MEDIA PRESENTASI
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/semester : X (sepuluh)/I (pertama)
Tingkat : SMA
MEDIA PRESENTASI
VIRUS
Flu
Polio
Gondong
Sapigila
Avian Flu
Mosaik
ebola
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Identitas Pelajaran
Standar Kompetensi
Indikator
Materi Pokok
Kompetensi Dasar
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Standar Kompetensi
3. Siswa mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup untuk mempelajari keanekaragaman dan peran keanekaragaman hayati bagi kehidupan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Kompetensi Dasar
3.5 Mendeskripsikan ciri-ciri Kingdom Monera dan mengkomunikasikan perannya dalam kehidupan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Indikator
struktur dan replikasi virus
bahaya virus bagi kehidupan
3. Mendata jenis penyakit yang
disebakan oleh virus
4. Menjelaskan cara penularan
dan pencegahan penyakit
karena virus
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Materi Pokok
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
Ciri-ciri Virus
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
a. asam Nukleat (ADN/ARN)
b. pembungkus (selubung protein/kapsid yang memberi bentuk bentuk/corak virus berisi sejumlah sub unit kecil yang disebur kapsomer
Ciri-ciri Virus
Satu unit virus disebut Virion dan tersusun atas:
Kepala
Leher
Protein internal
Selubung ekor
Serabut ekor
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
DNA
Komponen Virus
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Bacteriofage
Kapsid
Protein
DNA
VIRUS HEWAN
Kapsid
Protein
DNA
DNA
Kapsid
Protein
RETROVIRUS
Klasifikasi Virus
Berdasarkan Habitat
Berdasarkan Gejala Penyakit
virus yang menyerang bakteri, dengan materi genetik berupa DNA
2. Virus tumbuhan
virus yang menyerang tumbuhan, dengan materi genetik berupa RNA
virus yang menyerang hewan, dengan materi genetik berupa DNA atau RNA
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
virus yang penyebarannya keseluruh tubuh melalui perantaraan darah, seperti cacar, campak demam berdarah
2. Virus yang menyebabkan penyakit khusus
virus yang penyebaranya terbatas hanya pada organ-organ tertentu, seperti polio (syaraf), influenza ( saluran pernapasan), konjuctivis (radang pada mata), hepatitis (hati)
Klasifikasi Virus
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Berdasarkan Habitat
Berdasarkan Gejala Penyakit
Replikasi virus melalui 2 tahap yaitu siklus litik (menghancurkan sel inang) dan siklus lisogenik (tidak menghancurkan sel inang) Tahap-tahap reproduksinya ada 5 yaitu tahap adsorbsi, penetrasi, sintesis, pematangan dan lisis
materi pelajaran
Reproduksi Virus
Siklus Litik
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Adsorpsi
Penetrasi
Sintesis
Perakitan
Lisis
Siklus Litik & Lisogenik
Reproduksi Virus
Replikasi virus melalui 2 tahap yaitu siklus litik dan siklus lisogenik. Tahap-tahap reproduksinya ada 5 yaitu tahap adsorbsi, penetrasi, sintesis, pematangan dan lisis
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Siklus
Litik
Siklus
Lisogenik
Peranan Virus
Virus penyebab influenza
Virus penyebab hepatitis
Virus penyebab AIDS
Virus penyebab ebola
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Peranan Virus
Virus penyebab cacar
Virus penyebab polio
Virus penyebab gondong
Virus penyebab herpes
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Peranan Virus
Virus penyebab RSV
Virus penyebab Sapigila
Virus penyebab rabies
Virus penyebab flu burung
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Peranan Virus
Virus penyebab TMV
Virus penyebab CTV (Citrus Tristeza Virus)
Virus penyebab Tungro
Virus penyebab Mycovirus
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
Virus yang memberi manfaat
Dalam bidang rekayasa genetika virus dimanfaatkan untuk kloning gen dan terapi gen, juga teknologi vaksinasi seperti;
1. OPV Oral polio Vaccine) atau vaksin polio
2. Vaksin rabies
3. Vaksin hepatitis
4. Vaksin influenza
5. Vaksin cacar
6. Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk cacar,
gondong dan campak)
Peranan Virus
Ciri-ciri Virus
Klasifikasi
Reproduksi
Peranan
materi pelajaran
Identitas
pelajaran
FAKTA VIRUS COVID-19
Fakta-fakta COVID-19 Varian Baru Corona, Gejala dan Sifat-sifatnya
Kanya Anindita - detikHealth
Jakarta - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat telah mengeluarkan imbauan agar lebih waspada terhadap COVID-19 varian baru. Varian baru Corona ini bernama "VUI 202012/01" atau B117.
Mutasi genetik pada protein "spike" N501Y pada varian ini dapat menjadi penyebab makin mudahnya penularan terjadi.
Varian ini muncul pertama kali di Inggris. Setelah itu, varian baru virus ini telah menyebar ke sejumlah negara, seperti Singapura, Malaysia, Denmark, dan Belanda.
Dikutip dari Timesofindia, berikut 3 fakta mengenai COVID-19 varian baru:
1. Gejala yang tidak jauh berbeda dengan COVID-19 varian lama
Beberapa gejala yang muncul tidak jauh berbeda dengan COVID-19 varian lama:
2. Seberapa bahaya varian baru Corona?
Varian baru Corona 70 persen lebih menyebar dibandingkan Corona varian lama. Varian ini mengandung 17 mutasi yang dapat membentuk virus dan menyebabkan lonjakan baru.
Meskipun belum ada informasi lebih lanjut, peneliti mengungkapkan bahwa mutasi ini menjadi penyebab virus lebih mudah tersebar. Para ahli juga khawatir mutasi tersebut dapat menyebabkan lebih banyak rawat inap dan kematian pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020.
3. Rentan menginfeksi anak-anak
Wendy Barclay, seorang profesor di New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG) dan spesialis virologi di Imperial College of London mengatakan bahwa mutasi telah mempermudah virus memasuki sel manusia. Oleh karena itu, anak-anak lebih rentan terinfeksi dan sama rentannya terhadap virus ini saat dewasa.
Untuk itu, tetap menjaga jarak, gunakan masker, hindari kontak fisik dengan orang lain, dan semprotkan cairan disinfektan sehabis menyentuh permukaan barang. COVID-19 tetap menjadi penyakit yang dapat menginfeksi kapan saja, siapa saja, dan di mana saja.