1 of 26

MENEMUKAN MASALAH PENELITIAN DAN MERANCANG ARTIKEL ILMIAH

TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH�PROGRAM MAGISTER �UNIVERSITAS SUNAN GIRI SURABAYA�2026

2 of 26

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa mampu:

    • Memahami karakteristik karya ilmiah tingkat magister.
    • Mengidentifikasi masalah penelitian yang relevan.
    • Membedakan fenomena, masalah penelitian, dan kesenjangan penelitian (research gap).
    • Merumuskan judul dan pertanyaan penelitian.
    • Menentukan arah kontribusi artikel ilmiah.
    • Mengenali jurnal yang sesuai dengan topik penelitian.

​

3 of 26

PENGERTIAN KARYA ILMIAH

  • Karya Ilmiah adalah Hasil Pemikiran Ilmiah seorang Ilmuwan yang ingin mengembangkan Ilmu Pengetahuan, tekonologi, dan seni yang diperoleh melalui Kepustakaan, kumpulan pengalaman, penelitian, dan pengetahuan orang sebelumnya
  • Karya Ilmiah adalah Hasil Pemikiran Ilmiah pada suatu Disiplin ilmu tertentu yang disusun secara sistematis, ilmiah, logis, benar, bertanggung jawab, dan menggunakan Bahasa yang baik dan benar.
  • Untuk Mencapai Keilmiahan yang Logis dan Benar itu, seorang Penulis Karya Ilmiah harus memiliki Landasan Teori yang Kuat
  • Karya Ilmiah dapat diartikan sebagai suatu karangan yang disusun secara sistematis dan ilmiah

4 of 26

ISTILAH DALAM JURNAL

ANNUAL REVIEW

4

October 9, 2026

  1. NASKAH ARTIKEL
  2. RUMAH JURNAL
  3. TEMPLATE ARTIKEL
  4. MENDELEY/ZOTERO
  5. PLAGIARISME (Turnitin)
  6. REGISTRASI
  7. SUBMIT
  8. REVIEW
  9. EDITING
  10. PUBLIKASI

5 of 26

PERLU DIPERHATIKAN

ANNUAL REVIEW

5

October 9, 2026

  • ARTIKEL TIDAK SETEBAL SKRIPSI ATAU TESIS
  • ARTIKEL TIDAK MELIHAT BERAPA HALAMAN YANG DITULIS TETAPI BERAPA KATA YANG SUDAH DI CAPAI (ESTIMASI 4000-6000 KATA)
  • ARTIKEL WAJIB DISESUAIKAN DENGAN PERMINTAAN DARI TEMPLATE JURNAL
  • ARTIKEL YANG BAIK MENGGUNAKAN:
    • MANDELEY/ZOTERO
    • CEK PLAGIASI
    • TULISAN ARTIKEL SESUAI TEMPLATE
  • RUMAH JURNAL MEMPUNYAI KEBIJAKAN UNTUK MEMPUBLIKASI BERBEDA-BEDA
    • ADA YANG SATU TAHUN 2 KALI
    • ADA YANG SATU TAHUN 3 KALI
    • ADA YANG SATU TAHUN 4 KALI

6 of 26

Ringkasan dari Keseluruhan Isi di Karya Ilmaih Tersebut: Biasanya terisi dengan latar Belakang masalah, tujuan, metode peneltian, hasil peneltian dan diisi dengan singkat

ABSTRAK

LATAR BELAKANG

RUMUSAN MASALAH

TUJUAN MASALAH

PENDAHULUAN

Langkah-langkah yang akan ditempuh oleh Penulis atau peneliti untuk mendapatkan hasil penelitian yang valid

METODE PENELITIAN

Bagian ini bagian inti dari Karya Ilmiah dan memberikan penjelasan yang cukup Panjang dalam karya ilmiah. Karena menjelaskan sesuai dengan Rumusan Masalah, Tujuan, Manfaat , kerangka dan tentunya memakai Metode Peneltian

PEMBAHASAN PENELITAN

Kesimpulan dari hasil peneltian yang diteliti

PENUTUP

BAGAIMANA ISI DARI KARYA ILMIAH SECARA KESELURUHAN?

