1 of 22

PEMBANGUNAN AGRIBISNIS

2 of 22

  • Merupakan ‘Grand Strategy’ pembangunan Sentra Agribisnis

  • Merupakan bagian dari Rencana Strategis Pembangunan
  • Berisi kebijakan dan program

  • Diharapkan menjadi komitmen bersama

3 of 22

Nuhfil Hanani

PEMBANGUNAN EKONOMI :

SEKTOR PERTANIAN SEBAGAI IBU DARI PEMBANGUNAN EKONOMI

Mendorong dan menciptakan

Penyerapan tenaga kerja, Bahan Baku, dll

Pertumbuhan

Sektor non pertanian

Pertumbuhan

Sektor pertanian

Pertumbuhan ekonomi

4 of 22

ANGKATAN KERJA

DI PEDESAAN

INDUSTRIALISASI

PERTANIAN

BERBASIS

VALUE ADDED

(AGRICULTURE

VALUE ADDED )

PENGEMBANGAN

INDUSTRIALISASI

PEDESAAN

PENCIPTAAN

PELUANG KERJA

PEDESAAN

5 of 22

Nuhfil Hanani

PENYERAPAN TENAGA KERJADI INDONESIA HANYA BERTUMPU PADA SEKTOR PEFRTANIAN TANAMAN PANGAN

Produktifitas TK sektor

pertanian tanaman

Pangan rendah

Penyerapan sektor

pertanian tanaman

pangan

Angkatan kerja

Kemiskinan

Pengangguran

tak kentara

Urbanisasi dan

migrasi

Penyerapan tenaga

kerja sektor

di pedesaan rendah

6 of 22

Nuhfil Hanani

Peningkatan

Pertanian

Tanaman pangan

Roadmap Pembangunan Ekonomi

AGRIBISNIS

NON PERTANIAN

TANAMAN PANGAN

INDUSTRI PEDESAAN

WAKTU

AGRIBISNIS

PERTANIAN

TANAMAN PANGAN

AGRIBISNIS

NON PERTANIAN

TANAMAN PANGAN

INDUSTRI ALISASI PEDESAAN

Akan datang

Saat ini

7 of 22

RENCANA PEMBANGUNAN PERTANIAN

  1. Analisis Lingkungan Strategis
  2. Arah Pembangunan
  3. Visi, Misi, Tujuan, Sasaran
  4. Program

8 of 22

9 of 22

FOKUS PERHATIAN DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN

Masa depan daya saing dan bisnis pertanian

2

Masa depan kelestarian sumberdaya pertanian

4

Masa depan petani

1

Masa depan nilai tambah sektor pertanian

3

Masa depan ketahanan pangan

5

10 of 22

PILIHAN MODEL PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN

KEGIATAN

EKONOMI

LAINNYA

KEGIATAN

EKONOMI

LAINNYA

FOREWARD EFFECT

BACKWARD EFFECT

OUTPUT/

INPUT

OUTPUT/

INPUT

INDUSTRIALISASI

SEKTOR

PERTANIAN

11 of 22

Sub-sistem

INPUT

Sub-sistem

USAHATANI

Sub-sistem

Pengolahan

Penyediaan lembaga pendukung

    • Perkreditan/permodalan,
    • Penelitian
    • Lembaga Penyuluhan,dll

Regulasi Pemerintah

    • Anggaran Pembangunan
    • Harga input & Ouput
    • Pemasaran dan perdagangan
    • SDM

Sub-sistem

Pemasaran

SISTEM AGRIBISNIS

PENDEKATAN INDUSTRIALISASI PERTANIAN

12 of 22

Sub-sistem

INPUT

Sub-sistem

USAHATANI

Sub-sistem

Pengolahan

Sub-sistem

Pemasaran

Bisnis

INPUT

Bisnis

Hasil

Usahatani

Bisnis

Agroindustri

Bisnis

Trading

  • Benih /bibit
  • Pupuk
  • Pestisisida
  • Alat & mesin penunjang usahatani
  • Alat & mesin pasca panen dan pengolahan
  • Usaha tanaman pangan dan hortikultura
  • Usaha Perkebunan
  • Usaha Peternakan
  • Usaha Perikanan
  • Dll
  • Industri makanan
  • Industri minuman
  • Industri bio farmaka
  • Industri agrowisata
  • Industri estetika
  • Industri lainnya
  • Dll
  • Informasi pasar
  • Promosi
  • Distribusi
  • Pasar
  • Kerjasama perdangan
  • Kelembagaan pemasaran
  • Dll

13 of 22

STRATEGI

Agribisnis berbasiskan komoditas unggulan

Pengendalian sumberdaya alam

    • Konservasi sumberdaya alam
    • Perlindungan sumberdaya alam, dll
    • Sistem pertanian ramah lingkungan

Bisnis input produksi

Bisnis usahatani

Bisnis Agroindustri

Bisnis dalam trading

Pembanguna Agribisnis berkelanjutan

Penyediaan lembaga pendukung

    • Perbankkan,
    • Paket teknologi/Penelitian
    • Lembaga Penyuluhan,dll

Regulasi Pemerintah

    • Produksi
    • Harga input & Ouput
    • Pemasaran
    • SDM

Faktor Kunci

    • Jaminan pasar
    • Tersedianya sarana produksi lokal
    • Adanya kredit produksi
    • Akses distribusi
    • Paket teknologi dan Penyuluhan
    • Pembangunan Infrastruktur Pertanian
    • Pembangunan agoindustri & entreprneurship
    • Penguatan kelembagaan pedesaan

