1 of 53

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER – LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

UPDATE  

 DASARIAN I DESEMBER 2021

1

1

2 of 53

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  7. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  8. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  9. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  10. Analisis Curah Hujan
  11. Analisis Perkembangan Musim
  12. Prakiraan dan Peluang Curah Hujan
  13. Kesimpulan

2

3 of 53

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

3

4 of 53

Monitoring suhu bawah permukaan laut di wilayah Pasifik pada September-November 2021, anomali negatif terlihat dan menguat di kedalaman 0-150 m terutama di wilayah Pasifik bagian tengah hingga timur, sedangkan pada Desember menunjukan anomali negatif semakin menguat di wilayah pasifik di bagian tengah.  

Peta evolusi suhu bawah permukaan laut (peta kanan) dari 05 Oktober s.d. 04 Desember 2021 juga menunjukkan kondisi anomali suhu negatif terlihat semakin menguat  dan terdorong menuju  pasifik bagian timur  pada kedalaman 0-150 m. 

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik

(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I DESEMBER 2021)

Sumber: bom.gov.au

Sumber: CPC NOAA

4

5 of 53

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

Indeks Nino3.4 : -1.03 ; Indeks Dipole Mode : -0.1

  • Secara umum, anomali SST di Samudera Pasifik bagian timur hingga barat didominasi kondisi dingin.
  • Di Samudera Hindia umumnya anomali SST bagian barat dalam kondisi dingin sedangkan di bagian timur terjadi kondisi hangat.
  • Anomali SST di wilayah Nino3.4 menunjukkan kondisi La Niña, sedangkan anomali SST di Samudera Hindia  menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD)  Netral.

                                           

5

6 of 53

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN DESEMBER 2021)

  • SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 diprediksi didominasi kondisi dingin pada Januari 2022 hingga April 2022 kemudian mulai berangsur netral hingga Juni 2022.
  • SST Wilayah Samudera Hindia pada Januari hingga Februari 2022 di bagian timur diprediksi dalam kondisi hangat kemudian berangsur netral sedangkan dibagian barat pada Januari 2022 diprediksi dalam kondisi hangat kemudian berangsur netral hingga Juni 2022.

6

7 of 53

ANALISIS & PREDIKSI ENSO  �(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I DESEMBER 2021)

*Desember 2021 = pemutakhiran s.d. 09 Desember  2021

Peningkatan Konveksi di Indonesia

Pengurangan Konveksi di Indonesia

El-NIÑO

KUAT

MODERAT

LEMAH

KUAT

MODERAT

LEMAH

LA-NIÑA

  • Indeks ENSO bulan Desember 2021* sebesar  -1.03 menunjukkan ENSO dalam kondisi La Nina.

  • BMKG memprakirakan fenomena ENSO La Niña Lemah hingga Moderat akan berlangsung hingga April-Mei-Juni 2022.

  • Sebagian besar pusat layanan   iklim lainnya memprakirakan kondisi ENSO  La Niña Lemah – Moderat dan akan berlangsung hingga AMJ 2022. Kecuali JAMSTEC dan CPC memprediksi La Niña Lemah – Normal.

Prediksi ENSO BMKG

NDJ'21

DJF'22

JFM'22

FMA'22

MAM'22

AMJ'22

-1.29

-1.32

-1.25

-1.23

-1.19

-1.05

7

8 of 53

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I DESEMBER 2021)

*Desember 2021 = pemutakhiran s.d. 09 Desember  2021

DM [+]

NORMAL

DM [-]

Peningkatan Konveksi di Indonesia

Pengurangan Konveksi di Indonesia

  • Indeks IOD bulan Desember 2021* sebesar –0.1, yang menunjukkan IOD Netral.

  • BMKG memperkirakan kondisi IOD akan berada pada kondisi  IOD  Netral.

  • Sebagian besar pusat layana iklim lainnya memprakirakan kondisi IOD cenderung Netral hingga Juni 2022.

PREDIKSI IOD BMKG

Jan'22

Feb'22

Mar'22

Apr'22

Mei'22

Jun'22

-0.07

0.07

-0.11

-0.27

-0.20

0.04

8

9 of 53

ENSO UPDATE : DESEMBER 2021

  • ENSO Alert System Status: La Niña Advisory
  • La Niña is favored to continue through the Northern Hemisphere winter 2021-22 (~95% chance) and transition to ENSO-neutral during the spring 2022 (~60% chance during April-June).

