1 of 29

METODA BELAJAR �DENGAN �ACTIVE LEARNING:

Oleh : Ustadzah. Dr. Nurul Hikmah, MA.

2 of 29

Definisi Active Learning

WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY

  • Model pembelajaran aktif adalah suatu model dalam pengelolaan sistem pembelajaran melalui cara-cara belajar yang aktif menuju belajar yang mandiri
  • Belajar aktif merupakan perkembangan teori learning by doing (1859-1952)

  • Pembelajaran  aktif  adalah  segala  bentuk  pembelajaran yang  memungkinkan  siswa berperan  secara  aktif  dalam  proses  pembelajaran

  itu  sendiri  baik  dalam  bentuk  interaksi antar  siswa  maupun siswa  dengan  pengajar  dalam  proses  pembelajaran tersebut.

3 of 29

Teory Learning By Doing

WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY

  • Dewey menerapkan prinsip-prinsip “learning by doing”, bahwa siswa perlu terlibat dalam proses belajar secara spontan. Dari rasa keingin tahuan (curriositas) siswa terdapat hal-hal yang belum diketahuinya, maka akan dapat mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam suatu proses belajar

4 of 29

Tujuan Active Learning

  • Belajar aktif berguna untuk menumbuhkan kemampuan belajar aktif pada diri siswa serta menggali potensi siswa dan guru untuk sama-sama  berkembang dan berbagi pengetahuan keterampilan, dan pengalaman.

  • Siswa diharapkan akan mampu mengenal dan mengembangkan kapasitas belajar dan potensi yang mereka miliki. Siswa secara penuh dan sadar dapat menggunakan potensi sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitarnya, lebih terlatih untuk berprakarsa, berpikir secara sistematis, krisis dan tanggap, sehingga dapat menyelesaikan masalah sehari-hari melalui penelusuran informasi yang bermakna baginya

5 of 29

Model Active Learning

  • Guru berperan aktif sebagai fasilitator yang membantu memudahkan siswa belajar, sebagai pengelola yang mampu merancang dan melakasanakan kegiatan belajar bermakna, serta mengelola sumber belajar yang diperlukan.

  • Guru diharapkan memiliki kemampuan untuk:

a.  Memanfaatkan sumber belajar dilingkungannya secara optimal dalam proses pembelajaran

b.  Berkreasi mengembangkan gagasan baru

c.  Mengurangi kesenjangan pengetahuan yang diperoleh siswa dari sekolah dengan pengetahuan

yang diperoleh dari masyarakat

d   Mempelajari relevansi dan keterkaitan mata pelajaran bidang ilmu dengan kebutuhan sehari-

hari dalam masyarakat

e   Mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan perilaku siswa secara bertahap dan utuh

f.   Memberi kesempatan pada siswa untuk dapat berkembang secara optimal sesuai dengan kemampuan

g.  Menerapkan prinsip-prinsip belajar aktif.

6 of 29

Model Active Learning

  • Siswa juga terlibat dalam proses belajar bersama guru karena siswa dibimbing, diajar dan dilatih menjelajah, mencari mempertanyakan sesuatu menyelidiki jawaban atas suatu pertanyaan, mengelola dan menyampaikan hsil perolehannya secara komunikatif

  • Belajar aktif membuat siswa aktif sejak awal melakukan aktivitas-aktivitas yang membangun kerja kelompok dan dalam waktu yang singkat membuat mereka berpikir tentang materi pelajaran

7 of 29

Karakteristik Active Learning

Menurut  Bonwell (1995),  pembelajaran  aktif  memiliki  karakteristik-karakteristik  sebagai berikut:

  • Penekanan  proses  pembelajaran  bukan  pada  penyampaian  informasi  oleh pengajar  melainkan  pada  pengembangan  keterampilan  pemikiran  analitis  dan kritis terhadap topik atau permasalahan yang dibahas.
  • Siswa tidak  hanya belajar  secara  pasif  tetapi  mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan materi pelajaran.
  • Penekanan pada eksplorasi nilai-nilai dan sikap-sikap yang berhubungan dengan materi pelajaran,
  • Siswa  lebih  banyak  dituntut  untuk  berpikir  kritis,  menganalisa  dan melakukan evaluasi,
  • Umpan-balik yang lebih cepat akan terjadi pada proses pembelajaran.

