1 of 84

LOKAKARYA MINI BULANANKLASTER 4( PENANGGULANGAN PENYAKIT MENULAR )�CAPAIAN

SEPTEMBER

2025

UPTD PUSKESMAS CIREUNDEU

… 09, OKTOBER 2025 …

2 of 84

APLIKASI�SATU DATA KESEHATAN

APLIKASI SATU DATA KESEHATAN (ASDK)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET PERTAHUN

TARGET PERBULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

PUSKESMAS CIREUNDEU

1.

Jumlah alert kasus klaster 4 (endemis, KLB, zoonosis) yang dimonitor

Sesuai Alert

Sesuai Alert

6

(Suspek Dengue, ILI, Suspek campak, suspek demam tifoid)

(2

Jumlah kasus klaster 4 (endemis, KLB, zoonosis) yang direspon

Sesuai Alert

Sesuai Alert

28

(Suspek Dengue, ILI, Suspek campak, suspek demam tifoid)

3

Jumlah kasus klaster 4 (endemis, KLB, zoonosis) yang tersedia rekomendasi

Sesuai Alert

Sesuai Alert

28

(Suspek Dengue, ILI, Suspek campak, suspek demam tifoid)

3 of 84

APLIKASI�SATU DATA KESEHATAN

APLIKASI SATU DATA KESEHATAN (ASDK)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET PERTAHUN

TARGET PERBULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

KELURAHAN CIREUNDEU

1.

Jumlah Desa/Kelurahan

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

1

1

1 Kelurahan

0

2

Jumlah kasus penyakit Campak

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

0

0

3

Jumlah kasus penyakit Malaria

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

0

0

4

Jumlah kasus penyakit Rabies

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

0

0

5

Jumlah kasus penyakit Tetanus Neonatorum

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

0

0

6

Jumlah kasus yang dilakukan

Penyelidikan Epidemiologi

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

10

(Suspek Dengue, Suspek campak)

0

4 of 84

MONITORING & EVALUASI

KLASTER 4

PENANGGULANGAN PENYAKIT MENULAR

5 of 84

KESEHATAN LINGKUNGAN

6 of 84

KESEHATAN LINGKUNGAN

KESEHATAN LINGKUNGAN

NO

INDIKATOR

TARGET

PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

1

Jumlah Fasyankes

100%

( 11 Fasyankes )

(1 Puskesmas, 1 RS & 9 Klinik)

11 fasyankes

( 100% )

1 Fasyankes

( 100 % )

11 fasyankes

( 100% )

0

2

Jumlah Kelurahan ODF

100%

( 1 Kelurahan )

1 Kelurahan

( 100% )

1 Kelurahan

( 100% )

1 Kelurahan

( 100% )

0

3

Jumlah Desa/ Kelurahan Sehat (KKS)

100%

( 1 Kelurahan )

1 Kelurahan

( 100% )

1 Kelurahan

( 100% )

1 Kelurahan

( 100% )

0

4

Presentase Sarana Air Minum yang Diawasi/ Diperiksa Kualitas Air Minum Sesuai Standar

6.918

( 90% )

Sarana Air Minum – Rumah

5.746

( 83,0% )

Sarana Air Minum - Rumah

610

( 8,8% )

Sarana Air Minum - Rumah

610

( 8,8% )

Sarana Air Minum - Rumah

0

7 of 84

KESEHATAN LINGKUNGAN

NO

INDIKATOR

TARGET

PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

5

Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) mememenuhi syarat sesuai Standar

43 TPP

(75%)

“Restoran, Rumah Makan, DAMIU & Jasa Boga”

64 TPP

( 153% )

Pengulangan/ 6 bulan

2 TPP

( 4,6% )

“Restoran, Rumah Makan, DAMIU & Jasa Boga”

2 TPP

( 4,6% )

“Restoran, Rumah Makan, DAMIU & Jasa Boga”

0

6

Tempat & fasiliatas Umum (TFU) pengawasan sesuai standar

40 TFU

(70%)

“Sekolah, Puskesmas, Sarana Ibadah & Ponpes”

40 TFU

( 100% )

Pengulangan/ 6 bulan

14 TFU

( 6% )

“Sekolah, Puskesmas, Sarana Ibadah & Ponpes”

14 TFU

( 6% )

“Sekolah, Puskesmas, Sarana Ibadah & Ponpes”

0

8 of 84

GRAFIK�CAPAIAN KESEHATAN LINGKUNGAN

GRAFIK BATANG CAPAIAN KESEHATAN LINGKUNGAN

9 of 84

KESEHATAN LINGKUNGAN

Sudah di lakukan inspeksi & pengawasan Kesehatan Lingkungan di rumah, sarana air minum, fasyankes, tempat fasilitas umum, & tempat pengelolaan pangan.