IRI ENSO Forecast,   CPC/IRI ENSO Update

Published: 9 December 2021

  • The tropical Pacific transitioned to La Niña in September-October 2021, Atmospheric conditions are also consistent with a weak La Niña.
  • Model predictions and expert assessment indicate a 90% probability for La Niña during December 2021- February 2022. For the January-March 2022 season, there is a 70 to 80% chance of La Niña to persist.
  • The predicted multi-model average of sea surface temperature anomalies in the east-central Pacific Ocean is most negative in December 2021 or January 2022 thereafter gradually weakening toward ENSO-neutral levels in March-May 2022.

  • The ENSO Outlook is at LA NIÑA
  • The current model outlooks suggest this La Niña will persist until the late southern hemisphere summer or early autumn 2022. All models surveyed by the Bureau indicate SSTs will meet La Niña thresholds until at least January 2022 with three out of seven also predicting thresholds will be met in February 2022.
  • Patterns in the atmosphere and ocean indicate La Niña conditions continue in the equatorial Pacific.
  • La Niña conditions are more likely to continue (60%) until the end of boreal winter than not to continue (40%).
  • La Niña conditions are likely to dissipate by the end of boreal spring (80%).

El Niño Outlook 

Last Updated:  10 December 2021  next update 11 January 2022

El Niño Outlook

Issued : 7 December 2021 next update 21 December 2021

El Niño Outlook 

Updated : November 2021

9

10 of 53

Analisis dan Prediksi Monsun

10

10

11 of 53

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 mb

Pola angin zonal (Timur-Barat): 

  • Angin baratan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia, kecuali sebagian kecil wilayah Sumatera bagian Utara, sebagain kecil wilayah Nisa Tenggara Timur, dan sebagain kecil wilayah Papua bagian selatan.
  • Angin baratan yang bertiup di wilayah Indonesia umumnya relatif lebih kuat dari klimatologisnya.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

11

12 of 53

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 mb

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan umumnya mendominasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali Sumatera bagian tengah hingga selatan, Kalimantan bagian barat, Jawa bagian barat, dan sebagian kecil wilayah Papua bagian barat.
  • Angin dari selatan yang bertiup di wilayah Indonesia umumnya relatif lebih kuat dari klimatologisnya.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

12

13 of 53

ANALISIS & PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian I Desember 2021

Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya mulai didominasi angin baratan. Terdapat pola siklonal di sekitar Sumatera bagian utara dan selatan Jawa. Pola aliran massa udara umumnya relative sama namun lebih kuat dibandingkan dengan normalnya.

  • Prediksi Dasarian II Desember 2021

Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi akan didominasi oleh angin baratan. Pola siklonal diprediksi terjadi di utara Kalimantan bagian barat.

13

14 of 53

PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb(Sumber : ECMWF)

JANUARI – MARET 2022

Monsun Asia diprediksi akan menguat dan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia.

JAN

FEB

MAR

14

15 of 53

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Monsun Asia: Pada dasarian I Desember 2021 aktif dan diprediksi tetap aktif hingga dasarian I Januari 2022. Kondisi tersebut diprediksi mendukung pembentukan awan di wilayah utara Indonesia.
  • Monsun Australia: Pada dasarian I Desember 2021 tidak aktif dan diprediksi tidak aktif hingga dasarian I Januari 2022. Kondisi ini tidak mendukung pembentukan awan di wilayah selatan Indonesia.

15

16 of 53

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�(monitoring potensi peningkatan curah hujan di ibu kota)

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada dasarian I Desember 2021 aktif dan diprediksi tetap aktif hingga dasarian I Januari 2022 dengan intesitas yang cenderung sama dengan normalnya. 
  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada dasarian I Desember 2021 aktif dan diprediksi tidak aktif hingga dasarian I Januari 2022. 

16

17 of 53

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

17

17

18 of 53

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : NOAA/ PSD)

Daerah pembentukan awan (OLR ≤ 220 W/m2terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Dibandingkan dengan klimatologisnya, tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya lebih banyak daripada normalnya terutama di wilayah timur dan selatan Indonesia.

Ref: Evans and Webster, Aust. Meteorol. Oceanogr. J, 2014

18

19 of 53

Analisis dan Prediksi MJO

19

19

20 of 53

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

(Sumber : NCEP – NOAA)

Analisis pada tanggal 10 Desember 2021 menunjukkan MJO aktif di fase 7 (Samudera Pasifik bagian barat) dan diprediksi akan tetap aktif di fase 7 hingga pertengahan dasarian III Desember 2021.

Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan relatif basah dibanding biasanya terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga akhir dasarian III Desember 2021.