8 of 29

Karakteristik Active Learning

Pada Umumnya Karakteristik active learning didapatkan dalam berbagai hal :

  1. Interaksi yang  timbul  selama  proses pembelajaran akan menimbulkan positive interdependence, dimana konsolidasi pengetahuan yang dipelajari hanya dapat diperoleh secara bersama-sama melalui eksplorasi aktif dalam belajar
  2. Setiap individu harus terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan guru harus    mendapatkan  penilaian  untuk  setiap  siswa  sehingga  terdapat individual accountability
  3. Proses  pembelajaran  aktif  ini agar  dapat  berjalan  dengan  efektif diperlukan tingkat kerjasama yang tinggi sehingga akan memupuk social skills

9 of 29

Suatu studi yang dilakukan Thomas (1972) menunjukkan bahwa setelah 10 menit  pelajaran,  siswa  cenderung  akan  kehilangan  konsentrasinya  untuk  mendengar pelajaran yang  diberikan  oleh  pengajar  secara  pasif.

WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY

10 of 29

Prinsip-Prinsip Active Learning

Untuk menjadikan aktif, maka pembelajaran harus direncanakan dan dilaksanakan secara sistematis serta mengetahui prinsip-prinsipnya.

WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY

Prisip-prinsip belajar aktif antara lain:

Stimulus belajar

1

Stimulus belajar adalah segala hal di luar individu itu untuk mengadakan reaksi atau perbuatan belajar.

Pesan yang diterima siswa dari guru melalui informasi biasanya dalam bentuk stimulus. Stimulus tersebut dapat berbentuk verbal atau bahasa, visual, auditif, taktik dan lain-lain. Stimulus hendaknya disampaikan dengan upaya membantu agar siswa menerima pesan dengan mudah

11 of 29

Prinsip-Prinsip Active Learning

Perhatian dan motivasi

2

Perhatian adalah pemusatan tenaga psikis tertuju kepada suatu obyek.

Motivasi adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan, menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar, sehingga diharapkan tujuan dapat tercapai.

Cara untuk menumbuhkan perhatian dan motivasi

  • Cara Mengajar Yang Bervariasi
  • Mengadakan Pengulangan Informasi
  • Memberikan Stimulus Baru Melalui Pertanyaan Kepada Siswa
  • Memberikan Kesempatan Kepada Siswa Untuk Menyalurkan Keinginan Belajarnya
  • Menggunakan Media Dan Alat Bantu Yang Menarik Perhatian Siswa Seperti Gambar, Foto, Diagram, Dll

12 of 29

Prinsip-Prinsip Active Learning

Respon yang dipelajari

3

Keterlibatan Atau Respon Siswa Terhadap Stimulus Guru Bisa Meliputi Berbagai Bentuk Seperti:

  • Perhatian
  • Proses Internal Terhadap Informasi
  • Tindakan Nyata Dalam Bentuk Partisipasi Kegiatan Belajar Seperti Memecahkan Masalah
  • Mengerjakan Tugas-tugas Yang Diberikan Oleh Guru
  • Menilai Kemampuan Dirinya Dalam Menguasai Informasi
  • Melatih Diri Dalam Menguasai Informasi Yang Diberikan Oleh Guru Dan Lain-lain.

Penguatan

4

Sumber penguat belajar untuk pemuasan kebutuhan yang berasal dari luar adalah nilai, pengakuan prestasi siswa, persetujuan pendapat siswa, pemberian hadiah dan lain-lain.

13 of 29

Prinsip-Prinsip Active Learning

Asosiasi

5

Berfikir asosiatif adalah berfikir dengan cara mengasosiasikan sesuai dengan lainnya.

