1 of 16

MODUL PRAKTIKUM KOMUNIKASI DAN PENYULUHAN PERTANIAN

A. DESKRIPSI

  1. Mata kuliah ini menekankan kemampuan mahasiswa untuk memahami dan menguasai perancangan programa penyuluhan
  2. Memahami berbagai macam metode dan teknik penyuluhan yang relevan dengan kondisi sosial dan kultur sasaran,
  3. Berorientasi pada perkembangan budidaya tanaman pertanian secara luas
  4. Mata kuliah ini juga bertujuan untuk memfasilitasi berkembangnya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dasar mahasiswa untuk melakukan penyuluhan pertanian.

2 of 16

B. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM�Setelah menyelesaikan praktikum Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian ini, mahasiswa

  1. Mampu mengidentifikasi permasalahan petani�dalam usahataninya,
  2. Mampumenyusun programa, menyusun materi,
  3. Mampu membuat metode dan media penyuluhan yang tepat,
  4. Mampu melakukan penyuluhan maupun simulasi pelaksanaan penyuluhan

3 of 16

C. MATERI PRAKTIKUM�1. Penyusunan Programa Penyuluhan�2. Penyusunan materi penyuluhan�3. Pembuatan media penyuluhan dan pelaksanaan

(Simulasi) penyuluhan pertanian

D. PENILAIAN HASIL BELAJAR�1. Keaktifan�2. Materi Penyuluhan�3. Media penyuluhan�4. Laporan Programa Penyuluhan

4 of 16

PERATURAN PRAKTIKUM KOMUNIKASI DAN PENYULUHAN PERTANIAN

  1. Mahasiswa yang boleh mengikuti Praktikum Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian adalah mahasiswa yang telah mengisi KRS untuk mata kuliah Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian.
  2. Setiap mahasiswa wajib mengikuti semua rangkaian praktikum Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian.
  3. Setiap mahasiswa wajib mentaati kontrak perkuliahan Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian.
  4. Setiap kelompok mengurus perijinan (surat menyurat) sebelummelaksanakan survey dan identifikasi permasalahan petani.�

5 of 16

I. PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN

B. TUJUAN�Praktikum ini bertujuan untuk: Menyusun programa penyuluhan pertanian

C. INDIKATOR BELAJAR�Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu:�1. Menyusun kuesioner untuk survey wilayah penyuluhan pertanian�2. Melakukan survey lokasi dan sasaran penyuluhan pertanian�3. Menyusun matrik programa�4. Melakukan uji prioritas masalah�5. Menyusun rencana kegiatan penyuluha

6 of 16

D. KEGIATAN PRAKTIKUM

Praktikum 1. Menyusun kuesioner survey wilayah penyuluhan

Prosedur kerja:

  1. Mahasiswa membentuk kelompok dengan anggota 4 orang.
  2. Mahasiswa memahami materi tentang pengenalan wilayah kerja penyuluhan.
  3. Mahasiswa menghimpun ruang lingkup pengenalan wilayah kerja dan data-data yang dibutuhkan untuk melengkapi penyusunan laporan program
  4. Mahasiswa mengembangkan ruang lingkup pengenalan wilayah kerja dan data-data yang dibutuhkan dalam bentuk item pertanyaa
  5. Mahasiswa mempresentasikan dan mendiskusikan hasil penyusunan kuesioner terhadap semua kelompok dan dosen pengampu

7 of 16

Praktikum 2. Survey Lokasi dan Sasaran Penyuluhan Pertanian

Prosedur kerja:

  1. Mahasiswa memilih lokasi dan sasaran penyuluhan pertanian.
  2. Mahasiswa mengidentifikasi sasaran yang relevan
  3. Mahasiswa melakukan pendekatan kepada petani sasaran.
  4. Mahasiswa melakukan wawancara dan observasi kondisi sasaran penyuluhan pertanian.
  5. Mahasiswa melakukan pencatatan dan dokumentasi wawancara serta observasi yang dilakukan. Mahasiswa mempresentasikan hasil survey lapangan kepada semua�kelompok dan dose

8 of 16

Praktikum 3. Menyusun Matrik Programa

Posedur kerja:

  1. Mahasiswa merumuskan keadaan sasaran penyuluhan pertanian.
  2. Mahasiswa merumuskan tujuan yang akan dicapai.
  3. Mahasiswa melakukan identifikasi permasalahan.
  4. Mahasiswa menentukan sasaran penyuluhan yang akan dilakukan.
  5. Mahasiswa melakukan presentasi dan diskusi matrik programa

9 of 16

Praktikum 4. Uji Prioritas MasalahProsedur kerja:

  1. Mahasiswa membuat tabel uji prioritas masalah.
  2. Mahasiswa merumuskan kriteria dengan nilai skoring 1-3 terhadap semua permasalahan yang sudah diidentifikasi, adapun kriterianya gawat, mendesak, dan penyebaran.
  3. Mahasiswa menentukan skor uji prioritas masalah.
  4. Mahasiswa menentukan urutan atau ranking prioritas masalah.
  5. Mahasiswa mempresentasikan dan mendiskusikan hasil uji prioritas masalah terhadap semua kelompok dan dosen pengampu

