1 of 23

�Pengantar Ekonomi Proyek

2 of 23

Profesi Engineering

Profesi dimana pengetahuan matematika dan science yang diperoleh dari studi, pengalaman, dan praktek diaplikasikan dengan pertimbangan nalar untuk mengembangkan berbagai cara penggunaan bahan dan kekuatan alam secara ekonomi agar bermanfaat bagi manusia

Sukses seorang engineer akan tergantung pada kemampuannya untuk menguasai hal-hal yang berkaitan dengan hukum-hukum yang berlaku di alam fisika, tapi berharga tidaknya apa yang secara teknis dia hasilkan dalam penguasaan fisik ini akan diukur dalam analisa ekonomis

3 of 23

  • Teknologi dan lingkungan sosial mengalami perubahan yang sangat cepat ditunjang oleh ilmu pengetahuan (science) dan keteknikan (engineering) sehingga dapat menghasilkan berbagai macam produk.

​

  • Pencapaian suatu produk tidak dapat dibentuk tanpa biaya.

​

  • Pertanyaan mendasar dalam menghasilkan suatu produk : Apakah manfaat melebihi biaya ?

​

4 of 23

Konsep dan Ruang Lingkup

Konsep Keteknikan (ENGINEERING)

Konsep Dasar ECONOMICS

Apa itu ENGINEERING ECONOMY

​

​

5 of 23

Studi tentang bagaimana sumber daya yang terbatas dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. ����� �Studi tentang bagaimana individu dan masyarakat melakukan pemilihan dalam penggunaan sumber daya yang terbatas. �

Economics

6 of 23

“Studi yang mempelajari bagaimana manusia dan kelompok masyarakat melakukan pemilihan alternatif dengan atau tanpa uang untuk memanfaatkan sumber daya produktif yang langka dan mempunyai alternatif penggunaan untuk memproduksi berbagai variasi komiditi dan distribusinya untuk dikonsumsi (saat ini atau masa depan) diantara berbagai orang dan kelompok dalam masyarakat”

​

KONSEP DASAR EKONOMI

7 of 23

  • menganalisis, menjelaskan keterkaitan problem ekonomi: pengangguran, inflasi, tingkat harga dan problem produksi
  • peningkatan produktivitas dan pemanfaatan sumber daya langka.
  • memberi petunjuk kebijakan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi ekonomi (fiskal, moneter, pertumbuhan ekonomi............)
  • menjawab problem ekonomi: barang apa yang akan diproduksi, jumlahnya berapa
  • bagaimana cara memproduksi, oleh siapa dengan sumber daya apa, untuk siapa
  • barang tersebut akan diproduksi, siapa yang menikmati dan memanfaatkannya

​

KONSEP DASAR EKONOMI

MANFAAT

8 of 23

KONSEP DASAR EKONOMI

Benda dan Jasa Ekonomis

Segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan manusia

dalam ekonomi

​

Nilai (Value)

Ukuran guna/manfaat:nilai yang bisa diperoleh dari suatu

benda dan jasa ekonomis

​

Utilitas (Utility)

Ukuran kemampuan dari benda (jasa dan produk) ekonomis

utuk dapat memenuhi/memuaskan kebutuhan manusisa

  • element utility : elemen yang terkandung didalamnya
  • utility of form : perubahan bentuk
  • utility of place : tempatnya
  • utility of time : waktu konsumsi
  • ownership utility : subjek hak kepemilikannya

9 of 23

Barang/benda Konsumer dan Produser:

  • Barang konsumer : barang dan jasa yang langsung dapat memenuhi kebutuhan/kepuasan manusia
  • Barang produser : barang dan jasa yang secara tidak langsung dapat memenuhi keinginan manusia melalui proses produksi dan konstruksi

​

Utilitas Barang Konsumer dan Barang Produser:

  • Penilaian barang konsumer memiliki nilai utilitas yang subjektif dan tidak rasional (non logical mental proces)
  • Penilaian barang produser nilai utilitasnya lebih objektif, karena tidak dikonsumsi untuk mendapatkan kepuasan
  • tetapi sebagai faktor input produksi untuk menghasilkan
  • barang konsumer

KONSEP DASAR EKONOMI

10 of 23

Engineering Economy

Physical

Environment

ENGINEERING PROPOSAL

Effieciency

(physical)

OUTPUT

=

INPUT

PRODUCTION

OR

CONSTRUCTION

Economic

Environment

WANT�SATISFACTION

Effieciency

(economic)

WORTH

=

COSTS

The Total Environment

Tujuan pokok dari pengajaran Engineering Economy adalah menyiapkan engineers agar mampu menguasai dua lingkungan (fisik dan ekonomi) yang merupakan alam aplikasi disiplin engineering yang ada

11 of 23

Kelayakan Rancangan/ Proposal

Suatu rancangan atau proposal dari proyek engineering dievaluasi berdasarkan efisiensi teknik (fisik) maupun efisiensi ekonomis.

​

Efisiensi Teknik :

Efisiensi = Output (fisik)

(teknik/fisik) Input (fisik)

​

Efisiensi Ekonomis :

Efisiensi = Output (harga dalam Rp)

(ekonomi) Input (biaya dalam Rp)

12 of 23

Engineering Economy

Disiplin ilmu yang digunakan untuk menganalisis aspek-aspek ekonomis dari usulan investasi yang bersifat teknis

Pengambilan keputusan dibuat berdasarkan analisa ekonomis jauh ke depan

​

Karena engineers yang membuat keputusan ini dan membuat rekomendasinya 🡲 “ENGINEERING ECONOMY”

13 of 23

Engineering Economy

Disiplin ilmu yang berkaitan dengan aspek-aspek ekonomi dalam teknik, yang terdiri atas evaluasi sistematis dari biaya-biaya dan manfaat-manfaat usulan proyek teknik. (E. Paul Degarmo, 1999)

Tujuan

Mahasiswa dapat memahami konsep dan metode pengambilan keputusan terhadap altenatif rencana investasi berdasarkan pertimbangan ekonomis

14 of 23

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN (1)

Pengertian Keputusan

Sekumpulan alternatif dari suatu kegiatan yang memiliki resiko, sehingga keputusan mempunyai tujuan untuk meminimilisasi resiko.