IDENTIFIKASI

Tetap dilakukan monitoring & pengawasan Inspeksi Kesehtan Lingkungan sesuai standart PERMENKES No.17 Tahun 2024 Tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk

pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Sektor Kesehatan & PERMENKES No. 2 Tahun 2023 tentang Kesling

ANALISIS

Tetap menjalankan kegiatan inspeksi & pengawasan Kesehatan Lingkungan sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan sesuai sasaran bulanan & prosedur.

RENCANA TINDAK LANJUT

10 of 84

KESEHATAN LINGKUNGAN

LIMBAH MEDIS

PELAPORAN LIMBAH MEDIS KE DINAS LINGKUNGAN HIDUP

APLIKASI SI RAJA SPPED - Dinas Lingkungan Hidup

Limbah Medis September 2025

1. 2 Sept 2025 - 11kg

2. 11 Sept 2025 - 10kg

3. 15 Sept 2025 - 5kg

4. 17 Sept 2025 - 5kg

5. 23 Sept 2025 - 8kg

6. 26 Sept 2025 - 4kg

7. 30 Sept 2025 - 6kg

Total : 49 kg

https://plb3.kemenlh.go.id/siraja-2024/lb3/dikelola-eksternal

REKAPITULASI PENGANGKUTAN LIMBAH MEDIS UPTD PUSKESMAS CIREUNDEU

PENGINPUTAN APLIKASI

& BUKTI FESTRONIK

11 of 84

GRAFIK�CAPAIAN KESEHATAN LINGKUNGAN

GRAFIK BATANG LIMBAH MEDIS PER BULAN TAHUN 2025

12 of 84

DOKUMENTASI�KESEHATAN LINGKUNGAN

DOKUMENTASI LIMBAH MEDIS

13 of 84

KESEHATAN LINGKUNGAN

Dari hasil uji labkesmas dengan metode rapid test kualitas air minum & air bersih yang bersumber dari air sumur bor hasilya layak & aman untuk dikonsumsi. Uji secara mikrobiologi, fisik & kimia memenuhi standar baku mutu sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.2 Tahun 2023 Tentang Kesehatan Lingkungan.

HASIL UJI KUALITAS AIR DI UPTD PUSKESMAS CIREUNDEU

14 of 84

SURVEILANS

15 of 84

SURVEILANS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

1

Penemuan Kasus

Lumpuh Layuh Akut (AFP) Non Polio

2

(100%)

2

Sesuai

Kasus

0

0

2

Penemuan Kasus

Suspek Campak

3

(100%)

18

Sesuai

Kasus

3

0

3

Tenaga Cadangan Kesehatan dan Emergency Medical Team

1

(100%)

1

1

(100%)

0

0

16 of 84

GRAFIK�CAPAIAN SURVEILANS

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN SURVEILANS TAHUN 2025

17 of 84

SURVEILANS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER TAHUN

TARGET

PER BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

PENULARAN PENYAKIT PD3I

1

KASUS

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

28

(Suspek Dengue, ILI, Suspek campak, suspek demam tifoid)

2

VERIFIKASI/ PE

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

10

(suspek dengue, suspek campak)

3

SAMPLE LAB

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

3

(suspek campak)

4

IMUNISASI KEJAR

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

0

18 of 84

SURVEILANS

INDIKATOR

TARGET

PER

TAHUN

TARGET

PER

BULAN

UNIT PELAYANAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

PKM

NGIDER

POSYANDU

KLINIK

JEJARING

SKRINING

PENYAKIT

PD3I

Sesuai Kasus

Sesuai Kasus

13

0

0

15

28 kasus

DIFTERI

PERTUSIS

TETANUS

CAMPAK

POLIO

PNEUMONIA

0

0

0

0

0

1

19 of 84

SURVEILANS

20 of 84

SURVEILANS

Kasus ILI dan ISPA

  • Terjadiya peningkatan tren kasus ISPA dan ILI selama 2 bulan terakhir
  • Terjadi peningkatan curah hujan sehingga kondisi ini menguntungkan bagi penyebaran virus dan bakteri penyebab ISPA.

