1
Materi MPLS:
Gerakan Tujuh Kebiasaan
Anak Indonesia Hebat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
2
Penanaman pendidikan karakter tidak harus melalui berbagai macam teori, membangun pembiasaan, yang dengan pembiasaan itu akan terbangun kebiasaan, dari kebiasaan terbentuk kepribadian, dari kepribadian terbangun peradaban.
“
“
”
Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Mendikdasmen
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
3
Mengapa Kebiasaan?
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Agama dan kepercayaan: Kebiasaan menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan. Kebiasaan yang berlandaskan nilai-nilai agama dan kepercayaan bukan sekadar rutinitas, tetapi juga panduan hidup yang didasarkan pada keyakinan.
Perspektif psikologi: Kebiasaan terbentuk dari pola yang berulang di dalam otak. Konsep lingkaran kebiasaan (habit loop), yang terdiri dari tiga elemen utama: cue (pemicu), routine (rutinitas), dan reward (hadiah). (The Power of Habit - Charles Duhigg)
Perspektif sosiologi: Kebiasaan seseorang dipengaruhi oleh lingkungan sosial. Kebiasaan terbentuk melalui norma, etika, dan nilai-nilai yang berlaku di komunitas tertentu, tidak hanya sekadar sesuatu yang dilakukan berulang kali, tetapi juga merupakan hasil dari pembelajaran sosial yang membentuk cara berpikir dan bertindak seseorang. (Konsep Habitus Pierre Bourdieu)
Neuroscience: Kebiasaan berkaitan erat dengan ganglia basalis, bagian otak yang mengatur pola perilaku otomatis. Semakin sering suatu tindakan dilakukan, semakin kuat jalur saraf yang mendukung kebiasaan itu, sehingga kebiasaan menjadi lebih melekat dan sulit dihilangkan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
4
Proses Pembentukan Karakter (Kepribadian)
KONSISTENSI dalam usaha kecil sekalipun akan membuahkan hasil besar. Setiap perubahan yang terjadi itu diawali dengan langkah kecil yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan sehingga menghasilkan manfaat dan dampak yang dapat dirasakan baik secara personal maupun lebih luas lagi.
KOLABORASI satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, media, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk mengambil peran aktif dalam menanamkan
nilai-nilai karakter pada anak-anak Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
5
Generasi Emas Indonesia (Sehat, Cerdas, Berkarakter)
Kelemahan/Tantangan
Perkembangan Teknologi
Generasi Instan
Penurunan Karakter
Peserta Didik
Kejahatan/Kekerasan dalam dunia pendidikan
Menurunnya pemahaman terhadap budaya lokal
Sehat Fisik, Mental
Cerdas dan Kreatif
Peduli dan
Tanggung Jawab Sosial
Bangun Pagi
Berolahraga
Makan Sehat dan Bergizi
Gemar Belajar
Bermasyarakat
1
3
Tidur Cepat
Problematika Kesehatan Fisik dan Psikis (Judi Online, Obesitas, Adiktif Gawai, Kesehatan Mental, Pornografi, Narkoba)
Urgensi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Solusi
Implementasi
Capaian
1
2
3
4
5
6
Beribadah
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
6
Melalui Pembiasaan
Gerakan untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan positif pada anak-anak Indonesia sejak dini. Mendukung penguatan karakter utama bangsa dan mendukung tercapainya delapan dimensi profil lulusan.
Bangun pagi
Berolahraga
Gemar
Belajar
Beribadah
Makan Sehat dan Bergizi
Bermasyarakat
Tidur Cepat
2
3
4
5
6
7
Sekolah
Keluarga
Masyarakat
Media
Melalui Pelibatan Catur Pusat Pendidikan
Dengan Metode Pembiasaan yang Penuh Kesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
1
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
7
Bangun pagi adalah aktivitas seseorang untuk bangun dari tidur pada waktu pagi, biasanya antara pukul 04.00 hingga 06.00. Kebiasaan bangun pagi memiliki banyak manfaat positif, baik untuk kesehatan fisik maupun mental
Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Beribadah adalah bentuk pengabdian, penghormatan, dan ketaatan seseorang kepada Tuhan sesuai dengan ajaran agama atau keyakinan yang dianutnya. Ibadah dapat berupa aktivitas fisik, ucapan, maupun sikap hati yang ditujukan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, mensyukuri nikmat-Nya, memohon petunjuk, atau menjalankan perintah sebagai basis moral dan budi pekerti luhur.