​

Beberapa faktor kesulitan dan kompleksitas dari keputusan yang harus diambil :

    • Faktor ketidakpastian mengenai kondisi yang akan datang
    • Kebutuhan memiliki berbagai macam kriteria
    • Tekanan-tekanan yang berkaitan dengan kecepatan waktu pengambilan keputusan.
    • Adanya konflik pendapat/ opini

15 of 23

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN (2)

Ekonomi Teknik (Engineering economics) merupakan suatu alat analisis pengambilan keputusan kuantitatif yang menitik beratkan pada aspek ekonomi dalam bidang teknik.

16 of 23

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN (2)

DESIGN

TEKNIS

Alternatif 1

ALTERNATIF YG PALING EKONOMIS

Alternatif 2

Alternatif 3

ANALISA

EKONOMI

dalam Engineering Economics

17 of 23

Tujuan Instruksional Umum

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa mampu:

    • Menjelaskan tentang konsep dasar, teori, rumus, dan teknik-teknik analisis ekonomi yang terkait dengan aspek teknik dari suatu sistem produksi (pengoperasian sistem/peralatan/mesin), produk, dan jasa
    • Mampu melakukan evaluasi kelayakan dari beberapa proposal teknik dalam kaitannya dengan dimensi nilai (worth) dan biaya/ongkos (cost)
    • Mampu membuat suatu keputusan ekonomik dan memahami resiko/dampak ekonomik dari suatu permasalahan aplikasi teknik (engineering application) di suatu industri

18 of 23

Tujuan Instruksional Khusus

  1. Memahami konsep dimensi fisik dan ekonomi dari suatu sistem keteknikan
  2. Memahami konsep ekonomi dan biaya
  3. Mengerti rumus bunga
  4. Mengerti konsep ekuivalensi ekonomi
  5. Mengerti hubungan ekuivalensi ekonomi dengan faktor inflasi
  6. Mengerti beberapa model dasar untuk melakukan perbandingan alternatif
  7. Mampu membuat keputusan ekonomi dari beberapa alternatif
  8. Mempu mengevaluasi alternatif penggantian
  9. Mampu mengevaluasi aktivitas layanan publik
  10. Mampu melakukan analisis ekonomi yang terkait dengan faktor depresiasi
  11. Mampu melakukan analisis ekonomi yang terkait dengan faktor pajak
  12. Mampu melakukan analisis ekonomi yang terkait dengan faktor resiko dan kondisi yang tidak pasti (uncertainty)

19 of 23

Engineering Economy

  • Memahami konsep dasar, teori, rumus-rumus, serta teknik–teknik analisis ekonomik yang terkait dengan aspek teknik dari suatu sistem produksi (pengoperasian sistem/peralatan /mesin-mesin), produk, dan jasa.
  • Mampu melakukan evaluasi kelayakan dari beberapa proposal teknik dalam kaitannya dengan dimensi nilai ( worth ) dan biaya ( cost ), serta mampu membuat suatu keputusan ekonomik dan memahami resiko/dampak ekonomik dari suatu permasalahan aplikasi teknik (engineering application) di suatu industri.

TUJUAN

20 of 23

Supporting Topic

KONSEP BIAYA

21 of 23

KLASIFIKASI JENIS BIAYA

Biaya awal (first cost)

Keseluruhan biaya yang diperlukan untuk investasi awal dari suatu kegiatan termasuk biaya transportasi, biaya design dan pengembangan, instalasi dan biaya terkait yang lain.

Biaya Operasi dan Maintenance

Biaya yang secara kontinu dan routine, berulang dikeluarkan selama siklus hidup, termasuk biaya tenaga kerja , perawatan, overhead, material, logistik, dan energi.

​

Biaya Tetap (Fixed Cost)

Keseluruhan biaya yang relatif konstan, tidak terpengaruh besar/ volume aktivitas selama waktu tertentu yang meliputi biaya depresiasi, pajak, sewa, bunga, administrasi umum, litbang.

22 of 23

Biaya Variabel (Variable Cost)

Keseluruhan biaya yang relatif bervariasi dengan level volume aktivitas tertentu yang meliputi biaya tenaga kerja langsung, material dan energi langsung.

​

Biaya Marjinal (Marginal Cost)

Tambahan biaya yang diperlukan untuk meningkatkan setiap kenaikan 1 unit output

​

Sunk Cost (Biaya Masa Lalu)

Suatu biaya yang terjadi dimasa lalu dan tidak akan berubah dimasa akan datang, sehingga sering diabaikan untuk analisis ekonomi teknis.

​

KLASIFIKASI JENIS BIAYA

23 of 23

Biaya Life Cycle

Keseluruhan biaya yang dikeluarkan sepanjang daur hidup dari produk itu dirancang sampai dibuang (tidak dipakai lagi)

100

75

50

25

Design

Operasional

0

Konsepsi

Design Awal

Detail Design

Pengembangan

Produksi

Konstruksi

Produks Jadi/Utilisasi

Phase out/Disposal

Persen penggunaan biaya

  • Biaya selama life cycle tidak bisa dioptimasikan

setelah detail design telah komplet dikerjakan

KLASIFIKASI JENIS BIAYA