1 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

2 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

3 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

4 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

5 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

6 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

7 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

8 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

9 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

10 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

11 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

12 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

13 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

14 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

15 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

16 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

17 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

18 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

19 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

20 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

21 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

22 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

23 of 45

Perkembangan Vegetatif Pada Tumbuhan

Dr. Silvia Uthari, M.Si

24 of 45

Perkembangan Reproduksi

28548.jpg

  • Dari satu individu tumbuhan menjadi banyak (paling sedikit dua) individu tumbuhan.

  • Reproduksi generatif (seksual/secara kawin) vs reproduksi vegetatif (aseksual/secara tak kawin).

Reproduksi

Vegetatif

Reproduksi

Generatif

Induk

Mitosis

Meiosis 🡪 gamet

Fertilisasi (pembuahan)

Genetik induk dg anak

Hasil

Satu induk

Ya

Tidak

Tidak

Identik/ sama persis

Lebih cepat

Lebih banyak

Sepasang induk (⊕&∅)

Ya

Ya

Ya

Tak sama (ga-bungan dr induk ⊕&∅)

Lebih lama

Lebih sedikit

25 of 45

Reproduksi Alami VS Reproduksi Buatan

28548.jpg

  • Reproduksi alami: perkembangbiakan/perbanyakan tumbuhan terjadi dengan sendirinya, secara alamiah, tanpa bantuan tangan manusia.

  • Reproduksi buatan:

perkembangbiakan/perbanyakan tumbuhan terjadi dengan bantuan tangan manusia.

26 of 45

Reproduksi Vegetatif Alami

28548.jpg

  • Geragih/sulur (stolon): cabang-cabang kecil yang merayap di atas tanah/dalam tanah kemudian mengeluarkan tunas dan akar menjadi tumbuhan baru.
  • Contoh : pegagan (Centella asiatica), arbei /stroberi (Fragraria sp), rumput-rumputan (famili Poaceae/Gramineae).

27 of 45

Reproduksi Vegetatif Alami

28548.jpg

  • Tunas adventif : tunas yang keluar di tempat yang tidak biasa.
    • Tunas daun: tunas calon tumbuhan baru tumbuh di tepi-tepi daun, cth: cocor bebek (Kalanchoe sp)
    • Tunas batang: tunas calon tumbuhan baru tumbuh pada batang di tempat yang tidak biasa, di luar tunas apikal dan tunas aksilar
    • Tunas akar: tunas calon tumbuhan baru keluar di pangkal akar, cth: sukun (Arthrocarpus integra), ceri hutan/talok (Muntingia calabura)

28 of 45

Reproduksi Vegetatif Alami

28548.jpg

Rimpang/rhizoma

  • Batang beserta daun yg tumbuh di dalam tanah, bercabang-cabang mendatar menghasilkan calon individu baru.
  • Cth: jahe (Zingiber sp), kana (Canna edulis).

29 of 45

Reproduksi Vegetatif Alami

28548.jpg

  • Umbi batang (tuber)
  • Bagian pangkal batang atau sulur batang yang membengkak sebagai cadangan makanan sekaligus alat reproduksi vegetatif.
  • Cth: kentang (Solanum tuberosum)

30 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Alami

  • Umbi lapis (bulbus)
  • Umbi yang terbentuk dari batang dan pangkal-pangkal batang yang menyatu dan membengkak sebagai cadangan makanan.
  • Cth: bawang, bakung (famili Liliaceae dan Amaryllidaceae)

31 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Alami

Umbi sisik: seperti umbi lapis, namun kulit pembungkus umbi paling luar tidak kontinu, melainkan berlapis-lapis membentuk struktur seperti genteng.

Contoh: umbi lapis pada dahlia

32 of 45

28548.jpg

Anakan

  • Tumbuhan baru keluar berupa rumpun kecil dari tumbuhan lama.
  • Pada pisang (Musa paradisiaca)

33 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Alami

Pembentukan tunas pada cendawan bersel satu Saccharomyces cerevisiae (ragi roti dan ragi anggur)

34 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Buatan

Merunduk (layering)

  • Cabang tanaman yang agak panjang ditimbun dengan tanah sampai keluar akar dan tunasnya, kemudian dipotong dan dipisahkan dari tanaman induk.

35 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Buatan

Pemisahan anakan/rumpun

  • Tumbuhan yang tumbuh berumpun dipisah-pisahkan menjadi beberapa bagian dan masing-masing ditanam kembali.
  • Cth: anggrek (Orchidaceae), pisang (Musaceae), lidah mertua (Sansevierra)

36 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Buatan

Setek/turus

  • Bagian vegetatif yang dipotong/ dipisahkan dari induk dan tumbuh menjadi tumbuhan baru.
  • Setek batang : ubi kayu (Manihot utilissima), ketela rambat (Ipomoea batatas)
  • setek akar: sukun (Artocarpus communis), cemara (Casuarina equisetifolia)
  • Setek daun: cocor bebek (Kalanchoe sp), Sansevierra sp

37 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Buatan

Cangkok

  • Seperti stek batang, tetapi semula dibuat luka melingkar dengan mengelupas kulit batang, kemudian ditutup dg tanah dan dijaga kelembabannya sampai keluar akar, baru dipotong dan ditanam.
  • Pada dasarnya, mencangkok adalah merunduk, namun karena cabang tumbuhan tak bisa ditarik turun ke tanah, maka tanah yang dibawa naik ke cabang yang hendak dirundukkan tersebut.

38 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Buatan

Menempel (okulasi)

  • Mata tunas dari tumbuhan lain ditempelkan pada batang tumbuhan induk yg telah dilukai, diikat sampai tunas dapat tumbuh dan berkembang.

39 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Buatan

Menyambung (grafting)

  • Seperti okulasi tapi batang bawah utuh (root stock) disambungkan dengan batang atas yang mengandung mata tunas (scion).
  • Cth: karet (Hevea brassiliensis), kaktus (famili Cactaceae)

40 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Buatan

  • Kultur jaringan
  • Klon

41 of 45

28548.jpg

Reproduksi Vegetatif Buatan

  • Kultur jaringan:

menanam bagian dari tumbuhan induk pada media khusus secara aseptik dalam keadaan lingkungan terkontrol.

  • Klon:

perbanyakan dari satu induk menjadi banyak turunan, dapat dg metode kultur jaringan, stek batang/daun, dll.

42 of 45

28548.jpg

Bibit cabutan alam dan trubusan termasuk tipe reproduksi yang mana?

43 of 45

28548.jpg

Keuntungan reproduksi vegetatif buatan:

1. Hasil pembiakan memiliki sifat sama persis dengan tanaman induk (berbeda dg hasil pembiakan generatif, mengapa?).

2. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan tumbuhan baru lebih sedikit (mengapa?)

3. Dapat menghasilkan buah tanpa biji (seedless).

4. Dapat meningkatkan produksi dibandingkan tumbuhan induk (mis pada penyambungan).

44 of 45

28548.jpg

45 of 45

28548.jpg