DAFTAR PUTAKA

Daftar yang memuat sumber informasi atau refrensi teori yang digunakan oleh peneliti atau penulis dalam penelitiannya

7 of 26

BAGAIMANA KARYA ILMIAH TINGKAT S2?

  • Karya ilmiah harus berbasis data, teori, dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
  • Tidak sekadar menjelaskan teori, tetapi juga menganalisis dan mengkritisi.
  • Memiliki masalah penelitian yang jelas.
  • Menunjukkan posisi penelitian terhadap penelitian terdahulu.
  • Menghasilkan kontribusi ilmiah, baik teoretis maupun praktis.
  • Disusun dengan memperhatikan standar publikasi jurnal ilmiah.

Inti: Artikel S2 bukan sekadar kumpulan kutipan, melainkan argumentasi ilmiah yang didukung bukti.

​

8 of 26

KARYA ILMIAH PROGRAM MAGISTER

9 of 26

APA ITU MASALAH PENELITIAN?

  • Masalah penelitian adalah persoalan yang membutuhkan penjelasan, pengujian, atau analisis ilmiah.
  • Sumber masalah penelitian dapat berasal dari:
    • Kesenjangan antara harapan dan kenyataan.
    • Perbedaan antara peraturan dan praktik.
    • Perbedaan hasil penelitian terdahulu.
    • Persoalan aktual yang belum memperoleh solusi memadai.
    • Konsep atau teori yang masih menyisakan pertanyaan.
    • Perubahan sosial, teknologi, dan kebijakan.

​

10 of 26

CONTOH MASALAH

1. Program Studi Hukum

  • Topik: Penegakan hukum.
  • Fenomena: Perbedaan penerapan suatu ketentuan hukum dalam kasus sejenis.
  • Arah masalah: Faktor yang memengaruhi perbedaan penerapan hukum.

2. Program Studi HKI

  • Topik: Perkawinan dan keluarga.
  • Fenomena: Permohonan dispensasi kawin pada kelompok kasus tertentu.
  • Arah masalah: Pertimbangan hakim dan penerapan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.

3. Program Studi PAI

  • Topik: Teknologi dalam pendidikan.
  • Fenomena: Mahasiswa menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas akademik.
  • Arah masalah: Hubungan penggunaan AI dengan integritas akademik dan proses belajar.

​

11 of 26

�Contoh fenomena tersebut merupakan titik awal. ��Mahasiswa tetap harus memeriksa fakta dan literatur untuk memastikan masalahnya benar-benar layak diteliti.

�CATATAN

12 of 26

MEMBEDAKAN �FENOMENA, MASALAH, DAN RESEARCH GAP

  • Penting: Research gap tidak boleh sekadar diasumsikan. Harus ditemukan melalui penelusuran dan analisis penelitian terdahulu.

13 of 26

MERUMUSKAN JUDUL ARTIKEL ILMIAH

  • Ciri-ciri Judul yang baik:
    • Spesifik dan fokus.
    • Menunjukkan persoalan yang diteliti.
    • Memuat konsep atau variabel penting jika relevan.
    • Sesuai dengan metode dan data yang tersedia.
    • Relevan dengan bidang keilmuan.
    • Tidak terlalu luas atau terlalu panjang.
    • Memiliki potensi kontribusi ilmiah.
  • Contoh perbaikan Judul:
    • Terlalu luas: Problematika Pendidikan Islam di Indonesia.
    • Lebih terarah: Integritas Akademik dalam Penggunaan Generative AI pada Mahasiswa Pascasarjana: Studi di (Nama Institusi).

​

14 of 26

MERUMUSKAN PERTANYAAN PENELITIAN

​

Pertanyaan penelitian harus jelas, terarah, dan dapat dijawab melalui metode ilmiah.