Berfikir asosiatif itu merupakan proses pembentukan hubungan antara rangsangan dengan respon

Asosiasi Dapat Dibentuk Melalui :

  • Pemberian Bahan Yang Bermakna
  • Berorientasi Kepada Pengetahuan Yang Telah Dimiliki Siswa
  • Pemberian Contoh Yang Jelas
  • Pemberian Latihan Yang Jelas
  • Pemberian Latihan Yang Teratur
  • Pemecahan Masalah Yang Serupa
  • Dilakukan Dalam Situasi Yang Menyenangkan

14 of 29

Sintak atau Langkah-Langkah Active Learning

Pembelajaran aktif (active learning) dimaksudkan untuk menjaga perhatian siswa

agar tetap tertuju pada proses pembelajaran.

Menurut Machmudah (2008), berikut adalah sintak atau langkah-langkah model pembelajaran aktif (Active Learning) :

  • Fase 1: Menyampaikan tujuan dan motivasi siswa
  •  Fase 2: Menyajikan informasi
  • Fase 3: Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok. Ex: Dalam fase ini guru membagikan kartu berisi informasi tentang sel darah sebagai penentuan kelompok siswa.
  • Fase 4: Membimbing kelompok bekerja dan belajar
  • Fase 5: Evaluasi
  • Fase 6: Memberikan penghargaan

15 of 29

Jenis-jenis Active Learning

Menurut Hamruni (2012), Model Pembelajaran Active Learning dapat diterapkan menggunakan beberapa metode,

antara lain :

True or False (Benar atau Salah)

1

Metode ini merupakan aktifitas kolaboratif yang mengajak siswa untuk terlibat ke dalam materi secara langsung. Metode ini meminta kepada siswa untuk menyatakan benar atau salah atas pernyataan yang ditulis oleh guru pada masing-masing kartu. 

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

1.      Guru membuat list pernyataan yang berhubungan dengan materi pelajaran, separohnya benar dan separohnya lagi salah. Masing-masing

pernyataan ditulis pada selembar kertas yang berbeda. Jumlah lembar pernyataan disesuaikan dengan jumlah siswa.

2.      Guru memberi setiap siswa satu kertas kemudian mereka diminta untuk menentukan benar atau salah pernyataan tersebut. Selanjutnya

guru menjelaskan bahwa masing-masing dari mereka bebas menggunakan cara apa saja untuk menentukan jawaban.

3.      Setelah selesai, guru meminta siswa membaca masing-masing pernyataan dan meminta jawaban dari mereka benar atau salah.

4.      Guru memberi masukan untuk setiap jawaban dan menegaskan bahwa yang dilakukan oleh siswa adalah bekerja bersama.

5.      Guru menekankan kepada siswa bahwa kerja sama dalam kelompok akan membantu kelas.

16 of 29

Jenis-jenis Active Learning

 Guided Teaching (Pembelajaran Terbimbing)

2

Metode ini merupakan aktifitas untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa atau untuk memperoleh hipotesa. Metode ini meminta kepada siswa untuk membandingkan antara jawaban mereka dengan materi yang telah disampaikan oleh guru.

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

1.     Guru menyampaikan beberapa pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui pikiran dan kemampuan yang mereka

miliki.

2.      Guru memberi kesempatan beberapa menit kepada siswa untuk menjawab pertanyaan dengan meminta mereka

untuk bekerja berdua atau dalam kelompok kecil.

3.      Guru meminta siswa menyampaikan hasil jawaban mereka, kemudian guru mencatat jawaban-jawaban mereka.

4.      Guru menyampaikan poin-poin utama dari materi, kemudian meminta siswa untuk membandingkan jawaban

mereka dengan poin-poin yang telah disampaikan. Setelah itu, guru mencatat poin-poin yang dapat memperluas

bahasan materi.

17 of 29

Jenis-jenis Active Learning

 Card Sort (Cari Kawan)

3

Metode ini merupakan aktifitas kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep, karakteristik klasifikasi, fakta tentang objek atau mereview informasi. Metode ini meminta kepada masing-masing kelompok siswa untuk mempresentasikan isi kartu yang ada di kelompoknya.

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

  •    Guru membagi kertas yang berisi informasi kepada setiap siswa.
  •   Guru meminta siswa untuk bergerak dan berkeliling di dalam kelas untuk menemukan kartu yang

kategorinya sama.

