1 of 16

Batikku Ciprat

Bersama Cintai Lingkungan, Ciptakan RSUD Srengat Hebat

2 of 16

Regulasi

PermenLHK No. 56 tahun 2016 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbnahaya Dan Beracun Dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Surat Edaran No : B/025/4359/409.53.1/2022 tentang penerapan Rumah Sakit Ramah Lingkungan (Eco Hospital) di Lingkungan RSUD Srengat Kabupaten Blitar.

Intruksi Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan INS.1/MENLHK/PDASHL/DAS.1/8/2017 yang mewajibkan menanam dan memeliharann pohon sekurang – kurangnya 25 pohon selama hidup.

Keputusan Direktur RSUD Srengat Nomor : 188/22/409.104.31/ KPTS /2022 tentang Penetapan Inovasi Program Sedekah Oksigen dalam Mendukung Green Hospital di Rumah Sakit Umum Daerah Srengat.

Peraturan Menteri Kesehatan No 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

Keputusan Direktur RSUD Srengat Nomor : 188/ /409.104.31/ KPTS /2022 tentang Penetapan Tim Program Sedekah Oksigen dalam Mendukung Green Hospital di Rumah Sakit Umum Daerah

Intruksi Bupati Blitar No : 660/171.4/408.113/2019 tentang Pengurangan Sampah Plastik dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.

Standar Prosedur Operasional Nomor: SPO/1.47/409.104.31/VII/2022 tentang Pelaksanaan Inovasi Sedekah Oksigen.

3 of 16

Tujuan Inovasi

RSUD Srengat Eco Hospital

4 of 16

1. Sedekah Oksigen

Penanaman Pohon Asuh yaitu Gerakan yang dilakukan oleh RSUD Srengat untuk menambah vegetasi tanaman dan menambah kadar oksigen di lingkungan RSUD Srengat melalui :

  • Pembagian area penanaman pohon untuk seluruh unit di RSSR
  • Penanaman pohon oleh pejabat / tamu yang berkunjung ke RSSR
  • Kegiatan dimulai 4 Maret 2022

5 of 16

6 of 16

  • Review konsumen suasana RSUD Srengat rindang dan sirkulasi udara segar sangat baik

Kemanfaatan Inovasi Sedekah Oksigen

  • Penanaman bibit di Runag terbuka Hijau sudah semakin banyak

7 of 16

Before

After

8 of 16

Before

After

9 of 16

Dulu

Sekarang

10 of 16

Sekarang

Dulu

Penanaman Pohon Asuh oleh KAJARI BLITAR

11 of 16

Dulu

Sekarang

12 of 16

Tujuannya untuk mengurangi timbulan sampah organik yang dihasilkan instalasi gizi sekaligus untuk mengurangi biaya pakan ikan di kolam indikator IPAL.

2. SKAGHMAT

(Sistem Kelola Sampah Organik dengan Larva Maggot)

Inovasi dimulai

Tanggal 3 Maret 2023

13 of 16

Sampah organik dapat dikelola,

terurai dengan baik dan bermanfaat

Sebagai pakan ikan di kolam indikator IPAL RSUDSrengat

Kemanfaatan Inovasi SKAGHMAT

14 of 16

3. GERUS PUIER (Gerakan Reuse Pump Handsanitizer)� Gerakan untuk mengurangi timbulan sampah plastik (botol handsanitizer bekas) dan untuk mengurangi cost belanja pump handwash.�Kegiatan dimulai 6 Januari 2023.

Pemilahan

Pembersihan

Pelabelan

15 of 16

Register Penggunaan Botol Reuse

16 of 16

Terima Kasih