Contoh:

  1. Bagaimana pola penggunaan generative AI oleh mahasiswa pascasarjana dalam menyelesaikan tugas akademik?
  2. Bagaimana mahasiswa memahami batas penggunaan AI yang dapat diterima secara akademik?
  3. Strategi apa yang dapat dikembangkan untuk mendorong penggunaan AI secara bertanggung jawab?

Prinsip:

Pertanyaan penelitian harus selaras dengan judul, tujuan, metode, data, dan kesimpulan.

​

15 of 26

MENENTUKAN KONTRIBUSI PENELITIAN

Artikel ilmiah yang baik tidak hanya membahas persoalan, tetapi juga memberikan kontribusi.

  • Kontribusi teoretis: memperkuat, mengembangkan, atau mengkritisi teori.
  • Kontribusi empiris: memberikan bukti atau temuan baru.
  • Kontribusi metodologis: menawarkan pendekatan analisis yang lebih sesuai.
  • Kontribusi praktis: memberikan rekomendasi bagi lembaga, masyarakat, atau pembuat kebijakan.

Pertanyaan utama: Apa manfaat artikel ini bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian masalah nyata?

16 of 26

MENENTUKAN JURNAL TUJUAN SEJAK AWAL

Hal yang perlu diperiksa:

  • Kesesuaian fokus dan ruang lingkup jurnal.
  • Jenis artikel yang diterima.
  • Template dan pedoman penulisan.
  • Ketentuan jumlah kata dan referensi.
  • Etika publikasi dan kebijakan plagiarisme.
  • Kredibilitas jurnal dan proses penelaahan.
  • Biaya publikasi, jika ada.

​

17 of 26

PEMILIHAN JURNAL

  • Bacalah keterangan tentang cakupan bidang ilmu yang sesuai dengan jurnal tersebut;
  • Waspada terhadap jurnal predator (abal-abal);
  • Kalau tidak menemukan jurnal yang sesuai cobalah berkonsultasi dengan kolega Anda untuk membicarakan ke jurnal mana artikel tersebut paling tepat dikirim;
  • Identifikasi jurnal yang ditargetkan untuk mempublikasikan artikel ilmiah Anda. Jurnal bisa dari bermacam disiplin;
  • Pertimbangkan faktor peringkat dan dampak dari jurnal serta pertimbangkan pula ruang lingkup dan jumlah pembaca.

18 of 26

PENELUSURAN JURNAL

  • Anda dapat mencari jurnal tujuan Anda menggunakan mesin pencari seperti Google atau Google Scholar menggunakan kata kunci bidang penelitian Anda, misalnya “Education Journal”.
  • Anda juga dapat mencari menggunakan kata kunci berupa nama penerbit, misalnya “Elsevier Journal”.
  • Anda dapat masuk ke pangkalan data (database) jurnal seperti Scopus atau Web of Science dan mencari jurnal menggunakan kata kunci berupa bidang penelitian Anda.

19 of 26

PENELUSURAN JURNAL (2)

  • Jika Anda tidak menemukan jurnal tujuan Anda di Internet, Anda dapat melihat daftar rujukan karya ilmiah yang telah diterbitkan oleh kolega atau rekan Anda dan cari jurnal penerbitnya.
  • Anda juga dapat mencari karya ilmiah atau artikel ilmiah yang serupa atau yang memiliki topik bahasan yang sama dengan karya ilmiah Anda dan cari jurnal penerbitnya.

20 of 26

PROSEDUR PENERBITAN

  1. Penulis mengajukan artikelnya ke jurnal tujuan. Proses pengajuan biasanya dilakukan secara online.
  2. Editor jurnal tujuan akan melakukan review berdasarkan kriteria dasar yang sudah ditentukan oleh jurnal tersebut. Jika artikel tersebut diterima, artikel akan dikirimkan kepada para pengulas (biasanya dua orang pengulas) untuk dilakukan peer review.

21 of 26

PROSEDUR PENERBITAN (2)

  1. Setelah melalui tahap peer review, penulis mungkin harus melakukan berbagai revisi yang disarankan oleh para pengulas.
  2. Setelah revisi dilakukan penulis, artikel dikirimkan kembali ke editor jurnal. Editor jurnal mengembalikan artikel ke para pengulas untuk diulas kembali.
  3. Selanjutnya ditentukan oleh editor apakah artikel diterima atau ditolak. Jika artikel diterima, maka artikel akan diterbitkan di jurnal tersebut.