Berolahraga adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara terencana dan terstruktur untuk meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga kesehatan, dan meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup. Olahraga bisa melibatkan gerakan ringan hingga intens yang bertujuan melatih kekuatan, daya tahan, fleksibilitas atau koordinasi tubuh
Makan sehat dan bergizi adalah pola makan yang mencakup konsumsi makanan yang memberikan gizi lengkap dan seimbang untuk memenuhi kebutuhan tubuh, sehingga mendukung kesehatan fisik dan mental. Makan sehat melibatkan pemilihan jenis makanan, porsi yang sesuai, dan pengaturan waktu makan yang teratur.
Gemar belajar adalah kebiasaan atau sikap seseorang yang memiliki rasa senang, antusias, dan keinginan kuat untuk terus menambah pengetahuan, keterampilan, atau wawasan baru, baik secara formal maupun informal. Gemar belajar menjadi salah satu kunci pengembangan diri yang berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan di berbagai aspek kehidupan
Bermasyarakat adalah hidup bersama dalam suatu kelompok atau komunitas, di mana individu saling berinteraksi, bekerja sama, dan berperan sosial tertentu untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dan saling mendukung. Bermasyarakat melibatkan nilai-nilai, norma, dan etika yang menjadi pedoman dalam menjalani hubungan antar individu
Tidur cepat adalah aktivitas tidur pada awal malam untuk menjaga kebugaran fisik dan mental, sekaligus untuk menjaga agar bisa bangun di pagi hari lebih awal.
Bangun Pagi
Bangun Pagi
Bangun pagi adalah aktivitas bangun antara pukul 04.00 - 06.00.
Manfaat Bangun Pagi
Cara Penerapan
Beribadah
Pengabdian, penghormatan, dan ketaatan kepada Tuhan
sesuai ajaran agama dan kepercayaan masing-masing
Cara Penerapan
Beribadah
Manfaat Beribadah
Berolahraga
Aktivitas fisik untuk kebugaran, kesehatan, dan kualitas hidup.
Di sekolah
Di rumah
Cara Penerapan
Berolahraga
Manfaat Berolahraga
Makan Sehat dan Bergizi
Pola makan teratur dengan gizi lengkap dan seimbang.
.
Makan Sehat dan Bergizi
Manfaat Makan Sehat & Bergisi
Cara Penerapan
Gemar Belajar
Kebiasaan menambah pengetahuan, keterampilan, dan wawasan dengan senang, antusias, dan berkeinginan kuat.
Gemar Belajar
Manfaat Gemar Belajar
Cara Penerapan
Bermasyarakat
Interaksi sosial, kerja sama, dan keterlibatan dalam kegiatan sosial, budaya, atau lingkungan.
Bermasyarakat
Manfaat Bermasyarakat
Cara Penerapan
Tidur Cepat
Kebiasaan tidur tepat waktu dan tidak larut malam antara pukul 20.00 hingga paling lambat pukul 22.00.
Tidur Cepat
Manfaat Tidur Cepat
Cara Penerapan
Buku Sehari Satu Dongeng:
Kumpulan Dongeng Delapan Dimensi Profil Lulusan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
#SehatCerdasBerkarakter
Pusat Penguatan Karakter
15
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Buku Kiat Jitu Implementasi
Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Orang Tua dan Guru Jenjang PAUD-SMA/K
Program dan Konten Gerakan 7KAIH
Daftar Putar Album Lagu 7 KAIH
Album Lagu 7KAIH
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
#SehatCerdasBerkarakter
Pusat Penguatan Karakter
16
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Program dan Konten Gerakan 7KAIH
Tautan: bit.ly/album7kaih
Jingle MPLS Ramah (Hari Baru)
Jeda Ceria 2.0
Pada tanggal 9 Juli 2025, Puspeka merilis lagu jingle MPLS Ramah yang berjudul Hari Baru, lagu ini diciptakan oleh Mendikdasmen, Abdul Mu’ti diaransemen oleh Dwiki Dharmawan dan dinyanyikan oleh Claudy Qaila Sakhi.