IDENTIFIKASI

  • Variabel cuaca sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh dan menjadi peluang patogen menginfeksi tubuh host.

ANALISIS

  • Petugas melaporkan peningkatan kasus.
  • Melakukan edukasi terkait terkait pencegahan & penanggulangan ISPA & pembatasan aktivitas di luar ruangan & penggunaan masker
  • Petugas bekerjasama dengan PJ ISPA & PJ Promkes dalam upaya pengendalian kasus ISPA
  • Petugas melakukan PE terhadap peningkatan kasus ISPA dengan mencari informasi apakah ada keterkaitan tiap kasus (kasus berklaster)

RENCANA TINDAK LANJUT

21 of 84

dokumentasi�SURVEILANS

22 of 84

SURVEILANS

Kasus suspek Diare Akut

  • Terjadiya peningkatan tren kasus Diare Akut selama 1 bulan terakhir
  • Terjadi peningkatan curah hujan sehingga kondisi ini menguntungkan bagi penyebaran virus dan bakteri penyebab diare akut.

IDENTIFIKASI

  • Variabel cuaca sangat berpengaruh terhadap imunitas seseorang

ANALISIS

  • Petugas melakukan PE terhadap peningkatan kasus diare akut dengan mencari informasi apakah ada keterkaitan tiap kasus (kasus berklaster)
  • Petugas melakukan pelaporan kedalam sistem SKDR terkait peningkatan kasus diare akut
  • Petugas bekerjasama dgn PJ diare akut & PJ Promkes dalam upaya pengendalian kasus diare akut
  • Petugas melaporkan peningkatan kasus & dilakukan edukasi terkait pencegahan dan penanggulangan diare akut.

RENCANA TINDAK LANJUT

23 of 84

DOKUMENTASI�surveilans

24 of 84

DIARE

25 of 84

DIARE

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET PERTAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET PERBULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

1

Diare balita

40

40

4

4

0

2

Diare semua umur

242

161

15

15

0

DISENTRI

KOLERA

0

0

26 of 84

DIARE

  • Faktor lingkungan & kebersihan: sanitasi & kebersihan lingkungan yang buruk 🡪 kurangnya air bersih, kurangnya jamban yang layak, dan higienis yang buruk.
  • Faktor makanan & minuman : terkontaminasi, penyimpanan tidak bersih, pengolahan yang tidak matang.
  • Faktor kesehatan & kondisi tubuh : infeksi, intoleransi, & psikologis.

IDENTIFIKASI

  • Masih kurangnya pengetahuan Masyarakat mengenai PHBS.

ANALISIS

  • Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai PHBS, pengolahan makanan yg sehat & aman, serta sanitasi yg baik melalui berbagai media.
  • Penyediaan & peningkatan fasilitas sanitasi.
  • Melakukan kolaborasi dengan Promkes & Kesling.

RENCANA TINDAK LANJUT

27 of 84

DIARE

REGISTER PROGRAM DIARE

28 of 84

HEPATITIS

29 of 84

HEPATITIS

INDIKATOR

TARGET

PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

SKRINING

HEPATITIS B

IBU HAMIL

596

301

49

49

0

KASUS

HEPATITIS B

IBU HAMIL

0

30 of 84

HEPATITIS

Kasus Hepatitis Ibu Hamil yang sudah di Intervensi

Kasus Hepatitis Ibu Hamil yang sudah di Intervensi

  1. Ny. EIA (P1A0)
  2. Kasus ditemukan di bulan Januari 2025
  3. Hasil HbsAg (+)
  4. Bayi lahir : 18 Februari 2025 dengan SC di RS Hermina Ciputat PUKUL 09.00 pagi.
  5. Bayi sudah diberikan Hyperhep pada pukul 10.24 WIB.
  6. RTL : Akan dilakukan pemantauan pada bayi di usia 9-12 bulan.

2. Ny. AS (P1A0)

  • Kasus ditemukan di bulan Februari 2025
  • Hasil HbsAg (+)
  • Bayi lahir : 12 Juni 2025 → Lahir normal di Puskesmas Kajen II Jawa Tengah Pukul 12.00 siang.
  • Pemberian Hyperhep → Sudah berkoordinasi dgn PKM setempat�Bayi sudah diberikan Hyperhep pd pukul 12.10 WIB.
  • RTL : Akan dilakukan pemantauan pada bayi di usia 9-12 bulan.