22 of 26

LANGKAH-LANGKAH PUBLIKASI JURNAL

23 of 26

SEJENAK KITA DISKUSI BERSAMA

Setelah Kita Mempelajari itu Semua, Coba kita Renungkan Bersama:

  1. Apa topik yang ingin saya teliti?
  2. Fenomena apa yang saya temukan?
  3. Mengapa fenomena tersebut penting?
  4. Apa masalah utama yang ingin saya jawab?
  5. Apa yang belum terjawab oleh penelitian terdahulu?
  6. Siapa yang akan memperoleh manfaat dari hasil penelitian?

24 of 26

APA YANG DICARI EDITOR JURNAL

Tahukah Anda apa yang dicari oleh editor dari sebuah artikel yang dikirimkan ke jurnal mereka? Para editor jurnal selalu mencari empat hal dalam setiap naskah yang dikirimkan ke jurnal mereka, yakni ruang lingkup, kualitas, kebaruan, dan signifikansi (Mack, 2018).

25 of 26

ANNUAL REVIEW

25

October 9, 2026

MENGAPA ARTIKEL DITOLAK OLEH JURNAL?

  • JUDUL
    • TIDAK MENARIK
    • TIDAK SESUAI SCOPE
    • TERLALU PANJANG
    • TIDAK MENCERMINKAN ISI

​

  • ABSTRAK
    • TIDAK SISTEMATIS
    • TIDAK MENULISKAN TUJUAN
    • TIDAK MENULISKAN METODE
    • TIDAK MENULISKAN NOVELTY DAN KONTRIBUSI ARTIKEL
  • PENDAHULUAN
    • TIDAK ADA PROBLEM RESEACH
    • TIDAK FOKUS
    • TIDAK ADA RUJUKAN TERKINI
    • TIDAK ADA TUJUAN PENULISAN
    • TIDAK ADA NOVELTY SEBAGAI PENDAMPING DENGAN PENELITIAN YANG TERDAHULU
  • METODE
    • TIDAK MENEMUKAN METODE PENELITIAN SECARA DETAIL
  • DISKUSI DAN PEMBAHASAN
    • MISKIN DATA
    • TIDAK DIDISKUSIKAN DENGAN BAIK ANTARA DATA, TEORI DAN ANALISIS
    • TIDAK TAMPAK TEMUAN PENELITIAN YANG JELAS
    • TIDAK ADA KONTRIBUSI ILMIAH
  • REFRENSI
    • REFRENSI TIDAK BANYAK MERUJUK PADA JURNAL YANG TERKINI
    • MEMAKAI REFRENSI DENGAN TAHUN YANG LAMA
  • HASIL CEK PLAGIASI TIDAK SESUAI STANDAR

26 of 26

TUGAS 1

  1. Satu judul Beserta beserta alasan Secara Empiris dan Teoritisnya.
  2. Latar belakang masalah sepanjang 500–700 kata.
  3. Rumusan Masalah dan Tujuan Penelitian.
  4. Urgensi dan Potensi Kontribusi Penelitian.
  5. Mencari minimal 3 Referensi Ilmiah yang berhubungan langsung dengan topik penelitian yang akan ditulis
  6. Dua Alternatif Rumah Jurnal yang akan dituju beserta Alasan Pemilihannya.

Ketentuan: Sumber harus dapat diverifikasi. Penggunaan AI diperbolehkan sebagai alat bantu, tetapi mahasiswa bertanggung jawab memeriksa fakta, referensi, dan keaslian naskah.

Kumpulkan Tugas:

Email: dr.myusronmaulanaelyunusi@gmail.com (Terakhir Tanggal 15 Oktober 2026)�dan Kumpulkan di Kelas Pasca Lantai 2 Kelas A pada Tanggal 16 Oktober 2026

​