Faktor Pendukung

    • Pembangunan indutri non pertanian
    • Fasilitas kesehatan & pendidikan
    • Keluarga berencana
    • Pemerintahan lokal
    • Pembangunan sosial dan keagamaan

14 of 22

KEBIJAKAN

  1. Mendorong pembangunan pertanian dalam Sistem agribisnis yang berkelanjutan;
  2. Meningkatkan daya saing, nilai tambah dan bisnis pertanian
  3. Mewujudkan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi dan penganekaragaman konsumsi;
  4. Mendorong peningkatan peran sektor pertanian terhadap perekonomian
  5. Meningkatkan akses pelaku usaha pertanian terhadap sumberdaya dan pelayanan;

15 of 22

  1. Peningkatan daya saing, nilai tambah dan bisnis pertanian
  2. Peningkatan layanan dan posisi tawar petani dan pelaku agribisnis
  3. Pengembangan sektor pertanian sebagai pusat pertumbuhan daerah
  4. Pemantapan Ketahanan pangan
  5. Pelestarian sumberdaya pertanian

PROGRAM

16 of 22

  1. Penyusunan peta pewilayahan komoditas
  2. Meningkatkan produktifitas dan diversifikasi usaha pertanian
  3. Mengembangkan teknologi agribisnis spesifik lokasi
  4. Penyuluhan, pendampingan, pendidikan dan pelatihan kewirausahaan
  5. Meningkatkan mutu produk usahatani
  6. Meningkatkan usaha-usaha agribisnis orientasi pasar global

Peningkatan daya saing

17 of 22

  1. Mengembangkan usaha industri hulu
  2. Mengembangkan industri pengolahan hasil hasil pertanian
  3. Promosi produk unggulan komoditas primer maupun olahan ke pasar internasional
  4. Mengembangkan pusat-pusat pasar agribisnis
  5. Pengembangan kerjasama dan perdagangan antar regional maupun internasional
  6. Mengembangkan biofarmaka

Peningkatan nilai tambah dan bisnis pertanian

18 of 22

Peningkatan layanan dan posisi tawar

  1. Memantapkan kelembagan petani
  2. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani dan pelaku agribisnis baik dalam usahatani maupun agroindustri
  3. Meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap inovasi teknologi, perkreditan, sarana produksi, maupun informasi pasar
  4. Pengembangan teknologi mekanisasi pertanian untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi, serta pemanfaatan sumberdaya energi terbarukan
  5. Meningkatkan jalinan kerjasama kelompok tani dengan pengusaha yang saling menguntungkan
  6. Meningkatkan partisipasi kelembagaan masyarakat/petani dalam pengambilan keputusan kebijakan pemerintah
  7. Pengembangan pusat layanan teknologi agribisnis
  8. Pengembangan pusat layanan perkreditan dan sarana produksi agribisnis
  9. Meningkatkan koordinasi pembangunan agribisnis dengan pembangunan wilayah( pedesaan)
  10. Meningkatkan dan mengembangkan dukungan infrastruktur pendukung dari sektor non pertanian (pasar, irigasi, jalan, listrik, dll)
  11. Pengembangan pola kemitraan usaha di bidang pertanian
  12. Pengembangan pola contract farming

19 of 22

Pengembangan Sektor Pertanian Sebagai Pusat Pertumbuhan Daerah

  1. Mengembangkan kawasan-kawasan komoditas unggulan di setiap wilayah
  2. Pengembangan agroindustri di kawasan sentra produksi
  3. Meningkatkan investasi agribisnis pada setiap wilayah
  4. Mengembangkan agropolitan
  5. Mengembangkan agrowisata
  6. Mengembangkan urban agriculture

20 of 22

Pemantapan Ketahanan pangan

  1. Meningkatkan dan memantapkan ketersediaan pangan
  2. Pengembangan sumber pangan alternatif lokal
  3. Meningkatkan akses pangan khususnya pada kelompok masyarakat rawan pangan
  4. Percepatan diversifikasi konsumsi pangan non beras
  5. Stabilisai harga pangan
  6. Penguatan lembaga ketahanan pangan masyarakat
  7. Pengembangan teknologi pengolahan pangan tradisional
  8. Pengembangan sistem kewaspadaan pangan dan gizi

21 of 22

Pelestarian sumberdaya pertanian

  1. Penataan dan pemantapan tata ruang untuk mengurangi laju konversi lahan produktif
  2. Rehabilitasi, pemeliharaan dan optimasi pemanfaatan infrastruktur produksi pertanian
  3. Konservasi dan Rehabilitassumberdaya lahan dan air pada daerah aliran sungai (DAS)
  4. i sumberdaya lahan dan air pada daerah aliran sungai (DAS)
  5. Bimbingan teknis sistem produksi pertanian (Good Agriculture Practices/GAP
  6.  Mengembangkan pertanian ramah lingkungan (pertanian organik dan agroforestry)
  7. Mengembangkan sistem pertanian tanaman sela (kehutanan dan perkebunan
  8. Membina kelompok pemakai Air
  9. Melakukan perbaikan dan meningkatkan jaringan pengairan
  10. Mengembangkan pola kemitraan petani dengan Perhutani dalam usahatani berkelanjutan
  11. Pemberdayaan ekonomi petani pada daerah kawasan hutan melalui pengembangan usaha-usaha non farming

22 of 22

Kita harus berkemampuan techno-entrepreneurship agar bisa berinovasi, menciptakan karya , peluang bekerja dengan etos kerja dan kesetiawan an yang tinggi, untuk mengurangi ketergantungan terhadap asing, dalam rangka menyongsong masa datang yakni kebanggaan terhadap produk dan bangsa Indonesia