1 of 20

VARIABLE DAN SKALA PENGUKURAN

SUWONO, S.E, M.Si

081327653999

SUWONO_GRP35@YAHOO.CO.ID

2 of 20

VARIABLE DAN SKALA PENGUKURAN

Variable adalah gejala yang nilainya bervariasi

  • Pendapatan disebut variable karena nilainya bervariasi
  • Usia disebut variable karena nilainya bervariasi

Suatu gejala yang nilainya tetap bukanlah merupakan variable

3 of 20

VARIABLE BERDASARKAN SIFATNYA

1. Variable dikotomis

Variable yang mempunyai dua nilai kategori yang saling berlawanan

Contoh : jenis kelamin

Laki – laki = 1

Perempuan = 2

Disini tidak mempunyai kemungkinan untuk mempunyai nilai 1,5

4 of 20

2. Variable kontinue

Variable yang dapat mempunyai nilai dalam satu interval tertentu yang memungkinkan untuk muncul suatu nilai yang tidak selalu bulat sehingga dapat dihasilkan nilai yang berupa bilangan pecahan

Contoh : berat badan

Berat badan didi : 50 kg

Berat badan dino : 62, 75 kg

Disini nilai variable memiliki kemungkinan untuk berupa nilai desimal karena berada pada suatu interval tertentu

5 of 20

BERDASARKAN HUBUNGAN ANTARA VARIABLE

1. Variable independent

Variable yang mempengaruhi atau menjadi penyebab besar kecilnya nilai variable yang lain

Contoh : pengaruh inovasi terhadap kinerja

Dalam hal ini inovasi merupakan variable independent

6 of 20

2. Variable dependent

Variable yang dipengaruhi oleh variable independent

Contoh : pengaruh inovasi terhadap kinerja

Dalam hal ini kinerja merupakan variable dependent

7 of 20

2. Variable moderator

Variable yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara variable independent dengan dependent

Dalam hal ini Intensitas persaingan merupakan variable moderator

Inovasi

Intensitas persaingan

Kinerja

8 of 20

2. Variable intervening

Variable antara yang dipengaruhi oleh variable independent tetapi mempengaruhi dependent dependent

Dalam hal ini keunggulan bersaing merupakan variable intervening

Inovasi

Kinerja

Keunggulan bersaing

9 of 20

CARA PENGUKURAN VARIABLE

  • Variable observed

Variable yang diukur secara langsung berdasarkan nilai skala yang ditunjukan oleh alat ukur tersebut mis : panjang jalan, tinggi badan, berat badan, luasyang bangunan

  • Variable unobserved

Variable yang diukur melalui indikator yang dapat digunakan untuk menggambarkan variasi tersebut misal : loyalitas pelanggan, kepuasan kerja, motivasi kerja, komitmen karyawan

10 of 20

Berdasarkan prioritas hubungan indikator dengan variable laten

  • Variable reflektif

indikator dipandang sebagai variable yang dipengaruhi oleh variable laten

X1 = Kesesuaian dengan harapan, X2 = Perasaan setelah membeli, X3 = Ketersediaan untuk berbelanja ulang, X4 = Kesediaan untuk merekomendasi kepada orang lain, X5 = Kesukaan terhadap olah raga tinju

Kepuasan pelanggan

X1

X3

X2

X4

X5

11 of 20

  • Variable Formatif

Indikator dipandang sebagai variable yang mempengaruhi variable laten oleh karena itu angka dalam indikator formatif tidak harus menunjukan pola intercorelation agar dapat diterima sebagai ukuran

Antara pendidikan, umur dan jenis kelamin tidak ada intercorelation

Pendidikan

Umur

Jenis kelamin

Demografi

12 of 20

SKALA DAN PENGUKURAN

  • Pengukuran adalah usaha untuk menilai sesuatu berdasarkan pada satuan nilai tertentu

Pada ilmu alam skala pengukuran mudah dilakukan misalnya skala pengukuran panjang, skala pengukuran berat namun pada ilmu sosial dan ekonomi hal ini menjadi rumit karena peneliti harus menyusun instrumen sendiri termasuk menentukan skala pengukuran sendiri

13 of 20

Beberapa skala yang sering digunakan dalam ekonometrika

1. Skala Likerts :

Digunakan untuk mengukur tanggapan seseorang tentang obyek

  1. Sangat setuju 5
  2. Setuju 4
  3. Netral 3
  4. Tidak Setuju 2
  5. Sangat Tidak Setuju 1

14 of 20

2. Skala Guttman

Skala ini digunakan untuk mendapat jawaban yang tegas terdiri dari dua alternative

Ya 1 Tidak 0

Baik 1 Buruk 0

Pernah 1 Belum Pernah 0

Punya 1 Tidak Punya 0

15 of 20

3.Skala Semantic Deferensial

Skala ini digunakan untuk mengukur sikap tidak dalam bentuk pilihan ganda atau check list tetapi tersusun dari sebuah garis dimana nilai yang sangat negatif terletak disebelah kiri dan nilai yang sangat positif terletak disebelah kanan

Contoh :

Bagaimana tanggapan saudara terhadap kondisi lingkungan kampus ini

1 5

Sangat buruk Sangat baik

16 of 20

4. Skala Rating

Data yang diperoleh adalah data kuantitatif yang kemudian ditransformasikan menjadi data kualitatif

  1. Jika jawaban sangat jelek
  2. Jika jawaban jelek
  3. Jika jawaban netral
  4. Jika jawaban baik
  5. Jika jawaban sangat baik

Mis

Bagaimana kondisi situasi belajar mengajar di kampus ini 5 4 3 2 1

17 of 20

TINGKATAN SKALA PENGUKURAN

  1. Skala Nominal

skala yang digunakan untuk memberikan kategori saja

Contoh

Wanita 1

Laki laki 2

18 of 20

2. Skala ordinal

Skala yang sudah dapat digunakan untuk menyatakan peringkat antar tingkatan akan tetapi jarak antar tingkatan belum jelas

Contoh :

Bagaimana penilaian anda terhadap tempat parkir di UNUGA

Sangat baik 5

Baik 4

Cukup 3

Tidak baik 2

Sangat tidak baik 1

19 of 20

3. Skala interval

Skala pengukuran yang sudah dapat digunakan untuk menyatakan peringkat antar tingkatan dan jarak namun belum memiliki nilai 0 yang mutlak

Contoh :

Skala pada termometer

Skala pada jam

Yang sudah dapat digunakan untuk menyatakan peringkat antar tingkatan dan memiliki nilai 0 yang mutlak adalah skala rasio misal : timbangan berat

20 of 20