1 of 35

JARINGAN KOMPUTER

Oleh :�Condro Wibawa

Universitas Gunadarma

2 of 35

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

M1 - Pengenalan Jaringan Komputer

M2 - Topologi Jaringan dan Jaringan Berdasar Area

M3 - Perangkat Jaringan dan Media Transmisi

M4 - Protokol, Model Referensi

M5 - Physical Layer

M6 - Data Link Layer

M7 - Network dan Transport Layer

M8 - Session, Presentation, Application Layer

M9 - IP dan Netmask

M10 - Kuis

M11 - Ujian Tengah Semester

M12 - Parallel Processing and Grid Computing

M13 - Cloud Computing

M14 - Wireless Technology

M15 - Internet of Things

M16 - Ujian Akhir Semester

3 of 35

M7.2

TRANSPORT LAYER

4 of 35

CAPAIAN PEMBELAJARAN

  1. Mahasiswa memahami lapisan transport dalam model referensi OSI
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan cara kerja lapisan transport
  3. Mahasiswa mampu menyebutkan peralatan dan atau protocol yang bekerja pada lapisan transport

5 of 35

Recall Memory…

6 of 35

Di pertemuan sebelumnya kita sudah membahas tentang network layer, layer ketiga pada Model Referensi OSI

Bisakah kalian menjelaskan kembali :�1. Definisi Network Layer�2. Cara Kerja Network Layer

3. Perangkat dan Protocol yang bekerja

pada Network Layer ?

7 of 35

MODEL REFERENSI OSI

8 of 35

OSI Reference Model

Mendeskripsikan semua device dan protocol yang berhubungan dengan transmisi bit data dari dan ke jaringan

Mendeskripsikan metode pertukaran dataframe antar media/device

Menyediakan layanan pertukaran data antara network/jaringan

Menyediakan layanan untuk segmen data dan menggabungkan kembali data yang diterima dari jaingan

Menyediakan layanan untuk disajikan ke presentation layer dan mengelola pertukaran data

Menyediakan layanan untuk representasi data secara umum untuk dibaca oleh application layer

Menyediakan layanan untuk end to end user.

9 of 35

Perbandingan Layer dalam OSI Layer dan TCP/IP Layer

10 of 35

TRANSPORT LAYER FUNDAMENTAL

11 of 35

Transport Layer

merupakan layer keempat pada OSI Layer. Pada TCP/IP Layer merupakan layer ketiga dengan nama yang sama.

Transport layer bertugas untuk menyiapkan data sebelum ditransmisikan ke dalam jaringan.

Source dan Destination Computer harus bersepakat, bagaimana data dipecah ke dalam segments, memastikan data tidak hilang, dan memverifikasi kelengkapan data..

12 of 35

Jika dianalogikan sebagai proses pengiriman paket di dunia nyata, �Jika Network Layer adalah Pos Man/Kurir,

Maka Transport Layer adalah petugas sorter di dalam gudang.

Ketika data terlalu besar dan banyak (lebih dari 1 data), petugas ini akan membagi data menjadi beberapa segmen, dan memberi tanda agar antar segmen tidak tertukar.�Sehingga ketika sampai di gudang tujuan, petugas sortir bisa dengan mudah menggabungkan segmen-segmen tersebut menjadi data kembali.

13 of 35

CARA KERJA

14 of 35

Proses Dasar Pada Transport Layer

15 of 35

Proses Dasar Pada Transport Layer

Tiga Tugas utama dari Transport Layer adalah :

Tracking Individual Conversations

Segmenting Data dan Reassemble Segments

Identifying Applications

16 of 35

Tracking Individual Conversations

  1. Conversations adalah komunikasi/pertukaran data antara source applications dan destination applications.
  2. Di dalam satu komputer (host) bisa saja memiliki banyak aplikasi (source application maupun destinations application) yang saling berkonverstaions dengan komputer (host) lain, baik di dalam jaringan yang sama ataupun antar jaringan.
  3. Tugas Transport Layer adalah memastikan bahwa conversations antar aplikasi antar network ini terjadi dengan baik.

17 of 35

Segmenting Data dan Reassembling Segments

  1. Ukuran data biasanya jauh lebih besar dari bandwidth tiap device dalam jaringan.
  2. Sehingga, data tersebut perlu dipecah menjadi beberapa segments dan ditransmisikan secara bertahap. Proses ini dinamakan segmentasi data. Agar tidak tertukar, tiap segmen data diberi informasi terkait aplikasi pengirim, tujuan, port yang digunakan, dll. Data yang dipecah + informasi, dienkapsulasi menjadi segments data.
  3. Begitu juga sebaliknya, ketika menerima PDU dari Network Layer, maka transport layer akan men-de-enkapsulasi PDU menjadi segmen. Dan menyusun (reassembling) segments tersebut menjadi data kembali.