  •   Guru meminta siswa mempresentasikan kategori masing-masing di depan kelas.
  •   Guru memberikan poin-poin penting terkait dengan bahan materi.

18 of 29

Jenis-jenis Active Learning

The Power of Two (Gabungan Dua Kekuatan)

4

Metode ini merupakan aktifitas pembelajaran yang digunakan untuk mendorong pembelajaran kooperatif dan memperkuat pentingnya serta manfaat sinergi. Metode ini meminta kepada siswa untuk menjawab pertanyaan dari guru secara individual, kemudian melakukan sharing bersama seorang siswa di sebelahnya. 

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

  • Guru mengajukan satu atau dua pertanyaan kepada siswa yang menuntut perenungan dan pemikiran.
  • Guru meminta setiap siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara individual.
  •  Setelah selesai, guru meminta mereka untuk berpasangan dan saling bertukar jawaban dan membahasnya.
  • Guru meminta pasangan-pasangan tersebut membuat jawaban baru atas pertanyaan dan memperbaiki jawaban indiviual mereka.
  • Kemudian guru membandingkan jawaban-jawaban mereka

19 of 29

Jenis-jenis Active Learning

Rotating Roles (Permainan Bergilir)

5

Metode ini merupakan aktifitas yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk melatih kecakapan dalam bermain peran terhadap situasi kehidupan nyata. Metode ini meminta kepada siswa untuk membuat skenario kehidupan yang nyata berkaitan dengan materi yang sedang didiskusikan.  

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

  • Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari tiga siswa.
  • Guru memerintahkan setiap kelompok membuat tiga skenario kehidupan nyata yang berkaitan dengan topik diskusi.
  • Kemudian guru meminta satu anggota dari setiap kelompok untuk menyampaikan skenario kepada kelompok lain. Selanjutnya, setiap tim mempunyai kesempatan untuk latihan peran utama, dan dalam skenario tersebut guru konsentrasi pada identifikasi pelaku utama dalam penggunaan konsep dan kecakapan serta bagaimana pengembangannya.
  • Setelah selesai, guru mengumpulkan seluruh kelompok untuk diskusi umum dari poin-poin belajar skenario dan nilai aktifitas di dalamnya.

��

20 of 29

Jenis-jenis Active Learning

Reading Guide

6

Pembelajaran dilakukan berbasis bacaan (teks). Agar proses membaca ini bisa efektif, maka guru memberikan pedoman (guide) membaca. Pedoman ini berisi pertanyaan – pertanyaan yang harus dijawab siswa berdasarkan isi bacaan (teks), bisa berisi tugas – tugas yang harus dilakukan siswa dalam pembelajaran

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

1. Berilah siswa teks (bacaan) yang harus mereka pelajari, akan lebih baik lagi bila ditunjukkan halamannya.

2. Mintalah peserta didik untuk membaca teks (bacaan) secara individual, kemudian membuat resume mengenai topik – topik penting yang ada dalam bacaan tersebut (berbentuk pointers).

3. Diskusikan topik – topik penting hasil temuan siswa dan nyatakan bahwa ada sejumlah topik itu memang penting namun ada pula yang tidak penting.

4. Selanjutnya guru membagikan memberikan lembaran pedoman belajar dalam memahami teks (bacaan), biasanya berbentuk pertanyaan.

5. Para siswa diminta menjawab pertanyaan – pertanyaan yang ada dalam lembar pedoman tersebut.

6. Diskusikan jawaban – jawaban siswa tersebut.

��

21 of 29

Jenis-jenis Active Learning

Info Search

7

Metode ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar di luar kelas, keluar dari lingkungan kelas. Mereka bisa belajar di perpustakaan, warnet, mencari jurnal, dan sumber – sumber belajar yang lain.

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

1. Bagilah siswa dalam kelompok – kelompok kecil, sekitar 2 atau 3 orang.

2. Berilah masing  - masing kelompok pertanyaan atau tugas yang bisa dicari jawabannya di tempat – tempat yang

sudah ditunjukkan guru.