10 of 16

  • Praktikum 5. Rencana Kegiatan Penyuluhan�Prosedur kerja:�1. Mahasiswa membuat tabel rencana kegiatan penyuluhan pertanian.�2. Mahasiswa memilih tujuan kegiatan penyuluhan pada permasalahan� yang memperoleh peringkat teratas saat uji prioritas masalah.�3. Mahasiswa memilih permasalahan yang memperoleh peringkat teratas saat uji prioritas masalah untuk ditindaklanjuti dalam rencana kegiatan.�6. Mahasiswa menentukan kegiatan yang akan dilakukan.�7. Mahasiswa menentukan lokasi kegiatan yang akan dilakukan.�8. Mahasiswa menentukan biaya, sumber biaya, penanggungjawab, dan� pelaksana kegiatan penyuluhan�9. Mahasiswa mempresentasikan dan mendiskusikan hasil penyusunan�rencana kegiatan penyuluhan terhadap semua kelompok dan dosen� pengampu

11 of 16

Praktikum 6. Penyusunan Laporan Programa Penyuluhan�Prosedur kerja:�1. Mahasiswa merumuskan Bab 1 pendahuluan yang memuat latar belakang, tujuan, manfaat, landasan kebijakan, dan pengertian- pengertian.�2. Mahasiswa merumuskan bab 2 berupa keadaan umum wilayah terpilih, memuat letak geografis, luas wilayah, klimatologi, administrasi�pemerintahan, demografi, potensi sumber daya alam, potensi�kelembagaan, realisasi produksi pertanian

12 of 16

3. Mahasiswa menjabarkan bab 3 berupa tujuan kegiatan penyuluhan�yang telah dirumuskan pada matrik programa.

4. Mahasiswa menjabarkan bab 4 berupa permasalahan yang telah�diidentifikasi, meliputi analisis non prilaku (aspek kebijakan, aspek sarana dan prasarana, aspek pembiayaan, serta aspek pengaturan dan pelayanan), dan analisis perilaku.

5. Mahasiswa menjabarkan bab 5 berupa rencana kegiatan penyuluhan yang sudah dirumuskan pada tabel rencana kegiatan.

6. Mahasiswa merumuskan bab 5 berupa penutup

13 of 16

II. PENYUSUNAN MATERI PENYULUHAN�PERTANIAN

Adapun materi-materi yang perlu dipersiapkan dalam kegiatan�penyuluhan menurut Dudung (1987) mencakup:�1. Kebijakan dan peraturan – peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan pertanian.�2. Hasil –hasil penelitian/pengujian dan rekomendasi teknis.�3. Pengalaman petani yang telah berhasil.�4. Informasi pasar.�5. Petunjuk teknis tentang penggunaan alat dan sarana produksif�6. Informasi mengenai kelembagaan.�7. Dorongan atau stimulus

14 of 16

  • Adapun pemilihan materi dalam�penyuluhan pertanian adalah sebagai berikut:

�1. Materi pokok (benar-benar dibutuhkan) harus mencakup 50% dari seluruh�materi yang akan disampaikan pada saat yang sama.�2. Materi yang penting (berisi pemahaman dasar tentang segala sesuatu�yang berkaitan dengan kebutuhan) disampaikan hanya 30%.�3. Materi penunjang, diberikan hanya 20%.�4. Materi yang mubazir (tidak ada kaitan dengan kebutuhan) 0%.�

15 of 16

  • B. TUJUAN�Praktikum ini bertujuan untuk:�1. Menyusun materi penyuluhan pertanian

  • C. INDIKATOR BELAJAR�Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu:
  • �1. Menyusun materi penyuluhan pertanian yang inovatif
  • �D. KEGIATAN PRAKTIKUM�Praktikum 7. Penyusunan materi penyuluhan pertanian�Prosedur kerja:�1. Mahasiswa menentukan materi sesuai dengan hasil identifikasi�permasalahan yang terdapat pada matrik programa dan rencana�kegiatan penyuluhan pertanian.�2. Mahasiswa menjabarkan dan mengembangkan materi penyuluhan�terpilih sesuai dengan permasalahan yang terdapat pada rencana�kegiatan.�3. Mahasiswa mempresentasikan dan mendiskusikan materi penyuluhan�terpilih pada semua kelompok dan dosen pengampu

16 of 16

III. PEMBUATAN MEDIA PENYULUHAN PERTANIA

.A. Media Penyuluhan Tercetak�1) Brosur�Brosur merupakan bentuk media penyuluhan tercetak dalam bentuk�lembaran yang tersusun seperti bentuk buku. Jumlah halaman pada�brosur sedikitnya 8 (delapan) halaman dan sebanyak-banyaknya 40�(empat puluh) halaman. Brosur berisi penyajian salah satu topik, materi�pokok disajikan secara sederhana akan tetapi lebih mendalam dari�pada leaflet atau folder. Isi brosur dapat disertai dengan gambar,