1 of 46

MINI PROJECT USING CRISP-DM

X

2 of 46

02

01

Afnisa Salma N.H

GROUP 1

Anisah Ayu Ramadhana

03

Bagus Sajiwo

04

Dandy Bagaskara

05

Diva Ayu Septiangrum

linkedin.com/in/afni-herdianto/

linkedin.com/in/anisahayu/

linkedin.com/in/bagussajiwo/

linkedin.com/in/dandybagas/

linkedin.com/in/diva-ayu/

3 of 46

Tujuan Konten

Business Understanding

Data Preparation

Data Understanding

Modeling/Deep EDA

1

3

2

4

4 of 46

01

Bussiness Understanding

5 of 46

Business Understanding

Berdasarkan data yang ada diasumsikan data tersebut adalah data dari bisnis logistik. Dapat disimpulkan bahwa bisnis logistik karena:

  1. Ada kolom Warehouse_block yang menunjukkan ada warehouse dalam bisnis ini. Dalam bisnis logistik ada penyediaan gudang/warehouse untuk menampung barang milik customer.
  2. Ada kolom Mode_of_Shipment yang menunjukkan moda pengiriman barang
  3. Ada kolom Cost_of_the_Product yang menunjukkan biaya, bukan harga produk, dan tidak ada spesifikasi jenis produk sehingga ini bukan jenis bisnis penjualan.
  4. Ada kolom Product_importance yang mengindikasikan parameter urgensi barang (misal barang pecah belah dan tidak pecah belah, atau bisa juga urgensi waktu pengiriman)
  5. Ada kolom Weight_in_gms yang menunjukkan berat produk yang dikirim, produk dicatat berdasarkan beratnya dalam gram, bukan per item.
  6. Ada kolom Reached_on_Time yang menunjukkan ketepatan waktu produk sampai ke tujuan, keberadaan kolom ini menunjukkan bahwa ketepatan waktu menjadi salah satu prioritas bisnis ini.

​

​

6 of 46

Dalam bisnis pengiriman ketepatan waktu pengiriman menjadi hal yang penting karena layanan utamanya adalah penyediaan gudang dan pengiriman barang. Dari data didapatkan bahwa lebih dari 50% pengiriman tidak tepat waktu. Selain itu nilai rata-rata untuk rating hanya 2.99. Rating dapat menjadi salah satu indikator untuk mengukur kualitas pelayanan perusahaan. Oleh karena itu melalui analisis data ini kami ingin menjawab 2 pertanyaan:

  1. Apa yang menyebabkan keterlambatan waktu pengiriman?
  2. Apa saja faktor yang mempengaruhi rating?

​

7 of 46

02

Data Understanding

8 of 46

Data Exploration

9 of 46

1

Dimensi Data

Data terdiri dari 11.005 baris dan 12 kolom.

10 of 46

2

Quick Summary

11 of 46

2

Quick Summary

  • Perbedaan jumlah ID dan Customer calls, artinya tidak semua customer pernah melakukan panggilan.

​

  • Perbedaan jumlah ID dan discount offered menunjukkan bahwa tidak semua customer mendapatkan discount

12 of 46

3

Penulisan nama kolom tidak rapi dan data type masih berupa data numeric

13 of 46

4

Nilai Q3 dan max pada cost of product sangat jauh, bisa mengindikasikan adanya outliers.

14 of 46

Data kotor:

  1. Data duplikat
  2. Inkonsistensi penulisan gender
  3. Anomali nama warehouse
  4. Anomali reached on time
  5. Outliers anomali cost of product
  6. Missing Values

15 of 46

1

Data duplikat

Mengecek data duplikat:

Terdapat 6 data duplikat

16 of 46

2

Inkonsistensi penulisan

Mengecek kategori gender dengan melihat unique valuenya:

Terdapat inkonsistensi penulisan:

male = M

female = F

17 of 46

3

Anomali warehouse

Mengecek nama warehouse dengan melihat unique valuenya:

Terdapat anomali ‘ZX’ pada kolom warehouse.

Terdapat anomali pada kolom warehouse yaitu kategori ‘ZX’ yang tidak disebutkan pada data dictionaries.

18 of 46

3

Kesalahan penulisan nama warehouse

Nama warehouse F tidak sesuai dengan nama warehouse lainnya. Karena jumlahnya yang banyak, kami menganggap F hanya kesalahan penulisan dan perlu diperbaiki menjadi E.

19 of 46

4

Anomali reached on time (0/1)

Mengecek kategori dengan melihat unique valuenya:

Seharusnya hanya ada angka 1 dan 0

1= pengiriman tidak tepat waktu

0= pengiriman tepat waktu

Namun setelah dilihat unique valuenya terdapat angka 3.

20 of 46

5

Anomali cost of product

Outliers dilihat dengan menampilkan data dalam boxplot untuk melihat sebaran data:

Ada outliers pada cost of product yang nilainya sangat jauh sehingga bahkan saat ditampilkan dalam boxplot pusat distribusinya terlihat sangat kecil dan berbentuk garis karena sebagian besar nilai cost berada di bawah. Tetapi nilai outliers itu terlalu jauh dan tidak masuk akal sehingga dianggap anomali.