31 of 84

HEPATITIS

Kasus Hepatitis Ibu Hamil yang sudah di Intervensi

3. Ny. MM (P1A0)

  • RTL :
  • Kasus ditemukan di bulan Februari 2025
  • Hasil HbsAg (+)
  • Bayi lahir : 17 Juli 2025 dengan SC di RS Hermina Ciputat PUKUL 16.00 pagi.
  • Bayi sudah diberikan Hyperhep pada pukul 16.30 WIB.
  • RTL : Akan dilakukan pemantauan pada bayi di usia 9-12 bulan.

32 of 84

HEPATITIS

  • Terdapat riwayat kontak langsunng dengan produk darah yang terkontaminasi Hepatitis B (tranfusi darah, tertusuk jarum, penggunaan alat cukur & sikat gigi bersama).
  • Masih adanya kasus Hepatitis B pada pasangan ibu hamil.

IDENTIFIKASI

  • Terdapat riwayat kontak langsunng dengan produk darah yang terkontaminasi Hepatitis B

ANALISIS

  • Melakukan skrining Hepatitis B kepada semua ibu hamil saat ANC pertama.
  • Menentukan viral load & HBeAg untuk menilai risiko penularan.
  • Pemberian tenofovir pd minggu ke 28 kehamilan untuk mengurangi risiko penularan perinatal pada ibu hamil dengan viral load tinggi (> 200.000 IU/mL)
  • Memberikan vaksin Hepatitis B & Imunoglobulin Hepatitis B (HBIG) dlm 12-24 jam pertama kehidupan untuk mencegah penularan virus.

RENCANA TINDAK LANJUT

33 of 84

HEPATITIS

REGISTER PROGRAM HEPATITIS

34 of 84

ISPA

ISPA

35 of 84

ISPA

PNEUMONIA

FARINGITIS

TONSILITIS

LARINGITIS

2

48

12

22

INDIKATOR

TARGET

PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

SKRINING

ISPA

Sesuai

Kasus

781

Sesuai

Kasus

179

0

36 of 84

ISPA

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1.

Jumlah Balita Batuk/ Kesukaran Bernapas

Sesuai Kasus

207

Sesuai Kasus

21

0

Kunjungan Balita Batuk / Kesukaran Bernapas yang dihitung napas atau ada TDDK Sudah terlaksana

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, Evaluasi Kunjungan dilakukan setiap bulan

2.

Kasus Pneumonia pada Balita

48

(70%)

207

Sesuai Kasus

21

0

Cakupan penemuan Pneumonia pada Balita Sudah terlaksana

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, kerjasama dengan Jejaring dan kader dalam melakukan pelacakan dan penemuan kasus Pneumonia di wilayah kerja puskesmas

3.

Tatalaksana balita batuk/ kesukaran bernafas sesuai standar

Sesuai Kasus

207

Sesuai Kasus

21

0

Kasus yang dilakukan Pemeriksaan dan tatalaksana Standar Sudah terlaksana

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan serta, Training pengisian MTBS unuk seluruh petugas medis.

37 of 84

ISPA

  • Lingkungan dgn kepadatan penduduk yang tinggi.
  • Lingkungan dgn sirkulasi udara & pencahayaan yg buruk.
  • Lingkungan dgn tingkat kelembapan udara yg tinggi.
  • Tingginya tingkat polusi udara.
  • Status imunisasi yg tidak lengakap.
  • Kondis imunitas yang rendah.
  • Kondis mendis tertentu (Asma, PPOK, DM, dll)

IDENTIFIKASI

  • Kondisi lingkungan yang buruk (sirkulasi udara, pencahayaan, kelembapan, polusi udara & kepadatan penduduk).

ANALISIS

  • Melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai ISPA, etika batuk, PHBS, dan kriteria rumah sehat melalui berbagai media.
  • Meningktkan capaian imunisai.
  • Melakukan kolaborasi dengan Promkes & Kesling.

