/ CEDAW
  • Declaration On The Elimination Of Violence Against Women (1994)
  • International Covenan on Civil and Politic Rights/ ICCPR
  • Konvensi Internasional tentang Hak-hak Politik Wanita
  • Kovenan Internasional tentang Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya/ ECOSOC
  • Beijing Declaration 1995
  • Konvensi tentang Kewarganegaraan Wanita Kawin
  • Konvensi tentang Kewarganegaraan Wanita
  • Konvensi Melawan Diskriminasi Dalam Pendidikan
  • Konvensi International Labour Organization

11 of 21

Instrumen Nasional yang melindungi hak-hak perempuan

  • Amandemen Undang-Undang Dasar 1945;
  • Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan
  • Undang-Undang No. 7 Tahun 1984 tentang ratifikasi Konvensi tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan;
  • Undang-undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan;
  • Undang-undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
  • Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
  • Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang KDRT
  • Undang-undang No. 12 Tahun 2006 tentang

Kewarganegaraan RI.

  • Undang-undang No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik
  • Undang-undang No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum

12 of 21

Perlindungan Hak-hak perempuan menurut Undang-undang HAM

  • Hak-hak wanita di bidang politik dan pemerintahan
  • Hak-hak wanita di bidang kewarganegaraan
  • Hak-hak wanita di bidang pendidikan dan pengajaran
  • Hak-hak wanita di bidang ketenagakerjaan
  • Hak-hak wanita di bidang kesehatan
  • Hak-hak wanita untuk melakukan perbuatan hukum
  • Hak-hak wanita dalam ikatan /putusnya perkawinan

13 of 21

Hak-hak wanita di bidang politik dan pemerintahan

  • Jaminan dalam instrumen-instrumen internasional
  • Pasal 21 DUHAM butir 1 dan 2
  • ICCPR Pasal 25
  • CEDAW Pasal 7 dan Pasal 8
  • Pasal 7 Undang-undang No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik
  • UU No. 10 Tahun 2008 Tentang PEMILU

14 of 21

Hak-hak wanita di bidang kewarganegaraan

  • Undang-undang Kewarganegaraan RI menyatakan bahwa kewarganegaraan seorang anak didasarkan hanya pada kewarganegaraan ayahnya ( asas ius sanguinis)
  • DUHAM Pasal 15
  • CEDAW Pasal 9
  • Konvensi tentang Kewarganegaraan Wanita Kawin, Pasal 1, 2 dan 3
  • Konvensi tentang Kewarganegaraan Wanita, Pasal 1
  • Amandemen II Undang-Undang Dasar 1945 mengatur tentang hak kewarganegaraan yang terdapat di dalam Pasal 28 D (4),
  • Pasal 47 UU HAM

15 of 21

Hak-hak wanita di bidang pendidikan dan pengajaran

  • DUHAM Pasal 26 ayat (1),
  • CEDAW Pasal 10,
  • Kovenan tentang hak-hak Ekonomi Sosial dan Budaya Pasal 13 ayat (2),
  • Konvensi melawan diskriminasi dalam Pendidikan, Pasal 4 (d)
  • Amandemen II Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 C ayat (1)
  • Undang-undang HAM Pasal 48.

16 of 21

Hak-hak wanita di bidang ketenagakerjaan

  • DUHAM Pasal 23
  • Kovenan Internasional tentang hak-hak Ekonomi Sosial dan Budaya, Pasal 6 ayat (1), Pasal 7 dan Pasal 8 ayat 1 butir (a) dan (b),
  • Konvensi ILO No.111, Pasal 2
  • Konvensi tentang Hak-hak Politik Wanita, di dalam Pasal 3
  • Amandemen II Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 D ayat (2), Pasal 28 E ayat (1), Pasal 49 ayat (1)
  • Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan paragraph 3 tentang perempuan, yaitu pada Pasal 76
  • CEDAW Pasal 11 ayat 2 butir (a)

17 of 21

Hak-hak wanita di bidang kesehatan

  • Pasal 25 Universal Declaration of Human Rights
  • Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H
  • Pasal 12 ayat (1) Konvensi Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya
  • Pasal 49 ayat (2) Undang-Undang HAM
  • Pasal 4 Undang-Undang No. 23 Tahun 1992 tentang kesehatan

18 of 21

Hak-hak wanita untuk melakukan perbuatan hukum

  • Pasal 50 Undang-Undang HAM RI
  • Menurut Hukum Islam, seorang wanita dianggap dewasa jika telah akil baliq, yaitu setelah ia mendapat menstruase ( pada usia antara 13 – 15 tahun )
  • hukum adat, seorang wanita telah dianggap dewasa jika sudah berusia 15 tahun
  • Perdata Barat, seorang wanita telah dianggap dewasa setelah berusia 16 tahun

19 of 21

Hak-hak wanita dalam ikatan /putusnya perkawinan

  • Hak-hak wanita dalam ikatan /putusnya perkawinan
  • Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, mengenai ikatan dan putusnya perkawinan diatur di dalam Pasal 30, 34, 35-37, dan Pasal 38-41
  • Undang-Undang HAM, hak-hak wanita sebagai seorang istri diatur di dalam Pasal 51
  • Pasal 51 ayat (1) UU no.39/1999
  • Pasal 3 ayat (1) UU no.39/1999

20 of 21

faktor yang menyebabkan kondisi perempuan di Indonesia menuntut keprihatinan semua pihak, yakni:

a. adanya persepsi masyarakat terhadap perempuan yang belum menempatkan perempuan sebagai mitra sejajar

b. ketentuan hukum yang ada belum secara khusus memberikan perlindungan terhadap perempuan.

c. mayoritas perempuan belum mengetahui akan hak-hak mereka

21 of 21

  • Sekian
  • Terima Kasih