Sifat-sifat Keperiodikan unsur
Tujuan Pembelajaran:
Menganalisis dan menyajikan sifat-sifat suatu unsur berdasarkan golongan dan periodenya dalam tabel periodik unsur.
Indikator Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (IKTP):
Sifat-sifat Keperiodikan unsur
Diskusi Kelompok:
Sifat Keperiodikan Unsur (Jari-jari Atom)
LKPD : Jari-jari Atom
https://drive.google.com/drive/folders/1jRfXEaNQyXqRsZzFR73xQ7HVyFp0qUYz
LKPD Buku Lab: halaman 40-41
1. Jari-jari Atom
Jari-Jari Atom →
jarak dari inti hingga kulit elektron terluar.
Ditentukan :
Dalam 1 Golongan:
Dalam 1 Periode:
Dalam satu periode dari kiri ke kanan,
jari-jari atom cenderung menurun karena → meningkatnya kekuatan inti atom menarik elektron, khususnya elektron paling luar.
Jari-jari ion
Contoh :
13Al : 2 8 3 (kulit: 3)
13Al3+ : 2 8 (kulit: 2)
Jumlah kulit berkurang,
Jari-jari mengecil.
+
Contoh :
16 S : 2 8 6 (elektron valensi = 6)
16 S 2- : 2 8 8 (elektron valensi = 8)
Gaya tolak-menolak antar
Elektron bertambah,
jari-jari bertambah besar.
Diskusi Kelompok : Sifat Keperiodikan Unsur (Energi Ionisasi)
Buku Lab : Halaman 41-42
2. Energi Ionisasi
Energi Ionisasi :
Besarnya energi yang diperlukan untuk melepas satu elektron dari suatu atom netral dalam wujud gas sehingga bermuatan +1.
Contoh:
Mg(g) + 738 kJ --> Mg+(g) + e-
Grafik energi ionisasi beberapa unsur dlm Sistem Periodik Unsur
Penyimpangan Kecenderungan Energi Ionisasi :
12Mg : (Ne) 3s2
orbital penuh (stabil)
13Al : (Ne) 3s2 3p1
orbital tidak penuh/ tdk ½ penuh
(tidak stabil)
Apabila atom tersebut akan melepaskan elektron yang kedua/ketiga, maka diperlukan energi yang lebih besar dari pada energi untuk melepaskan elektron yang pertama. Energi itu disebut energi ionisasi kedua/ketiga/…
8.4
Energi ionisasi berlanjut dari beberapa unsur
Lonjakan Besar
Diskusi Kelompok : Sifat Keperiodikan Unsur (Afinitas Elektron)
Buku Lab : Halaman 42-43
3. Afinitas Elektron
Afinitas Elektron:
energi yang menyertai penambahan 1 elektron pada satu atom netral dalam wujud gas membentuk ion bermuatan -1.
Dalam penyerapan elektron, terjadi :
(mudah menyerap elektron)
(sukar menyerap elektron)
Contoh :
AE Mg = 230 Kj/mol
AE Cl = - 349 kj/mol
Artinya:
- Dalam penyerapan elektron, Mg memerlukan energi, Cl melepaskan energi.
Afinitas elektron Unsur-unsur golongan utama (kJ mol-1)
Diskusi Kelompok : Sifat Keperiodikan Unsur (Keelektronegatifan)
Buku Lab : Halaman 43-44
4. Keelektronegatifan
Keelektronegatifan:
Kecenderungan relatif suatu unsur menarik elektron ke pihaknya dalam suatu ikatan kimia.
Nilai Kelektronegatifan unsur :
Sifat logam bergantung pada energi ionisasi.
Sifat nonlogam dikaitkan dengan keelektronegatifan.
LOGAM: kecenderungan atom melepas elektron
membentuk ion positif.
NON LOGAM: kecenderungan atom menyerap
elektron membentuk ion negatif.
5. Sifat Logam dan Non logam
Sifat logam dan nonlogam
Kereaktifan :
Kecenderungan melepas atau menarik elektron.
6. Kereaktifan
Diskusi Kelompok
LKPD : Sifat logam, Metaloid, Non logam & Kereaktifan
https://drive.google.com/drive/folders/1jRfXEaNQyXqRsZzFR73xQ7HVyFp0qUYz
Sifat-sifat Unsur Golongan Utama
JEMBATAN KELEDAI GOLONGAN UNSUR
Buku Lab : Halaman 38-39
1. Sifat Unsur Logam Alkali - IA
→ mudah melepas elektron.
