1 of 13

BAB VI SISTEM DAN TEKNIK KOMUNIKASI DATA DIGITAL

Model Komunikasi

Tujuan utama dari komunikasi data adalah untuk menukar informasi

antara dua perantara:

  1. Data adalah sebuah gambaran dari kenyataan, konsep atau instruksi

dalam bentuk formal sesuai untuk komunikasi, intreprestasi atau

proses oleh manusia atau oleh peralatan otomatis

  1. Informasi adalah pengertian yang diperuntukkan bagi data dengan

persetujuan pemakai data tersebut.

2 of 13

Beberapa komponen komunikasi sederhana:

1. Sistem sumber: komponen yang bertugas mengirimkan informasi,

misalnya, pesawat telepon dan Personal komputer (PC) yang

terhubung dengan jaringan. Tugas sistem sumber membangkitkan

data atau informasi dan menempatkan pada media transmisi

2. Transmiter: berfungsi mengubah informasi yang akan dikirim menjadi

bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, misalnya

pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, Pulse Code Modulation

(PCM), Contoh, modem bertugas menstransformasikan aliran bit

tersebut sebagai sinyal analog yang dapat melintasi jaringan telepon

3. Sistem transmisi: jalur transmisi tunggal atau jaringan transmisi

kompleks yang menghubungkan sistem sumber dengan sistem tujuan

sistem transmisi ini bisa kabel, gelombang elektromagnetik atau yang

lain

3 of 13

4. Sistem tujuan: sistem yang sama dengan sistem sumber tetapi

berfungsi untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan

menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap

oleh sistem tujuan. Contoh, modem yang berfungsi sebagai pesawat

penerima akan menerima sinyal analog yang datang dari jaringan atau

jalur transmisi dan mengubahnya menjadi alira bit digital agar dapat

diterjemahkan oleh komputer.

Hal-hal yang berhubungan dengan komunikasi data di antara nya adalah:

  1. Media transmisi
  2. Kapasitas data
  3. Tipe saluran transmisi
  4. Mode transmisi
  5. Protokol dan
  6. Check error atau penanganan kesalahan transmisi

4 of 13

Transmisi Analog dan Digital

  1. Sinyal Analog: disebut dengan broadband, merupakan gelombang,

gelombang elektronik yang bervariasi dan secara kontinu di transmisi

kan melalui beragam media tergantung frekuensinya dan sinyal analog

dapat diubah ke bentuk sinyal digital dengan dimodulasi terlebih

dahulu

  1. Sinyal digital: disebut dengan baeband memuat denyut voltase yang

ditrasnmisikan melalui media kawat

Perbedaan antara dua tipe sinyal ini diantaranya

Analog:

  1. Dirancang untuk suara (voice)
  2. Tidak efisien untuk data
  3. Banyak terdapat noise dan rentan kesalahan (error)
  4. Kecepatannya sangat rendah
  5. Overhead tinggi
  6. Setiap sinyal analog dapat dikonversi ke bentuk digital

5 of 13

Digital

  1. Dirancang untuk data dan suara’
  2. Informasi discrete-level
  3. Kecepatan tinggi
  4. Overhead rendah
  5. Setiap sinyal digital dapat dikonversi ke analog

Sinyal analog merupakan sinyal untuk menampilkan data analog dan

sinyal analog berupa berbagai macam gelombang elektromagnetik yang

langsung, terus menerus dan disebarkan melalui berbagai media transmisi

Data analog berupa data yang diimplikasikan melalui ukuran fisik serta

memiliki nilai berulang secara terus menerus dalam berbagai interval,

menempati spketrum frekuensi yang terbatas

Contoh, adalah suara radio, audio dan video. Suara percakapan manusia

ditemukan memiliki frekuensi berkisar antara 100 Hz-kHz dan rentang

dinamis sekita 25 dB

6 of 13

Sinyal digital merupakan sinyal untuk menampilkan data digital. Data

digital merupakan data yang memiliki deretan nilai yang berbeda dan

memiliki ciri tersendiri. Contoh, data digital adalah teks, bilangan bulat

dan karakter-karakter lain. Terdapat beberapa yang dapat dipahami

manusia tidak dapat langsung ditransmisikan dengan mudah dalam sistem

komunikasi. Data tersebut harus transmisikan dalam bentuk biner terlebih

dahulu. Jadi data tersebut ditransmisikan dalam bentuk deretan bit.

7 of 13

Permasalahan umum sinyal analog dan digital adalah:

  1. Atenuasi peningkatan atenuasi seiring dengan fungsi frekuensi
  2. Penurunan kekuatan sinyal seiring dengan fungsi jarak
  3. Pengembangan kualitas sinyal dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu

dengan amplifier untuk sinyal analog dan repeater untuk data digital

  1. Delay distorsion terjadi ketika komponen frekuensi yang berbeda ‘

berjalan pada kecepatan yang berbeda

  1. Masalah yang mendasar adalah efek noise akibat panas (thermal) dan

interferensi

8 of 13

Media transmisi diklarifikasikan sebagai:

  1. Media terpandu (guided media): gelombang-gelombang dipandu

melewati jalur fisik. Contoh, twisted pair, kabel koaksial dan serat

optik

  1. Media tak terandu (un-guided media): menyediakan suatu peralatan

untuk mentransmisikan gelombang elektromagnetik tetapi tidak

memandunya. Contoh, penyebaran melalui udara, ruang hampa udara,

dan air laut

sistem transmisi (menurut definisi ANSI):