RENCANA TINDAK LANJUT

38 of 84

ISPA

REGISTER PROGRAM ISPA

39 of 84

DOKUMENTASI

ISPA

DOKUMENTASI PROGRAM ISPA

40 of 84

KUSTA

41 of 84

KUSTA & FRAMBUSIA

INDIKATOR

TARGET

PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

SKRINING

BERCAK & KORENG

Sesuai

Kasus

1490

Sesuai

Kasus

165

0

FRAMBUSIA

KUSTA

PB

KUSTA

MB

KUSTA

ANAK

KUSTA

CACAT TINGKAT 2

0

0

1

0

0

42 of 84

KUSTA & FRAMBUSIA

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1

Jumlah kasus kusta baru yang ditemukan

< 5/100.000 penduduk

0

Sesuai Kasus

0

0

Jumlah penderita kusta yang baru ditemukan pada periode 1 tahun per 100.000 penduduk tidak ada kasus

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, Serta kerjasama dengan Jejaring dan kader dalam melakukan pelacakan dan penemuan kasus Kusta di wilayah kerja puskesmas

2

Jumlah kasus Kusta PB & MB yang terdaftar & mendapatkan pengobatan

< 1/10.000

1

Sesuai Kasus

1

0

Jumlah penderita kusta PB dan MB terdaftar atau yang mendapatkan pengobatan pada saat tertentu per 10.000 penduduk tidak ada kasus

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, Serta kerjasama dengan Jejaring dan kader dalam melakukan pelacakan dan penemuan kasus Kusta di wilayah kerja puskesmas

43 of 84

KUSTA & FRAMBUSIA

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

3

Jumlah kasus Kusta dengan Cacat Tingkat 2

< 5%

0

Sesuai Kasus

0

0

Jumlah penderita kusta cacat tingkat 2 tidak ditemukan diantara kasus baru pada periode 1 tahun

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, Serta kerjasama dengan Jejaring dan kader dalam melakukan pelacakan dan penemuan kasus Kusta di wilayah kerja puskesmas

4

Jumlah Kasus Kusta Anak < 15 tahun

< 5%

0

Sesuai Kasus

0

0

Jumlah kasus anak <15 tahun diantara kasus yang baru ditemukan pada periode 1 tahun tidak ada kasus

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, Serta kerjasama dengan Jejaring dan kader dalam melakukan pelacakan dan penemuan kasus Kusta di wilayah kerja puskesmas

44 of 84

KUSTA & FRAMBUSIA

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

5

Jumlah Kasus RFT Kusta PB

100%

0

Sesuai Kasus

0

0

Jumlah penderita kusta baru PB tidak ada kasus

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, monitoring pengobatan setiap bulannya.

6

Jumlah Kasus RFT Kusta MB

80%

0

Sesuai Kasus

0

0

Jumlah penderita kusta baru MB tidak ada kasus

Akan tetap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal, sesuai sasaran perbulan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, monitoring pengobatan setiap bulannya.

45 of 84

KUSTA & FRAMBUSIA

  • Kontak erat & lama dengan penderita kusta yg tidak di obati.
  • Lingkungan yang tidak sehat (daerah endemik, kepadatan hunian yg tinggi, kondisi rumah yang tidak sehat)
  • Personal hygiene buruk
  • Kurangnya pengetahuain mengenai Kusta.
  • Kondisi sosial & ekonomi
  • Kondis imunitas yang rendah.
  • Tidak teratur & terlambat dalam pengobatan Kusta.

IDENTIFIKASI

      • Kondisi lingkungan yg tidak sehat & masih adanya riwayat kontak erat & lama dengan penderita kusta.

ANALISIS

  • Penemuan kasus aktif : deteksi dini, tracing kontak erat & penjaringan di sekolah.
  • Pencegahan & pengendalian penularan : penyuluhan tg Kusta & pentingnya pengobatan serta profilaksis.
  • Penanganan penderita & pencegahan kecacatan : edukasi perawatan diri, pemeriksaan POD, pengawasan minum obat.

RENCANA TINDAK LANJUT

46 of 84

KUSTA & FRAMBUSIA

REGISTER PROGRAM KUSTA & FRAMBUSIA

47 of 84

DOKUMENTASI�KUSTA & FRAMBUSIA

48 of 84

TUBERKULOSIS

49 of 84

TUBERKULOSIS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1

Terduga TBC mendapatkan Pelayanan Sesuai Standar (SPM)

439

(100%)

430

36

(8%)

56

0

Persentase Terduga TBC mendapatkan pelayanan sesuai standar (SPM)

Melakukan skrining TB kepada masyarakat

2

Penemuan TBC (Treatment Coverage)

90

(90%)

81 org

40

7

(7.5%)

63 org

1

23

Cakupan penemuan Tuberkulosis (Treatment Coverage)

belum tercapai

Melakukan skrining TB ke masyarakat.