18 of 35

Identifying Applications

  1. Di dalam komputer, terdapat banyak aplikasi.
  2. Agar data yang diterima tidak salah aplikasi, maka tiap aplikasi harus diberi identitas unik.
  3. Identitas ini disebut sebagai port.
  4. Data kemudian dikirimkan ke tiap port/aplikasi yang sesuai.
  5. Di dalam transport layer, terdapat dua protocol utama yaitu TCP dan UDP. Tiap port harus didefinisikan sebagai TCP atau UDP port.
  6. Port berukuran 16 bits, sehingga jumlah maksimal port adalah 2^16 atau 65,356 ports.
  7. Beberapa contoh port yang umum digunakan adalah :�Port 21 -> Aplikasi FTP�Port 25 -> Aplikasi SMTP�Port 80 -> Aplikasi Web (HTTP)

19 of 35

TRASNPORT LAYER PROTOCOL

20 of 35

  1. Di dalam Transport Layer, terdapat dua protocol yang bisa digunakan yaitu TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol)
  2. Masing-masing protocol memiliki karakteristik masing-masing dan digunakan untuk tujuan aplikasi masing-masing.

Transport Layer Protocol

21 of 35

  1. Pada satu kasus, seorang developer membutuhkan data yang dikirimnya diterima secara lengkap. Seperti pada kasus aplikasi: email, chatting, database, dll. Maka, berdasarkan tujuan ini, protocol yang cocok adalah TCP karena menjanjikan reliabilitas data.

  • Pada kasus lain, seorang developer membutuhkan realtime data dan transmisi yang cepat, meskipun data tidak reliable. Seperti pada aplikasi : telepon, Video Call, Video Streaming, dll,. Maka, protocol yang cocok adalah UDP.

  • Namun pada kasus lain, aplikasi bisa juga memerlukan dua protocol ini sekaligus.

Transport Layer Protocol

22 of 35

  1. TCP (Transmission Control Protocol) adalah protocol yang menjanjikan reliabilitas data, sehingga data yang dikirim harus sama dengan data yang diterima.
  2. Beberapa katakteristik dari TCP sepeti pada tabel di samping.
  3. Tiga proses dasar pada TCP adalah :
    1. Tracking Transmiited Data
    2. Acknoledging Received Data
    3. Retrasmitting Aknowledged Data
  4. Dalam menjaga reliabilitas data, TCP menggunakan Three Handshake Method.
  5. Komunikasi yang dilakukan adalah Unicast.

* Video :�http://cisco.num.edu.mn/CCNA_R&S1/course/module7/index.html#7.1.1.5http://cisco.num.edu.mn/CCNA_R&S1/course/module7/index.html#7.1.1.5

Protocol TCP

Melakukan Segmentasi

Pesan Dikirim secara One to One

Connection Oriented

Full-Duplex

Reliable

Flow Control

23 of 35

  1. Berikut adalah header information yang ditambahkan pada data, hingga menjadi segmen.
  2. Yang penting dipahami adalah bagian : Source Port, Destination Port, Sequence Number.
  3. Source Port adalah port aplikasi pengirim data.
  4. Destination Port adalah port aplikasi penerima data.
  5. Sequence Number adalah nomor urutan dari segmen, agar ketika di-reassembling menjadi data utuh, urutannya benar.

Protocol TCP

24 of 35

  1. Handshake Method adalah metode untuk membuat koneksi TCP. Tujuannya adalah agar dapat melakukan sinkronisasi terhadap segmen data yang dikirim.
  2. Prosesesnya sebagai berikut :
  3. Host pertama (yang ingin membuat koneksi) akan mengirimkan sebuah segmen TCP dengan flag SYN diaktifkan kepada host kedua (yang hendak diajak untuk berkomunikasi).
  4. Host kedua akan meresponsnya dengan mengirimkan segmen dengan ACK (acknowledgment) dan juga SYN kepada host pertama.
  5. Host pertama selanjutnya akan mulai saling bertukar data dengan host kedua.

Protocol TCP – Handshake Method

25 of 35

  1. Proses yang sama juga dilakukan ketika akan mengakhiri koneksi.
  2. Proses mengakhiri koneksi adalah sebagai berikut :
  3. Step 1:Ketika client tidak memiliki lagi data yang hendak dikirim, maka client akan mengirim FIN.
  4. Step 2: Server kemudian merespon dengan mengirim ACK dan FIN.
  5. Step 3: Client merespon dengan mengirim ACK ke server yang menandakan session ini selesai.