​

21 of 46

6

Missing Values

Missing Values menandakan bahwa ada value yang kosong atau tidak terisi.

Di sini kami menemukan missing values pada kolom ‘Costumer_care_calls’ dan ‘Discount_offered’ sejumlah total 122 missing values.

​

Missing value yang ada tidak kami anggap anomali atau human error. Missing value pada kolom ‘Customer_care_calls’ berarti customer memang tidak pernah melakukan panggilan telepon, dan missing value pada kolom ‘Discount_offered’ berarti customer memang tidak mendapatkan discount.

22 of 46

03

Data Preparation

23 of 46

1

Merapikan nama kolom dan data type

Nama kolom sudah diubah menjadi Reached_on_Time

Data untuk 1 diubah menjadi No dan 0 menjadi Yes agar lebih enak dibaca dan data type otomatis menyesuaikan

24 of 46

2

Menghapus data duplikat

Data duplikat sudah dihapus

Sudah tidak ada data duplikat

25 of 46

3

Memperbaiki inkonsistensi penulisan gender

Jika di-cek kembali, unique valuenya hanya ada 2 category

26 of 46

4

Menghapus anomali Reached_on_Time

Jika di-cek kembali, unique valuenya hanya Yes dan No

27 of 46

5

Menghapus anomali Warehouse_block ZX

Selanjutnya dilihat jumlah warehousenya. Ternyata jumlahnya kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan jumlah rows (11005) maka rows anomali tersebut akan di-drop

28 of 46

5

Memperbaiki nama warehouse

Penulisan nama warehouse F diperbaiki jadi E

29 of 46

6

Menghapus outliers anomali Cost of Product

Akan dilihat jumlah cost of product. Ternyata jumlahnya kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan jumlah rows (11005) maka rows anomali tersebut akan di-drop

30 of 46

7

Handling Missing Values

Kami memutuskan untuk mengisi values yang kosong dengan angka 0 untuk menghindari kebingungan apakah missing values terjadi karena human error atau bukan.

31 of 46

04

Modelling/

Deep EDA

32 of 46

Analisa ketepatan waktu

Ada lebih dari 50% pengiriman yang tidak tepat waktu.

33 of 46

ketepatan waktu - mode of shipment

Jika dilihat persentasenya, ternyata ketepatan waktu pengiriman untuk ketiga moda pengiriman tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa moda pengiriman tidak mempengaruhi ketepatan waktu pengiriman.

34 of 46

ketepatan waktu - product importance

Produk dengan tingkat product importance high memiliki persentase keterlambatan terbesar.

35 of 46

ketepatan waktu - customer care calls

Semakin tinggi jumlah panggilan telepon, semakin tinggi ketepatan waktu pengiriman.

36 of 46

insight:

  1. Mode of shipment yang awalnya diduga mempengaruhi ketepatan waktu pengiriman ternyata tidak menunjukkan pola dan pengaruh yang signifikan.
  2. Barang dengan product importance high memiliki persentase keterlambatan terbanyak.
  3. Customer care calls memengaruhi ketepatan waktu pengiriman. Semakin sering customer melakukan panggilan telepon, maka semakin tepat waktu pengiriman yang mereka dapatkan. Hal ini menunjukkan ada yang perlu diperbaiki dari SDM dan SOP perusahaan karena dengan atau tanpa telepon dari customer sudah seharusnya perusahaan mengirim barang tepat waktu.

37 of 46

Analisa rating

Jumlah customer untuk semua rate hampir sama.

38 of 46

rating - gender

Tidak ada perbedaan yang signifikan antara jumlah rate untuk setiap gender.

39 of 46

rating - reached on time

Tidak terlihat pola pengaruh ketepatan waktu pengiriman terhadap jumlah rating untuk setiap rate.

40 of 46

rating - discount offered

Tidak terlihat pola pengaruh discount offered terhadap jumlah rating untuk setiap rate.

41 of 46

rating - mode of shipment

Tidak terlihat pola pengaruh mode of shipment terhadap jumlah rating untuk setiap rate.

42 of 46

rating - warehouse

Tidak terlihat pola pengaruh warehouse terhadap jumlah rating untuk setiap rate.

43 of 46

rating - product importance

Karena pada analisa ketepatan waktu pengiriman produk dengan importance yang high mengalami keterlambatan tertinggi, kami ingin melihat apakah product importance memengaruhi rating.

Ternyata tidak ada pola pengaruh yang signifikan dari product importance terhadap rating.

44 of 46

insight:

Tidak ditemukan variabel dalam data yang memengaruhi rating. Ada kemungkinan rating tidak dipengaruhi pengiriman tetapi dipengaruhi oleh kualitas barangnya.

45 of 46

150,000

Terima Kasih :)

46 of 46

Terimakasih!