20

21 of 53

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia

21

21

22 of 53

�ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

SSTA Indonesia : 0.04

Rata-rata anomali suhu perairan Indonesia umumnya menunjukkan kondisi netral pada sebagian besar wilayah Indonesia. Kisaran anomali SST antara –1 s.d +1.0 °C. Suhu muka laut yang lebih hangat (anomali positif) umumnya terjadi di wilayah perairan Samudra Hindia barat Sumatera, Perairan Kepulauan Riau dan Bangka Belitung, perairan utara Maluku Utara hingga utara Papua, serta perairan selatan Papua. Suhu muka laut yang lebih dingin (anomali negatif) terjadi di perairan Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan selatan bagian selatan dan Sulawesi bagian selatan.

(Sumber : ICOBE-SST)

22

23 of 53

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN DESEMBER 2021)

Anomali SST Perairan Indonesia pada Januari 2022 diprediksi didominasi kondisi hangat (anomali positif) pada seluruh wilayah Indonesia dan melemah menuju kondisi netral terutama pada bagian barat Indonesia hingga April 2022. Anomali SST Perairan Indonesia diprediksi kembali menguat hingga Juni 2022.

23

24 of 53

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

24

24

25 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian I Desember 2021

Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 90 %.

  • Prakiraan Dasarian II Desember 2021 s.d. I Januari 2022 

Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 85% dan terjadi hingga Dasarian I Januari 2022.

Click to add text

25

26 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb�Sumber: CFSv2

  • Analisis Dasarian I Desember 2021

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya berkisar 75  – 85 %.

  • Prakiraan Dasarian II Desember 2021 s.d. I Januari 2022 

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya diprediksi berkisar antara 50 – 90 %.

Click to add text

26

27 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb�Sumber: CFSv2

  • Analisis Dasarian I Desember 2021

Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya berkisar 45 – 85 %.

  • Prakiraan Dasarian II Desember 2021 s.d. I Januari 2022 

Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya diprediksi berkisar antara 45 – 90 %.

Click to add text

27

28 of 53

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

28

28

29 of 53

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian I Desember 2021

Suhu rata-rata permukaan berkisar 23 – 29 °C.

  • Prakiraan Dasarian II Desember 2021 s.d. I Januari 2022 

Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar  20 – 28 °C.

Click to add text

29

30 of 53

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian I Desember 2021

Suhu minimum permukaan berkisar 20 – 25 °C.

  • Prakiraan Dasarian II Desember 2021 s.d. I Januari 2022 

Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar  20 – 27 °C.

Click to add text

30

31 of 53

ANALSIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian I Desember 2021

Suhu maksimum permukaan berkisar 24 – 34 °C.

  • Prakiraan Dasarian II Desember 2021 s.d. I Januari 2022 

Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar  23 – 32 °C.

31

32 of 53

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

32

32

33 of 53

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(pemutakhiran: 10 DESEMBER 2021)

33

34 of 53

PRAKIRAAN HARI TANPA HUJAN (HTH)

34

35 of 53

PRAKIRAAN PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH : 11 DESEMBER 2021 – 23 JANUARI 2022)

HTH > 5 Hari

HTH > 10 Hari

HTH > 15 Hari

HTH > 20 Hari

HTH > 25 Hari

35

36 of 53

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 11 DESEMBER 2021

36

37 of 53

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 12 DESEMBER 2021

37

38 of 53

ANALISIS CURAH HUJAN

38

38

39 of 53

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan November 2021

Analisis Curah Hujan Bulanan – November 2021

Analisis Sifat Hujan Bulanan – November 2021

Umumnya curah hujan pada November 2021 berada kriteria Menengah – Tinggi (200 - 500 mm/bulan). Curah hujan sangat tinggi (>500 mm/bulan) terjadi di Jawa Barat bagian utara, Jawa Timur bagian barat, Kalimantan Tengah bagian utara, Papua Barat bagian barat dan Papua bagian selatan. Curah hujan rendah ( <100 mm/bulan ) terjadi di Sumatera Utara bagian selatan, Jambi bagian barat, Banten bagian utara, Kalimantan Timur bagian utara, Sulawesi Tengah bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian timur, Maluku bagian timur, dan Papua Barat bagian timur.

Sifat hujan pada November 2021 umumnya Normal – Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di Pulau Sumatera bagian barat, Banten, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Tengah bagian tengah, NTT bagian barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur bagian utara.

39

40 of 53

Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian I Desember 2021

Umumnya curah hujan pada Dasarian I Desember 2021 berada kriteria Rendah hingga Tinggi (20 – 300 mm/dasarian). Curah hujan Tinggi (150-300 mm/dasarian) terjadi di sebagian Sumatera Barat, Bengkulu bagian selatan, Bangka Belitung, Lampung bagian timur, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku dan sebagian Papua.