3. Pertanyaan atau tugas yang diberikan sebaiknya disandarkan pada beberapa buku (leteratur).

4. Kelompok mengerjakan tugas atau menjawab pertanyaan, dan sekitar 30 menit sebelum habis jam pelajaran mereka

harus kembali masuk ke dalam kelas.

5. Di kelas, masing – masing kelompok melaporkan hasil belajarnya dalam mencari informasi diberbagai sumber

belajar tersebut.

6. Diskusikan temuan – temuan kelompok tersebut

��

22 of 29

Jenis-jenis Active Learning

Index Car Match

8

Metode ini adalah cara menyenangkan lagi aktif untuk meninjau ulang materi pembelajaran. Selain itu memberi kesempatan pada peserta didik untuk berpasangan dan memainkan kuis kepada kawan sekelas.

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

1. Pada kartu indeks terpisah, tulislah pertanyaan tentang apa pun yang diajarkan dalam kelas. Buatlah kartu

pertanyaan yang sesuai dengan jumlah siswa.

2. Pada kartu terpisah, tulislah jawaban bagi setiap pertanyaan – pertanyaan tersebut.

3. Gabungkan dua lembar kartu dan kocok bebrapa kali sampai benar – benar acak.

4. Berikan satu kartu pada setiap peserta didik. Jelaskan bahwa ini adalah latihan permainan. Sebagian

memegang pertanyaan dan sebagian lain memegang jawaban.

5. Perintahkan peserta didik menemukan kartu pemainnya. Ketika permainan dibentuk, perintahkan peserta

didik yang bermain utnuk mencari tempat duduk bersama.

��

23 of 29

Jenis-jenis Active Learning

 Everyone is A Teacher Here

9

Metode ini mudah dalam memperoleh pertisipasi kelas yang besar dan tanggung jawab individu.Metode ini memberikan kesempatan pada setiap peserta didik untuk bertindak sebagai seorang “pengajar” terhadap peserta didik lain.

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

  • Bagikan kartu indeks kepada setiap peserta didik. Mintalah para peserta menulis sebuah pertanyaan  yang mereka miliki tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari di dalam kelas atau topik khusus yang akan mereka diskusikan di kelas.
  • Kumpulkan kartu, koscok dan bagikan satu pada setiap siswa. Mintalah siswa membaca diam – diam pertanyaan atau topik pada kartu dan pikirkan satu jawaban.
  • Panggilah sukarelawan yang akan membaca dengan keras kartu yang mereka dapat dan memberi respons.
  • Setelah diberi respons, mintalah yang lain di dalam kelas untuk menambahakan apa yang telah disumbang sukarelawan.
  • Lanjutkan selama masih ada sukarelawan.

��

24 of 29

Jenis-jenis Active Learning

  Student Created Case Study

10

Metode ini merupakan sebuah teknik untuk merangsang diskusi dan mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang berbagai isu yang kompleks. Format tersebut mirip dengan sebuah perdebatan, namun tidak terlalu formal dan berjalan dengan lebih cepat.�

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

1. Pilihlah sebuah masalah yang mempunya dua perspektif (sudut pandang) atau lebih.

2. Bagilah kelas ke dalam kelompok – kelompok menurut jumlah perspektif yang telah ditetapkan, dan mintalah tiap

kelompok mengungkapkan mendiskusikan alasan – alasan yang melandasi sudut pandang masing – masing tim.

Doronglah mereka bekerja dengan patner tempat duduk atau kelompok – kelompok inti yang kecil.

3. Gabungkan kembali seluruh kelas, tetapi mintalah para anggota dari tiap kelompok untuk duduk bersama dengan

jarak antara sub – sub kelompok .

4. Jelaskan bahwa peserta didik bisa memulai perdebatan . Setelah itu peserta didik mempunyai kesempatan

menyampaikan sebuah argument yang sesuai dengan posisi yang telah ditentukan. Teruskan diskusi tersebut, dengan

bergerak secara cepat maju – mundur di antara kelompok – kelompok.

5. Simpulkan kegiatan tersebut dengan membandingkan isu – isu sebagaimana Anda melihatnya. Berikan reaksi dan

diskusi lanjutan.