50 of 84

TUBERKULOSIS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

3

TBC Sensitif Obat (TBC SO) yang memulai pengobatan

Sesuai kasus

TBC yg ditemukan

59

Sesuai kasus

TBC yg ditemukan

2

0

Persentase pasien TBC SO yang memulai pengobatan tercapai

Melakukan pemantauan pengobatan pasien TBC

4

Keberhasilan pengobatan TBC

(Treatment Success Rate)

Pasien TBC sembuh & pengobatan lengkap

50

Pasien TBC sembuh & pengobatan lengkap

5

0

Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (Treatment Success Rate) tercapai

Pemantauan dan Memberikan Motivasi, Melakukan pelacakan tb mangkir jika ada yang putus obat

51 of 84

TUBERKULOSIS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

5

Penemuan TBC Resistan Obat

(TBC RO)

3

(85%)

0

1

(7%)

0

0

Cakupan penemuan TBC RO tercapai

Melanjutkan skrining tbc resitan obat.

6

Pasien TBC RO yang memulai pengobatan

Sesuai kasus TBC yang ditemukan

0

Sesuai kasus TBC yang ditemukan

0

0

Persentase pasien TBC RO yang memulai pengobatan tercapai

Melanjutkan skrining TBC resitan obat.

52 of 84

TUBERKULOSIS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

7

Keberhasilan pengobatan TBC RO

Pasien TBC sembuh & pengobatan lengkap

0

Pasien TBC sembuh & pengobatan lengkap

0

0

Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis resistan obat tercapai

Pemantauan dan Memberikan Motivasi, Melakukan pelacakan TBC mangkir jika ada yang putus obat

8

Penemuan kasus TBC Anak

17 (90%)

15 org

18

2

(7.5%)

1

0

Cakupan penemuan kasus TBC anak  tercapai

Melakukan skrining TB ke masyarakat.

53 of 84

TUBERKULOSIS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

9

Pasien TBC mengetahui status HIV

Sesuai kasus TBC yang ditemukan

59

Sesuai kasus TBC yang ditemukan

2

0

Pasien tuberkulosis mengetahui status HIV tercapai

Memberikan edukasi pentingnya pengecekan HIV, Melakukan skrining HIV

10

ODHIV baru memulai ART yang diskrining TBC

Sesuai temuan pasien HIV

0

Sesuai temuan pasien HIV

0

0

Persentase ODHIV baru memulai ART yang diskrining TBC tercapai

Memberikan edukasi tentang penting nya pengecekan HIV, Melakukan skrining HIV,Pelayanan TB Paru positif hiv sesuai standar

54 of 84

TUBERKULOSIS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

11

Terapi Pencegahan tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah

83 (72%)

60 org

36

7 (6%)

44 org

5

8

Cakupan Terapi Pencegahan tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah tidak tercapai

Memberikan edukasi dan pemberian tpt kepada kontak serumah

55 of 84

GRAFIK�CAPAIAN TUBERKULOSIS

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN PROGRAM TBC TAHUN 2025

56 of 84

TUBERKULOSIS

REGISTER PROGRAM TBC

57 of 84

DOKUMENTASI�tuberkulosis

58 of 84

HIV & IMS

59 of 84

HIV & IMS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1

Presnetase orang dgn Risiko HIV/ AIDS yg mendapat pelayanan standar (tes HIV R1)

751

(100%)

574

(76%)

63

(100%)

63

(100%)

0

Cakupan Persentase Orang dgn Risiko HIV AIDS yg mendapatkan pelayanan standar�  tercapai 

Tetap mlakukan skrining ke masyarakat

2

ODHIV baru yang ditemukan & mendapatkan pengobatan ART

Sesuai kasus

5 kasus

Sesuai

kasus

0 kasus

0

Cakupan Persentase ODHIV Baru yang ditemukan & mendapatkan obat ART tercapai.

  • Melakukan skrining ke masyarakat. 
  • Merujuk semua pasien ODHIV ke Fasyankes PDP

60 of 84

HIV & IMS

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

3

ODHIV yang mendapatkan hasil virus tersupresi

Sesuai kasus

2

kasus

Sesuai

kasus

0 kasus

(3 kasus belum tersupresi)

0

Pasein ODHIV belum mendapat hasil virus tersupresi :

  • 2 pasien baru ditemukan di bulan januari & April. 
  • 1 pasien lost to follow up → jadi blm dilakukan px Viral load HIV krn baru mulai ART kembali.