→ sangat reaktif.
→ tidak terdapat bebas di alam (terdapat
dalam bentuk senyawa).
ledakan) sehingga disimpan dlm minyak tanah.
membentuk basa kuat.
Kegunaan Logam Alkali dan Senyawanya
Li : baterai.
Na : lampu tabung, cairan pendingin (coolant)
pada reaktor nuklir; garam dapur, industri
sabun dan kertas.
K : industri sabun, pupuk, kaca.
2. Sifat Unsur Logam Alkali Tanah –II A
→ Mudah melepas elektron.
→ Reaktif (kurang reaktif dr I A).
→ Elektropositif (kurang elektropositif dr I A).
- Memiliki warna nyala dalam senyawa garamnya :
Kegunaan Logam Alkali Tanah dan Senyawanya
Be : Campuran logam berilium dan tembaga
(alloy) digunakan pada pembuatan klip,
sambungan listrik, dan pegas.
Mg : kembang api, lampu blitz fotografi, obat
maag.
Ca : batu kapur, pualam, marmer, kapur sirih,
untuk pertumbuhan tulang.
Sr : kembang api (merah).
3. Sifat Unsur Halogen – VII A
→ mudah menyerap elektron.
→ sangat reaktif.
→ sangat elektronegatif.
dlm bentuk senyawa).
Br : cair
I, At : padat
Kegunaan Unsur dan Senyawa Halogen
freon/pendingin, plastik teflon.
pupuk.
fotografi.
dlm film fotografi.
4. SIFAT UNSUR GAS MULIA – VIII A
→ tidak reaktif
(sangat sukar bereaksi dengan unsur lain).
→ gaya tarik antarpartikel gas mulia sangat
kecil (titik didih dan titik lelehnya sangat rendah).
Kegunaan gas mulia
Helium
1. Pengisi balon udara karena ringan dan tidak reaktif (hidrogen yang sangat ringan, tetapi karena mudah terbakar).
2. Campuran 80% volume helium dan 20% volume oksigen : pernapasan bagi para penyelam atau yang bekerja di bawah tekanan tinggi.
Neon : Membuat lampu-lampu iklan warna merah.
Argon : Pengisi bola lampu pijar (pada temperatur tinggi argon tidak bereaksi dengan kawat wolfram, sehingga kawat lampu tidak cepat putus)
Kripton : Untuk lampu kilat foto berkecepatan tinggi.
Xenon : Untuk obat bius (bersifat anestetika).
Radon : sumber radiasi pada pengobatan penyakit kanker.
Sifat-sifat Unsur Periode ke 3
Logam | Metaloid | Non Logam | Gas Mulia | ||||
Na | Mg | Al | Si | P | S | Cl | Ar |
SIFAT LOGAM DAN NON LOGAM
Energi ionisasi
Grafik energi ionisasi unsur-unsur periode ke3
Dari kiri ke kanan energi ionisasi unsur-unsur periode ketiga cenderung meningkat
Energi ionisasi Mg lebih tinggi dari Al, dan energi ionisasi P lebih tinggi dari S. Hal ini terjadi karena konfigurasi unsur golongan IIA (Mg) dan golongan VA (P) mempunyai konfigurasi elektron yang relatif lebih stabil, yaitu konfigurasi penuh (Mg) dan setengah penuh (P)
Dari kiri ke kanan , titik leleh dan titik didih meningkat secara bertahap dan mencapai puncaknya pada golongan IVA (silikon) , kemudian turun secara drastis pada golongan VA (Phosphorus).
Titik leleh dari Na ke Al semakin meningkat karena seiring bertambahnya jumlah elektron valensi, maka ikatan logamnya semakin kuat.
P, S, Cl, dan Ar adalah molekul -molekul non polar yang memiliki gaya van der Waals yang relatif lemah. Kekuatan gaya Van der Waals bergantung kepada massa molekul relatif. Titik leleh Ar (Ar =40) < Cl2 ( Mr=71 ) < P4 ( Mr=124 ) < S8 ( Mr= 256 )
Titik leleh dan titik didih
Silikon memiliki titik leleh tertinggi, karena memiliki struktur kovalen raksasa.
Sifat-sifat Unsur Transisi periode ke 4