Sifat hujan pada Dasarian I Desember 2021 umumnya Bawah Normal hingga Normal. Sifat Hujan Atas Normal terjadi di sebagian Sumatera Barat,  Bangka Belitung, sebagian Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan bagian selatan, Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua. 

Analisis Curah Hujan Dasarian –  Desember I 2021

Analisis Sifat Hujan Dasarian – Desember I 2021

40

41 of 53

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

41

41

42 of 53

Analisis Perkembangan Musim Hujan 2021

(Update : 12 Desember 2021)

42

43 of 53

PRAKIRAAN DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

43

44 of 53

Prakiraan Hujan Dasarian�(Update 09 Desember 2021)

PRAKIRAAN CH DASARIAN

PRAKIRAAN SH DASARIAN

DES - II

DES - III

(Update : 12 Desember 2021)

JAN - I

44

45 of 53

Prakiraan Peluang Hujan Dasarian�(Update 09 Desember 2021)

PELUANG HUJAN >150mm

PELUANG HUJAN >50mm

(Update : 12 Desember 2021)

JAN - I

DES – II

DES - III

45

46 of 53

Prakiraan Curah Hujan Bulanan 2021 – 2022

JANUARI 2022

MARET 2022

APRIL 2022

MEI 2022

(Update : 11 Desember 2021)

    • Desember 2021 - Januari 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di NAD bagian barat, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian utara, Papua Barat bagian tengah dan Papua bagian tengah.
    • Februari 2022 - Maret 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di Sulawesi Tenggara bagian utara, Papua Barat bagian tengah dan Papua bagian tengah.
    • April 2022 – Mei 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di Papua Barat bagian tengah dan Papua bagian tengah.

FEBRUARI 2022

DESEMBER 2021

46

47 of 53

Prakiraan Sifat Hujan Bulanan 2021 – 2022

(Update : 11 Desember 2021)

  • Desember 2021, sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi di sebagian Riau, sebagian Jambi , Sebagian Sumatera Selatan, Lampung bagian timur,  sebagian Bangka Belitung, Banten bagian barat, Jawa Barat bagian barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Sebagian Kalimantan Selatan , Sebagian Kalimantan Timurt, dan Sulawesi Selatan bagian selatan.
  • Januari – Februari 2022, sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi di sebagian Riau, Sebagian Jambi , Sumatera Selatan bagian barat, Lampung bagian timur,  sebagian Bangka Belitung, Banten bagian barat, Jawa Barat bagian barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan bagian selatan.
  • Maret 2022 – Mei 2022,  sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi Sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian Sumatera Barat, Jambi bagian tengah, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Bangka Belitung, Banten bagian barat, Jawa Tengah bagian tengah, sebagian Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur bagian selatan, Sulawesi Selatan bagian selatan, Maluku bagian tenggara, dan sebagian Papua.

DESEMBER 2021

FEBRUARI 2022

MARET 2022

APRIL 2022

MEI 2022

JANUARI 2022

47

48 of 53

Peluang Curah Hujan Bulanan 2021 – 2022

Peluang hujan di atas kriteria TINGGI (curah hujan > 300 mm/ bulan)

(Update : 11 Desember 2021)

  • Desember 2021: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian besar Aceh, pesisir barat Pulau Sumatera, Banten bagian barat, Jawa Barat bagian Timur, sebagian Jawa Timur, Kalimantan Barat bagian barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian pulau Sulawesi bagian tengah, sebagian Maluku Utara, dan pulau Papua
  • Januari 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi Aceh, pesisir barat Pulau Sumatera, sebagian P. Jawa, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian besar Pulau Sulawesi, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku, sebagian Maluku Utara, sebagian besar Papua Barat, dan sebagian besar Papua.
  • Februari 2022 – Maret 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi sebagian Aceh, sebagian besar P. Jawa, sebagian Nusa Tenggara Timur sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian besar pulau Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian besar Papua Barat, dan sebagian besar Papua.
  • April 2022 – Mei 2022 : curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian Aceh, Kalimantan Timur bagian utara, sebagian Kalimantan Utara, sebagian besar pulau Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.

