1 of 13

CIRCULATION �Syok Hemoragic

1

2 of 13

PEMBAHASAN

11

1

Syok

3

Penanganan Syok

2

Pengkajian Syok

4

Manajemen Syok

5

Penatalaksanaan Syok

3 of 13

Definisi

Syok adalah kegagalan sirkulasi akut yang menyebabkan penurunan pasokan Nutrisi dan Oksigen ke seluruh tubuh

4 of 13

Patofisiologi

Perfusi dalam tubuh dipengaruhi 4 hal

  1. Sistim Vaskularisasi yang utuh
  2. Sistem pertukaran gas yang adekuat
  3. Volume cairan adekuat dalam pembuluh darah
  4. Fungsi pompa yang baik

5 of 13

PENGKAJIAN

Syok Terkompensasi

  1. Kelemahan : penurunan volume darah
  2. Haus
  3. Pucat
  4. Tachicardia
  5. Tachipnoe
  6. Penurunan volume urine
  7. Weakenend peripher pulseles

Syok Tak Terkompensasi

  1. Hipotensi
  2. Perubahan status mental
  3. Cardiac arrest

Respon yang terjadi sesaat setelah masa Syok pada pasien dapat dibagi menjadi EARLY dan LATE syok

6 of 13

PENGKAJIAN….

EARLY SYOK

LATE SYOK

Kehilangan 15–25 % volume

darah. Kondisi ini dapat meng-

akibatkan tachicardia, pucat,

penyempitan nadi, haus, kele-

mahan dan keterlambatan CRT

Kehilangan 30–45 % volume

darah. Kondisi ini dapat meng-

akibatkan hipotensi secara cepat

,kemampuan tubuh untuk meng-

kompensasi gagal

7 of 13

Derajat syok

Kls I

Kls II

Kls III

Kls IV

Kehilangan

darah/cc

<750

750-1500

1500-2000

>2000

Darah

hilang/%EBV

<15

15-30

30-40

>40

Nadi

<100

>100

>120

>140

Tekanan darah

Normal

Normal

Menurun

Menurun

Tekanan nadi

Normal;meningkat

Menurun

Menurun

Menurun

Respirasi

14-20

20-30

30-40

>35

Produksi urin (cc)

>30

20-30

5-15

tidak ada

Kesadaran

Agak gelisah

Gelisah

Gelisah + bingung

Bingung + latergi

8 of 13

Tata Laksana Penanganan Syok Hemoragik

Resusitasi Cairan (Point Penting)

  1. Minimalkan penggunaan cairan Intra Vena
  2. Resusitasi Cairan menggunakan Prinsip 3 : 1 tidak lagi disarankan
  3. Berikan cairan IV hanya untuk pasien HIPOTENSI (Misal MAP < 65 atau kelas syok 3 dan 4)
  4. Terapi cairan awal 1 liter (dewasa) dan 20cc/kgBB untuk anak dengan BB < 40 kg jika terjadi hipotensi
  5. Jika tanpa hipotensi, cairan yang diberikan 500 cc, selanjutnya disesuaikan dengan respon pasien
  6. Target resusitasi : Hipotensi resusitasi (MAP 65 mmHg atau SBP 90 mmHg)

9 of 13

  • Stabilkan Airway;
  • Stabilkan Oksigenasi dan Ventilasi;
  • Control Perdarahan;
  • Pertahankan sirkulasi melalui denyut jantung yang memadai dan volume intra vaskular yang adekuat

Manajemen Syok

10 of 13

Tanda Keberhasilan Resusitasi

OTAK = kembalinya kesadaran

GINJAL = Bertambahnya Vol. Urine

KULIT = Ekstremitas Hangat

JANTUNG = Nadi teraba baik

11 of 13

Daftar Pustaka

12 of 13

You are never too old to learn.�(Tidak ada kata tua untuk belajar.)

13 of 13

Thanks!

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik