Prinsip-Prinsip Belajar Dan Asas Pembelajaran Ilmu Komputer
A, Prinsip-prinsip Belajar
dengan minat, motivasi dapat bersifat internal artinya datang dari diri sendiri, dan bersifat eksternal yang datang dari orang lain. Motivasi adalah tenaga yang menggerakkan dan mengarahkan aktivitas seseorang. Dibedakan motif intrinsik (tenaga pendorong yg sesuai dgn perbuatan yg dilakukan) contoh mahasiswa dgn serius belajar didorong oleh keinginan naik kelas dan mendapatkan ijazah dan ekstrinsik (tenaga pendorong yg ada di luar perbuatan yag dilakukannya ) contoh seorang mahasiswa belajar di LPK karena orangtua ingin anaknya menjadi guru.
2. Keaktifan🡪mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu yakni kegiatan fisik bisa berupa membaca, mendengar, menulis, berlatih keterampilan-keterampilan dsb
5. Tantangan 🡪situasi belajar siswa mengalami hambatan yaitu mempelajari bahan belajar, maka timbulah motif untuk mengatasi hambatan itu yaitu dengan mempalari bahan pelajaran tsb. Menggunakan metode eksperimen, inkuiri, discovery
6. Balikan dan Penguatan🡪mencoba menghindar peristiwa vtidak menyenangkan, maka penguatan negatif (escape conditioning), format sajian berupa tanya jawab,diskusi, eksperimen, metode penemuan, merupakan cara belajar mengajar yang memungkinkan terjadinya balikan dan penguatan. Balikan segera diperoleh siswa setelah belajar melalui metode-metode ini akan membuat mereka belajar giat dan bersemangat
7. Perbedaan Individual🡪berpengaruh cara dan hasil belajar
Implikasi prinsip-prinsip bagi mahasiswa dan dosen:
1. Perhatian dan motivasi 🡪implikasi prinsip motivasi belajar yang ada pada diri mereka harus dikembangkan dan dibangkitkan secara terus menerus
2. Keaktifan🡪untuk dapat memproses dan mengolah perolehan belajarnya secara efektif, pebelajar dituntut aktif secara fisik, intelektual dan emosional
3. Keterlibatan🡪perilaku keterlibatan mahasiswa secara langsung dalam kegiatan belajar pembelajar dapat diharapkan mewujudkan keaktifan siswa
4. Pengulangan🡪penguasaan secara penuh dari setiap langkah memungkinkan belajar secara keseluruhan lebih berarti
5. Tantangan🡪bentuk-bentuk perilaku mahasiswa yang merupakan implikasi dari prinsip tantangan ini di antaranya adalah melakukan eksperimen, melaksanakan tugas terbimbing maupun mandiri atau mencari tahu pemecahan suatu masalah
6. Balikan dan penguatan🡪memperoleh balikan penguatan bentuk-bentuk perilaku mahasiswa yang memungkinkan di antaranya adalah dengan segera mencocokkan jawaban dengan kunci jawaban, menerima kenyataan terhadap skor/nilai yang dicapai, atau menerima teguran dari dosen/orang tua karena belajar yang jelek.
7. Perbedaan individual🡪setiap mahasiswa mempunyai karateristik yang berbeda-beda denga yang lain.
b. Implikasi Prinsip-prinsip Belajar bagi Dosen�Kesadaran adanya prinsip-prinsip belajar yang terwujud dalam perilaku dosen, dapat diharapkan adanya peningkatan kualitas pembelajaran yang diselenggarakan:�1. Perhatian dan motivasi🡪�* dosen menggunakan metode secara bervariasi’�* dosen menggunakan media sesuai dengan tujuan belajar dan materi � yang diajarkan�* dosen menggunakan gaya bahasa yang tidak monoton�* dosen mengemukakan pertanyaan-pertanyaan membimbing� Sedangkan implikasi prinsip motivasi bagi dosen tertampak pada � perilaku-perilaku yang di antaranya adalah:�* memilih bahan ajar sesuai minat mahasiswa�* menggunakan metode dan teknik mengajar yang disukai mahasiswa�* memberikan pujian verbal atau non verbal terhadap mahasiswa yang � memberikan respon terhadap pertanyaan yang diberikan�* memberitahukan nilai guna dari mata kuliah yang sedang dipelajari� ����
2. keaktifan🡪 dosen memberikan kesempatan belajar kepada para mahasiswa, memberikan peluang dilaksanakannya implikasi prinsip keaktifan bagi dosen secara optimal.
�
3. Keterlibatan langsung/berpengalaman
5. Tantangan🡪 Dalam kegiatan pembelajaran dapat diwujudkan
oleh dosen melalui bentuk kegiatan, bahan, dan alat pembelajaran
yang dipilih untuk kegiatan pembelajaran. Perilaku dosen
merupakan implikasinya prinsip tantangan di antaranya adalah:
kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukannya secara
individual atau dalam kelompok (3-4 orang)
membutuhkan informasi dari orang lain di luar sekolah sebagai
sumber informasi
pelajaran yang selesai disajikan
yang memperhatikan kebutuhan mahasiswa untuk mendapatkan tantangan di dalamnya.
prinsip, dan generalisasi sendiri.
* Dosen merancang dan mengelola kegiatan diskusi
�
6. Balikan dan penguatan
pertanyaan yang telah dijawab mahasiswa secara benar ataupun
salah
kepada mahasiswa pada waktu yang telah ditentukan
makalah, laporan, klipping pekerjaan rumah berdasarkan hasil
koreksi dosen terhadap hasil kerja pembelajaran
oleh dosen, terhadap hasil kerja pembelajaran
setiap mahasiswa berdasarkan faktor yang dicapai dalam tes
menyelesaikan tugas.
kepada mahasiswa berdasarkan skor yang dicapai dalam tes
�
7.Perbedaan individual
Dosen mampu melayani setiap mahasiswa sesuai karateristik mereka
per orang:
pembelajaran
menentukan perlakuan pembelajaran yang tepat bagi mahasiswa
yang bersangkutan
yang membutuhkan
Pembelajaran inkuiri disebut dengan model pembelajaran penemuan
Pembelajaran inkuiri membuat siswa untuk bisa mencari dan
menyelidiki suatu masalah dengan cara yang sistematis, kritis, logis, dan
dianalisis dengan baik
Model pembelajaran ini akan membuat mahasiswa lebih banyak
berdisikusi untuk memecahkan masalah🡪cocok untuk pembelajaran
berbasis logika🡪IPA, IT, matematika, fisika, kimia karena mahasiswa
dituntut untuk meneliti suatu hal dengan lebih kritis
Langkah-langkah pembelajaran inkuiri:
Kesimpulan:
masalah kelompok
mahasiswa mencari semua data dan menyimpulkan sendiri.
Pengertian model pembelajaran inkuiri
Bagaimana langkah-langkah model pemebelajaran inkuiri dalam
Implementasinya pada pembelajaran komputer
(pilih sendiri)