Protocol TCP – Handshake Method

26 of 35

Protocol TCP

  1. Berikut adalah beberapa protocol Aplikasi yang menggunakan TCP sebagai media transport data.
  2. Aplikasi-aplikasi ini membutuhkan data yang reliable.

27 of 35

  1. UDP (User Datagram Protocol) adalah protocol yang menyediakan fungsi dasar transport layer, yaitu mengirimkan segmen data.
  2. UDP tidak connection-oriented dan tidak menggunakan prosedur yang kompleks seperti TCP (tidak ada mekanisme sequencing, flow control, retransmission, dll)
  3. Meski begitu, tidak menjadikan UDP di bawah TCP. Akan tetapi bisa digunakan sesuai peruntukannya.
  4. Tabel disamping adalah karakteristik dari UDP.

Protocol UDP

Melakukan Segmentasi

Connectionless

unReliable

28 of 35

  1. UDP melakukan segmentasi data (memecah) agar data dikirim dalam segmen-segmen kecil.
  2. Berikut adalah header information yang ditambahkan pada pecahan data. Data yang sudah ditambahkan Header disebut UDP Messages.
  3. Jika dibandingkan dengan Header pada TCP, maka Header UDP sangat sederhana yang hanya terdiri dari 4 field. Hal ini membuat actual data per segmen/UDP Messages yang dikirimkan lebih besar dibanding TCP. Sehingga, transmisi data menjadi lebih cepat.

Protocol UDP - Segmentasi

29 of 35

  1. Karena bersifat connectionless, maka ketika mengirimkan data, host pengirim tidak perlu membuat koneksi terlebih dahulu dengan penerima. Hal ini menyebabkan proses menjadi lebih cepat, karena waktu tidak terbuang.
  2. Karena tidak terikat dengan host, maka pengirim tidak perlu menunggu ACKNOLEDGMENT dari penerima. Data diterima/tidak, lengkap/tidak, tidak dipedulikan.
  3. Komunikasi bisa dilakukan dalam bentuk Unicast, Multicast, maupun Broadcast.
  4. Karena tidak mempedulikan urutan segmen (sequencing), maka data bisa dikirim tidak berurutan, dan bahkan melewati rute yang berbeda network yang berbeda.
  5. Data yang diterima pun bisa jadi tidak berurutan.

Protocol UDP – Connectionless

30 of 35

  1. Protocol UDP digunakan untuk aplikasi dengan karakteristik berikut :

Mentolerir data loss

Contoh : VoIP (telephone via internet), Membutuhkan kecepatan/realtime

Contoh : livestreaming

Undirectional Communications dimana reliabilitas data tidak dibutuhkan atau bisa dihandle oleh aplikasi.

Contoh : download video, buffering

Aplikasi yang menggunakan mekanisme request dan reply sederhana

Contoh : dns, dhcp,

Protocol UDP – Aplikasi

31 of 35

Protocol UDP

  1. Berikut adalah beberapa protocol Aplikasi yang menggunakan UDP sebagai media transport data.
  2. Aplikasi-aplikasi ini membutuhkan kecepatan dan realtime data.

32 of 35

Rangkuman :

  1. Transport Layer adalah layer keempat dari OSI Layer yang bertugas untuk memecah data ke dalam segmen dan menyusun segment menjadi data.
  2. Tugas utama transport layer adalah : tracking individual conversations, segmenting data and reassembling segments, identifying applications.
  3. Dua protocol utama pada Transport Layer adalah TCP dan UDP.
  4. TCP adalah protocol yang reliable and connection oriented dan cocok digunakan untuk pertukaran data yang membutuhkan reliablitas data. Contoh : berikirim email, chatting, dll.
  5. UDP adalah protocol yang unreliable dan connectionless dan cocok digunakan untuk pertukaran data yang cepat dan realtime.�Contoh : Video Call, VoIP, Games Online, dll

33 of 35

Ada pertanyaan

?

34 of 35

Daftar Referensi :

  1. http://cisco.num.edu.mn/CCNA_R&S1/course/module7/index.html#7.2.4.3
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Kontrol_Transmisi

35 of 35

Kunjungi Pula :

  1. Instagram : @pak.condro
  2. Web : http://condro_wibawa.staff.gunadarma.ac.id/
  3. Blog : https://pakcondro.blogspot.com/
  4. Youtube : pojokan