17
Melaksanakan senam pagi Anak Indonesia Hebat minimal dua kali dalam seminggu untuk membangkitkan semangat dan meningkatkan kebugaran fisik agar peserta didik siap belajar dengan energi positif;
Menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk cinta tanah air, menumbuhkan rasa kebangsaan, dan mempererat persatuan antar peserta didik;
Berdoa bersama sesuai keyakinan masing-masing untuk bersyukur, memohon kelancaran pembelajaran, dan memperkuat nilai spiritual dan toleransi antar peserta didik.
Pertemuan Pagi Ceria
SE Mendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025 (Dalam rangka Hari Anak Nasional 2025)
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
18
misalnya: pramuka dan kepanduan lainnya, Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS), Palang Merah Remaja (PMR), Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dan lainnya;
Gerakan Kepanduan dan Ekstrakurikuler Penguatan Karakter
misalnya: Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR), kegiatan penguasaan keilmuan dan kemampuan akademik, penelitian, dan lainnya;
misalnya: pengembangan bakat olahraga, seni dan budaya, pecinta alam, jurnalistik, teater, teknologi informasi dan komunikasi, rekayasa, dan lainnya;
misalnya: pesantren kilat, ceramah keagamaan, retret, membaca dan/atau menulis kitab suci (Al-Quran, Injil, Weda, Tripitaka, dan Si-Shu), dan buku-buku keagamaan, dan lainnya;
dan bentuk kegiatan lainnya.
Krida
Karya ilmiah
Latihan olah-bakat atau latihan olah-minat,
Keagamaan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 Pasal 22
Ekstrakurikuler adalah kegiatan pengembangan karakter dalam rangka perluasan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama, dan kemandirian Peserta Didik secara optimal yang dilakukan dengan bimbingan dan pengawasan Satuan Pendidikan.
19
Prestasi Seni dan Olahraga
Prestasi bidang olahraga ataupun seni merupakan prestasi non akademik.
Prestasi ini diperoleh dari pengembangan bakat dan minat peserta didik.
Indonesia bisa mencapai generasi emas 2045 jika anak-anak terus mengembangkan kreativitas, bakat, dan keunggulan mereka. Dalam menghadapi dunia yang terus berubah, hanya mereka yang bertalenta, yakni memiliki tekad dan mampu berinovasi, yang akan bertahan dan maju.
Prestasi Akademik
Prestasi akademik adalah hasil yang dicapai siswa dalam proses pembelajaran ataupun yang diperoleh dari memenangkan kompetisi yang berkaitan erat kognitif.
Prestasi Kepemimpinan
Prestasi kepemimpinan merupakan prestasi non akademik. Prestasi ini diperoleh dari keaktifan siswa di organisasi kesiswaan, seperti OSIS, Pramuka, ataupun berbagai Ekstrakurikuler di sekolah.
Pengembangan Talenta dan Prestasi melalui Ekstrakurikuler
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Pusat Penguatan Karakter
#SehatCerdasBerkarakter
Puspeka bekerja sama dengan para penulis (Pembina Pramuka) telah menyusun Modul Penguatan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Kegiatan Kepramukaan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Tautan : https://bit.ly/pramuka7kaih
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Stimulasi Mengisi Catatan Harian
15 menit
Paparan Singkat Cara Mengisi Catatan Harian
5 menit
Aktifitas
10 menit
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Apa Catatan Harian?
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Siswa
Buku Harian/Jurnal 7 Kebiasan
Guru Orang Tua
Masyarakat
Keluarga
Satuan Pendidikan
Media
Catatan Harian adalah alat yang digunakan untuk menulis, mencatat, dan merefleksikan pengalaman hidup, perasaan, serta pemikiran yang muncul dalam keseharian.
Kenapa Catatan Harian?
Cara Mengisi Catatan Harian
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
#CerdasBerkarakter
| @cerdasberkarakter.kemdikdasmen | Cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id
Ayo Buat Catatan Harian Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat !!!
Contoh catatan harian
Media Sosial Pusat Penguatan Karakter
CERDASBERKARAKTER.KEMENDIKDASMEN.GO.ID
CERDASBERKARAKTER.KEMDIKDASMEN
CERDASBERKARAKTER
CERDASBERKARAKTER KEMENDIKDASMEN RI
CERDASBERKARAKTER KEMENDIKDASMEN RI
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
CERDASBERKARAKTER.DIKDASMEN.GO.ID
CERDASBERKARAKTER.KEMDIKDASMEN
CERDASBERKARAKTER
TERIMA KASIH