��

 Point-Counterpoint

25 of 29

Jenis-jenis Active Learning

Students Questions Have

11

Metode ini merupakan cara yang mudah untuk mempelajari tentang keinginan dan harapan siswa. Cara ini menggunakan sebuah teknik mendapatkan partisipasi melalui tulisan dari pada lisan atau percakapan. Harapan siswa ini bisa dilihat dari jumlah centangan yang ada pada sebuah pertanyaan.

Adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut:

  • Bagikan kartu kosong setiap siswa (kertas HVS dibagi 4 bagian).
  • Mintalah setiap siswa menulis beberapa pertanyaan yang mereka miliki tentang pembelajaran yang sedang dipelajari (tidak usah mencantumkan nama peserta didik).
  • Putarlah kartu tersebut searah jarum jam. Ketika setiap kartu diedarkan pada peserta berikutnya, siswa harus membacanya dan memberikan tanda centang pada kartu itu apabila kartu itu berisi pertanyaan yang setujui.
  • Saat kartu kembali pada penulisnya, setiap peserta berarti telah membaca seluruh pertanyaan kelompok tersebut. Selanjutnya, mengidentifikasi pertanyaan mana yang memperoleh suara terbanyak. Jawab masing – masing pertanyaan tersebut dengan mengembangkan diskusi kelas.
  • Panggil juga beberapa peserta untuk berbagi pertanyaan secara sukarela, sekalipun mereka tidak memperoleh suara terbanyak.
  • Kumpulkan semua kartu. Kartu tersebut mungkin berisi pertanyaan yang mungkin dijawab oleh guru pada pertemuan berikutnya.

26 of 29

Jenis-jenis Active Learning

Listening Team

12

Metode ini merupakan sebuah cara membantu peserta didik agar tetap terfokus dan siap dalam pembelajaran yang berlangsung. Strategi Listening Team ini menciptakan kelompok – kelompok kecil yang bertanggung jawab menjelaskan materi pembelajaran sesuai dengan posisinya masing – masing.

Tim

Peranan

Tugas

A

Penanya

Setelah pelajaran yang didasarkan ceramah selesai, paling tidak menanyakan dua pertanyaan mengenai materi yang disampaikan

B

Setuju

Setelah pelajaran yang didasarkan pada ceramah selesai, menyatakan poin – poin yang mereka sepakati dan menjelaskan alasannya

C

Tidak Setuju

Setelah pelajaran yang didasarkan pada ceramah selesai, mengomentari poin yang tidak mereka setujui dan menjelaskan alasannya

D

Pemberi contoh

Setelah pelajaran yang didasarkan pada ceramah selesai, memberi contoh – contoh kasus atau aplikasi materi.

1.      Bagilah peserta didik menjadi empat tim, dan berilah tim – tim itu tugas ini

27 of 29

Jenis-jenis Active Learning

2.      Sampaikan materi pembelajaran berbasis ceramah (kuliah). Setelah selesai, berilah tim waktu

beberapa saat untuk mendiskusikan tugas – tugas mereka.

3.      Persilahkan tiap – tiap tim untuk bertanya, menyepakati, menyanggah, memberi contoh, dan

sebagainya. Strategi ini akan memperoleh partisipasi peserta didik yang mencengangkan lebih

daripada yang pernah dibayangkan.

28 of 29

Kelebihan dan  Kelemahan Active Learning

WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY

WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY — WORK IN SOCIETY

Kelebihan Active Learning

  1. Peserta didik lebih termotivasi
  2. Mempunyai lingkungan yang aman
  3. Pertisipasi oleh seluruh kelompok belajar
  4. Reseptif meningkat
  5. Pendapat induktif distimulasi
  6. Partisipan mengungkapkan proses berpikir mereka
  7. Memberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan

Kelemahan Active Learning

  1. Keterbatasan waktu
  2. Ukuran kelas yang besar
  3. Keterbatasan materi, peralatan dan sumber daya
  4. Resiko penerapan active learning peserta didik tidak akan berpartisipasi, menggunakan kemampuan berpikir yang lebih tinggi atau mempelajari konten yang cukup

29 of 29