Akan melakukan pemantauan pengobatan ODHIV dgn berkoordinasi dgn PKM  rujukan PDP

4

Presentase Orang dengan Sifilis yang mendapatkan pengobatan

Sesuai kasus

6

kasus

Sesuai

kasus

0

kasus

0

Terdapat 6 kasus sifilis dan sudah dirujuk ke Fasyankes lanjutan 

Merujuk pasien ke Fasyankes lanjutan  untuk mengetahui stadium penyakit, penentuan terapi & memantau pengobatan

61 of 84

GRAFIK�CAPAIAN HIV & IMS

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN PROGRAM HIV & IMS TAHUN 2025

62 of 84

GRAFIK�CAPAIAN HIV & IMS

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN PROGRAM HIV & IMS TAHUN 2025

63 of 84

GRAFIK�CAPAIAN HIV & IMS

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN PROGRAM HIV & IMS TAHUN 2025

64 of 84

GRAFIK�CAPAIAN HIV & IMS

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN PROGRAM HIV & IMS TAHUN 2025

65 of 84

HIV & IMS

DATA SKRINING HIV & IMS

66 of 84

PENGENDALIAN PENYAKIT

BERSUMBER BINATANG

( P2B2 )

67 of 84

PENGENDALIAN PENYAKIT�BERSUMBER BINATANG�(Demam Berdarah Dengue)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1

Angka Bebas Jentik (ABJ)

> 95%

6.000

Rumah

(90%)

500

Rumah

(7.5%)

94,2%

Dibulan ini ABJ tidak tercapai

dari 12 RW

Kerjasama dengan Kader dan RT dalam kegiatan JUMANTIK/ GREBEK JENTIK

2

RW yang sudah tersetifikasi bebas jentik

4 RW

(30% per Jumlah RW)

4

1

Per

Triwulan

0

0

4 RW tersertifikasi Bebas Jenitik

(RW 3, 5, 8, & 10) Kel. Cireundeu

Kerjasama dengan binwil, Kader dan RT dalam pemeriksaan jentik berkala

68 of 84

PENGENDALIAN PENYAKIT�BERSUMBER BINATANG�(Demam Berdarah Dengue)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

3

Jumlah kasus DBD

Sesuai kasus

12

Sesuai kasus

0

0

Terdapat laporan kasus DBD di RW 09, Ponpes Darusunnaah dan perum. Puri laras 2

Kerjasama dengan Kader & RT dalam kegiatan JUMANTIK/ GREBEK JENTIK

4

Jumlah kematian Kasus DBD

Sesuai kasus

0

Sesuai kasus

0

0

Tidak terdapat kasus kematian karena DBD dibulan ini

Kerjasama dengan binwil, Kader & RT dalam penemuan kasus

69 of 84

GRAFIK�CAPAIAN P2B2�(Demam Berdarah Dengue)

RW DENGAN ABJ < 95% : RW 02, 06, 07, 09, 10, 12

DATA CAPAIAN ABJ PER BULAN TAHUN 2025

70 of 84

PENGENDALIAN PENYAKIT�BERSUMBER BINATANG�(mALARIA)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1

Jumlah kematian Kasus Malaria

Sesuai kasus

0

Sesuai kasus

0

0

Tidak ada

kasus dibulan ini

Kerjasama dengan binwil, Kader dan RT dalam penemuan kasus

2

Jumlah kasus Malaria yang dilakukan PE

Sesuai kasus

1

Sesuai kasus

0

0

Tidak ada

kasus dibulan ini

Kerjasama dengan binwil, Kader dan RT dalam penemuan kasus

71 of 84

GRAFIK�CAPAIAN P2B2�(MALARIA)

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN MALARIA TAHUN 2025

72 of 84

PENGENDALIAN PENYAKIT�BERSUMBER BINATANG�(FILARIASIS)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1

Jumlah kasus Filariasis

Sesuai

kasus

0

Sesuai

kasus

0

0

Tidak ada kasus di bulan ini

Kerja sama dengan binwil, kader dan RT setempat

2

Mendapat POPM

5.584/

tahap 91%

5.550

2 tahap/ tahap 5.584

0

35

Dilakukan bulan 2 kali dalam satu tahun

POPM kecacingan dilakukan setahun 2 kali dalam jarak 6 bulan

73 of 84

PENGENDALIAN PENYAKIT�BERSUMBER BINATANG�(LEPTOSPIROSIS & PES)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1.

