1 of 14

Manusia Sebagai Mahkluk Berbudaya, Beretika, Dan Berestetika

Kagum Razlin S.KM., M.Kes

www.timurkick.com

2 of 14

Filsafat Dan Hakikat Manusia

  1. Aliran materialisme. aliran yang memandang manusia sebagai kumpulan dari organ tubuh, zat kimia dan unsur biologis yang semuanya itu terdiri dari zat dan materi
  2. Aliran spiritualisme atau serba roh. Aliran yang berpandangan hakekat manusia adalah roh atau jiwa, sedang zat atau materi adalah manifestasi dari roh atau jiwa
  3. Aliran Dualisme. Aliran yang menganggap bahwa manusia itu pada hakikatnya terdiri dari dua substansi, yaitu jasmani dan rohani, badan dan roh.

3 of 14

Pengertian Dan Defenisi Manusia

  1. Dalam beberapa sumber pustaka dapat ditemukan berbagai rumusan tentang manusia. Manusia adalah makhluk yang pandai bertanya, bahkan ia mempertanyakan dirinya sendiri, keberadaannya dan dunia seluruhnya. (der Weij, 1991: 7-8)
  2. Drijarkara dalam bukunya Filsafat Manusia (1969: 7) mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang berhadapan dengan dirinya sendiri. Tidak hanya berhadapan, tetapi juga menghadapi, dalam arti mirip dengan menghadapi soal, menghadapi kesukaran dan sebagainya

4 of 14

Konsep Manusia Makhluk Berbudaya

Setiap manusia memiliki kebudayaannya masingmasing, dan masing-masing manusia tersebut mewujudkan kebudayaannya dalam bentuk ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan-peraturan yang ada pada masyarakat, dan suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat, serta benda-benda hasil karya manusia (Koentjaraningrat, 1990 : 186 - 187).

5 of 14

Lanjutan…

Manusia pada dasarnya hidup sebagai makhluk budaya yang memiliki akal, budi dan daya untuk dapat membuahkan suatu gagasan dan hasil karya yang berupa seni, moral, hukum, kepercayaan yang terus dilakukan dan pada akhirnya membentuk suatu kebiasaan atau adat istiadat yang kemudian diakumulasikan dan ditransmisikan secara sosial atau kemasyarakatan.

6 of 14

  1. Akal: kemampuan pikir manusia sebagai kodrat alami yang dimiliki manusia.
  2. Berpikir adalah perbuatan operasional yang mendorong untuk aktif berbuat demi kepentingan dan peningkatan hidup manusia.
  3. Fungsi akal adalah untuk berfikir, kemampuan berfikir manusia mempunyai fungsi mengingat kembali apa yang telah diketahui sebagai tugas dasarnya untuk memecahkan masalah dan akhirnya membentuk tingkah laku
  4. Budi : akal yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan. Budi diartikan sebagai batin manusia, panduan akal dan perasaan yang dapat menimbang baik buruk segala sesuatu

7 of 14

Konsep Etika Dan Estetika

  1. Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral.

  • etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia. Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif. Maksudnya etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia

8 of 14

Lanjutan…

3. Burhanuddin Salam (1987:1), menyebutkan bahwa etika adalah sebuah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya.

9 of 14

Perbedaan etika dan estetika

  • Etika dan estetika adalah dua konsep yang berhubungan dengan kehidupan manusia, tetapi fokusnya berbeda:
  • Etika berkaitan dengan perilaku dan tindakan manusia, khususnya tentang apa yang dianggap benar atau salah, baik atau buruk. Etika membantu kita menentukan bagaimana seharusnya kita bertindak dalam situasi tertentu, berdasarkan prinsip moral atau norma yang berlaku. Misalnya, etika mengajarkan pentingnya jujur dan bertanggung jawab.
  • Estetika adalah cabang filsafat yang membahas keindahan dan rasa seni. Estetika berkaitan dengan apa yang dianggap indah, menarik, atau menyenangkan secara visual, emosional, atau intelektual. Contohnya, dalam seni, estetika membantu kita memahami mengapa sesuatu dianggap indah atau memikat.
  • Secara sederhana, etika berfokus pada tindakan dan perilaku, sedangkan estetika berfokus pada keindahan dan apresiasi seni.

10 of 14

Perbedaan etika dan moral yang selalu dianggap sama

  • Etika dan moral adalah dua konsep yang berkaitan dengan perilaku manusia, meskipun sering digunakan secara bergantian, mereka memiliki perbedaan yang halus:
  • Etika adalah seperangkat prinsip atau panduan yang digunakan untuk menentukan apakah suatu tindakan itu benar atau salah. Etika biasanya dibentuk oleh norma-norma sosial, aturan profesional, atau filsafat yang lebih luas. Contohnya, etika kedokteran mengarahkan dokter untuk mengutamakan kesejahteraan pasien.
  • Moral adalah keyakinan pribadi atau kelompok tentang apa yang benar dan salah, baik dan buruk. Moral biasanya berasal dari agama, budaya, atau pengalaman pribadi. Contohnya, seseorang mungkin memiliki moral yang melarang berbohong karena dianggap tidak jujur.
  • Singkatnya, etika lebih bersifat sistematis dan mengacu pada aturan umum yang berlaku di masyarakat, sedangkan moral lebih bersifat personal atau budaya.

11 of 14

penutup

Manusia disebut sebagai makhluk yang berbudaya dan beretika tidak lain adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik, benar dan adil, maka hanya manusia yang selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran dan keadilan sajalah yang berhak menyandang gelar manusia berbudaya.

12 of 14

Tugas

Buatkan esai minimal 1500 kata dengan judul sebagai berikut

  1. Manusia: Harmoni Antara Budaya, Etika, dan Estetika
  2. Dimensi Kemanusiaan: Budaya, Etika, dan Estetika dalam Kehidupan Sehari-hari
  3. Menggali Makna Hidup: Manusia Sebagai Makhluk Berbudaya, Beretika, dan Berestetika

13 of 14

Apa itu esai

Esai adalah sebuah tulisan yang berisi pandangan atau argumen penulis tentang suatu topik tertentu. Biasanya, esai ditulis dengan gaya yang lebih formal dan terstruktur. Tujuannya bisa untuk memberikan informasi, menjelaskan suatu gagasan, atau mengajak pembaca untuk berpikir lebih kritis mengenai suatu isu.

Struktur umum esai meliputi:

  • Pendahuluan: Bagian ini memperkenalkan topik yang akan dibahas dan biasanya diakhiri dengan pernyataan tesis (ide utama yang akan dikembangkan dalam esai).
  • Isi atau Argumentasi: Bagian ini berisi argumen, bukti, atau penjelasan yang mendukung pernyataan tesis. Biasanya dibagi dalam beberapa paragraf.
  • Kesimpulan: Bagian penutup yang merangkum ide-ide utama esai dan memberikan pemikiran akhir.
  • Esai dapat bersifat deskriptif, argumentatif, ekspositori, atau naratif, tergantung tujuan dan jenisnya.

14 of 14

Sekian…