  1. Simplex, sinyal ditransmisikan dalam satu arah saja. Stasiun yang satu

bertindak sebagai pengirim data yang lain sebagai penerima

  1. Half-duplex, kedua stasiun dapat melakukan transmisi tetapi hanya

sekali dalam satu waktu

  1. Full-duplex, kedua sistem dapat melakukan transmisi secara simultan,

medium membawa dalam dua arah pada waktu yang sama

9 of 13

Permasalah Transmisi:

  1. Atenuasi🡪kekuatan sinyal melemah karena jarak yang jauh melalui

transmisi apapun. Ada 3 pertimbangan untuk perancangan transmisi� a. Sinyal yang diterima harus mempunyai kekuatan yang cukup

sehingga dapat mendeteksi dan mengartikan sinyal tersebut\

b. Sinyal harus mencapai suatu level yang lebih tinggi dari noise agar

dapat diterima tanpa kesalahan

c. Atenuasi adalah sutau fungsi dari frekuensi

2. Distorsi oleh penundaan🡪terjadi akibat kecepatan sinyal yang

melalui medium berbeda-beda sehingga sampai penerima dengan

waktu yang berbeda. Hal ini merupakan hal kritis bagi data digital

yang dibentuk dari sinyal-sinyal dengan frekuensi-frekuensi yang

berbeda sehingga menyebabkan intersymbol interference

  1. Noise🡪tambahan sunyal yang tidak diinginkan yang masuk dimana

pun di antara pengirim dan penerima, Noise dibagi menjadi 4 kategori

Thermal noise, intermodulation noise, crosstalk, impulse noise,

10 of 13

Teknik komunikasi data digital:

  1. Transmisi asinkron🡪 metode ini adalah mencegah problem

pewaktuan dengan tidak mengirim aliran bit panjang yang tidak

putus-putusnya, melainkan data ditransmisikan per karakter pada

suatu waktu, dimana tiap karakter adalah 5 samapi 8 bit. Asinkron

adalah sederhana dan murah tetapi memerlukan tambahan 2 sampai

3 bit per karakter untuk sinkronisasi. Solusinya adalah transmisi

sinkron

  1. Transmisi Sinkron🡪banyak keuntungan dari metode sinkron, salah

satunya struktur frame yang memberi kemudahan dalam penanganan

kontrol informasi. Pada informasi tersebut terdapat kode-kode khusus

yang dibutuhkan oleh protokol komunikasi

Keuntungan transmisi sinkron;

1. Efisien dalam ukuran blok data, transmisi asinkron memerlukan

20% atau lebih tambahan ukuran

2. Kontrol informasi kurang dari 200 bit

11 of 13

3. Tranmisi Pararel:

Metode pengiriman pararel biasa digunakan pada jaringan PC atau

beberapa sistem digital lain karena memiliki proses transmisi yang lebih

cepat. Sistem ini akan lebih efektif jika digunakan untuk transmisi data

yang memiliki jarak yang tidak terlalu jauh. Jika metode ini digunakan

untuk jarak yang lebih jauh maka biaya implementasinya jauh lebih besar

dan sistem kendali yang lebih kompleks, pada dasarnya transmisi parallel

akan mengalami kesulitan dalam mengirim dan menerima data pada

saluran yang panjang

4.Transmisi Serial:

Dengan transmisi serial pengiriman data jarak jauh menjadi lebih efektif

dibanding dengan transmisi pararel. Data pararel internal komputer

dimasukkan ke pengubah parallel ke serial. Tiga masalah pokok

penyesuaian transmisi di antaranya adalah: penyesuaian bit, penyesuaian

Karakter, dan penyesuaian blok

12 of 13

5. Duplex adalah sebuah istilah dalam bidang telekomunikasi yang

merujuk kepada komunikasi dua arah, dibagi menjadi dua bagian :

1. Simplex:salah satu bentuk komunikasi antara dua dua belah pihak

di mana sinyal-sinyal dikirim secara satu arah. Metode transmisi

ini berbeda dengan metode full-duplex yang mampu mengirim dan

menerima sinyal secara sekaligus dalam satu waktu, atau half duplex

yang mampu mengirim sinyal dan menerima sinyal meski tidak

dalam satu waktu. Transmisi secara simplex terjadi di dalam

beberapa teknologi komunikasi, seperti siaran televisi atau siaran

radio

2. half-duplex merupakan sebuah mode komunikasi dimana data dapat

ditransmisikan atau diterima secara dua arah tetapi tidak dapat

secara bersama-sama. Contoh, paling sederhana adalah walkie

talkie, di mana dua penggunanya harus menekan sebuah tombol

untuk berbicara dan melepaskan tombol tersebut untuk mendengar

13 of 13

3. Full-duplex: dalam komunikasi full duplex, dua pihak yang saling

berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerma informasi

dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur

komunikasi. Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan

menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan

arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu yang berbeda

Kelemahan teknik ini adalah bahwa teknik memotong kecepatan

transmisi yang mungkin menjadi setengahnya

Standar Komunikasi Data

Semua aspek komunikasi data ditangani oleh standar internasional yang

berdasarkan rekomendasi dari ITU-T, yang dulu dikenal sebagai CCITT

(International Telegraph and Telephone Consultative Committee) untuk

komunikasi data yang meliputi jaringan telepon yang dinyatakan dengan

seri V, dan termasuk spesifikasi untuk modem, antarmuka, peralatan test

dan kualitas jalur.