Jumlah kematian Kasus Leptospirosis & Pes

Sesuai Kasus

0

Sesuai Kasus

0

0

Tidak ada

kasus dibulan ini

Kerjasama dengan binwil, Kader dan RT dalam penemuan kasus

2.

Jumlah kasus Leptospirosis & Pes yang dilakukan PE

Sesuai Kasus

0

Sesuai Kasus

0

0

Tidak ada

kasus dibulan ini

Kerjasama dengan binwil, Kader dan RT dalam penemuan kasus

74 of 84

GRAFIK�CAPAIAN P2B2�(LEPTOSPIROSIS & PES)

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN LEPTOSPIROSIS & PES TAHUN 2025

75 of 84

PENGENDALIAN PENYAKIT�BERSUMBER BINATANG�(GIGITAN ULAR)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET

PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1

Jumlah kematian Kasus

Gigitan ular

Sesuai

Kasus

0

Sesuai kasus

0

0

Tidak ada kasus dibulan ini

Kerjasama dengan binwil, Kader dan RT dalam penemuan kasus

2

Jumlah kasus Gigitan ular yang dilakukan PE

Sesuai

kasus

0

Sesuai kasus

0

0

Tidak ada kasus dibulan ini

Kerjasama dengan binwil, Kader dan RT dalam penemuan kasus

76 of 84

GRAFIK�CAPAIAN P2B2�(GIGITAN ULAR)

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN GIGITAN ULAR TAHUN 2025

77 of 84

PENGENDALIAN PENYAKIT�BERSUMBER BINATANG�(RABIES)

NO

NAMA

KEGIATAN

TARGET PER

TAHUN

AKUMULASI

SAMPAI

SEPTEMBER

TARGET

PER

BULAN

CAPAIAN

SEPTEMBER

GAP

ANALISIS

MASALAH

RENCANA

TINDAK LANJUT

1

Kasus

Rabies

Sesuai kasus

0

Sesuai kasus

0

0

Tidak ada kasus dibulan ini

Kerja sama dengan binwil, kader dan RT setempat

2

Penanganan kasus penyakit Rabies

Sesuai kasus

0

Sesuai kasus

0

0

Tidak ada kasus dibulan ini

Kerja sama dengan binwil, kader dan RT setempat

78 of 84

GRAFIK�CAPAIAN P2B2�(RABIES)

GRAFIK BATANG PER BULAN CAPAIAN RABIES TAHUN 2025

79 of 84

DOKUMENTASI�PENGENDALIAN PENYAKIT�BERSUMBER BINATANG

80 of 84

KESIMPULAN

DAN

RENCANA TINDAK LANJUT

81 of 84

  • UPTD Puskesmas Cireundeu, Klaster 4 telah melaksanakan kegiatan program Penyakit Menular, Kesehatan Lingkungan dan Surveilans, namum ada beberapa program masih memerlukan evaluasi & peningkatan.
    • Program TBC :
      • Penemuan kasus TBC & pemberian TPT masih belum mencapai target.
    • Program P2B2 :
      • Masih didapatkannya ABJ < 95%

KESIMPULAN

82 of 84

  • Akan terus meningkatkan penemuan kasus aktif & pasif TBC dengan meningkatkan Kerjasama lintas program & sektor (Skrining masal, investigasi kontak, dan pemberdayaan Masyarakat).
  • Memastikan ketersediaan sumber daya : tenaga kesehatan terlatih & BMHP di Faskes untuk mendukung kelancaran skrining.
  • Pemanfaatan Program Kesehatan : seperti CKG, untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dalam melakukan skrining.
  • Meakukan inovasi untuk program TBC : memberikan penghargaan kepada pasien & PMO yang telah menuntaskan pengobatan TBC.
  • Meningkatkan Promsi & Edukasi Kesehatan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang TBC yaitu pentingnya skrining sejak dini.

RENCANA TINDAK LANJUT

83 of 84

  • Akan terus meningkatkan kegiatan PSN dengan meningkatkan Kerjasama lintas program & sektor (penyuluhan, edukasi, pelatihan & pemberdayaan kader Jumatik).
  • Pemberdayaan Masyarakat : Pelatihan kader jumantik, satu rumah satu jentik, kerja bakti rutin, melakukan inovasi berbasis penghargaan.
  • Pemantauan Jentik Berkala
  • Supervisi & Pemetaan : melakukan supervisi & pemetaan wilayah bebas jentik.

RENCANA TINDAK LANJUT

84 of 84