JANUARI 2022

FEBRUARI 2022

MARET 2022

APRIL 2022

MEI 2022

DESEMBER 2021

48

49 of 53

Prakiraan Awal Musim Hujan 2021/2022

49

50 of 53

Prakiraan Puncak Musim Hujan 2021/2022

50

51 of 53

�RINGKASAN�

  • Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD 

Indeks ENSO I Desember 2021 menunjukkan ENSO dalam kondisi La Nina. BMKG memprakirakan kondisi ENSO  La Niña Lemah akan berlangsung hingga April-Mei-Juni 2022. Sedangkan Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi IOD Netral  dan diprakirakan akan netral  setidaknya hingga Juni 2022.

  • Analisis dan Prediksi Angin 850mb 

Dasarian I Desember 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya mulai didominasi angin baratan. Terdapat pola siklonal di sekitar Sumatera bagian utara dan selatan Jawa. Pola aliran massa udara umumnya relative sama namun lebih kuat dibandingkan dengan normalnya. Dasarian II Desember 2021, aliran massa udara  di wilayah Indonesia diprediksi akan didominasi oleh angin baratan. Pola siklonal diprediksi terjadi di utara Kalimantan bagian barat.​

  • Analisis OLR 

Daerah pembentukan awan (OLR ≤ 220 W/m2) terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. ​Dibandingkan dengan klimatologisnya, tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya lebih banyak daripada normalnya terutama di wilayah timur dan selatan Indonesia.

  • Analisis dan Prediksi MJO 

Analisis pada tanggal 09 Desember 2021 menunjukkan MJO aktif di fase 7 (Samudera Pasifik bagian barat) dan diprediksi akan tetap aktif di fase 7 hingga pertengahan dasarian III Desember 2021. Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan relatif basah dibanding biasanya terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga dasarian II Desember 2021.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH) 

Dasarian I Desember 2021, kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 90 %. Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 85% dan terjadi hingga Dasarian I Januari 2022.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Dasarian I Desember 2021, suhu rata-rata permukaan berkisar 23-29 °C dan diprediksi dasarian II Desember 2021 hingga I Januari 2022 berkisar 20-28 °C. Pada dasarian II Desember 2021 hingga I Januari 2022, suhu minimum diprediksi berkisar 20-27°C  dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 23-32°C.

  • Peringatan Dini 

Tidak ada peringatan dini kekeringan meteorologis. Beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua berpotensi mengalami curah hujan tinggi pada klasifikasi waspada hingga siaga untuk satu dasarian ke depan.

51

52 of 53

RINGKASAN

  • Analisis Curah Hujan Dasarian I Desember 2021 :
    • Curah Hujan umumnya pada kriteria rendah hingga tinggi (20 – 300 mm/dasarian).
    • Sifat hujan umumnya Bawah Normal hingga Atas Normal.
  • Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian I Desember 2021:
    • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 90,64% wilayah Indonesia sudah masuk musim hujan.
    • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, P. Bangka, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, sebagian besar Jawa Timur, sebagian besar Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sebagian Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan bagian selatan - utara, Sulawesi Tenggara bagian selatan - barat, Maluku Utara, dan sebagian besar Maluku.
  • Prakiraan Curah Hujan Dasarian Desember II 2021 – Januari I 2022:
    • Pada Des II 2021 – Jan I 2022 umumnya diprakirakan curah hujan berada di kriteria menengah hingga tinggi (>50 mm/dasarian).
    • Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori rendah (0 - 50 mm/dasarian) pada Des II meliputi Banten bagian utara, DKI, dan sebagian NTT; pada Des III – Jan I tidak ada.
    • Prakiraan Curah Hujan Atas 300 mm/bulan untuk Bulan Desember 2021 – Mei 2022 :
  • Desember 2021: berpeluang terjadi di sebagian besar Aceh, pesisir barat Pulau Sumatera, Banten bagian barat, Jawa Barat bagian Timur, sebagian Jawa Timur, Kalimantan Barat bagian barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian pulau Sulawesi bagian tengah, sebagian Maluku Utara, dan pulau Papua
  • Januari 2022: berpeluang terjadi Aceh, pesisir barat Pulau Sumatera, sebagian P. Jawa, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian besar Pulau Sulawesi, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku, sebagian Maluku Utara, sebagian besar Papua Barat, dan sebagian besar Papua.
  • Februari 2022 – Maret 2022: berpeluang terjadi sebagian Aceh, sebagian besar P. Jawa, sebagian Nusa Tenggara Timur sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian besar pulau Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian besar Papua Barat, dan sebagian besar Papua.
  • April 2022 – Mei 2022 : berpeluang terjadi di sebagian Aceh, Kalimantan Timur bagian utara, sebagian Kalimantan Utara, sebagian besar pulau Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.

52

53 of 53

TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

Terima kasih

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

53

53